Anda di halaman 1dari 2

PENGGUNAAN GIGI TIRUAN LEPASAN SAAT INI

Memberikan pemahaman mengenai hubungan antara kehilangan gigi dan usia,


konsekuensi dari kehilangan gigi, dan kemampuan dokter gigi untuk mengembalikan fungsi
rongga mulut dengan pemakaian gigi tiruan sebagian lepasan, apa yang kita ketahui
mengenai penggunaan protesa saat ini untuk beberapa kondisi, dan apa saja akibat klinis yang
biasa terjadi?. Penelitian terbaru memperkirakan bahwa 21,4 % protesa digunakan oleh
individu dengan usia 15-74 tahun. Pada grup individu dengan usia 55-64 tahun, ditemukan
sekitar 22,2 % menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan. Grup dengan rentang umur ini
merupakan pengguna gigi tiruan sebagian lepasan tertinggi dibandingkan dengan grup
lainnya. Penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan pada individu dengan usia 55 tahun keatas
sangat dianjurkan.
Analisis pada penelitian ini mengemukakan beberapa informasi yang sangat berguna
untuk dipertimbangkan. Individu dengan edentulous sebagian yang tidak memakai protesa
kemungkinan 6 kali lebih besar mengalami kehilangan gigi padamandibula (19,4%) daripada
kehilangan gigi pada maksila (2,2%). Hal ini memberi kesan bahwa penggunaan protesa pada
mandibula lebih sulit. Distribusi dari penggunaan protesa pada grup pasien yang lebih besar
dapat dilihat pada Box 1.1.
Box 1.1 Distribusi Protesa
Gigi tiruan sebagian lepasan RPD/RPD 9.0%
RPD/-15,3%,-/RPD 4,5%
Komplit denture
CU/CL 3,8%
CU/-20,7%
Kombinasi
CU/RPD 11,5%
RPD/ CL 0,3%
Distribusi dari protesa ini di evaluasi berdasarkan 5 karakteristik kualitas teknis yaitu
integritas, penggunaan berlebihan dari posterior denture, penggunaan bahan reline sementara/
tissue conditioner/ adesif, stability, dan retensi.
Pada Tabel 1.1 dapat dilihat bahwa kekurangan dari kestabilan gigi tiruan merupakan
karakteristik yang biasanya diperhatikan. Pada maksila, kekurangan dari stability gigi tiruan 7
kali lebih umum terjadi daripada kekurangan dari retensi. Sedangkan pada mandibula,
kekurangan dari stability gigi tiruan 1,8 kali lebih umum terjadi daripada kekurangan dari
retensi. Pada studi lain menyatakan bahwa bentuk rest, perluasan basis gigi tiruan, distribusi
tekanan, dan kesesuaian gigi tiruan merupakan kegagalan atau kerusakan yang biasanya
terjadi pada gigi tiruan sebagian lepasan. Karakteristik inilah yang dihubungkan secara
langsung terhadap fungsi stability dari gigi tiruan.
Tabel 1.1 Perhatian Kualitas Teknis Dari Gigi Tiruan Sebagian Lepasan
Kekurangan
Kekurangan
Kekurangan
Reline/
dari
dari
dari Retensi
adesif
Kestabilan
Integritas
Maksila RPD
43,9%
24,3%
6,2%
3,9%
Mandibula
38,2%
13,2%
21,2%
21,6%
RPD

Penggunaan
berlebihan
21,6%
7,1%

KEBUTUHAN TERHADAP GIGI TIRUAN LEPASAN


Apa tujuan dari semua informasi ini? Informasi ini menunjukkan jumlah hal penting
yang harus dipertimbangkan. Kebutuhan terhadap perawatan edentulous sebagian akan
meningkat. Pasien dengan penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan tergolong tinggi dari
dahulu dan diperkirakan akan meningkat pada masa yang akan datang. Beberapa pasien yang
diberikan pilihan antara protesa dengan implant dan gigi tiruan sebagian lepasan, tidak
mampu untuk melakukan perawatan dengan implant. Hal ini berkontribusi dalam tingginya
penggunaan gigi tiruan sebagian lepasan.
TERMINOLOGI
Meskipun keterbiasaan dengan istilah prostodonti yang bisa diterima akan membantu
dalam memahami materi pada buku ini atau buku dental lainnya, pengetahuan tentang
istilah-istilah tidak mungkin dapat berkembang tanpa disertai contoh klinis untuk menunjang
pembelajaran. Istilah dalam prostodonti dikenalkan dan akan didukung dengan contoh pada
gambar. Terminologi tambahan dapat dilihat pad Glossary of Prosthodontics Terms dan daftar
istilah yang diterima oleh semua bidang ilmu kedokteran gigi Mosbys Dental Dictionary.
Istilah Appliances digunakan hanya untuk menunjukan alat (seperti splints,
orthodontic appliances, dan space maintainers) yang dipakai oleh pasien selama perawatan.
Sedangkan untuk gigi tiruan, gigi tiruan cekat, crown biasanya digunakan istilah prosthesis.
Support didefinisikan sebagai penahan pada sandaran (rest) dari dental protesa.
Stability didefinisikan sebagai kualitas/ kemampuan dari protesa untuk tetap kokoh, stabil,
atau konstan dan tahan terhadap perpindahan secara fungsional, horizontal dan tekanan
rotasional. Retention didefinisikan sebagai kemampuan/ kualitas gigi tiruan untuk melekat
dan bertahan dari gaya vertikal yang melepaskan gigi tiruan (seperti gaya gravitasi, gaya tarik
makanan, atau gaya pada saat membuka mulut). Support, stability, dan retensi sangat berguna
untuk memberikan daya tahan (resistensi) dari gigi tiruan.
Removable partial denture adalah protesa yang menggantikan beberapa gigi pada
sebagian dental arc dan dapat dilepas dari mulut sesuai kemauan. Complete denture adalah
protesa yang menggantikan semua gigi dan dipasang pada struktur maksila atau mandibula.
Gigi tiruan ini didukung oleh jaringan (membran mukosa, connective tissue, dan tulang).
Interim or Provisional denture adalah protesa yang digunakan dalam jangka waktu yang
singkat untuk alasan estetik, mastikasi, occlusal support, atau kenyamanan, serta kondisi
dimana pasien menerima artifisial pengganti pada gigi yang hilang sampai perawatan protesa
definit dapat dilakukan.