Anda di halaman 1dari 2

NEGERI SETELAH WALI

Karya Mohamad Dahlan


Sehalaman waktu telah bersekutu
Mengumpulkan selaksa sadar yang terpaku
Bersama dengan bising pekik jeritan
Tergelarlah sidang para setan
Lantang tegap Iblis memimpin sidang
Menantang siapapun yang menghadang
Wahai anggota dewan sidang
Luluh lantakkan negeri ini hingga meradang
Rasuki jiwa kosong para pemburu uang
Nina bobokkan rakyatnya hingga tenang
Jadikan pejabatnya semakin garang
Ramailah warga berpesta
Mengumbar nafsu menjelma bencana
Kemaksiatan mulai merajalela
Siapakah ia yang berwajah cerah nan kharisma
Memporakporanda sidang laknat berlabel mulia
Memungut dosa negeri atas penguasa
Menggantinya dengan doa bijaksana
Santri Suci Perkasa !
Telah diperintah sejuta pendosa membungkamnya
Titah Iblis pada para pemuja berhala
Di setiap ibadah dan nafasnya
Menyelinap bau neraka membujuknya
Bergetarlah nyali santri terganggu
Tersimpuh di atas sajadah, tangisnya menderu
Telah teracuni negeri ini dengan janji palsu
Dibius halus anggota Dewan yang tampak lugu
Tak kan kurelakan ibu pertiwi termangu
Meski tubuh menjadi abu
Tersiar kabar hingga seluruh negeri
Para santri tegak berdiri
Menantang Sidang sepenuh hati
Dipilihnya udara sebagai senjata
Terbalut bacaan Al isti'adzah di sela-selanya
Menerjang barisan kokoh pendosa
Yang tetap saja bangga di atas nistanya
Sementara para setan angkuh betanya;
Bagaimana bisa manusia mencipta insyaf yang nyata

Negeri setelah wali


Huru hara di sana sini
Kemaksiatan merajai
Jiwa penghuninya seperti mati suri
Santri Suci Perkasa
Masih tak berputus asa
Berjejer waspada nan tersiaga
Menawarkan damai dengan doa
Hingga rahmat Illahi tersebar manja
Batang ilalang mengayun santai
Tersiram doa santri terdengar damai
Sebuah negeri asri nan permai
Indonesia. Menjelma nama yang tersemai

Kemranjen, 02 Oktober 2016