Anda di halaman 1dari 7

Keseimbangan Ekosistem

KESEIMBANGAN EKOSISTEM
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang berada di luar individu. Jika kita berada
di sekolah, maka lingkungan kita adalah segala sesuatu yang berada di sekolah. Makhluk
hidup selalu berinteraksi atau berhubungan dengan lingkungan. Hubungan antara makhluk
hidup dan tak hidup dalam suatu tempat tertentu disebut ekosistem.
Ekosistem adalah tempat saling memberi dan menerima antara makhluk hidup dengan
lingkungannya. Ekosistem terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik terdiri
dari tumbuhan dan hewan. Sedangkan komponen abiotik terdiri dari batu, tanah, air, sungai,
dan lain-lain.Dalam suatu ekosistem harus ada keseimbangan antara produsen dan konsumen.
Kehidupan dapat tetap berlangsung jika jumlah produsen lebih besar dari konsumen tingkat I.
Konsumen tingkat I lebih banyak dari konsumen tingkat II dan seterusnya.
Ekosistem dibagi menjadi dua yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Contoh
ekosistem alami seperti laut, danau dan hutan. Sedangkan ekosistem buatan contohnya yaitu
sawah, ladang, dan waduk.
Ekosistem

yang

baik

adalah

ekosistem

yang

seimbang.

Keseimbangan

ekosistem adalah suatu kondisi dimana interaksi antara komponen-komponen di dalamnya


berlangsung secara harmonis dan seimbang. Keseimbangan ekosistemtersebut berdampak
signifikan pada keselerasan serta kesejahteraan hidup manusia dan mahluk hidup lainnya.
Sayangnya, mencermati keadaan yang terjadi dewasa ini, bisa kita simpulkan bahwa telah
terjadi perubahan lingkungan secara besar-besaran yang berdampak pada kehidupan manusia
yang tidak lagi selaras. Penyebab terganggunya keseimbangan lingkungan tersebut ada
beragam. Apa saja? Berikut uraiannya.
Secara umum, penyebab terganggunya keseimbangan ekosistem atau lingkungan
dibagi ke dalam dua garis besar, yakni:
1

Faktor penyebab yang terjadi sebagai akibat bencana alam. Misalnya saja terjadinya
banjir, terjadinya gempa bumi, gunung yang meletus, bencana tsunami, dan masih
banyak lagi lainnya. Bencana yang terjadi secara alamiah ini akan memicu kacaunya
keseimbangan ekosistem yang berdampak pada kacaunya interaksi komponenkomponen di dalam ekosistem tersebut.

Faktor penyebab yang terjadi akibat ulah manunsia. Tindakan yang dilakukan oleh
anusia bisa memicu terganggunya keseimbangan di dalam lingkungan ekosistem.

Tindakan yang dilakukan manusia ini bisa memicu terjadinya bencana alam seperti
banjir, longsor, perubahan iklim yang ekstrim dan masih banyak lagi lainnya
.
A. Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem
Manusia selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Salah satu cara untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya adalah dengan memanfaatkan alam dan lingkungannya.
Namun, seringkali manusia memanfaatkan alam dengan cara yang salah dan berlebihan
hingga merusak ekosistem yang ada. Berikut ini adalah hal yang dapat merusak
keseimbangan ekosistem.
1. Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan
Perhatikan alat-alat rumah tangga yang ada di rumahmu. Apakah ada yang berasal
dari kayu? Jenis kayu yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia,
contohnya meranti, kamper, jati, dan mahoni. Jenis-jenis kayu tersebut diambil dari hutan.
Adanya penebangan hutan secara liar dapat menimbulkan kerusakan pada tempat hidup
tumbuhan dan habitat hewan. Akibatnya banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang dan
lama-lama menjadi langka. Hal ini terjadi karena pengambilan secara terus-menerus tetapi
tidak dilakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka akibat kerusakan
habitatnya misalnya pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.
Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi ekosistem. Didalam hutan hidup
berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Hutan menyediakan makanan, tempat tinggal, dan
perlindungan bagi hewanhewan tersebut. Jika pohon-pohon ditebang terus, sumber makanan
untuk hewanhewan yang hidup di pohon tersebut juga akan berkurang atau tidak ada, karena
itu banyak hewan yang kekurangan makanan. Akibatnya banyak hewan yang musnah dan
menjadi langka. Selain menebang pohon, manusia kadang-kadang membuka lahan pertanian
dan perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya lapisan tanah dapat terbakar, tanah
menjadi kering dan tidak subur. Hewan-hewan tanah tidak dapat hidup, hewan-hewan besar
banyak yang mencari makan ke tempat lain bahkan sampai ke pemukiman manusia. Hal ini
juga dapat merusak keseimbangan ekosistem.

2. Perburuan Hewan secara Terus-Menerus


Apakah fungsi hewan bagi manusia? Banyak kegiatan manusia yang merusak
keseimbangan ekosistem misalnya penangkapan ikan di laut dengan racun atau peledak. Hal

ini dapat menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang merupakan tempat hidup
ikan-ikan kecil yang merupakan makanan ikan yang lebih besar. Penangkan ikan dengan
kapalkapal pukat harimau dapat menimbulkan penurunan jumlah ikan di laut. Sebab dengan
pukat harimau ikan kecil akan ikut terjaring.
Penangkapan secara liar pada beberapa hewan, seperti penyu, cendrawasih, badak,
dan harimau dapat menyebabkan hewan-hewan tersebut menjadi langka. Manusia ada yang
berburu hewan hanya untuk bersenang-senang. Juga ada yang memanfaatkan sebagai bahan
makanan, hiasan, atau pakaian. Tahukah kamu hewan-hewan langka yang lainnya?
Perhatikan gambar di bawah ini.

3. Penggunaan Pupuk yang Berlebih


Apa yang dilakukan petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya? Para petani
biasanya melakukan beberapa cara agar hasil pertaniannya tetap baik dan banyak. Cara-cara
yang dilakukan oleh para petani itu, di antaranya dengan pemupukan dan pemberantasan
hama. Pupuk tanaman yang digunakan para petani ada dua macam, yaitu pupuk alami dan
pupuk buatan.
Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya dari kotoran
hewan atau dari daun-daunan yang telah membusuk. Pupuk alami dikenal dengan sebutan
pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat dari bahan
kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea, NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara
penggunaan pupuk tersebut? Penggunaan pupuk buatan harus sesuai dengan aturan
pemakaian karena dapat mempengaruhi ekosistem. Pupuk buatan yang berlebihan jika kena
air hujan akan larut dan terbawa air ke sungai atau danau. Akibatnya di tempat tersebut terjadi
penumpukan unsur hara sehingga gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan subur
sampai menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai atau danau
tersebut akan berkurang karena sinar matahari yang dibutuhkan tidak sampai ke dasar sungai
atau danau.
Untuk memberantas hama, para petani menggunakan pestisida atau insektisida.
Contoh penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah penggunaannya tidak tepat
waktu, jumlahnya berlebihan, dan jenis insektisidanya tidak sesuai. Penggunaan insektisida
dan pestisida ini harus sesuai dengan ketentuan agar tidak membunuh makhluk hidup yang
lain, seperti burung atau hewan lainnya yang tidak merusak tanaman. Apakah menurutmu

bahan pemberantas hama dapat menempel pada sayuran dan buah-buahan? Berbahayakah
itu? Bagaimana caranya agar tidak termakan oleh kita. Apakah yang terjadi jika petani tidak
melakukan penyemprotan insektisida pada tanaman? Banyak sekali hama tanaman yang
mengganggu pertumbuhan tanaman tersebut seperti lalat, jamur, belalang, bakteri, dan yang
lainnya.
4. Pembuangan Limbah dan Sampah
Sebagian besar aktivitas yang dilakukan manusia pasti menghasilkan sampah atau
limbah.

Mulai

dari

limbah

rumah tangga,

pertanian,

transportasi,

sampai limbah

industri.Plastik yang digunakan sebagai pembungkus merupakan contoh limbah rumah


tangga. Pestisida jika digunakan berlebihan dapat menjadi limbah pertanian. Asap kendaraan
merupakan limbah transportasi. Adapun contoh limbah industriberupa limbah cair dan
asap.Sampah dan limbah tersebut ada yang mudah diuraikan dan ada pula yang sulit
diuraikan. Jika pengolahan sampah tidak dilakukan dengan benar, yang terjadi adalah
kerusakan lingkungan. Apakah kamu pernah melihat sungai yang kotor dan bau? Hal itu
merupakan hasil pembuangan sampah dan limbah ke sungai. Akibatnya adalah kerusakan
lingkungan sungai dan akan membunuh makhluk hidup yang ada di sungai.
5. Kegiatan Pembangunan
Pembangunan jalan yang melewati hutan dapat merusak lingkungan. Pohon-pohon
yang menjadi tempat tinggal dan sumber makanan hewan ditebang sehingga hewan tersebut
terancam keberadaannya. Aktivitas ini sangat mengganggu keseimbangan lingkungan.
Daerah-daerah di sekitar perbukitan dapat terkena bencana, seperti banjir dan tanah
longsor.Pengeboran minyak dan penambangan mineral secara terbuka pun akan menimbulkan
kerusakan lingkungan. Akibat kegiatan tersebut cukup sulit untuk ditanggulangi dan
menyebabkan suatu daerah menjadi tidak produktif. Pembangunan pabrik atau industri juga
sangat mempengaruhi lingkungan karena limbah pabrik dapat mencemari air dan tanah di
sekitar pabrik.
6. Penangkapan ikan tanpa terkendali
untuk mencukupi kebutuhan konsumsi, manusia akan menangkap ikan sebagai
makanan. Namun apabila penangkapan tersebut dilakukan secara sembarangan, kegiatan
tersebut menyebabkan penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem terutama ekosistem
laut yaitu penggunaan dinamit dan pukat harimau, penggunaan jaring bermata kecil dan
penangkapan ikan saat musim kawin.

Penggunaan dinamit , pukat harimau, dan jaring bermata kecil untuk menangkap ikan
memang dapat menghasilkan tangkapan ikan dalam jumlah banyak dengan waktu yang
singkat. Namun, ikan yang diperoleh tidak hanya ikan besar, ikan kecil pun ikut terkena.
Akibatnya generasi ikan itu akan terhambat atau bahkan punah karena tidak ada penerusnya
yang selamat. Dinamit juga dapat mengakibatkan rusaknya terumbu karang.
B. Pemanfaatan Hewan oleh Manusia
Manusia banyak memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Coba
perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau hiasanhiasan, adakah yang bahannya berasal
dari hewan? Apakah hewan-hewan yang digunakannya berasal dari hewan langka. Perburuan
liar dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena sengaja membunuh
hewan-hewan tersebut untuk memanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan
gajah untuk diambil gadingnya atau macan tutul untuk diambil kulitnya.
Gading gajah digunakan untuk hiasan. Buaya dan ular juga diburu untuk diambil
kulitnya sebagai bahan tas atau sepatu, sedangkan badak Jawa diburu untuk diambil culanya
karena dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit. Hewan itu semuanya termasuk hewan
langka. Jadi, jika terus-menerus diburu, lama-kelamaan hewan ini akan musnah. Oleh karena
itu, penggunaan bagianbagian tubuh hewan-hewan langka tersebut dilarang keras oleh
pemerintah. Bagaimana cara melestarikan hewan-hewan langka ini? Usaha-usaha yang harus
kita lakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut, di antaranya sebagai berikut:
a.
b.
c.
d.

Tidak boleh berburu hewan sembarangan;


Hewan-hewan langka harus dilindungi dari perburuan liar;
Hewan langka dibudidayakan;
Untuk mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.

C Pemanfaatan Tumbuhan oleh Manusia


Selain memanfaatkan hewan, manusia juga banyak memanfaatkan tumbuhan untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang sering dimanfaatkan manusia?
Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan manusia adalah kayunya. Kayu jati
digunakan untuk bangunan rumah, kursi, tempat tidur, dan lemari. Kayu meranti, kamper, dan
mahoni umumnya digunakan untuk bangunan rumah atau gedung.
Tumbuhan dapat digunakan kayunya setelah tumbuhan tersebut tumbuh selama
berpuluh-puluh tahun. Misalnya, kayu jati usianya sampai puluhan tahun. Jadi, jika kamu

menanam jati sekarang, kamu baru dapat menggunakannya 20 tahun kemudian, sedangkan
kebutuhan manusia terus meningkat. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah punahnya
tanaman-tanaman langka tersebut? Tanaman langka yang sering digunakan oleh manusia
harus dilestarikan. Cara melestarikan tumbuhan tersebut antara lain sebagai berikut.
i. Tidak menebang pohon sembarangan.
ii. Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan
tanaman.
iii. Pemeliharan tanaman dengan benar. Selain kayu, bagian-bagian tumbuhan
lainnya pun banyak yang dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya. Misalnya, pohon tebu diambil batangnya untuk diolah menjadi gula
pasir, atau pohon karet diambil getahnya yang dapat diolah menjadi bahan dasar
pembuatan barang-barang dari karet. Coba sebutkan manfaat lainnya yang dapat
diambil manusia dari tumbuh-tumbuhan!