Anda di halaman 1dari 1

Peran perawat pada pasien HIV/AIDS

a. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan (care giver )


Pada peran ini dapat dilakukan perawat dengan mempertahankan keadaan kebutuhan
dasar manusia yang dibutukhan melalui pemberian pelayanan keperawatan dengan
mengunakan proses keperawatan sehingga dapat ditentukan diagnosis keperawatan
agar bisa direncakan dan dilaksanakan tindakan yang tepat sesuai dengan tingkat
kebutuhan manusia, kemudian dapat dievaluasi tingkat perkembangannya. Asuhan
keperawatan yang diberikan dari hal ini yang sederhana sampai dengan yang
kompleks.
b. Peran sebagai advokat (pembela pasien)
Peran perawat sebagai advokat pada pasien HIV/AIDS yaitu dapat melakukan
perawatan dalam membantu pasien, keluarga dalam menginterprestasikan berbagai
informasi dari pemberi pelayanan atau informasi lain khususnya dalam pengambilan
persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan kepada pasien, juga dapat
berperan mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien yang meliputi ha katas
pelayananyang sebaik-baiknya, hak atas informasi tentang penyakitnya, hak privasi,
hak untuk menentukan nasibnya sendiri, dan hak untuk menerima ganti rugi akibat
kelalaian.
c. Peran sebagai educator (pendidik)
Peran perawat sebagai educator pada pasien HIV/AIDS yaitu, perawat membantu
klien dalam meningkatkan tingkat pengetahuan kesehatan, gejala penyakit bahkan
tindakan pengetahuan yang diberikan, sehingga terjadi perubahan perilaku dari kllien
setelah dilakukan pendidikan kesehatan.
d. Peran sebagai kolaborator
Peran ini dilakukan karena perawat bekerja melalui tim kesehatan yang terdiri dari :
dokter, ahli gizi, farmasi, dan lainnya dengan berupaya mengidentifikasi pelayanan
keperawatan yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar pendapat dalam penentuan
bentuk pelayanan selanjutnya.
e. Peran perawat sebagai konsultan (penasihat)
Dalam peran ini, perawat sebagai tempat konsutasi terhadap masalah atau tindakan
keperawatan yang tepat untuk diberikan. Peran ini dilakukan atas permintaan klien
terhadap informasi tentang tujuan pelayanan keperawatan yang diberikan.