Anda di halaman 1dari 13

AD-ART BUMDes

ANGGARAN DASAR (AD)


BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) GEMAS SEJAHTERA
DESA SARIMANGGU KEC. KARANGNUNGGAL KAB.
TASIKMALAYA
PENDAHULUAN
Organisasi ekonomi perdesaan menjadi bagian penting sekaligus masih
menjadi titik lemah dalam rangka mendukung penguatan ekonomi perdesaan.
Oleh karenanya diperlukan upaya sistematis untuk mendorong organisasi ini
agar mampu mengelola aset ekonomi strategis di desa Sarimanggu, sekaligus
mengembangkan jaringan ekonomi demi meningkatkan daya saing ekonomi
perdesaan. Dalam konteks demikian; BUMDes GEMAS SEJAHTERA pada
dasarnya merupakan bentuk konsolidasi atau penguatan terhadap lembagalembaga ekonomi desa. Beberapa agenda yang bisa dilakukan antara lain:
Pengembangan kemampuan SDM sehingga mampu memberikan nilai
tambah dalam pengelolaan aset ekonomi desa, atau dalam kata lain
mampu menambah PAD desa.
Mengintegrasikan produk-produk ekonomi perdesaan sehingga memiliki
posisi nilai tawar baik dalam jaringan pasar, atau market,
Mewujudkan skala ekonomi kompetitif terhadap usaha ekonomi yang
dikembangkan,
Menguatkan kelembagaan ekonomi desa,
Mengembangkan unsur pendukung seperti perkreditan mikro, informasi
pasar, dukungan teknologi dan manajemen, prasarana ekonomi dan
jaringan komunikasi maupun dukungan pembinaan dan regulasi.
Mampu menggali potensi sumber kekayaan alam yang ada di desa
Sarimanggu.
BUMDes GEMAS Sejahtera; merupakan instrumen pendayagunaan
ekonomi lokal dengan berbagai ragam jenis potensi. Pendayagunaan potensi ini
terutama bertujuan untuk peningkatan kesejahteran ekonomi warga desa
Sarimanggu melalui pengembangan usaha ekonomi mereka. Disamping itu,
keberadaan BUMDes GEMAS Sejahtera juga memberikan sumbangan bagi
peningkatan sumber pendapatan asli desa yang memungkinkan desa mampu

AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 1

melaksanakan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat secara


optimal.
Bahwa dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang
Desa, sebagaimana diamanatkan dalam Bab X yang menyatakan Desa dapat
mendirikan Badan Usaha Milik Desa yang disebut BUMDes. Pemerintah Desa
dapat mendirikan Badan Usaha Milik Desa sesuai dengan kebutuhan dan
potensi desa dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan
desa. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan pendirian BUMDes ini, maka
berdasarkan Pasal 136 PP Nomor 43 Tahun 2015 Tentang Peraturan Pelaksanaan
UU Nomor 6 tentang Desa, maka disusunlah anggaran dasar BUMDes sebagai
berikut :
BAB I
NAMA, WAKTU, KEDUDUKAN DAN WILAYAH KERJA
Pasal 1
(1) Lembaga ini bernama Badan Usaha Milik Desa Gerakan Ekonomi
Masyarakat Sarimanggu Sejahtera, yang selanjutnya disebut BUMDes
GEMAS Sejahtera.
(2) BUMDes GEMAS Sejahtera didirikan pada tanggal 06 Juli 2015 untuk
waktu yang tidak terbatas.
(3) BUMDes GEMAS Sejahtera berkedudukan di Jl. Sarimanggu No 275 Desa
Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kode Pos 46186 Kabupaten
Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.
(4) Wilayah kerja BUMDes GEMAS Sejahtera terletak di Desa Sarimanggu
Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat.
BAB II
AZAS, VISI, MISI, DAN TUJUAN
Pasal 2
BUMDes GEMAS Sejahtera berazaskan Pancasila dan berlandaskan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta PerundangUndangan yang Berlaku saat ini.
Pasal 3
Visi BUMDes GEMAS Sejahtera adalah Terwujudnya Lembaga Usaha Desa
Sarimanggu yang Sehat, Berkembang, Terpercaya dan mampu melayani
anggota masyarakat desa untuk mencapai kemaslahatan dan kesejehteraan.
Pasal 4
Visi BUMDes GEMAS Sejahtera adalah :
(1) Menjadikan BUMDes Sebagai Centra Bisnis Dan Pelaku Ekonomi Produktif
Masyarakat Desa Sarimanggu.
(2) Menggali Fotensi Sumber Kekayaan Alam Desa Sarimanggu untuk
Menciptakan lapangan Kerja Baru.
(3) Memposisikan Lembaga sebagai Agen dan Mitra Pelayanan Masyarakat
Desa.
Pasal 5
Tujuan BUMDes GEMAS Sejahtera adalah :
(1) Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Sarimanggu (PADes), demi
Meningkatkan Pelayanan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 2

Desa.
(2) Menumbuhkembangkan Ekonomi Kerakayatan Memalalui Pembinaan
Usaha Mikro, guna memacu pertumbuhan usaha dalam rangka
peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa.
(3) Memperkuat Kelembagaan dan Memperluas Jaringan Mitra Kerja dengan
Lembaga-lembaga ekonomi terkait lainnya sebagai wujud Keagenan bisnis
atau Keuangan bagi Masyarakat desa.
(4) Mengembangkan Link Program yang relevan; baik milik Pemerintah
maupun swasta.
BAB III
BENTUK DAN SIFAT
Pasal 6
BUMDes GEMAS Sejahtera merupakan bagian dari pemerintahan Desa
Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa
Barat.

Pasal 7
Yang dikembangkan dalam BUMDes GEMAS Sejahtera adalah bersifat
MANDIRI. Maka BUMDes GEMAS Sejahtera ini akan mengembangkan etos
kerja mandiri sehingga dalam Pengelolaannya tidak bergantung pada Lembaga
apapun, bekerja bersifat Proforsional dan Profesional. Namun dalam
penyusunan dan Melaksanakan program kerjanya, BUMDes GEMAS
Sejahtera ini, tetap berpedoman pada Program Pembangunan Pemerintahan
Desa Sarimanggu.
BAB IV
JENIS USAHA DAN PERMODALAN
Pasal 8
(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

(9)

Jenis usaha BUMDes GEMAS Sejahtera meliputi antara lain :


Pelayanan dan Jasa; Pembayaran Listrik, PDAM, Tiket Pesawat dan Kereta
(PPOB), Cicilan Kendaraan, SIM Kolektif dan Muti Finansial lainnya,
Pertambangan Galian C; Ziolit, Mangan, Batu Alam dll,
Perdagangan Umum; Suplayer dan distributor Gas Petamina,
Koperasi Unit Simpan Pinjam,
Pengelolaan Pasar Desa,
Pengelolaan Parawisata Area Situ Cihambirung,
Peternakan dan Perikanan (Penggemukan Sapi, Ternak Domba dan
Budidaya Ikan Lele, Ikan Nila dan Gurame),
Pertanian dan Kehutanan; Penyalur Pupuk dan Pengadaan Bibit Pertanian
dan Perkebunan, serta pemanfaatan lahan Sungai Cilangla menjadi sumber
air bersih dan Pertanian,
Pengelolaan Sampah/Limbah Terpadu; menjadi bahan organik lokal.
Pasal 9

Permodalan, keuangan dan harta benda BUMDes GEMAS Sejahtera dapat


berasal dari :
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 3

(1)
(2)
(3)
(4)

Penyertaan modal desa yang berasal dari APBD Desa Sarimanggu.


Penambahan Sisa Hasil Usaha Tahunan sebesar 20 %.
Simpanan/Tabungan Masyarakat,
Bantuan pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah
kabupaten/kota yang disalurkan melalui APB Desa.
(5) Kerjasama dengan pihak swasta/pihak ketiga.
(6) Hasil usaha lainnya yang tidak mengikat.
Pasal 10
(1) BUMDes GEMAS Sejahtera adalah Badan Usaha Milik Desa yang dimiliki
oleh pemerintah Desa dan masyarakat dengan komposisi kepemilikan
mayoritas oleh pemerintah Desa.
(2) Dalam perkembangannya, masyarakat dapat berperan (pro aktiv) dalam
kepemilikan BUMDes
GEMAS Sejahtera melalui penyertaan modal
sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat (3) maksimal 35 % dari
simpanan masyarakat.
BAB V
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 11
(1) Organisasi BUMDes GEMAS Sejahtera berada di luar struktur organisasi
Pemerintahan Desa, keanggotaannya direkrut dari anggota lembaga yang
tidak menjabat sebagai ketua dalam level yang sama dan dari masyarakat
yang berkompetensi dalam bidang masing-masing jenis usaha.
(2) Susunan Organisasi BUMDes GEMAS Sejahtera terdiri dari :
a. Pengawas
b. Komisaris
c. Direksi
Pasal 12
(1) Pengawas sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (2) huruf a; ex
officio dijabat oleh BPD Desa Sarimanggu.
(2) Komisaris sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (2) huruf b; ex
officio dijabat oleh Kepala Desa Sarimanggu.
(3) Direksi sebagaimana dimaksud dalam pasal 11 ayat (2) huruf c terdiri
dari :
a. Direktur,
b. Sekretaris,
c. Bendahara,
d. Kepala Divisi/Unit Kerja.
BAB V
TATA CARA PENGGUNAAN DAN PEMBAGIAN KEUNTUNGAN
Pasal 13
(1) Pendapatan bersih diperoleh dari hasil transaksi dikurangi dengan
pengeluaran biaya dan kewajiban pada pihak lain, serta penyusutan atas
barang-barang inventaris dalam 1 (satu) tahun buku.
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 4

(2) Perhitungan satu buku BUMDes GEMAS Sejahtera dimulai tanggal 1


Januari sampai dengan 31 Desember tahun berjalan.
Pasal 14
Pembagian pendapatan bersih ditetapkan berdasarkan musyawarah Penasihat
dan pengelola Badan Usaha Milik Desa, setelah dikurangi biaya operasional,
dengan ketentuan:
a. Pemegang sahan/pihak ketiga
: 30 %
b. Penambahan/Pemupukan MODAL
: 20 %
BUMDes
: 20 %
c. Penambahan Pendapatan Asli Desa
: 5%
(PAD)
: 3%
d. Diklat-diklat pengurus
e. Honor Pengawas
: 3%
f. Honor Komisaris
: 12 %
g. Honor Pengelola
: 3%
h. Biaya Rapat dan Perjalanan Dinas
: 4%
i. Dana Sosial dan Pendidikan
BAB VI
KETENTUAN PERALIHAN
Pasal 15
Hal-hal yang tidak atau belum cukup diatur di dalam Anggaran Dasar ini, akan
diatur dalam Anggaran Rumah Tangga, dan/atau dilakukan perubahan
seperlunya yang diputuskan melalui rembug desa/musyawarah desa.
BAB VII
PENUTUP
Pasal 16
(1) Anggaran Dasar BUMDes GEMAS Sejahtera Desa Sarimanggu Kec.
Karangnunggal Kab. Tasikmalaya ini mulai berlaku pada tanggal
ditetapkan.
(2) Anggaran Dasar BUMDes GEMAS Sejahtera ditetapkan oleh pemimpin
sidang/rapat yang diberi kuasa oleh Musyawarah Desa.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: SARIMANGGU
: 18 JULI 2015

PELAKSANA OPERASIONAL
NO

NAMA

JABATAN

SUHENDI, S.Ag.

Direktur

SAEFUL KHAIRI

Sekretaris

SURYANA

Bendahara

AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 5

TANDA
TANGAN

WIDIANA

Divisi Pelayanan dan Jasa

RUSLI NURDIN

Divisi Pertambangan

M. ATANG ANSORI

Divisi Perdagangan

CECEP DARYAMAN, SE.

Divi Koperasi/USP

NENI SUSANTI

Divisi Pasar Desa

AYU ANGGITA

Divisi Parawisata

10

FARID HIDAYAT, S.P

Divisi Peternakan dan


Perikanan

11

HERIYANTO

Divisi Pertanian dan


Kehutanan

12

H. ABUN

Divisi Pengelolaan
Sampah/Limbah

Mengetahui,
Kepala Desa Sarimanggu,

Ketua BPD

ELI ROMLI, M.MPd.

NANANG KOSIM, S.Pd.I

Pengawas

Komisaris

ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)


BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) GEMAS SEJAHTERA
DESA SARIMANGGU KEC. KARANGNUNGGAL KAB. TASIKMALAYA
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Anggaran Rumah Tangga (ART) BUMDes GEMAS Sejahtera merupakan
pengaturan/penjabaran lebih lanjut dari AD (Anggaran Dasar) BUMDes GEMAS
Sejahtera dan bersumber pada Anggaran Dasar yang berlaku dan oleh karena
itu tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang ada dalam Anggaran
Dasar termaksud.
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 6

BAB II
ORGANISASI PENGELOLA BUMDES
Pasal 2
Susunan organisasi BUMDes GEMAS Sejahtera terdiri dari :
a. Pengawas
b. Komisaris
c. Direksi
d. Kepala Divisi/Unit
Pasal 3
(1) Pengawas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a dijabat secara
ex officio oleh BPD Desa Sarimanggu.
(2) Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a dijabat secara
ex officio oleh kepala Desa Sarimanggu.
(3) Direksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf c mempunyai tugas
mengurus dan mengelola BUMDes sesuai dengan Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga.
(4) Kepala Divisi/Unit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf d
memiliki tugas untuk mengelola masing-masing unit kerja sesuai dengan
apa yang diampunya.
BAB III
HAK, KEWAJIBAN DAN WEWENANG PENGELOLA/PENGURUS
Pasal 4
(1) Pengawas dalam melaksanakan tugasnya mempunyai hak:
a.
Mendapatkan tunjangan/intensif;
b.
Menggunakan fasilitas sarana/prasarana yang dimiliki BUMDes
untuk kelancaran pengelolaan BUMDes GEMAS Sejahtera;
(2) Pengawas dalam melaksanakan tugasnya mempunyai kewajiban
menyelenggarakan Musyawarah/Rapat Umum untuk membahas kinerja
BUMDes GEMAS Sejahtera sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali.
(3) Pengawas berwenang menyelenggarakan Musyawarah/Rapat Umum
Pengawas untuk:
a.
Penugasan lapangan terhadap anggota BPD lainnya;
b.
Penetapan kebijakan pengembangan kegiatan usaha dari
BUMDes; dan
c.
Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja
Pelaksana Operasional.
Pasal 5
(1) Komsaris plus Penasihat dalam melaksanakan tugasnya mempunyai hak
:
a.
Mendapatkan tunjangan/intensif;
b.
Menggunakan fasilitas sarana/prasarana yang dimiliki BUMDes
untuk kelancaran pengelolaan BUMDes GEMAS Sejahtera.
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 7

(2) Komisaris Plus Penasihat dalam melaksanakan tugasnya mempunyai


kewajiban :
a.
Memberikan nasihat kepada Pelaksana Operasional dalam
melaksanakan pengelolaan BUMDes GEMAS Sejahtera;
b.
Memberikan saran dan pendapat mengenai masalah yang
dianggap penting bagi pengelolaan BUMDes GEMAS Sejahtera;
dan
c.
Mengendalikan pelaksanaan kegiatan pengelolaan BUMDes
GEMAS Sejahtera.
(3) Komisaris Plus Penasihat berwenang :
a.
Meminta penjelasan dari Pelaksana Operasional mengenai
persoalan yang menyangkut pengelolaan usaha Desa; dan
b.
Melindungi usaha Desa terhadap hal-hal yang dapat menurunkan
kinerja BUMDes GEMAS Sejahtera.
Pasal 6
(1) Direksi atau dengan sebutan lain adalah Pelaksana Operasional Harian,
dalam melaksanakan tugasnya mempunyai hak :
a.
Mendapatkan tunjangan/intensif, sesuai dengan forsi jabatannya;
b.
Menggunakan fasilitas sarana/prasarana yang dimiliki BUM Desa
untuk kelancaran pengelolaan BUMDes GEMAS Sejahtera.
(2) Direksi atau dengan sebutan lain adalah Pelaksana Operasional Harian,
dalam melaksanakan tugasnya mempunyai kewajiban :
a.
Melaksanakan
dan
mengembangkan
BUMDes
GEMAS
Sejahtera. agar menjadi lembaga yang melayani kebutuhan
ekonomi dan/atau pelayanan umum masyarakat Desa Sarimanggu;
b.
Menggali dan memanfaatkan potensi alam atau usaha ekonomi
Desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa
Sarimanggu;
c.
Melakukan kerjasama dengan pihak-pihak lain atau pihak ketiga
dan lembaga-lembaga perekonomian lainnya.
(3) Direksi atau dengan sebutan lain adalah Pelaksana Operasional Harian,
dalam melaksanakan tugasnya mempunyai wewenng :
a. Membuat laporan keuangan seluruh unit-unit usaha BUMDes
GEMAS Sejahtera setiap bulan;
b. Membuat laporan perkembangan kegiatan unit-unit usaha BUMDes
GEMAS Sejahtera setiap bulan;
c. Memberikan laporan perkembangan unit-unit usaha BUMDes
GEMAS Sejahtera kepada masyarakat Desa melalui Musyawarah
Desa sekurang-kurangnya 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun;
d. Menyusun dan membuat LPJ pada akhir tahun buku bersama
anggota, pengurus dan lembaga desa lainnya.
BAB IV
MASA BAKTI KEPENGURUSAN
Pasal 7

AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 8

(1) Masa bakti Pengawas selama menjabat sebagai anggota BPD Desa
Sarimanggu.
(2) Masa bakti Komisaris selama masih menjabat kepala Desa Sarimanggu.
(3) Masa bakti Direksi atau sebutan lain sebagai pelaksana operasional
harian, selama 5 (lima) tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali
periode kepengurusan, atau selama masih ada kemampuan hingga usia
63 tahun.
BAB V
TATA CARA PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN PENGURUS
Pasal 8
(1) Direksi atau sebutan lain sebagai Pelaksana Operasional harian diangkat
dan diberhentikan oleh Komisaris / Penasihat berdasarkan persetujuan
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam musyawarah desa/rembug
desa.
(2) Persyaratan untuk menjadi Direksi atau Pelaksana Operasional harian
meliputi:
a. Masyarakat Desa yang mempunyai dedikasi dan berjiwa wirausaha;
b. Berdomisili dan menetap di Desa Saarimanggu sekurang-kurangnya
2 (dua) tahun;
c. Berkepribadian baik, jujur, adil, cakap, dan perhatian terhadap usaha
ekonomi Desa; dan
d. Pendidikan minimal setingkat SMU/Madrasah Aliyah/SMK atau
sederajat;
(3) Direksi atau Pelaksana Operasional harian dapat diberhentikan dengan
alasan :
a. Meninggal dunia;
b. Telah selesai masa bakti sebagaimana dalam pasal 7 ayat (3);
c. Berdomisili di tempat lain, atau pindah alamat;
d. Mengundurkan diri;
e. Terlibat kasus pidana dan telah ditetapkan sebagai tersangka;
f. Tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik sehingga menghambat
perkembangan kinerja BUMDes;
g. Ada hal lain yang dapat merugikan atau mencemarkan nama baik
BUMDes GEMAS Sejahtera.
BAB VI
PENETAPAN JENIS USAHA
Pasal 9
(1) Jenis usaha BUMDes GEMAS Sejahtera meliputi antara lain :
a.
Pelayanan dan Jasa; Pembayaran Listrik, PDAM, Tiket Pesawat dan
Kereta (PPOB), Cicilan Kendaraan, SIM Kolektif dan Muti Finansial
lainnya;
b.
Pertambangan Galian C; Cadas Ziolit, Mangan, Batu Alam dll;
c.
Perdagangan Umum; Suplayer dan distributor Gas Petamina;
d.
Koperasi Unit Simpan Pinjam;
e.
Pengelolaan Pasar Desa;
f. Pengelolaan Parawisata; Area Situ Cihambirung;
g.
Peternakan dan Perikanan (Penggemukan Sapi, Ternak Domba dan
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 9

Budidaya Ikan Lele, Ikan Nila dan Gurame);


h.
Pertanian dan Kehutanan; Penyalur Pupuk dan Pengadaan Bibit
Pertanian dan Perkebunan, serta pemanfaatan lahan Sungai Cilangla
menjadi sumber air bersih dan Pertanian,;
i. Pengelolaan Sampah/Limbah Terpadu; Menjadi bahan Organik Lokal.
(2) Pengembangan usaha BUMDes
GEMAS
Sejahtera ini dapat
dikembangkan atau diproyeksikan sesuai dengan potensi alam dan
kemampuan yang ada sesuai dengan adat istiadat serta perekonomian
masyarakat desa Sarimanggu.
BAB VII
SANKSI DAN KEUNTUNGAN
Pasal 10
(1) Bagi pemanfaat usaha BUMDes GEMAS Sejahtera yang melanggar
ketentuan dapat dikenakan sanksi /denda, sesuai dengan peraturan yang
ditetapkan bersama.
(2) Sanksi dimaksud adalah :
a. Menyelewengkan dana tanpa ada keputusan yang jelas, sehingga wajib
mengganti sebesar dana dimaksud;
b. Memanipulasi transaksi dengan pihak lain sehingga merugikan
BUMDes, dan wajib mengembalikan seutuhnya sesuai dengan data
transaksi yang sebenarnya;
c. Adanya keterlambatan pembayaran angsuran sesuai batas waktu yang
ditentukan setiap lewat tanggal 28, dikenakan sanksi denda
keterlambatan sebesar Rp.10.000,-;
d. Konsumen peternak yang menjual atau melelang hewan/ikan ternaknya
tanpa seijin dari pengelola BUMDes, wajib mengembalikan permodalan
ditambah dengan jasa sebesar 15% per Tahun;
e. Kehilangan sesuatu apapun yang berhubungan dengan aset BUMDes
atas kelalaian pengurus atau pemanfaat BUMDes ditanggung oleh
masing-masing.
Pasal 11
(1) Keuntungan usaha berasal dari setiap Divisi yang direkap dalam buku
besar BUMDes GEMAS Sejahtera.
(2) Besarnya jasa usaha ditetapkan berdasarkan Musyawarah Umum :
a. Jasa Pelayanan Umum, ditentukan bagi hasil atau prosentase dengan
pihak lain;
b.
Jasa Keuangan sebesar 20% per tahun dengan angsuran minimal 4
bulan sampai 24 bulan, yang masing-masing forsinya adalah 16 %
untuk BUMdes dan 4 % bagi Kolektor di masing-masing kepunduhan;
c.
Jasa Peternakan dan Perikanan sebesar 25%, dihitung dari keuntungan
penjualan;
d.
Jasa Galian C, dihitung berdasarkan Tonase per Kg dan disesuaikan
dengan perjanjian para pihak lain;
e.
Divisi Pasar Desa dan Parawisata, ditentukan dalam bentuk kupon atau
retribusi sebesar Rp. 5000 s/d 10.000,- sesuai dengan perkembangan
pasar dan jaman;
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 10

f.

Jasa Divisi/unit usaha lainnya disesuaikan dengan perkembangan pasar,


dengan pertimbangan tidak membebani masyarakat dan konsumen;

BAB VIII
SUMBER PERMODALAN
Pasal 12
Permodalan, keuangan dan harta benda BUMDes GEMAS Sejahtera dapat
berasal dari :
(1) Penyertaan modal desa yang berasal dari APBD Desa Sarimanggu.
(2) Penambahan Sisa Hasil Usaha Tahunan sebesar 20 %.
(3) Simpanan/tabungan Masyarakat,
(4) Bantuan pemerintah, pemerintah daerah provinsi, dan pemerintah daerah
kabupaten yang disalurkan melalui APBD Desa Sarimanggu.
(5) Kerjasama dengan pihak swasta/pihak ketiga.
(6) Hasil usaha lainnya yang tidak mengikat.
Pasal 13
(1) Modal BUMDes yang berasal dari pemerintah
desa sebagaimana
dimaksud dalam pasal 12 ayat (1), merupakan kekayaan desa yang
dipisahkan berdasarkan forsi anggaran,
(2) Modal BUMDes yang berasal dari SHU berjalan sebagaimana dimaksud
dalam pasal 12 ayat (2), ditetapkan berdasarkan forsi masing-masing
sebesar 20%,
(3) Modal BUMDes yang berasal dari tabungan masyarakat sebagaimana
dimaksud pasal 12 ayat (3) merupakan simpanan masyarakat dalam divisi
Koperasi/USP.
(4) Modal BUMDes yang berasal dari Pemerintah, (Pemerintah Provinsi dan
Pemerintah Kabupaten) sebagaimana dimaksud Pasal 12 ayat (4) dapat
berupa dana tugas pembantuan, atau forsi sesuai dengan peraturan yang
berlaku dan atau berdasarkan Pagu anggaran,.
(5) Modal BUMDes sebagaimana dimaksud Pasal 12 ayat (5) dan ayat (6),
merupakan kepiawaian pengurus dalam menjalin mitra kerja sama dengan
pihak-pihak lain, yang dikukuhkan sebagai investor tetap atau tidak tetap
yang ditandai denganbentuk MOU Kerja Sama (Syarikat Kerja)
BAB IX
KEPAILITAN BUMDES GEMAS SEJAHTERA
Pasal 14
(1) Kerugian yang dialami BUMDes menjadi beban BUMDes GEMAS
Sejahterra sendiri,
(2) Dalam hal BUMDes tidak dapat menutupi kerugian dengan aset dan
kekayaan yang dimilikinya, dinyatakan rugi/pailit melalui Musyawarah
Desa,
(3) Untuk masing-masing Divisi/Unit usaha milik BUMDes yang tidak dapat
menutupi kerugian dengan aset dan kekayaan yang dimilikinya,
AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Page 11

dinyatakan pailit sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundangundangan mengenai kepailitan.
BAB IX
KETENTUAN PENUTUP
Pasal 15
(1) Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini dapat diatur
kemudian oleh musyawarah BUMDes GEMAS Sejahtera, yang
dituangkan dalam bentuk keputusan bersama.
(2) Anggaran Rumah Tangga BUMDes GEMAS Sejahtera ini ditetapkan oleh
pengelola BUMDes GEMAS Sejahtera yang diberi kuasa oleh
Musyawarah Desa.
Ditetapkan di
Pada tanggal

: SARIMANGGU
: 18 JULI 2015

PELAKSANA OPERASIONAL
NO

NAMA

JABATAN

SUHENDI, S.Ag.

Direktur

SAEFUL KHAIRI

Sekretaris

SURYANA

Bendahara

WIDIANA

Divisi Pelayanan dan Jasa

RUSLI NURDIN

Divisi Pertambangan

M. ATANG ANSORI

Divisi Perdagangan

CECEP DARYAMAN, SE.

Divi Koperasi/USP

NENI SUSANTI

Divisi Pasar Desa

AYU ANGGITA

Divisi Parawisata

10

FARID HIDAYAT, S.P

Divisi Peternakan dan


Perikanan

11

HERIYANTO

Divisi Pertanian dan


Kehutanan

12

H. ABUN

Divisi Pengelolaan
Sampah/Limbah

Ketua BPD

AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

TANDA
TANGAN

Mengetahui,
Kepala Desa Sarimanggu,

Page 12

ELI ROMLI, M.MPd.

NANANG KOSIM, S.Pd.I

Pengawas

AD-ART BUMDes GEMAS Sejahtera

Komisaris

Page 13