Anda di halaman 1dari 2

Pertanyaan

1. Mengapa hasil dari penelitian kesehatan dapat dijadikan sarana yang


diagnosis ? (penanya)
Karena hasil penelitian kesehatan dapat dijadikan sarana dalam
mencari sebab masalah kesehatan, atau kegagalan-kegagalan yang terjadi
di dalam sistem pelayanan kesehatan. Dengan demikian akan
memudahkan pencarian alternatif pemecahan masalah masalah
kesehatan tersebut .
2. Mengapa survei analitik dikatakan sebagai penelitian explanatory study?
(penanya)
Karena survey analitik merupakan penelitian yang diarahkan untuk
menjelaskan suatu keadaan atau situasi mis; mengapa penyakit menyebar
disuatu masyarakat, mengapa penyakit terjadi pada seseorang. Mengapa
masyarakat tidak menggunakan fasilitas yang telah tersediah, Mengapa
orang tidak mau membuat jamban keluarga dan sebagainya . Survey
analitik ini pada umumnya berusaha menjawab pertanyaan mengapa
(why ?) oleh sebab itu juga disebut penelitian penjelasan (explanatory
study).
3. Jelaskan penelitian pada hakekatnya! (penanya)
Penelitian pada hakekatnya adalah suatu upaya untuk memahami
dan memecahkan masalah secara ilmiah, sistimatis, dan logis. Dimana,
Istilah ilmiah disini diartikan kebenaran pengetahuan yang didasarkan
pada fakta empiris yang diperoleh dari penyelidikan secara hati-hati dan
bersifat obyektif bukan dari ide pribadi atau dugaan-dugaan , tetapi
berdasarkan fakta empiris Oleh sebab itu kegiatan penelitian ilmiah
memerlukan dan menempuh tahap-tahap yang sistimatis dalam arti
menurut aturan tertentu dan logis dalam arti sesuai dengan penalaran.
4. Apa perbedaan mendasar dari Studi Prospektif (Prospective Study) dan
Studi Restrospektif (Retrospective Study)?(penanya)
Penelitian Prospektif (Prospective Study) adalah penelitian yang
melihat ke depan (forward looking) artinya penelitian ini dimulai dari
variabel penyebab atau Faktor resiko, kemudian diikuti akibatnya pada
waktu yang akan dating. Penelitian ini berangkat dari variabel independen
kemudia diikuti akibat dari
independen variabel tersebut terhadap
dependen variabel. Mis; Penelitian tentang hubungan antara merokok dan
kanker paru-paru, tersebut tidak dimulai dari kasus atau penderita , tetapi
dari orang yang merokok dan bukan perokok.. Penelitian dimulai dari
mengambil sampel dari perokok dan bukan perokok, dan diikuti misalnya
sampai 15 tahun mendatang.
Sedangkan
Studi Restrospektif (Retrospective Study) adalah
penelitian yang berusaha melihat kebelakang (bacward looking), artinya
pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi.Dari
efek tersebut ditelusuri penyebabnya
atau variabel-variabel yang

mempengaruhi akibat tersebut Penelitian retrospektif ini berangkat dari


dependen variabel, kemudian dicari indevendent variabelnya.
5. Tolong jelaskan secara rinci apa itu penelitian Studi Restrospektif
(Retrospective Study)? Beserta contohnya. (penanya)
Penelitian ini adalah penelitian yang berusaha melihat kebelakang
(bacward looking), artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat
yang telah terjadi. Dari efek tersebut ditelusuri penyebabnya
atau
variabel-variabel yang mempengaruhi akibat tersebut. Penelitian
retrospektif ini
berangkat dari dependen variabel, kemudian dicari
indevendent variabelnya Mis; penelitian yang akan mencari hubungan
antara merokok dengan kanker paru-paru, maka dimulai dari
mengumpulkan kasus penderita kanker paru-paru, kemudian dari kasus
tersebut dinyatakan tentang riwayat merokok pada waktu yang lampau
sampai sekarang.
Ilustrasi :
Kasus
Merokok

Penderita Ca Paru

Tidak merokok
Kontrol
Merokok

Non Penderita Ca Paru

Tidak merokok
Dari sini akan dapat diketahui berapa persen dari kasus tersebut
yang merokok, dan berapa batang rokok yang diisap tiap hari, serta
berapa persen dari kasus tersebut tidak merokok, dari proporsi besarnya
perokok dan bukan perokok terhadap jumlah kasus tersebut, akan dapat
disimpulkan hubungan antara merokok dan kanker paru-paru.