Anda di halaman 1dari 43

Belajar Menginstal Windows 10 Di

VirtualBox
Rivan Aditia 06.42.00
GUDANGILMUKOMPUTER.com - Menginstal ulang sistem operasi merupakan sebuah
keahlian yang harus dimiliki oleh seorang teknisi komputer. Ini merupakan salah satu ilmu yang
sangat penting di dunia komputer. Sebenarnya menginstal ulang sistem operasi ini lumayan
gampang, hanya saja ada sebagian orang yang masih belum bisa menginstal ulang sistem operasi
di komputernya sendiri. Menginstal sistem operasi ini juga harus hati-hati, karena apabila terjadi
kesalahan maka akan menyebabkan data-data yang ada dikomputer menjadi hilang.
Nah, sebelum kamu benar-benar mempraktekkan menginstal ulang pada komputer kamu, akan
lebih baik jika mempraktekkannya pada aplikasi Virtualbox. Kamu bisa belajar terlebih dahulu
dengan menggunakan aplikasi ini, sebelum akhirnya benar-benar melakukan instalasi pada
komputer kamu. Virtualbox merupakan sebuah aplikasi virtual yang dapat menjalankan beberapa
sistem operasi sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
Aplikasi ini tentunya dapat membantu teman-teman yang ingin belajar menginstal ulang sistem
operasi. Setelah sistem operasi terinstal di virtualbox, maka sistem operasi itu akan dapat
digunakan sebagaimana mestinya. Nah, kali ini kita akan mempraktekkan bagaimana cara
menginstal ulang sistem operasi windows 10. Lalu apa saja persiapannya? Berikut beberapa hal
yang harus dipersiapkan :
1. Aplikasi VirtualBox.
Download aplikasi VirtualBox. Untuk tutorial menginstal virtualbox ada pada artikel
Pengertian Dan Cara Menginstal Oracle VM VirtualBox.
2. File ISO Windows 10.
Untuk mendapatkan file ISO windows 10 bisa dengan cara di download dengan mengikuti
tahapan pada artikel Cara Download File ISO Windows Dan Microsoft Office Original Dari
Microsoft.
Menginstal Windows 10 Di VirtualBox
1. Buka aplikasi virtualbox. Maka akan muncul halaman utama virtualbox seperti pada gambar
di bawah ini. Selanjutnya klik tombol Baru.

2. Kemudian akan muncul layar kerja baru seperti pada gambar di bawah ini. Yang harus kamu
lakukan pada tahap ini adalah membuat nama file penyimpanan virtualbox, memilih type
sistem operasi yang akan diinstal dan memilih versi sistem operasi berapa yang akan
diinstal.

Pada kotak Name isikan nama file virtualbox yang nantinya akan disimpan. Diisikan sesuai
dengan keinginan teman-teman saja, bebas kok yang penting mudah diingat. Pada tutorial kali ini
kami beri nama Windows 10.

Pada kotak pilihan Type pilih Microsoft Windows.

Pada kotak pilihan Versi pilih Windows 10 (32 bit atau 64 bit). Bebas memilih antara 32 bit
atau 64 bit, sesuaikan saja dengan file ISO yang kamu miliki. Untuk tutorial ini kami
menggunakan windows 10 yang 64 bit.

3. Setelah semuanya diisi dan dipilih dengan benar, selanjutnya klik tombol Lanjut.

4. Yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengalokasikan berapa ukuran memori (RAM) yang

digunakan untuk menjalankan aplikasi virtual ini. Sebaiknya menggunakan setengah dari ukuran
RAM komputer kamu. Untuk keterangan lebih jelasnya sudah ada pada gambar di bawah ini.

5. Setelah menentukan ukuran memori (RAM) yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi
virtual ini, klik tombol Lanjut.

6. Langkah selanjutnya adalah membuat hard disk virtual untuk mempermudah proses
penginstalan nantinya. Pilih opsi Buat hard disk virtual sekarang.

7. Setelah memilih opsi di atas, lanjutkan dengan mengklik tombol Buat.

8. Kamu disuruh untuk memilih tipe berkas hard disk, pilih tipe VDI (Virtualbox Disk Image)
yang merupakan default-nya.

9. Setelah memilih opsi di atas, selanjutnya klik Lanjut.

10.Agar lebih mempermudah pada saat penginstalan berlangsung, opsi yang harus dipilih adalah
Dialokasikan secara dinamik.

11. Klik Lanjut.

12. Ketahap selanjutnya, yaitu memilih lokasi penyimpanan file virtualbox. Klik pada icon
folder kemudian tentukan lokasi penyimpanan file virtual ini, jika sudah klik Save.

13. Jangan lupa untuk menentukan ukuran hard disk virtual. Disarankan minimal ukuran hard
disk virtual sebesar 32GB dan boleh lebih sesuai dengan keinginan teman-teman. Untuk tutorial
ini kami memberikan ukuran hard disk virtual sebesar 150GB (tidak harus sama). Selanjutnya
klik tombol Buat.

14. Sebuah file virtual dengan nama windows 10 telah selesai dibuat. Langkah selanjutnya
adalah mengklik tombol Mulai yang ada icon panah kanan berwarna hijau itu.

15. Selanjutnya adalah memasukkan file ISO windows 10. Klik icon folder.

16. Kemudian cari file ISO windows 10 yang ada dikomputer kamu. Klik file ISO windows 10
tersebut dan klik tombol Open.

17. File ISO windows 10 telah berhasil dimasukkan dan selanjutnya penginstalan windows 10
akan dimulai, langsung saja klik tombol Mulai.

18. Proses penginstalan windows 10 akan segera dimulai. Gambar di bawah ini menunjukkan
proses loading dari windows 10.

19. Selanjutnya akan muncul layar kerja untuk mengatur bahasa penginstalan, format waktu
dan mata uang, serta metode input keyboard. Untuk setting yang perlu dirubah adalah pada
bagian Time and currency format (format waktu dan mata uang) dirubah menjadi Indonesian.

20. Setelah pengaturan di atas selesai, selanjutnya klik tombol Next.

21.Selanjutnya klik tombol Install now.

22. Selanjutnya kamu akan diminta untuk mengisikan Product Key asli windows 10. Nah, jika
kamu tidak mempunyai product key asli windows 10 ini, kamu dapat melewati tahap ini dengan
mengklik tombol Skip.

23. Disini kami mempunyai product key asli windows 10 dan langsung dituliskan pada kotak
yang telah disediakan. Apabila telah selesai mengisikan product key, langsung saja klik tombol
Next.

24. Akan muncul ketentuan/persyaratan instal windows 10 dari Microsoft. Ketentuan ini
dituliskan dalam bahasa inggris dan jika kamu ingin membacanya, silahkan saja karena akan
lebih baik jika kamu memahami isi dari semua teks tersebut. Apabila kamu tidak membacanya,
ya tidak apa-apa sih. Langsung saja centang pada opsi I accept the license terms. Artinya kamu
menyetujui semua ketentuan dan persyaratan dari Microsoft. Lalu klik tombol Next.

25. Kemudian akan ada dua opsi pilihan, yaitu Upgrade dan Custom. Upgrade digunakan untuk
memperbarui windows sebelumnya yang terinstal di komputer kamu. Sedangkan Custom
digunakan untuk melakukan penginstalan ulang secara keseluruhan.

26. Untuk menginstal ulang windows 10 pilih opsi yang kedua, yaitu Custom : Install Windows
only (advanced).

27. Akan muncul pemberitahuan mengenai hard disk dan tentunya masih dalam keadaan kosong.
Yang harus dilakukan adalah membuat partisi atau membagi ukuran harddisk menjadi beberapa
bagian. Minimal membuat 2 partisi dan bisa lebih juga tergantung keinginan kamu.

28. Pada tutorial ini kami membuat 2 partisi, partisi pertama digunakan untuk menyimpan filefile sistem operasi windows 10. Sedangkan partisi kedua digunakan untuk menyimpan data-data
penting kamu nantinya. Buat terlebih dahulu partisi pertama dengan mengklik New, selanjutnya
tentukan ukuran pada partisi pertama ini. Apabila kamu akan menginstal windows 10 (32 bit)
maka ukuran/kapasitas minimumnya adalah 16 GB, sedangkan Apabila kamu akan menginstal
windows 10 (64 bit) maka ukuran/kapasitas minimumnya adalah 20 GB. Ukuran segitu hanya
dapat menyimpan file-file sistem operasi. Jika nantinya kamu akan menginstal banyak aplikasi,
maka sebaiknya memberikan ukuran yang lebih besar. Sebenarnya tergantung kebutuhan kamu
sendiri. Pada tutorial ini kami memberikan ukuran 100GB pada partisi pertama. Kemudian
langsung saja klik tombol Apply.

29. Apabila muncul layar pemberitahuan seperti pada gambar di bawah ini, klik saja OK.

30. Partisi pertama telah selesai dibuat dan tentunya masih ada sisa sekitar 50GB yang masih
free. Ini nantinya akan dijadikan untuk partisi yang kedua.

31. Klik pada bagian partisi yang masih kosong.

32. Untuk membuat partisi yang kedua klik New, selanjutnya tentukan ukuran dan kemudian klik
Apply.

33. Dua buah partisi telah selesai dibuat dengan masing-masing berukuran 100GB dan 50GB.

34. Klik pada bagian partisi pertama yang ditujukan untuk menyimpan file-file penginstalan
sistem operasi. Kemudian klik tombol Next. Proses penginstalan akan segera dimulai.

35. Proses penginstalan dimulai dan tunggu proses ini hingga benar-benar selesai hingga
nantinya melakukan Restart secara otomatis.

36. Sistem akan restart secara otomatis apabila proses di atas telah selesai.

37. Masih ada proses selanjutnya dan tunggu saja sampai benar-benar selesai.

38. Selanjutnya klik pada Use Express settings.

39. Kemudian sistem akan bertanya siapakah yang memiliki PC ini? Nah, kamu akan diberikan 2
opsi jawaban. Opsi yang pertama menyatakan bahwa PC ini milik kantor atau sekolah dan untuk
opsi yang kedua menyatakan bahwa PC ini milik kamu sendiri. Jadi pilihlah opsi yang sesuai
dengan keadaan teman-teman ya.

40. Karena kami disini menginstal komputer milik sendiri, maka kami pilih opsi yang kedua,
yaitu I own it. Kemudian klik tombol Next.

41. Selanjutnya kamu akan diminta login dengan menggunakan akun Microsoft. Jika kamu telah
mempunyai akun Microsoft, maka langsung saja login menggunakan akun tersebut. Apabila
kamu belum mempunyai akun Microsoft, maka kamu bisa mendaftar terlebih dahulu. Untuk
layar kerja pendaftaran akun Microsoft akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Isikan semua
kotak yang tersedia dengan benar. Untuk email bisa menggunakan gmail yang telah kamu miliki.
Setelah selesai mengisi semuanya, klik tombol Next.

42. Kemudian kamu akan disajikan 2 opsi. Untuk opsi pertama jika diterjemahkan kedalam
bahasa indonesia berarti meningkatkan pengalaman saya online dengan membiarkan iklan
microsoft menggunakan informasi account. Anda dapat mengubah pengaturan ini setiap
saat. Sedangkan untuk opsi kedua berarti Kirimi saya menawarkan promosi dari microsoft.
Anda dapat berhenti berlangganan setiap saat. Nah itulah kira-kira arti dari kedua opsi
tersebut. Disini kami tidak mencentang kedua opsi tersebut, jika teman-teman ingin mencentang
salah satu atau bahkan keduanya, ya silahkan saja tidak akan berpengaruh ke sistem nantinya.

43. Kemudian membuat PIN keamanan. Disini kamu bebas memilih, apakah komputer kamu
mau diberi PIN keamanan atau tidak. Jika tidak mau diberi PIN keamanan, langsung saja klik
tombol Skip this step.

44. Disini kami akan membuat PIN keamanan. Langsung saja klik Set a PIN.

45. Masukkan PIN berupa angka, usahakan angka yang rumit dan susah ditebak orang.

46. Setelah selesai membuat PIN klik OK.

47. Langsung saja klik tombol Use Cortana.

48. Selesai deh dan kamu akan langsung berada di tampilan utama windows 10.

Sekian dulu tutorial belajar menginstal windows 10 di virtualbox. Semoga apa yang kami
sajikan memberikan informasi dan pelajaran yang bermanfaat. Jika masih ada yang kurang jelas
mengenai tutorial di atas, teman-teman dapat menanyakannya dengan cara berkomentar pada
artikel ini. Sekian dan terimakasih dan semoga hari-hari teman-teman selalu bahagia, Amin.