Anda di halaman 1dari 2

C.

Tanda Bahaya Trimester III (3 Bulan ketiga / Usia kehamilan 9 bulan)


Trimester III adalah usia kehamilan 7-9 bulan atau kehamilan berusia 29-42 minggu.
Tanda bahaya kehamilan trimester III meliputi :
a.

Penglihatan kabur

Penglihatan menjadi kabur dan membayang dapat di sebabkan oleh sakit kepala yang
hebat sehingga terjadi oedema pada otak dan meningkatkan resistensi otak yang
mempengaruhi sistem syaraf pusat yang dapat menimbulkan kelainan serebral (nyeri
kepala, kejang) dan gangguan penglihatan. Perubahan penglihatan atau pandangan kabur
dapat menjadi tanda preeklamsia. Masalah visual yang mengidentivikasikan keadaan
yang mengancam jiwa adalah perubahan visual yang mendadak, misalnya penglihatan
kabur atau membayang, melihat bintik-bintik (spot), berkunang-kunang. Selain itu
adanya skotama, diplopia dan ambiliopia merupakan tanda-tanda yang menunjukan
adanya preeklamsia berat yang mengarah pada eklampsia. Hal ini di sebabkan adanya
perubahan peredaran darah dalam pusat penglihatan di korteks cerebri atau didalam retina
( oedema retina dan spasme pembuluh darah ) (uswhaaja, 2009: 5)
1) Penanganan Umum
a) Jika tidak sadar atau kejang segera dilakukan mobilisasi seluruh tenaga yang ada
dan menyiapkan fasilitas tindakan gawat darurat
b) Segera dilakukan penilaian terhadap keadaan umum termasuk tanda-tanda vital
sambil menanyakan riwayat penyakit sekarang dan dahuludari pasien atau
keluarganya (Saifuddin,2009:33)
2) Komplikasi
Komplikasi yang ditimbulkan antara lain :
a) Kejang
b) Eklampsia
b. Gerakan Janin Berkurang
Ibu tidak merasakan gerakan janin sesudah kehamilan 29 minggu atau selama
persalinan
1) Penangan umum
a) Memberikan dukungan emosional pada ibu
b) Menilai denyut jantung janin (DJJ) :
Bila ibu mendapatkan sedative, tunggu hilangnya pengaruh obat, kemudian
nilai ulang

Bila DJJ tidak terdengar minta beberapa orang mendengarkan menggunakan


stetoskop doppler. (Saifuddin, 2002:109)
2) Komplikasi
Komplikasi yang timbul adalah IUFD dan Featal Distress 3
c. Kejang
Pada umumnya kejang didahului oleh semakin memburuknya keadaan dan terjadinya
gejala-gejala sakit kepala, mual, nyeri ulu hati, sehingga muntah. Bila semakin berat,
penglihatan semakin kabur, kesadaran menurun kemudian kejang. Kejang dalam
kehamilan dapat merupakan gejala dari eklampsia
Penanganan
Baringkan pada sisi kiri tempat tidur, arah kepala ditinggikan sedikit untuk
mengurangi kemungkinan aspirasi secret, muntahan atau darah
Bebaskan jalan nafas
Hindari jatuhnya pasien dari tempat tidur
Lakukan pengawasan ketat
(Saifuddin, 2009:34)