Anda di halaman 1dari 5

GTIBERITUR KALIMAITTAIT TEI{GATI

PERATI'RAT{ GI'BERIWIR KALIMAITTAIT TEI{GAH

iloMoR 22 TAHrrlr 2016

?E!{TAI{G
UPAII MII'IIMUM PROVII{SI DAI{ I'?AII MII{IMUM SEKTORAL
PROVIT$I TATIUI{ ?,OL7 PRO\RI{SI IIALI*IAITTAIY TEI{GAH
DEI{GAIY RAII}IJtrT TIIIIAI{ YAITG MAHA ESA

GUBERI{UR I{ALIMAITTAIT TEIITGA}I,

Menimbang

a. bahwa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekeda


dan untuk meiindungi upah pekerja perlu mendorong
peningkatan peran serta pekerja dalam melaksanakan
prCIses produksi meialui mekanisme penetapan upah
minimum yang didasarkan pada nilai Kebutuhan Hidup
Layak (KHL) dengan mempertimbangkan produktivitas dan
pertumbuhan ekonomi serta rekomendasi dari Dewan
Pengupahan Provinsi Kalimantan Tengah;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, perlu menetapkan peraturan Gubernur

tentang Upah Minimum Provinsi dan Upah Minimum


Sektoral Provinsi Tahun 2Ot7 Provinsi Kalimantan Tengah;

Mengingat

1.

undang-undang Nomor 21 Tahun 1958 tentang penetapan


UndangUndang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 tentang
Pembentukan Daerah swatantra Tingkat i Kalimantan
Tengah dan Perubahan Undang-Undang Nomor 25 tahun
1956 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Sw-atantra
Tingkat I Kaiimantan Barat, Kalimantan Selatan dan
Kalimantan Timur (l,embaran Negara Republik Indonesia
tahun 1957 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara
Repubiik Indonesia Nomor l294l Sebagai Undang-Undang
(i,embaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomoi
62, Tambahan lxmbaran Negara Republik Indonesia Nomor
1622];

2.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang


Ketenagakerjaan (iembaran Negara Republik Indonesii
Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan L,embaran Negara
Republik indonesia Nomor a77g\;

3. Undang-Undang

Nomor 23 Tahun ZOl4

tentang

Pemerintahan Daerah {I*mbaran Negara Republik


Indonesia Tahun 2a14 Nomor 244, Tambahan Lembaran

{egara Republik Indonesia Nomor ssgz} sebagaimana telah

diubah beberapa kali terakhir dengan uridang-undang


Nomor 9 Tahun 2ols tentang perubahan Kedua Atai
Undang-Undang Nomor 2Z Tahun 2A1.3 Tentang
Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republil
indonesia Tahun 201s Nomor 5g, ?ambirran Lembaran
Negara Republik indonesia Nomor 5GZ9);

4, Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tenrang


Pengupahan {Lembaran Negara Republik indonesia Tahun
20i5 Nomor 237, Tambatran kmbaran Negara Republik
Indonesia Nomor 57a7\
5. Keputusan Presiden
Dewan Pengupahan;

Nomor 1,AT Tahun 2004 tentang

6. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor :


KEP. 231 / MEN I 2OO3 tentang Tata Cara Penangguhan
Pelaksanaan Upah Minimum;
7. Peraturan Menteri Tenaga Keq'a dan Transmigrasi Nomor 7
Tahun 2013 tentang Upah Minimum (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2A13 Nomor 12391;
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2OL6
Tentang Kebutuhan Hidup t ayak (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2016 Nomor 948);

9. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 6


Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas
Daerah Frovinsi Kalimantan Tengah {Lembaran Daerah
Frovinsi Kalimantan Tengah Tahun 2008 Nomor 6,
Tambahan Lcmbaran Daerah Provinsi Katimantan Tengah
Nomor 14) sebagaimana teiah beberapa kali diubah
terakhir dengan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan
Tengah Nomor 9 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua
Atas Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor
6 Tahun 2OOA tentang Organisasi Tata Kerja Dinas Daerah
Provinsi Kalimantan Tengah {i,embaran Daerah provinsi
Kalimantan Tengah Tahun 20i3 Nomor 9, Tambahan
Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 66i;

$IE!,IUTUSI(A!I:
Menetapkan

PERATT'RAIT GT'BERITUR TET{TAI{G IIPATI UffIMUM


PROVIII|SI DAIT I'PAII IUII{IMINI SEKTOBAI" PROVIilSI
TA}IUT 2OI7 PROVIITSI I(ALIMAIYTAIT TEITGAII.
Pasal

Dengan Peraturan Gubernur ini ditetapkan Upah Minimum


Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Frovinsi (UMSP)
Tahun 2OL7 di Provinsi Kalimantan Tengah.
Paeal 2

(1) Besarnya Upah Minimum sebagaimana dimaksud dalam


l,ampiran sebagai
fasal 1 sebagaimana tercantum pada
bagran yang tidak terpisahkan dari peraturan Gubernu,
ini.

(2) Upah Minimum sslagaimana dimaksud pada ayat (1),


hanya berlaku bagi pekerja yang mempunyai maja kerja
kurang dari 1 (satui tahun.

Pasal 3
{1)

Perusahaan yang telah memberikan Upah lebih tinggi dari


ketetapan Upah Minimum sebagaimana dimaksud datam
Pasal 2, dilaralg mengurangi atau menurunkan upah.

t2)

Perusahaan dilarang membayar upah lebih rendah dari


ketetapan Upah Minimum sebagaimana dimaksud dalam
Pasa1 2.

Passl 4

Bagi pekerja dengan masa keg'a I (satui tahun atau lebih


tetapi upahnya sarna atau lebih tinggr dari UMP/UMSP yang
berlaku, maka peningkatan upah pekerja tersebut
dirundingkan secara Bipartit antara pengusaha dengan

peke{a atau serikat pekerja di perusahaal

yang

bersangkutan.

Pasel 5

(1i Upah Minimum wqjib dibayar bulanan kepada pekerja.


{2) Berdasarkan kesepakatan antara pekerja

atau serikat
pekerja dengan pengusaha, upah minimum dapat
dibayarkan mingguan atau 2 {dua) mingguan dengan

ketentuan perhitungan Upah Minimum didasarkan pada


upah bulanan,
Pasal 6

(1) Bagi peke{a dengan sistem kerja borongan atau sistem


harian lepas yang dilaksanakan 1 {satu} bulan dan paling
lama 12 (dua beias) buian, upah rata-rata sebulan
serendah-rendahnya sebesar upah minimum yang
dilakeanakan di perusahaan yang bersangkutan.
{2) Upah pekeq'a harian lepas, ditetapkan secara bulanan
yang dibayarkan berdasarkan jumiah hari kehadiran
dengan perhitungan upah sehari:
a. bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 6 (enam)
hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 25 (dua
puluh iima); dar:
b. bagi perusahaan dengan sistem waktu kerja 5 (lima)
hari dalam seminggu, upah bulanan dibagi 2i {dua
puluh satu).
Pascl ?

Bagi perusatraan yang tidak mampu melaksanakan Upah


Minimum sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dapat
mengajukan penangguhan pelaksanaan Upah Minimum
kepada Gubernur Kalimantan Tengah melalul Kepala Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Frovinsi Kalimantan, sesuai
ketentuan dalam Keputusan Menteri ?enaga Keda dan
Transmigrasi Nomor : KEp. 23L / MEN / 2005 tentang ?ata
Cara Penangguhan pelaksanaan Upah Minimum.

f*sal

Peraturan Gubernur ini muiai bertaku pada tanggal


201V.

Januari

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan


pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan

penempatannya dalam Berita Daerah R-ovinsi xatimantan

Tengatr.

di Palangka Raya
It 18 Oktober 2016

di Palangka Raya
Olctober 2016

t-'.,-tr8
=...'.1

DATRAII
AlT TEil5OAII,

22

LAIITPIRAI| PERATURAN EI'BERIIIUR I{ALIIIAHTAIT ?EIICAII

$o},toR

22 TAIIUT 2016
TA!{GCAL 18 OKTOBER 2016

ITPAII lltnfi!fiuM PROVTUST {UMp} DAn


IIPAII MIIfl*IUM SEKTORAL PROVIISi PTUSTITAH{'IT zAL?

r.

UPAH IUnYTMUM PRO\rIIYST {UMPI

ro

UMP 2017
SEBIILAIT

PROVIITSI

Kalimantan Tengah

2.222.986,-

rL upAII MrIUMUM SEI{TORAL pROVIfiSI {UlUSp}


uMsP 2At7
SEBIILAI{

I{AIITA SEITTORAL

Sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan.,


Perburuhan dan Perikanan
(12) Perkebunan dan Hutan Tanaman
Industri (HTi l

2.289.676,-

{15200) Penebangan Kayu ( Logging

2.289.676,-

Sektor Indusiri Pengolahan

2.299.676,-

Sektor Konstruksi/ Bangunan

2.31 1.905,-

Sektor Pertambangan dan penggalian

2.334.135,-

Sektor Jasa

2.289.676,-

Sektor Listrik, Gas dan Air

2,311.905,-