Anda di halaman 1dari 27

2.

Daun cingcau: Bermanfaat untuk mengobati sakit perut, hipertensi, demam, mengendurkan otot, mengobati
tumor ganas, kanker ginjal, antiradang, hipertensi, vertigo, kolesterol dan maag yang kronis.

3.Daun Dewa (Gynura divaricata): Daun dewa sebagai obat analgesik (meredakan rasa nyeri), antiInflamasi
(anti radang), melancarkan sirkulasi darah, menurunkan tekanan darah tinggi, luka memar, pereda rasa
nyerin, anti radang, menghentikan pendarahan, penurun panas, kencing manis atau diabetes mellitus dan sebagai
pembersih racun dalam tubuh.

4.Sambiloto: Bermanfaat untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan
panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun. Kandungan senyawa kalium
memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun
sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang
sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid. 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air
rebusannya.

5.Beluntas: Tanaman ini berkhasiat untuk meningkatkan nafsu makan, membantu melancarkan pencernaan,
meluruhkan keringat, menghilangkan bau badan dan bau mulut, meredakan demam, nyeri tulang, sakit pinggang,
dan keputihan. Kadar minyak atsiri daun beluntas 5% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus
aureus, sedangkan pada kadar 20% dapat menghambat pertumbuhan bakteri Escherechia coli.

6.Daun Jarak: Bermanfaat untuk menyembuhkan gatal-gatal, koreng, jamur pada kaki, dan luka berdarah. Selain itu
tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bengkak akibat terpukul, terkilir, dan rematik. Daun jarak pagar
juga bisa digunakan untuk mengatasi perut kembung pada anak. Dengan penggunaan yang hati-hati, daun jarak
pagar bahkan dapat digunakan sebagai obat pencahar ringan. Minyak yang terbuat dari biji jarak, digunakan untuk
mengatasi gangguan pada kulit, bengkak, maupun terkilir.

7.Keji Beling: Bermanfaat sebagai obat disentri, diare (mencret), obat batu ginjal serta dapat juga sebagai
penurun kolesterol, mengatasi tubuh yang gatal kena ulat atau semut hitam, mengatasi kencing manis, penyakit liver
(sakit kuning), ambien (wasir) dan maag.

8.Temu Lawak: Bermanfaat untuk anti inflamasi (anti radang), anti hepototoksik
(anti keracunan empedu), hepatoprotektor (mencegah penyakit hati), menurunkan kadar
kolesterol, anti inflamasi (anti radang), laxative (pencahar), diuretik (peluruh kencing), dan
menghilangkan nyeri sendi.

9.Kumis Kucing: Bermanfaat untuk mengobati encok, masuk angi, sembelit, radang ginjal, batu ginjal, kencing
manis, reumatik, menurunkan kadar glukosa darah. Kumis kucing juga digunakan sebagai antibakteri.

10.Lidah Buaya: Bermanfaat mengobati diabetes mellitus, serangan jantung, radang tenggorokan, ambeien,
sembelit, penurun kadar gula darah, penyubur rambut, batuk (yang membandel), radang tenggorokan, salit kepala,
pusing, kejang pada anak, kurang gizi, muntah darah, kencing manis, wasir, peluruh haid, luka terpukul, dan luka
bakar.

Belimbing Wuluh

belimbing wuluh mimbaruntan.com


Jangan bayangkan belimbing ini mempunyai bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing wuluh yang dikenal
juga dengan sebutan belimbing sayur karena sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberikan rasa
asam yang kuat.
Fungsi lain dari belimbing wuluh selain sebagai bumbu masakan adalah untuk obat tradisonal. Mulai dari buah,
batang, daun dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi
berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

Temu Lawak

Tanaman Obat Temu Lawak apotikumy.blogspot.com


Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian
yang sering dimanfaatkan adalah bagia akar atau sering jug disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering
diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.
Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan
jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan
tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan
semakin terasa.

Lidah Buaya

Manfaat Tanaman Lidah Buaya viva.co.id


Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups,boleh dibilang kalau lidah
buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk
kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengoati berbagai
penyakit.
Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang
tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini. Jadi pastikan
dipekarangan rumah Anda ada tanaman obat yang satu ini ya.

Tanaman Obat Kumis Kucing

Tanaman Obat Kumis Kucing


wikipedia.org
Kumis kucing sudah tidak saing lagi di Indonesia. Tanaman yang mempunyai nama latin Orthosiphon aristatus ini
sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman ini
bisa dijadikan bahan untuk membuat ramuan herbal dengan racikan dan takaran tertentu sehingga menjadi obat
yang sangat ampuh.
Manfaat dari tanaman ini yang paling terkenal adalah sebagai obat kencing batu. Tanaman ini akan meluruhkan
kencing batu sehingga bisa melancarkan saluran kemih. Selain itu tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati
rematik, asam urat, batuk, masuk angin, diabetes, dan hipertensi.

Keji Beling dan Khasiatnya

Tanaman Obat Keji Beling


jamunusantara.com

Tanaman keji beling sangat terkenal di kalangan ahli herbal. Tanaman yang bayak tumbuhh di pekarangan rumah ini
memiliki beragam manfaat, apalagi bagian-bagian tanaman ini hampir semua bisa dimanfaatkan. Daun keji beling
banyak mengandung zat penting seperti fosfor, natrium, kalsium dan kalium. Bagian akarnya banyak mengandung
polifenol dan flavonoid sedangkan bagian batang mengandung saponin dan tanin.
Manfaat tanaman keji beling bisa digunakan sebagai obat batu ginjal, diare, menurunkan kolestrol, liver, maag, dan
mengobati kencing manis. Salah satu keuntungan mengetahui tanaman obat dan khasiatnya akan mempermudah
Anda dalam memilih obat dari penyakit yang diderita.

Daun Jarak

Khasiat dari Daun Jarak pixabay.com


Sejak zaman dahulu daun jarak sudah digunakan sebagai obat herbal. Tidak heran bila tanaman ini dimasukan
dalam jenis tanaman apotik hidup. Daun, buah, bahkan biji jarak dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Tidak
heran dahulu para penjajah berebut tanaman ini untuk dibawa ke negara meraka.
Daun jarak memiliki khasiat untuk mengobati penyakit gatal-gatal, luka berdarah, jamur pada kulit, rematik, dan
bengkak karena luka. Selain itu tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati perut kembung pada anak.
Sungguh luar biasa tanaman obat dan khasiatnya bisa dijadikan obat alternatif.

Daun Beluntas

Tanaman Obat dan Khasiat Daun Beluntas


loexie.wordpress.com
Tanaman obat yang satu ini memang sudah dikenal oleh banyak orang, tetapi hanya sedikit yang mengetahui
manfaat dari tanaman beluntas. Sifat tanaman yang mempunyai banyak cabang dan daun ini sering dijadikan
sebagai pagar taman yang indah.
Daun beluntas ini bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal yang ampuh untuk mengatasi bau badan, pegel linu,
menghilangkan bau mulut, mengobati keputihan, mengobati rematik, perut kembung, dan mengilangkan nyeri
pinggang. Hem,, banyak juga ya manfaat tanaman satu ini.

Tanaman Obat Sambiloto dan Khasiatnya

Tanaman Sambiloto peterparkerblog.com


Sambiloto merupakan tanaman herbal yang sudah digunakan sejak dulu untuk mengobati berbegai penyakit.
Tanaman yang memiliki nama latin Green chiretta berasal dari negara India dan Srilangka. Saat ini tanaman ini
tumbuh subur di berbagai daerah tropis seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan beberapa negara di Benua
Amerika.
Daun sambiloto bisa digunakan sebagai obat untuk menurunkan panas badan, memperlancar air seni, obat sakit
perut, dan untuk mengobati kencing manis. Dalam sebuah penelitian air hasil rebusan daun sambiloto bisa
digunakan untuk menurunkan kadar gula sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.

Daun Dewa

Daun Dewa sebagai Tanaman Obat


bintang.com
Pernahkah Anda mendengar tanaman daun dewa? Bukan daun khusus untu dewa ya, tapi daun dewa adalah salah
satu tanaman apotik hidup yang banyak digunakan untuk obat herbal. Jenis tanaman ini biasanya tumbuh subur pada
daerah yang memiliki ketinggian 200-800 di atas permukaan laut. Masyarakat di Jawa menamai tanaman ini dengan
sebutan daun sabung nyowo (daun penyambung nyawa).
Daun sambung nyowo, yups seperti nama yang diberikan tanaman ini memang memiliki beragam manfaat salah
satunya mengobati penyakit kronis. Jenis penyakit yang bisa diobati dengan daun ini adalah kanker, tekanan darah
tinggi, wasir, diabetes militus, dan pendarahan. Selain itu tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati luka
memar, pembersih racun, serta berbagai manfaat lainnya.

Daun Cincau

Manfaat Daun Cincau


manfaatdaunsirsaksehat.blogspot.com
Daftar tanaman obat dan khasiatnya yang terakhir adalah daun cincau. Tentu Anda sudah tidak asing dengan
tanaman ini bukan? Ya, tanaman yang sering diolah menjadi cendol ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan
tubuh. Daun cincau pada umunya ada 2 jenis yakni yang berwarna hijau dan hitam, keduanya memiliki rasa yang
sama-sama lezat.
Manfaat dari tanaman obat yang satu ini adalah sebagai obat demam, obat diabetes militus, radang lambung, dan
mengobati sakit types. Sungguh luar biasanya bukan? Mungkin inilah tanaman obat yang memiliki rasa yang lezat,
hehehe.

Tanaman Obat Ajeran

Tanaman Ajeran flickriver.com


Mungkin Anda tidak terlalu asing dengan tanaman obat ini, karena memang tanaman mudah ditemukan. Tapi
mungkin Anda juga tidak akan menyangka bahwa tanaman ajeran bisa digunakan sebagai obat. Ya, hal itu karena
tanaman ini awalnya merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di sekitar kebun dan pagar.
Ajeran mempunyai nama latin Bidens pilosa L masih satu kerabat dengan tanaman jenis Labiatae. Di setiap daerah
tanaman ini mempunyai nama yang berbeda-beda, di Jawa dikenal dengan nama ketul, Sunda : Ajeran Malaysia :
Kancing Baju dll.
Manfaat dari daun ajeran adalah untuk menurunkan demam dengan cara merebus dan meminum air rebusannya.
Selain itu bisa juga digunakan untuk mencuci mata, caranya dengan merebusnya kemudian tunggu sampai air
rebusan dingin baru digunakan untuk mencuci mata.

Apotik Hidup Akar Alang-alang


Akar Alang-alang tokopedia.com

Alpukat pixabay.com
Kalau tanaman ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi kan? Ya, buah alpukat bisa dibilang sebagai buah dengan sejuta
manfaat. Buah ini sering digunakan untuk masker kecantikan dan juga bahan obat.Selain sebagai obat, alpukat juga
sering dibuat minuman jus dengan rasa yang sangat lezat.
Manfaat dari alpukat diantaranya adalah untuk mengobati penyakit diambetes, pencegahan penyakit kanker,
menurunkan kolestrol, kesehatan jantung, mngobati sakit maag dan juga sebagai minuman kesehatan yang
mengandung berbagai vitamin.

Tanaman Obat Daun Adas

Tanaman Obat Daun Adas


carasehat.co.id
Untuk masyarakat Jawa khususnya daerah Jogja tentu sudah tidak asing lagi dengan daun adas. Masyakat yang
tinggal di daerah tersebut sering menanam daun adas di halaman atau belakang rumah sebagai tanaman obat
keluarga atau biasa disebut TOGA.
Selain sebagai tanaman obat, daun adas juga sering digunakan sebagai rempah untuk bumbu masakan. Daun adas
mengandung banyak sekali nutrisi yang baik untuk tubuh diantaranya Vitamin C, Vitamin B6, Vitamin E, Anisaldehida
dan masih banyak lagi yang lainnya.
Manfaatnya untuk kesehatan bisa digunakan untuk mengobati anemia, mengatasi sembelit,mengobati sakit jantung,
mencegah kanker, mengobati diare, melancarkan haid, mengobati sakit mata, obat sesak nafas dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Adem Ati

Adem Ati tanamanalam.blogspot.com


Tanaman obat mempunyai nama lati Simplisia Litseae glutinosae Radix. Tanaman ini berupa tanaman pohon yang
bisa tumbuh hingga ketinggian 10 meter. Tidak hanya daunnya, kulit serta akar tanaman ini juga bisa digunakan
sebagai bahan membuat obat.
Tanaman ini mengandung berbagai zat seperti Alkaloid (golongan fenantrena dan aporfina), flavonoida, tanin,
polifenol, dan minyak atsiri. Manfaat dari adem ati adalah untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya adalah
kencing manis, radang usus, luka berdarah dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Daun Pegagan

Daun Pegagan sitkes.com


Manfaat dari daun pegagan belum banyak yang mengetahuinya, tetapi daun ini sudah banyak digunakan sebagai
obat di berbagai dunia. Tanaman ini banyak dijumpai di kawasan Asia Tenggara dan Afrika, habitat hidupnya biasa di
tepi sungai yang tenang.
Daun dan batang merupakan salah satu bagian yang digunakan sebagai obat. Manfaat yang bisa didapatkan dari
tanaman obat ini adalah untuk menyembuhkan luka luar, mengurangi kecemasan, sebagai antioksidan, untuk bahan
obat tradisional dan kontenporer.

Tanaman Obat Daun Tempuyung

Daun Tempuyung faktaherbal.com

Daun Tempuyung merupakan tanaman herbal yang banyak tumbuh di alam liar. Tanaman ini biasa tumbuh di daerah
yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tidak hanya digunakan sebagai obat tradisional, daun tempuyung kini
juga banyak di ekstrak untuk dijadikan obat modern.
Bagian paling berkhasiat pada tempuyung adalah daunnya. Daun tempuyung rasanya pahit, tapi bersifat
mendinginkan. Manfaat dari tanaman obat keluarga ini memiliki banyak sekali manfaat diantarnya untuk mengobati
bisul, kencing batu, darah tinggi, obesitas, radang payudarah, wasir, darah tinggi, dan asam urat.

Tanaman Obat Daun Andong

Daun Andong Merah tanobat.com


Daun andong mempunyai ciri daun lebar dengan carka warna merah kehitaman. Tanaman ini mempunyai bentuk
daun yang indah tidak heran banyak digunakan sebagai tanaman hias daun. Tidak hanya mempunyai bentuk daun
yang indah, ternyata tanaman ini juga memilili beragam manfaat untuk kesehatan.
Manfaat tanaman obat daun andong diantaranya adalah sebagai obat batuk berdarah, urine berdarah, haid terlalu
banyak, obat diare atau disentri, mengatasi wasir, obat luka akibat sengatan binatang berbisa, mengobati radang
gusi.

Tanaman Obat Tradisional Ciplukan

Ciplukan newshub.id
Bagi anak yang lahir di tahun 90-an pasti tidak asing dengan buah ciplukan. Yups, buah yang satu ini merupakan
buah yang tumbuh liar dan bisa didapatkan secara gratis. Buah dengan nama latin Physalis angulata bisa dengan
mudah didapatkan di persawaan atau ladang.
Dewasa ini ternyata buah ini terkanal dengan manfaatnya yang baik untuk kesehatan. Bahkan di salah satu pusat
perbelanjaan buah ini dijual dengan harga 500k/kg. Buah ini ternyata mempunyai khasiat untuk obat untuk penyakit
asma, sakit tenggorokan, mengobati kencing manis, kanker payudara, sakit paru-paru dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Bunga Kenop

Bunga Kenop bibitbunga.com


Bunga kenop sejatinya bukan bunga asli Indonesia, bunga ini berasal dari Amerika dan Asia. Awalnya tanaman ini
hanya digunakan sebagai tanaman hias bunga untuk mempercantik taman depan rumah. Dengan daun berwarna
hijau cerah dan bunga kecil dengan warna ungu membuat bunga ini digandrungi banyak orang.
Selain sebagai tanaman hias, bunga kenop juga termasuk dalam tanaman obat tradisional. Khasiat dari obat
tradisional ini berguna mengobati asma, radang mata, batuk, mimpu buruk; sakit panas, sakit kepala, dan disentri.

Tanaman Obat Cepaka Putih

Cempaka Putih bibitbunga.com


Cempaka putih atau biasa juga disebut dengan kantil merupakan bunga yang mempunyai aroma sangat harum.
Bunga yang mempunyai nama latin Michelia alba ini merupakan bunga khas dari Jawa Tengah. Bunga ini juga sering
digunakan dalam berbagai upacara adat.
Tidak hanya itu tanama cepaka putih ini juga bisa digunakan sebagai tanaman obat yang alami. Salah satu khasiat
dari tanaman obat ini adalah untuk mengatasi bau badan dan ketiak, mengobati masalah vertigo (kepala pusing),
mengatasi sinusitis, mengobati perut kembung, mengobati batuk rejan, mengobati keputihan, dan batuk berdahak.

Tanaman Obat Brotowali

Brotawali sitkes.com
Pasti sudah tahu kan berotowali? Yup, tanaman obat ini sudah sering digunakan sebagai obat tradisional untuk
menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hampir semua bagian dari tanaman ini bisa digunakan sebagai obat
mulai dari daun, batang dan akarnya.
Tanaman ini terkenal dengan rasanya yang sangat pahit. Khasiat dari brotowali yakni bisa digunakan untuk
mengobati rheumatik sendi, rheumatic arthritis, demam kuning, demam, malaria, kencing manis, diabetes, serta
penyakit luar seperti memar, kudis, dan luka.

Daun Benalu

Daun Benalu
pondokibu.com
Benalu merupakan salah satu jenis tanaman parasit yang tumbuh menenpel pada tanaman lainnya. Jadi untuk
menanamnya Anda tidak membutuhkan media tanam seperti tanah atau kompos, cukup tempelkan pada tanaman
pohon maka benalu sudah bisa tumbuh.
Meski dikenal sebagai tanaman penganggu karena menyerap nutrisi dari tanaman lain, ternyata benalu mempunyai
kandungan zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunya bisa mengobati nyeri pinggang, kencing yang tidak
lancar dan juga gangguan pada kelenjar prostat, tumor, amandel kanker, dan juga gangguan pada organ usus.

Tanaman Obat Daun Ceker Ayam

Daun Cakar Ayam


caratono.blogspot.com
Tanaman yang mempunyai nama latin Selaginella doederleinii Hieron ini biasanya tumbuh di daerah teduh dengan
suhu dingin. Mungkin namanya sedikit asing tetapi sebenarnya tanaman ini banyak tumbuh di sekitar kebun dan
pagar. Ceker ayam merupakan tanaman yang sejenis dengan paku-pakuan yang banyak tumbuh di sekitar kita.
Khasiat dari tanaman obat ini adalah untuk antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis), kanker paru,
bronkhitis, tonsilis, batuk, bronkhitis, radang paru, infeksi saluran kencing, tulang patah, koreng, hepatitis, perut
busung dan menghilangkan bengkak.

Tanaman Obat Daun Sisik Naga

Daun Sisik Naga kioasjamu.com


Tanaman sisik naga mempunyai nama ilmiah Drymoglossum piloselloides L. Tanaman ini hidup seperti benalu yakni
menumpang pada tanaman lainnya, yang membedakannya tanaman ini tidak merugikan tanaman yang
ditumpanginya.
Habitat hidup tanaman ini biasanya di daerah lembab, hutan dan sekitar sawah. Bentuk daun kecil yang menyerupai
sisik yang menempel pada kayu sehingga orang-orang menjulukinya sisik naga. Tanaman obat ini juga mempunyai
manfaat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Jenis penyakit yang disembuhkan seperti keputihan (leukore), kanker payudara, perdarahan pada perempuan,
rematik, perdarahan, mimisan, berak darah, sakit perut, disentri, kencing nanah, dan TBC kulit dengan pembesaran
kelenjar getah bening.

Tanaman Obat Patah Tulang

Tanaman Patah Tulang


pertanianku.com
Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Tetapi
dibalik keunikan yang dimiliki tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan terutama obat
tradisional.
Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rhematik, sifilis,
nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan karena getah
tanaman ini mengandung racun.

Biji Mahoni

Biji Mahoni tradisioanalobat.blogspot.com


Pohon mahoni banyak sekali tumbuh di derah Jawa. Ya, batang dari pohon ini banyak sekali dijadikan berbagai
furniture. Tidak hanya batangnya yang bisa dimanfaatkan, biji dari tumbuhan ini juga sangat berguna untuk dijadikan
obat.
Manfaat dari biji mahoni bisa dijadikan salah satu bahan pembuat obat. Jenis penyakit yang bisa diobati dengan biji
mahoni adalah rematik, kurang napsu makan, masuk angin, demam, dan ekzema.

Tanaman Obat Daun Jinten

Daun Jinten sinarharapan.co

Tanaman obat tradisional Indonesia yang terakhir adalah daun jinten. Tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman
rerumputan yang banyak tumbuh liar di sawah atau kebun.
Daun jinten mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan, diantaranya untuk mengobati perut kembung, obat
sakit kepala, mengobati penyakit ayan, menyuburkan ASI, mengobati rematik, serta mengembalikan kekebalan
tubuh.
Itulah 30 tanaman obat dan khasiatnya, semoga bisa menambah pengetahuan bagi Anda yang ingin menggunakan
obat-obatan alami dan menghilangkan ketergantungan terhadap obat kimia. Ingin menggunakan tanaman untuk
mengusir nyamuk? Baca 13 tanaman pengusir nyamuk yang aman untuk kesehatan.
SHARE ONFacebookTwitterGoogle+Pin ItBuffer

Related Posts of "30 Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya untuk


Kesehatan"

Cara Budidaya Bunga Kenanga Beserta dengan Manfaatnya


Contents1 Cara Menanam Bunga Kenanga1.1 Memilih Lokasi Tanam1.2 Memilih Bibit Bunga Kenanga1.3
Penanaman Bunga Kenanga2 Manfaat Bunga Kenanga2.1 Bunga Kenanga Sebagai Aromaterapi2.2 Bunga
Kenangan Sebagai Bahan Luluran2.3 Bunga Kenangan Mencegah Bau Badan2.4 Mengobati Batuk dengan Bunga
Kenanga Bunga Kenanga Bunga ini terkenang dengan aromanya yang wangi semerbak. Selain itu bunga kenanga
juga memiliki warna bunga

Kumpulan Gambar Bunga Daisy yang Menarik Hati


Bunga Daisy Sama dengan bunga aster bunga daisy termasuk ke dalam keluarga asteraceae. Kelompok yang
masuk ke dalam keluarga asteraceae merupakan keluarga bunga terbesar dalam segi banyaknya spesies atau jenis
bunga. Bunga ini mempunyai bentuk yang sederhana, dengan bundaran lebar pada bagaian tengah dan dikeliling
pental-pental seperti bunga matahari. Mungkin itulah yang membuat bunga ini dijuluki sunflower. Salah satu

Cara Menanam Bunga Aster dengan 4 Langkah Praktis


Contents1 Cara Menanam Bunga Aster1.1 Pembibitan Bunga Aster1.2 Persiapan Tanam Bunga Aster1.3 Proses
Penanaman Bunga Aster1.4 Perawatan Bungan Aster Bunga Aster Pernahkan Anda memperhatikan taman bunga
di rumah? Mungkin saja di situ ada bunga aster menghiasi taman bunga Anda. Bunga aster atau dikenal dengan
sebutan bunga seruni merupakan jenis bunga yang mempunyai ragam variasi warna

Gambar Berbagai Jenis Bunga Tulip yang Menyejukan Mata


Contents1 Jenis-jenis Bunga Tulip yang Populer di Dunia1.1 Bunga Tulip Double Late1.2 Bunga Tulip Single Late1.3
Bunga Tulip Greigii1.4 Bunga Tulip Darwin Hybrid1.5 Bunga Tulip Triumph1.6 Bunga Tulip Apricot1.7 Bunga Tulip
Kaufmaniana1.8 Bunga Tulip Double Early Bunga Tulip Ketika mendengar bunga tulip biasanya orang akan
terbayang negeri Belanda. Banyaknya lukisan dan gambar bunga tulip

Manfaat Bunga Rosella Untuk Kesehatan


Contents1 Khasiat Bunga Rosella untuk Kesehatan1.1 Menurunkan Tekanan Darah1.2 Manfaat Bunga Rosella untuk
Diet Alami1.3 Meningkatkan Sistem kekebalan1.4 Khasiat Bunga Rosella Sebagai Sumber Antioksidan1.5
Pencegahan kanker Bunga Rosella Khasiat bunga rosella sedang menjadi pembicaraan di kalangan ahli
pengobatan alternatif. Hal itu tidak lepas semakin banyaknya teh herbal yang memanfaatkan bunga rosella sebagai
bahan dasarnya. Bunga rosella

#1 Tanaman Obat Daun Dewa (Gynura divaricata)


Daun dewa mengandung senyawa saponin, flavonoid dan minyak atsiri. Daun dewa berkhasiat untuk
mengobati muntah darah dan payudara bengkak.

Daun dewa bisa juga digunakan untuk melancarkan sirkulasi darah, mengobati luka memar,
menurunkan tekanan darah tinggi, menghentikan pendarahan, pereda rasa nyeri (analgesik), penurun
panas, kencing manis atau diabetes mellitus dan sebagai obat pembersih racun dalam tubuh.
Pengobatan dengan daun dewa bisa dengan daun segar yang disajikan secara langsung atau dalam
bentuk ekstraknya.

TERKAIT

Tanaman Obat Untuk Menyembuhkan Penyakit Ambeien24 Desember 2016

5 Jenis Tanaman Obat Untuk Mengatasi Jantung Koroner24 Desember 2016

Manfaat Kemuning Sebagai Tanaman Obat Untuk Infeksi Saluran Kencing24


Desember 2016

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, ambil tujuh lembar daun dewa yang cukup lebar dan siap
panen, kemudian direbus dengan tiga gelas air sampai tersisa kira-kira dua gelas.
Air rebusan yang tersisa bisa diminumkan dua kali dalam sehari sesudah makan. Atau bisa juga daun
dewa dijadikan sebagai lalapan makan.
Untuk obat luka memar, gunakan daun dan umbi daun dewa seberat 20 gram dan daun daun jarak
yang masih segar 10 lembar. Lalu, haluskan ketiganya sampai halus, setelah itu tapalkan pada daerah
yang memar.
Baca juga : Obat Pelancar ASI Untuk Ibu Menyusui
#2 Tanaman Obat Seledri (Apium graveolens)
Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri mengandung sekitar 16 kalori per
100 gram. Daun seledri selain biasa digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa
digunakan sebagai tanaman obat keluarga.

Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral
dan zat besi.
Beberapa manfaat daun seledri diantaranya dapat mengobati tekanan darah tinggi, mencegah
pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf, mengembalikan nafsu makan
yang hilang, menghindarkan dari kanker perut dll.
Seledri juga bermanfaat untuk menjaga kecantikan wajah, daun seledri yang dikonsumsi bisa
mencegah timbulnya kerutan pada wajah.
Bisa juga digunakan sebagai masker, caranya beberapa daun seledri di iris kecil-kecil lalu
dimasukkan ke dalam mangkuk yang berisi air mendidih. Biarkan selama 15 menit. Setelah harum,
buang daun seledrinya dan air daunnya disimpan di lemari es. Gunakan air daun seledri tadi pada
malam hari sebagai masker.
#3 Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi)
Belimbing sayur atau belimbing wuluh tidak sama dengan buah belimbing, belimbing sayur biasanya
digunakan oleh para ibu untuk memasak.

Setiap bagian dari belimbing wuluh memiliki khasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit dan
bermanfaat juga untuk kecantikan.
Beberapa manfaat dari belimbing wuluh diantaranya untuk mengatasi sariawan, mencegah hipertensi,
mengatasi jerawat, mengatasi panu, mengatasi diabetes, mengatasi sikat gigi, mengobati batuk,
melegakan nafas dan mencaikan dahak.
Untuk mengobati jerawat kamu bisa menggunakan 3 buah belimbing wuluh yang segar, cuci bersih
lalu diberi parut dan beri sedikit garam. Tempelkan hasil parutannya pada area wajah yang
berjerawat. Lakukan dua kali sehari.
Bagi kamu yang sedang menderita penyakit diabetes, kamu juga bisa mencoba pengobatan dengan
belimbing wuluh. Siapkan 6 buah belimbing wuluh yang sudah dilumatkan, lalu rebus dengan
segelas air sampai airnya tersisa setengah. Setelah itu disaring, minum 2 kali sehari.
#4 Tanaman Obat Daun Kelor (Moringa oleifera)
Organisasi Kesehatan Dunia WHO menganjurkan setiap bayi dan anak-anak pada masa pertumbuhan
untuk mengkonsumsi daun kelor.

Bahkan WHO mengklaim pohon kelor sebagai pohon ajaib karena tanaman ini bisa menjadi obat
yang murah tapi manjur dalam mencegah dan mengobati banyak penyakit, khususnya di negaranegara miskin.
Daun kelor bermanfaat untuk mengobati panas dalam dan demam, meningkatkan ketahanan alamiah
tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatkan serum kolestrol alamiah, meningkatkan
fungsi normal hati dan ginjal, memudahkan pencernaan, memelihara sistem imunitas tubuh,
mendukung kadar gula dalam tubuh dll.
Daun kelor juga berkhasiat dalam menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Daun kelor bisa
mengatasi beragam keluhan yang timbul karena kekurangan mineral dan vitamin seperti kekurangan
protein (rambut pecah-pecah), kekurangan vitamin C (pendarahan pada gusi gigi), kekurangan
vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin A (gangguan pada penglihatan), kekurangan vitamin B2
(kulit kering dan pecah), kekurangan vitamin B1 (penyakit beri-beri), kekurangan Choline
(penumpukan lemak pada liver), kekurangan zat besi (anemia) dan kekurangan kalsium
(osteoporosis).
#5 Bayam Duri (Amaranthus spinosus)
Bayam duri merupakan salah satu spesies dari genus Amaranthus. Bayam duri berbeda dengan
bayam secara umum karena teksturnya yang sedikit kasar dan pastinya berduri.

Bayam duri banyak tumbuh liar di pekarangan rumah dan kebun-kebun. Banyak orang yang
menyepelekan tanaman ini, padahal bayam duri memiliki banyak manfaat dan khasiat manfaat untuk
kesehatan tubuh.
dr. Setiawan Dalimartha dalam majalah Trubus Agriwidya (1999) menjelaskan bahwa bayam duri
bisa digunakan untuk pengobatan bisul yang keras, melancarkan pengeluaran ASI, pengobatan gusi
yang bengkak berdarah, kutil, ekzema, luka bakar dan bekas gigitan ular berbisa.
Untuk pengobatan gusi yang luka dan berdarah, siapkan tanaman bayam duri secukupnya, lalu
dibakar dengan alas genteng untuk dijadikan bubuk. Setelah jadi bubuk, oleskan pada bagian yang
sakit.
Untuk pengobatan bisul, siapkan bayam duri segar secukupnya, cuci sampai bersih lalu digiling
halus. Setelah itu campurkan madu secukupnya, tempelkan pada bagian kulit yang bisul lalu dibalut.
Diganti dua kali sehari.
Untuk melancarkan produksi ASI, siapkan 1 batang bayam duri, cuci sampai bersih lalu digiling
halus. Pakai sebagai tapal disekitar payudara.

#6 Kangkung (Ipomoea aquatica)


Kangkung merupakan jenis sayuran yang dapat ditemukan dimana-mana. Setiap orang pasti tahu
sayuran kangkung. Selain harganya yang murah, ternyata kangkung juga memiliki banyak manfaat
dan khasiat untuk kesehatan tubuh kita.

Sayuran kangkung mengandung banyak zat penting seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B
kompleks, fosfor dan zat besi lainnya.
Kandungan vitamin C dalam sayuran kangkung bisa mencegah sariawan dan gusi yang berdarah.
Kalau kamu sedang sakit gigi, cobalah untuk mengunyah daun kangkung. Daun kangkung juga
mengandung antiseptik alami yang bisa membunuh kuman-kuman yang ada pada gigi.
Kangkung terkenal sebagai sayuran pemicu kantuk, konon katanya zat besi yang ada di kangkung
membuat mata menjadi berat sehingga bawaannya ingin tidur. Jadi bagi kamu yang sedang insomnia,
disarankan untuk mencoba sayuran kangkung ini.
Sayuran kangkung juga mengandung Omega 3 yang bagus untuk menjaga kualitas otak. Bagi iIbu
hamil bisa mengkonsumsi sayuran kangkung supaya kualitas otak janin terjaga.
Selain itu sayur kangkung bermanfaat juga untuk mengatasi diabetes selama masa kehamilan dan
memperlancar ASI.
#7 Tanaman Obat Daun Saga Rambat (Abrus precatorius)
Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun atau di pinggiran jalan. Ada dua jenis
tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon saga, tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan
nama Saga saja.

Saga termasuk tanaman gulma, dan biasanya menganggu tanaman lain yang memang sengaja
ditanam. Karena dianggap mengganggu, tanaman Saga sering dibabat habis bahkan dibakar sekalian.
Meskipun begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat anti sariawan.
Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat
dan turunan metilnya.
Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, kamu bisa memetik daun saga secukupnya lalu
di jemur di tempat yang agak panas beberapa menit sampai layu daunnya.
Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk
berkumur juga.
#8 Tanaman Obat Tradisional Daun Pacar Cina (Aglaia odorata Lour)
Pacar Cina merupakan tanaman asli Asia Tenggara, tersebar di Sumatera, Jawa dan beberapa negara
tetangga. Tanaman ini biasa ditanam di pekarangan rumah, ada juga yang tumbuh liar di kebunkebun yang mendapat sinar matahari yang cukup.

Daun pacar cina bisa digunakan untuk menyembuhkan perut yang kembung, batuk, bisul, susah
menelan dan mempercepat proses persalinan karena pacar cina mengandung alkaloid, minyak atsiri
serta garam mineral. Bunga kering dari tanaman pacar cina juga bisa digunakan sebagai penambah
aroma teh hijau.
#9 Landep (Barleria prionitis L.)
Tanaman Landep berasal dari daerah Asia Tropis dan daerah Afrika Selatan. Landep biasa tumbuh di
tempat yang beriklim kering, di Indonesia tanaman Landep bisa ditemui di daerah dataran rendah
sampai dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut.

Tanaman Landep tergolong jenis tanaman perdu, tingginya bisa mencapai 1,5 2 meter, tak heran
kalau tanaman ini ditanam untuk digunakan sebagai pagar.

Batangnya berkayu, berbuku-buku dan terdapat duri pada setiap ketiak daunnya. Tanaman landep
mengandung beberapa senyawa kimia seperti flavonoid, saponi, polifenol dan tannin.
Bagian dari tanaman Landep yang biasa digunakan untuk pengobatan yaitu daun dan akarnya. Daun
tanaman Landep bermanfaat untuk pengobatan sakit perut, beser mani, nyeri pada gusi gigi, kudis,
kencing kurang lancar, demam sakit pinggang dan rematik. Sedangkan akarnya bermanfaat untuk
mengatasi cacingan.
Untuk pengobatan sakit pinggang, rematik dan sakit kepala, siapkan segenggam daun landep yang
segar, dicuci bersih lalu digiling sampai halus.
Tambahkan air kapur sirih sembari diaduk rata sampai menjadi seperti bubur kental. Setelah itu
balurkan ke bagian yang sakit. Kalau sakit kepala, bisa dibalurkan di bagian keningnya.
#10 Tanaman Obat Daun Miana (Coleus atropurpureus Benth)
Tanaman Miana tumbuh sumbur di daerah dataran tinggi dengan ketingian sekitar 1500 meter di atas
permukaan laut. Tanaman Miana hidup liar dan juga bisa ditemui di dataran rendah di sekitar sungai,
pematang sawah, ladang dan kebun-kebun.

Sebagian masyarakat memelihara tanaman miana ini sebagai tanaman hias karena warna daunnya
cukup indah.
Bentuk daunnya seperti bulat telur dengan ujung daunnya yang runcing dan pangkalnya membulat.
Permukaan daunnya berambut, warnanya hijau keunguan dan ditepian daunnya bergerigi.
Daun Miana berkhasiat untuk mengobati penyakit wasir. Cara pengolahannya cukup mudah, siapkan
20 lembar daun miana dan satu ruas kunyit.
Bersihkan keduanya sampai bersih lalu direbus menggunakan 5 gelas air. Setelah mendidih kemudian
didinginkan. Dalam sehari cukup minum satu gelas ramuan ini.
#11 Pepaya (Carica papaya L.)
Pohon pepaya sering kita ditemui dimana-mana, di pekarangan rumah atau di kebun-kebun. Orang
sunda biasa menyebutnya gedang, kalau orang jawa biasa menyebutnya kates.

Daging pepaya yang masih muda biasa digunakan sebagai sayuran, atau bisa juga dirujak. Dagingnya
yang sudah matang sangat enak untuk dimakan. Daun pepaya yang muda bisa juga digunakan
sebagai lalapan makan dengan sambal.
Buah pepaya banyak dikonsumsi karena mengandung banyak vitamin, salah satunya vitamin A yang
sangat baik untuk kesehatan mata.
Manfaat buah pepaya banyak sekali, pepaya sering digunakan sebagai pengobatan herbal seperti
untuk menurunkan demam, disentri, obat malaria, keputihan dan memperlancar pencernaan bagi
yang sulit buang air besar.
Dokter Wahyu Triasmara menuturkan bahwa biji buah pepaya bermanfaat untuk meningkatkan kadar
HDL dalam darah dan menurunkan kadar kolestrol dalam darah. Biji pepaya bisa dikonsumsi sebagai
jus dengan cara diblender terlebih dahulu.
#12 Tanaman Herbal Jintan Hitam (Nigella sativa)
Jintan hitam atau lebih dikenal dengan habbatussauda merupakan tanaman obat tradisional yang
dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Jintan hitam sudah digunakan sebagai tanaman obat tradisional sejak 2000-3000 tahun sebelum
Masehi. Sudah banyak para ahli dalam bidang pengobatan yang meneliti manfaat dari jintan hitam
ini.

Beberapa manfaat utama dari jintan hitam yaitu untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh,
meningkatkan fungsi otak, menyembuhkan berbagai jenis penyakit pernapasan, mengatasi gangguan
tidur dan stress dan sebagai obat anialergi & antihistamin.
Sekarang ini kita bisa menemui beragam produk olahan dari jintan hitam, mulai dari madu, serbuk,
pil dll.
Jika kamu tertarik untuk merasakan manfaat dari jintan hitam, kamu bisa membeli produk
seperti Habbatussauda.
#13 Daun Pegagan (Centella asiatica)
Tanaman ini lebih dikenal dengan nama daun kaki kuda dan Antanan. Pegagan tumbuh liar di
perkebunan, pematang sawah, ladang dan tepian jalan. Masyarakat Jawa Barat biasa memanfaatkan
tanaman ini untuk lalapan.

Pegagan mengandung beberapa senyawa seperti isothankuniside, thankuniside, asiaticoside,


madasiatic acid, brahminoside, brahmic acid, brahmoside, madecassoside, vellarine, hydrocotylin,
carotenoids, centelloside, meso-inositol, serta garam-garam mineral seperti kalsium, magnesium,
natrium, kalium dan besi.
Daun pegagan bisa digunakan untuk obat kulit (koloid), memperbaiki peredaran darah dan gangguan
saraf. Berdasarkan penelitian di RSU Dr. Soetomo, daun pegagan bisa dipakai untuk menurunkan
tekanan darah, dan penurunannya tidak terlalu drastis, sehingga cocok untuk penderita yang berusia
sudah lanjut.
#14 Tanaman Obat Blustru (Luffa cylindrice Roem)
Tanaman blustru biasanyan ditanam di perkebunan, ladang atau dirambatkan pada pagar halaman.
Blustru juga tumbuh liar di tepian sungai dan semak-semak belukar. Seluruh bagian dari tanaman
blustru bisa digunakan untuk pengobatan herbal.

Buah Blustru mengandung senyawa cucurbitacin, luffein, citrulline dan saponin triterpen yang
berkhasiat untuk penghenti perdarahan (hemostatis), peluruh dahak, keputihan, sukar buang air besar,
haid tidak teratur , bisul, mimisan, batuk sesak dan pencahar ringan (laksatif).
Untuk mengatasi haid yang tidak tidak teratur kamu bisa menggunakan buah blustru. Siapkan buah
blustru sebesar 4 jari, cuci sampai bersih lalu diparut. Tambahkan setengah gelas air masak dan
sesendok garam halus. Setelah tercampur rata, remas dan saring. Air yang terkumpul bisa diminum
sekaligus. Lakukan proses ini tiga kali dalam sehari.
#15 Kemuning (Murrayae paniculata)
Kemuning mengandung beberapa senyawa dari golongan kumarin yang berhasil diisolasi seperti
pranferin, murrangatin, murralonginal, isopropylidene dan murrmeranzin.

Daun kemuning bisa digunakan untuk mengobati diare, sakit gigi, datang haid tidak teratur, radang
buah zakar, infeksi saluran kencing, pelangsing tubuh, disentri dll.
Untuk mengobati infeksi saluran kencing, siapkan daun kemuning segar sekira 35 gram dicuci bersih
lalu tambahkan 3 gelas air. Rebus sampai tersisa air setengahnya. Setelah dingin, daunnya disaring
dan bisa diminum 3 kali dalam sehari.
#16 Murbei (Morus alba L)
Tanaman ini asalnya dari daratan China dan bisa tumbuh dengan baik di dataran dengan ketinggian di
atas 100 m dpl. Biasanya murbei dibudidayakan di daerah lereng-lereng pegunungan, tapi banyak
juga yang tumbuh liar.

Tuesday, 5 January 2016

Jenis Tanaman Halaman Sekolah


Ada tiga jenis tanaman yang cocok ditanam
hias, tanaman hias dan tanaman pelindung.

di halaman sekolah atau

di

lingkungan sekolah,

yaitu jenis bunga

A. Bunga Hias
Jenis tanaman ini adalah jenis tanaman bunga hias. Bagian yang menarik dari tanaman ini adalah bunganya. Ada yang
berwarna merah, putih, kuning, dan warna-warni atau kombinasi. Berikut ini adalah contoh beberapa jenis bunga hias.
1. Bunga matahari
Warna bunga: Kuning berbentuk matahari
Ciri-cirinya: Bunga matahari tingginya antara 90-360 cm. Pada batangnya terdapat bulu kasar, sedangkan daunnya
berbentuk hati dan berujung lancip dengan panjang antara 10-30 cm.
2. Bunga Kertas
Warna bunganya: Ada yang merah dan ada yang putih Ciri-cirinya: Umurnya sekitar setahun, berjenis herba yang
artinya tanaman yang tidak berkayu. Tingginya antara 15-125 cm dan daunnya antara 3-15 cm. Bunganya majemuk
bongkol seperti kepala terdiri dari banyak kuntum bunga dan mahkotanya sekasar kertas.
3. Bunga Melati
Warna bunganya: Putih melambangkan kesucian
Ciri-cirinya: Baunya harum semerbak dan termasuk jenis tanaman perdu yang basah. Tingginya dapat mencapai 3 m.
Kelompok bunganya berbentuk pipa yang bergigi 8 danberbentuk seperti tusuk sate. Sedangkan mahkota bunganya
berbentuk terompet yang berpuncak 4 sampai 5. Cara penana- mannya dengan stek atau cangkok.

4. Kamboja Merah
Warna bunganya: Merah
Ciri-cirinya: Merupakan tanaman tahunan yang berbatang kuat. Tingginya dapat mencapai 6 m dan bercabang banyak.
Bunganya berbau harum dan berlapis semacam lilin. Tanaman ini berbunga sepanjang tahun.
5. Kaca Piring
Warna bunganya: Putih
Ciri-cirinya: Tanaman semak yang tingginya bisa mencapai 3 m, dapat tumbuh subur di daerah yang tinggi. Bunganya putih
bersih. Mahkotanya agak tebal dan berdaging tersusun. Dengan indahnya sehingga membentuk sekuntum bunga.
6. Bunga Mawar
Warna bunganya: Ada yang putih dan ada yang merah Ciri-cirinya: Bunganya sangat harum dan sedikit kurang menarik
karena berduri. Cara tanamnya dengan stek, batang sebesar jari telunjuk sepanjang 20-30 cm.

7. Bunga Sedap Malam


Warna bunganya: Putih terang dan cerah
Ciri-cirinya: Tingginya dapat mencapai 20-70 cm. Merupakan yang berumbi. Bunga-bunganya tersusun rapi di dalam
tandan bunga bertangkai panjang dan berbau harum.
8. Bunga Dahlia

Warna bunganya: Merah, Jingga dan Kuning


Ciri-cirinya: Tanaman tahunan yang tingginya mencapai 60-150 cm. Batangnya tegak, bercabang, tidak
berbulu dan kadang-kadang berkayu. Daunnya tersusun bersebelah-sebelah, memiliki satu sampai 3 tiga buah sirip dengan
pinggir-pinggirnya yang berjeruji.
9. Bunga Jengger Ayam
Warna bunganya: Merah, Merah jingga, Jingga dan Kunigg.
Ciri-cirinya: Berbunga sepanjang tahun. Bunganya berentuk seperti jenger ayam yang merupakan kumpulan malai atau
tandan jndan bunga.

B. Tanaman Hias
Bunga hias keindahannya terletak pada bunganya, sedangkan tanaman hias keindahannya pada jenis tanamannya.
Keindahan dapat dilihat pada daun, batang dan bentuk tanamannya.
1. Pinang Hias Merah
Ciri-cirinya : Tumbuh beruntun, tiap rumpun terdiri dari 25 tanaman. Berakar serabut, tingginya antara 5-10 m. Batangnya
beruas-ruas dan terdapat pada tandan bunga yang terdiri dari serangkaian induk tangkai bunga.
2. Pisang Kipas
Ciri-cirinya : Tanaman ini seperti kipas sehingga disebut Pisang kipas. Bentuk daunnya seperti daun pisang biasa yang
terbagi dua di tengah oleh pelepah daun. Pelepah berbentuk setengah lingkaran sehingga air bisa ke batang.
3. Puring
Ciri-cirinya: Bentuk dan warna daunnya beraneka ragam, ada yang lonjong, bundar, bulat telur dan pita panjang. Warna
daunnya cerah, terang merah, hijau bercak-bercak merah atau kuning. Panjang daunnya hingga 40 cm antara 1-9 cm
panjang tangkai daun 0,5-5 cm.

4. Pakis Pohon
Ciri-cirinya: Susunan daunnya yang menarik kalau dilihat dari jauh daunnya yang tersusun teratur seakan-akan
membentuk sebuah payung. Tangkai- tangkai daun yang panjangnya 2-3 m. Begitu juga dengan tangkai daun mudanya
terlihat tergulung dan dari jauh kelihatan seperti ekor monyet yang sedang bertengger di puncak pohon.
5 Balancing
Ciri-cirinya: Daunnya berbentuk bulat atau bulat panjang dengan kedua ujungnya yang mengecil. Tangkai daun
panjangnya antara 10-30 cm. Warna daunnya bervariasi dari hijau terang dengan bintik-bintik putih atau agak kekuningkuningan yang tidak teratur dengan panjang 15-50 cm.
6. Palem Hias
Ciri-cirinya: Helai daunnya berbentuk gombak dengan panjang lebih kurang 2 m. Anak-anak daun terletak berselang-seling
dengan panjang 80 cm dan lebarnya lebih kurang 3 cm berwarna kuning agak kehijau-hijauan. Pada bagian bawah anak
daun terdapat suatu lapisan yang menyerupai lilin. Sedangkan pada bagian ujung berbentuk seperti payung dan berwarna
kuning.

7. Kaktus Lidah Badak

Ciri-cirinya: Seluruh bagian tanaman berwarna hijau dan batangnya berwujud ruas-ruas yang pipih. Ruas-ruas tersebut
berbentuk bulatan yang agak lonjong dengan bagian-bagian yang berduri. Tanaman ini tingginya antara 30-300 cm dengan
ruas yang berukuran 8-25 cm.
8. Duri Landak
Ciri-cirinya: Daunnya membentuk suatu kumpulan yang berjejal dan rapat tersebar ke seluruh arah dengan batang sebagai
poros atau sumbunya. Daunnya berbentuk mistaryang semakin ke ujung semakin mengecil. Panjang dapat mencapai 2 m
dengan lebar antara 10-20 cm.
9. Cemara Natal
Ciri-cirinya: Daun-daunnya hampir menyerupai bentuk jarum. Tanaman ini berumah satu yaitu tanaman yang mempunyai
bakal 1 buah betina dan benang sari yang mempunyai serbuk jantan di dalam satu bunga.
10. Pakis Haji
Ciri-cirinya: Batang tidak bercabang dengan tinggi antara 1 -2,5 m. Anak daun terdapat dalam jumlah yang cukup banyak
dengan panjang antara 1-2 m. Bunga membentuk suatu bangunan yang dinamakan runjung. Bijinya bulat panjang
berukuran 4-6 cm berwarna sawo sampai jingga.

C. Tanaman Pelindung
Ada beberapa jenis tanaman pelindung yang dapat dijadikan alternatif tanaman untuk ditanam di halaman sekolah. Ini
untuk sekolah yang pekarangannya luas. Kegunaannya untuk melindungi tanah supaya tidak longsor saat musim hujan.
Ada beberapa jenis tanaman pelindung sebagai berikut ini.
1. Pohon Kenari
Tingginya mencapai 40 m dengan garis tengah 1 -1,5 m. Akarnya menembus sangat dalam sedangkan di pokok batangnya
terlihat akar-akar besar dan pipih bagaikan papan tebal. Kenari berdaun cukup rimbun dan berbentuk bulat telur dengan
ujungnya yang meruncing. Isi biji kenari bisa dimakan mentah. Selain itu dapat pula sebagai bahan campuran kue. Dalam
keadaan tidak ada minyak tanah, pohon kenari bisa digunakan untuk menyalakan lampu.
2. Pohon Akasia
Tanaman ini cepat tumbuhnya. Batang tanamannya tidak begitu lebar. Garis tengahnya mencapai 30 cm-1,5 m, daunnya
sangat kecil dan lebat dengan warna hijau dan bentuknya mirip pisau. Panjang daun antara 8-15 cm dan lebarnya antara
2-3,5 cm.
3. Pohon Angsana
Tinggi pohon ini antara 10-40 m. Cabangnya banyak dan daunnya rimbun sehingga cocok untuk pohon peneduh. Daunnya
tumbuh berselang seling dan menyirip dengan anak-anak daun berjumlah 5-13 helai berbentuk bulat telur dengan ujung
yang meruncing. Kayu dari pohon ini dapat digunakan untuk bahan bangunan.
4. Babandolan
Pada musim semi daun-daunnya berguguran atau lepas dari batang. Tinggi pohonnya sekitar 30 m. Batang dan cabang
tumbuhan mudanya agak berduri, daunnya menyirip genap. Setiap tangkai daun terdiri dari atas 5-16 pasang anak-anak
daun. Bentuk daunnya bulat telur atau bagian ujung tidak meruncing. Warna daun agak mengkilat dan terdapat bulu-bulu
halus di kedua sisi daunnya dengan panjang 2,5-5 cm.
5. Mangga
Daun mangga berbentuk lanset memanjang, letak daun ranting cabang menyebar. Biasanya diperbanyak dengan biji,
cangkokan, dan okulasi. Ada beberapa jenis mangga, diantaranya arummanis, kopyor, golek, manalagi dan masih banyak
yang lain. Buahnya sangat lezat dimakan jika sudah masak atau matang.
6. Jambu Mete
Daun jambu mete ini berbentuk bulat telur dan memanjang sampai 20 cm dengan lebar 7-8 cm. Tinggi tanaman ini dapat
mencapai 12 m. Tajuk bunganya runcing dan berambut. Warnanya mula-mula putih dan segera berubah menjadi merah.
Buah sangatlah enak jika dimakan. Biji pentolnya dapat dijadikan emping yang lezat rasanya.
Tanaman-tanaman di atas adalah beberapa contoh tanaman yang dapat ditanam di halaman sekolah. Namun tidak hanya
itu saja, masih banyak contoh yang lain, baik yang berjenis bunga hias, tanaman hias, maupun tanaman pelindung. Begitu
juga kamu dapat mencari contoh yang lain.
D. Tanaman Apotik Hidup

Apotik hidup adalah tanaman yang hasilnya bisa digunakan untuk jamu atau obat, bisa juga untuk bumbu masak. Apotik
hidup juga bisa disebut empon- empon.
Ada beberapa macam tanaman yang kelompok apotik hidup antara lain.
1. Adas
Kegunaannya: Bijinya yang telah kering bisa digunakan untuk membuat minuman serbat.
2. Jahe
Kegunaannya: Rimpang jahe bisa digunakan untuk bumbu masakan. Untuk membuat minuman segar, untuk membuat roti,
membuat sayur kare, dan Iain-Iain.
3. Kemiri
Kegunaannya: Bijinya bisa digunakan untuk bumbu masakan yang berwarna putih. Antara lain masakan aneka gulai,
rendang, kare, sayur lodeh dan peyek.
4. Kencur
Kegunaannya: Daun kencur digunakan untuk bumbu masakan. Rimpang kencur untuk membuat minuman sehat misalnya,
jamu beras kencur. Masakan yang menggunakan kencur antara lain masakan pepes udang, sayur bobor.
5. Ketumbar
Kegunaannya: Biji ketumbar digunakan untuk obat dan juga untuk bumbu masakan. Masakan yang memakai bumbu
ketumbar antara lain aneka kare, kripik, tumpi, rempah daging sapi, dan dendeng ragi.
6. Kunyit
Kegunaannya: Rimpang dan daun kunyit untuk bumbu masakan. Untuk membuat minuman sehat kunyit asam. Masakan
yang menggunakan bumbu kunyit antara lain masakan aneka rendang, aneka gulai, aneka kalio.
7. Lada
Kegunaannya: Biji lada untuk bumbu masakan dalam bentuk setelah kering. Masakan yang menggunakan bumbu lada atau
mrica adalah rendang jengkol, soto babat, ulai usus sapi, dan gulai kancah.
8.Lampes
Kegunaannya: Daun lampes untuk bumbu masakan Padang. Misalnya masakan lauk pauk gulai cumi-cumi, gulai ikan
Padang.
9. Lengkuas
Kegunaannya: Rimpang lengkuas untuk bumbu masakan, setelah kering aromanya harum. Masakan yang menggunakan
lengkuas adalah aneka gulai dan aneka rendang.
10. Pandan Wangi
Kegunaannya:Daun pandan wangi untuk bahan bumbu masak. Beberapa masakan yang menggunakan pandan wangi antara
lain lapis, kolak, aneka bubur, dan larutan gula pemanis dawet. Berguna juga untuk pengharum nasi yang sudah tanak.
11. Panili
Kegunaannya: Panili yang digunakan bukan secara langsung tapi hasil olahan buahnya. Yang membuat masakan beraroma
harum dan enak. Beberapa kudapan yang menggunakan panili, yaitu lapis, sentiling,kolak, bubur, dan dawet.
12. Salam
Kegunaannya: Daun salam untuk bumbu masakan yang sebagai penyedap masakan. Banyak sekali masakan yang
menggunakan salam yaitu rendang, kare, dan gudeg.
13. Temu Kunci
Kegunaannya: Rimpang temu kunci adalah sebagai bumbu penyedap masakan. Bagian rimpang kunci yang masih segar.
Beberapa masakan yang menggunakan bahan baku batang dan daun temu kunci yaitu lodeh dan oblok-oblok. Temu kunci
dapat juga digunakan untuk membuat bumbu sayur bening dan untuk merebus kerang.

Tanaman Obat yang dimanfaatkan Akar / Rimpangnya :

Aren : Obat Diuretik / Peluruh Kencing

Alang-alang : Diuretik dan juga sariawan

Bangle : Sakit kepala, nyeri perut, dan Susah BAB.

Jahe : Menghangatkan tubuh dan mengobati masuk angin.

Kencur : Penambah selera makan, Obat batuk dan peluruh keringat.

Kunyit : Diare, masuk angin dan kejang-kejang.

Lempuyang : Pelangsing alami, Diare dan disentri.

Lengkuas : Menyembuhkan penyakit kulit dan anti bakteri.

Temu Giring : Obat pelangsing dan mengeluarkan cacing.

Temu Lawak : Mengatasi Maag, Diare dan penambah selera makan.

Temu Ireng / Hitam : Menambah selera makan, Obat cacing dan Mengobati letih dan lesu.

Pepaya : Obat caing

Pule Pandak : Menguragi tekanan dara tinggi.


Tanaman Obat Yang dimanfaatkan Batangnya :

Brotowali : Obat demam, Diabetes dan cacingan.

Dadap Ayam : Obat asma dan sakit tengorokan.

Delima : Obat anti cacing pita.

Jeruk Nipis : Anti septik, sariawan dan obat kumur.

Kayu Manis : Obat batuk, rematik dan sesak nafas.

Kemukus : Obat anti radang atau pembengkakan pada lendir saluran kemih.

Pulasari : Obat kembung dan masuk angin.


Tanaman Obat Yang dimanfaatkan Daunnya :

Daun sirih : Obat Batuk dan anti septik.

Daun Pepaya : Demam dan disentri

Daun Kumis Kucing : Diuretik / peluruh kencing.

Daun Jambu Biji : Obat diare/mencret.

Daun Kemuning : Obat diare dan disentri.

Daun Pacar Cina : Batuk, bisul dan dan perut kembung.

Daun Murbei : Bersifat diuretik.

Daun Saga : Batuk, sakit tenggorokan dan sariawan.

Daun Randu : diare dan obat kumur.

Daun Landep : Rematik dan nyeri pada otot dan siku.


Tanaman Obat Yang dimanfaatkan Buahnya :

Cabe : Obat gosok, rematik dan masuk angin.

Belimbing : Batuk sesak nafas dan mengeluarkan dahak.

Jeruk Nipis : Demam, batuk dan sariawan.

Kapulaga : Maag dan kembung.

Kemukus : Obat radang atau pembengkakan saluran kandung kemih.

Ketumbar : Obat anti kembung.

Mengkudu : Diuretik, Obat batuk, dan menurunkan tekanan darah.


Tanaman Obat Yang dimanfaatkan Bijinya :

Jamblang : Diabetes dan diare


Kecubung : Bisul dan asma / sesak nafas.
Kedawung : Sakit perut dan diare.
Pala : Kembung dan melancarkan sistem pencernaan.
Pinang : Obat cacingan, Diare dan disentri.
Nah jika anda sudah mengetahui beberapa manfaat dan khasiat tanaman obat diatas, pasti sudah bisa
mengoreksi sendiri yang mana saja tumbuhan yang sekiranya bisa anda tanam dipekarangan rumah anda.
Dengan memanfaatkan tanah kosong tersebut, maka tidak ada namanya tanah mubadzir, sebab selain
membantu dalam membuat cadangan obat herbal alami, hal itu juga bisa menjadi nilai ekonomi dalam
kehidupan anda. Dari segi lain anda juga tidak perlu bingung untuk mencari bumbu rempah, sebab
semuanya sudah tersedia pada kebun atau pekarangan anda.
Nah itu hanya sedikit keterangan mengenai Tanaman Obat keluarga yang mungkin berguna bagi anda.
Sekian untuk kali ini, semoga di lain waktu kami bisa berbagi kembali dengan bahasan yang lebih
bermanfaat dan membantu untuk menjawab semua keingintahuan anda mengenai Tumbuhan Obat
Herbal yang sebenarnya ada disekitar kita. Selamat membaca dan jangan lupa untu melihat Tanaman Obat
yang lain dengan melihat Related Post dibawah.