Anda di halaman 1dari 8

Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Akuntansi

Persediaan Barang
(Studi kasus: Toko Segara Lani)
PENDAHULUAN
Teknologi membawa pengaruh yang cukup besar pada dunia bisnis. Salah
satu bentuk teknologi yaitu penggunaan komputer pada aplikasi bisnis, baik itu
bisnis skala besar maupun bisnis skala kecil. Komputer merupakan alat yang
dibutuhkan yang dapat membuat data lebih cepat, akurat, serta tepat waktu dan
juga penghematan ruang penyimpanan sehingga mempermudah pengarsipan dan
pengambilan data kembali.
Peran Sistem informasi sangatlah penting saat ini, dengan pengelolaannya
yang baik bisa menghasilkan suatu informasi yang dapat membantu penguna.
Pengelolaan sistem informasi secara manual lebih banyak resiko di banding
sistem yang sudah terkomputerisasi.
Toko Segara Lani merupakan perusahaan dagang yang melayani penjualan
kebutuhan sehari-hari (sembako). Toko ini terletak di daerah tegal. Pemilik toko
aktif terlibat dalam pelaksanaan kegiatan operasional toko, sehingga tata cara dan
pelayanan toko membuat pelayanan toko menjadi baik. Hal ini ditunjukan dengan
dibukanya cabang toko baru. Dengan adanya cabang baru persediaan barang
semakin meningkat.
Sistem informasi persediaan barang pada Toko Segara Lani dilakukan secara
manual. Pencatatan serta pengawasan terhadap barang yang diterima dari supplier
ini dilakukan langsung oleh pemilik toko. Hal ini dikarenakan jumlah dan item
yang ada semakin banyak dan keterbatasan waktu juga membuat pemilik merasa
kualahan dalam melakukan kegiatan pencatatan persediaan yang ada. hambatan
yang dialami membuat toko Segara Lani memerlukan sistem informasi akuntansi
persediaan yang akurat agar dapat membantu fungsui pencatatan barang yang
tersedia digudang.

Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka dibuatlah perancangan


sistem akuntansi pada Toko Segara Lani. Menambah alat untuk membantu proses
pengelolaan persediaan yang dimiliki oleh Toko Segara Lani. Peralatan alat yang
digunakan untuk membantu dalam mencatat persedia berupa software. Dengan
demikian agar dapat membantu Toko Segara Lani dalam melaksanakan kegiatan
persediaan yang ada di Gudang.
PERMASALAHAN
Berdasarkan latar belakang diatas, dapat dirumuskan pokok permasalahan
yang dihadapi oleh Toko Segara Lani adalah pada sistem pencatatan persediaan
barang, barang masuk atau barang keluar yang masih dilakukan secara manual
sehingga dibutuhkan suatu Sistem Informasi Berbasis Komputer yang dapat
secara akurat menyajikan informasi mengenai persediaan barang.
LANDASAN TEORI
1. Perancangan
Menurut Jogiyanto dalam Mujiati (2014) perancangan mempunyai 2 maksud,
yaitu untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem dan untuk memberikan
gambaran yang jelas kepada pemogram komputer dan ahli-ahli teknik lainnya
yang terlibat. Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk merancang kebutuhan
sistem yang diinginkan oleh pemakai serta membuat gambaran yang jelas.
2. Persediaan
Pesediaan pada umumnya merupakan barang-barang yang tersedia untuk
dijual yaitu jika perusahaan itu berbentuk perusahaan dagang, jika perusahaan
berbentuk manufaktur maka persediaan digunakan untuk menghasilkan barng
untuk dijual.
Konsep

persediaan

menurut

Warren

dalam

Alianto

(2011)

untuk

mengidentikasi barang dagang yang disimpan untuk dijual dalam operasi bisnis
perusahaan dan bahan yang digunakan dalam proses produksi atau disimpan untuk
tujuan itu. Dalam informasi persediaan yang terlibat adalah bagian persediaan
yang melakukan pengecekan stok barang dan pengubahan stok barang. Sedangkan

menurut Softjan Assauri (2004:171), persediaan pada dasarnya menimbulkan


biaya. Biaya yang ditimbulkan tersebut dapat berupa biaya tetap dan biaya
variable.
3. Sistem
Sistem adalah sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang
sama untuk mencapai suatu tujuan. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan
bahwa tidak semua sistem memiliki elemen yang sama, tetapi susunan dasar dari
setiap elemen hampir sama. Menurut Jogiyanto pada Mujiati (2014) sistem
sebagai suatu kesatuan yg terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem
yang berhubungan untuk mencapai suatu tujuan.
4. Informasi
Menurut Anthony pada Mujiati (2014). Informasi adalah sebuah data yang
diolah menjadi bentuk yag lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya. Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna
untuk membuat keputusan. Informasi berguna untuk pembuat keputusan karena
informasi menurunkan ketidakpastian (atau meningkatkan pengetahuan) Informasi
menjadi penting, karena berdasarkan informasi itu para pengelola dapat
mengetahui kondisi obyektif perusahaannya. Informasi tersebut merupakan hasil
pengolahan data atau fakta yang dikumpulkan dengan metode ataupun cara cara
tertentu.
5. Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu system didalam suatu organisasi yang
mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi
operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu
organisasi untuk dapat menyediakan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak
luar tertentu. Menurut Haryanto (2015) Sistem informasi seharusnya dapat
diterapkan dalam semua bidang usaha, dari skala besar maupun skala kecil karena
akan mempermudah dalam mengolah data, termasuk data persediaan barang
dagang.
6. UML (Unified Modelling Language)
Menurut Braun dalam haviluddin (2011:1) Unified Modelling Language
(UML) adalah suatu alat untuk memvisualisasikan hasil analisa dan desain yang

berisi sintak dalam memodelkan sistem secara visual. Sedangkan Menurut


Herlawati (2011:10), bahwa beberapa literature menyebutkan bahwa UML
menyediakan sembilan jenis diagram, yang lain menyebutkan delapan karena ada
beberapa diagram yang digabung, misanya diagram komunikasi, diagram urutan
dan diagram pewaktuan digabung menjadi diagram interaksi.
METODE PENELITIAN
Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah Toko Segara Lani yang berada di Kota Tegal.
Perusahaan ini bergerak dibidang pelayanan jual beli kebutuhan sehari-hari
(sembako).
Metode Pengumpulan Data
1. Metode Observasi
Kegiatan yang dilakukan dengan cara mengamati objek lapangan secara
langsung.
2. Metode Wawancara
Dalam hal ini dilakukan tanya jawab langsung dengan pihak yang
berkepentingan yaitu pemilik toko Segara Lani dan mengetahui akun hal yang
sedang di teliti guna memperoleh informasi yang di butuhkan.
3. Metode Studi Pustaka
Metode untuk mendapatkan informasi dengan mempelajari buku-buku atau
literature review yang berhubungan dengan penelitian dari berbagai sumber yang
tertulis.

ANALISA DAN PERANCANGAN


Analisa

dapat

dilakukan

dengan

cara

memahami

dan

mencari

permasalahan pada saat terjadi proses keluar masuk persedian barang pada Toko
Segara Lani, fungsi dari sistem persediaan barang itu sendiri untuk mempermudah
menghitung jumlah akhir dari persediaan barang tersebut.
PERANCANGAN PROGRAM

1. Form Login
Form Login
Username
Password

2. Form Data Barang


Data Barang
Input data barang

Tabel data
Cari

Kode barang

Nama Barang

Batal

Satuan
v

Cetak
Simpa

Harga jual

Edit
Hapus

Stok Awal
Stok Minimal
Stok Maximal
Data Pemasok

Tutup

KodeData
Nama
3. Form
Pemasok

Satuan

Kode Pemasok
Nama
InputPemasok
data :
Jumlah
data
Kontak
Person
Pemasok
Alamat

Tabel data
pemasok

Cari

Telephone

Nama

Kontak

Simpan
Edit
Batal
Tamb
ah

Hapus
Cetak

Alamat

Tutup

4. Form Input Pelanggan


Data Pelanggan
Input data pelanggan

Tabel data Pelanggan


Cari

Kode Pelanggan
Nama Pelanggan
Kontak Person
Alamat
Telephon
Nama

Kontak

Alamat

Tutup

ERD

Simpan
Edit
Batal
Tamb
ah

Hapus
Cetak

PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisa dan perancangan system informasi
persediaan barang mengambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Dengan system yang baru memberi gambaran yang jelas mengenai
sistem

informasi

persediaan

barang

berbasis

komputer

serta

memudahkan dalam melaksanaan kerja sehingga menghasilkan


informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan laporan keuangan.
2. Data yang berkaitan sebelumnya dengan persediaan barang masih
belum tertata dengan baik, barang yang masih tersedia maupun habis
sering tidak terdeteksi, sehingga mengalami kekacauan didalam
penyetokan dan pencatatan.
3. Menentukan stok minimal dari persediaa barang tersebut secara
terkomputerisasi dan pengecekan data dan laporan dapat dilakukan
dengan mudah secara tepat dan akurat.
Saran
Adapun saran untuk mengatasi kelemahan dalam perancangan
sistem informasi persedian barang dan pengembangan sistem sebagai
berikut:
1. Perlu adanya sumber daya manusia yang dapat menjalankan
sistem tersebut sehingga berjalan dengan baik.
2. Perlu adanya pelatihan yang berhubungan dengan ilmu
komputer sehingga adanya sistem baru mampu di operasikan.
3. Pemeliharaan data dan dokumen, akan memberikan arti yang
sangat penting bagi perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA
Alianto, hendra, 2011. Analisis dan perancangan sistem informasi penjualan,
persediaan dan pembelian pada PT. XYZ. Volume 2 No: 1 Juni 2011
Assauri, Softjan, 2004. Manajmen Produki dan operasi, Jakarta : Fakultas
Ekonomi Universitas Indonesia
Haryanto, Hermawan Adi, 2015. Sistem Informasi Akuntansi persediaan barang
dagang pada UMKM treant skateshop. Semarang
Herlawati, 2011. Menggunakan UML. Bandung : Informatika
Haviluddin, 2011. Memahami Penggunaan UML (Unified Moddeling Language).
Program Studi Ilmu Komputer : Universitas Mulawarman.
Mujiati, Hanik, 2014. Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Stok Obat
Pada Apotek Arjowinangun. Volume 11 No:2.2014