Anda di halaman 1dari 31
Oleh : Drs Nyoto Wardoyo, Apt Disampaikan pada : Workshop PIT IAI Yogyakarta, 29 September
Oleh : Drs Nyoto Wardoyo, Apt Disampaikan pada : Workshop PIT IAI Yogyakarta, 29 September

Oleh : Drs Nyoto Wardoyo, Apt

Disampaikan pada :

Workshop PIT IAI Yogyakarta, 29 September 2016

believe in nature

Oleh : Drs Nyoto Wardoyo, Apt Disampaikan pada : Workshop PIT IAI Yogyakarta, 29 September 2016
1. Obat tradisional merupakan salah satu bentuk obat tertua yang digunakan untuk pengobatan dan digunakan
1. Obat tradisional merupakan salah satu bentuk obat tertua yang digunakan untuk pengobatan dan digunakan
1. Obat tradisional merupakan salah satu bentuk obat tertua yang digunakan untuk pengobatan dan digunakan

1.

Obat tradisional merupakan salah satu bentuk obat tertua

yang digunakan untuk pengobatan dan digunakan untuk tujuan perawatan kesehatan umum.

2.

Pengobatan Tradisional Zaman Dahulu berdasarkan insting :

Berdasarkan warna, contohnya kunyit ( Curcuma domestica ) berwarna kuning, diduga efektif untuk mengobati penyakit yang manifestasinya ikterik seperti hepatitis. Berdasarkan bentuk, contoh tanaman brotowali ( Tinospora

crispa ) bentuknya menjalar menyerupai ular sehingga diduga

efektif untuk mengobati bisa ular. Tempuyung (Sonchus arvensis ) dapat menembus batu dan diduga dapat digunakan untuk mengobati batu ginjal.

3. Obat Tradisional cocok untuk pengobatan penyakit metabolik dan generatif karena memerlukan pengobatan yang lama

believe in nature

Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal 1. Di Indonesia  Naskah lama pada daun lontar husodo (Jawa),
Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal 1. Di Indonesia  Naskah lama pada daun lontar husodo (Jawa),
Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal
Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal

1. Di Indonesia

Naskah lama pada daun lontar husodo (Jawa), Usada (Bali),

Lontarak Pabbura (Sulawesi Selatan),dokumen serat primbon Jampi, Serat Racikan boreh wulang dalem,serta relief candi borobudur yang menggambarkan orang meracik jamu dengan

tumbuhan sebagai bahan bakunya

K. Heyne, menulis buku Tanaman Berguna Indonesia “,. Dr. Seno Sastroamidjojo, dengan bukunya Obat Asli

Indonesia

” Tanaman Berguna Indonesia “, . Dr. Seno Sastroamidjojo, dengan bukunya ” Obat Asli Indonesia believe

believe in nature

Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal
Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal

2. Di Luar negeri

Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal 2. Di Luar negeri  Kitab Rigvedha, India tahun 3000 SM 
Bukti/dokumen penggunaan bahan herbal 2. Di Luar negeri  Kitab Rigvedha, India tahun 3000 SM 

Kitab Rigvedha, India tahun 3000 SM

Kitab Ayurvedha, India tahun 1500 SM

kitab Sushruta Samhita tahun 1000 SM dan Charaka Samhita tahun 350.

De Materia Medica, Yunani

The Complete Herbal and English Physician, Enlarged,

diterbitkan pada tahun 1649.Inggris

” Potter’s Encyclopaedia of Botanical Drug and Preparatians “, oleh Henry Potter, Inggris tahun 1812

Naskah lama pada daun lontar husodo (Jawa), Usada (Bali), Lontarak Pabbura (Sulawesi Selatan),dokumen serat primbon Jampi, Serat Racikan boreh wulang dalem,serta relief candi borobudur yang menggambarkan orang meracik jamu dengan tumbuhan sebagai bahan bakunya

K. Heyne, menulis buku ” Tanaman Berguna Indonesia “,. Dr. Seno Sastroamidjojo, dengan bukunya ” Obat Asli Indonesia “.

believe in nature

Prinsip pemakaian Obat Tradisional
Prinsip pemakaian Obat Tradisional
Prinsip pemakaian Obat Tradisional  Promotif, untuk penyegar badan  Preventif, untuk pencegahan penyakit 
Prinsip pemakaian Obat Tradisional  Promotif, untuk penyegar badan  Preventif, untuk pencegahan penyakit 

Promotif, untuk penyegar badan

Preventif, untuk pencegahan penyakit

Kuratif, untuk penyembuhan penyakit

Rehabilitatif, untuk memulihkan kondisi tubuh

Paliatif, untuk mengurangi penderitaan pasien ketika

penyakitnya tidak mungkin disembuhkan

believe in nature

tubuh  Paliatif, untuk mengurangi penderitaan pasien ketika penyakitnya tidak mungkin disembuhkan believe in nature
1. Tepat Bahan (Kebenaran Bahan) Lempuyang emprit dan lempuyang gajah berkhasiat untuk menambah nafsu makan,

1.

Tepat Bahan (Kebenaran Bahan)

1. Tepat Bahan (Kebenaran Bahan) Lempuyang emprit dan lempuyang gajah berkhasiat untuk menambah nafsu makan, sedangkan
1. Tepat Bahan (Kebenaran Bahan) Lempuyang emprit dan lempuyang gajah berkhasiat untuk menambah nafsu makan, sedangkan

Lempuyang emprit dan lempuyang gajah berkhasiat untuk menambah

nafsu makan, sedangkan lempuyang wangi untuk pelangsing

2. Tepat dosis

Buah mahkota dewa hanya boleh dikonsumsi dengan perbandingan 1 buah dalam 3 gelas air

Daun Mindi hanya berkhasiat kalau direbus sebanyak 7 lembar dalam

takaran air tertentu

Daun seledri sebagai penurun tekanan darah jika dimunum berlebihan menyebabkan tekanan darah turun secara drastis

3. Tepat waktu penggunaan

Kunyit untuk mengurangi nyeri haid baik dikonsumsi pada saat datang bulan, jika diminum pada awal masa kehamilan beresiko menyebabkan

keguguran

believe in nature

4. Tepat cara penggunaan Daun kecubung jika dihisap seperti rokok bisa bersifat sebagai bronkhodilator dan

4. Tepat cara penggunaan

4. Tepat cara penggunaan Daun kecubung jika dihisap seperti rokok bisa bersifat sebagai bronkhodilator dan digunakan
4. Tepat cara penggunaan Daun kecubung jika dihisap seperti rokok bisa bersifat sebagai bronkhodilator dan digunakan

Daun kecubung jika dihisap seperti rokok bisa bersifat sebagai

bronkhodilator dan digunakan sebagai obat asma, tetapi jika

diseduh dan diminum dapat menyebabkan keracunan (“mendem kecubung”)

5. Tepat telaah informasi Informasi di media massa menyebutkan bahwa biji jarak (ricinus

comunis) mengandung risin yang jika dimodifikasi dapat digunakan sebagai anti kanker. Risin bersifat sebagai racun/toksik sehingga jika biji jarak dikonsumsi secara langsung dapat menyebabkan

keracunan/diare

believe in nature

6. Tepat pemilihan bahan herbal untuk indikasi tertentu Mempertimbangkan ratio antara keberhasilan terapi dengan efek
6. Tepat pemilihan bahan herbal untuk indikasi tertentu Mempertimbangkan ratio antara keberhasilan terapi dengan efek
6. Tepat pemilihan bahan herbal untuk indikasi tertentu Mempertimbangkan ratio antara keberhasilan terapi dengan efek

6. Tepat pemilihan bahan herbal untuk indikasi tertentu

Mempertimbangkan ratio antara keberhasilan terapi dengan efek samping yang timbul

Contoh :

Daun tapak dara mengandung alkaloid untuk pengobatan diabetes, akan tetapi daun tapak dara juga mengandung vinkristin dan vinblastin yang dapat menyebabkan penurunan leukosit hingga 30%, akibatnya penderita menjadi rentan terhadap penyakit infeksi. Padahal pengobatan diabetes memerlukan waktu yang lama sehingga daun tapak dara tidak tepat digunakan sebagai anti diabetes melainkan lebih tepat digunakan untuk pengobatan leukimia

believe in nature

1. Efek Komplementer (efek saling melengkapi) Herba Thymi sebagai obat batuk mengandung 3 komponen senyawa

1.

Efek Komplementer (efek saling melengkapi)

1. Efek Komplementer (efek saling melengkapi) Herba Thymi sebagai obat batuk mengandung 3 komponen senyawa komponen
1. Efek Komplementer (efek saling melengkapi) Herba Thymi sebagai obat batuk mengandung 3 komponen senyawa komponen

Herba Thymi sebagai obat batuk mengandung 3 komponen senyawa

komponen aktif yang saling mendukung :

minyak atsiri thymol (ekspektoran) dan

karvakrol (antibakteri penyebab batuk) serta

flavonoid polimetoksi (penekan batuk)

2.

Efek Sinergisme (efek yang sama)

Daun Kumis Kucing memiliki kandungan flavonoid polimetoksi (sinensetin dan eupatorin) serta saponin dan garam kalium yang semuanya berefek sebagai diuretik

3.

Efek Kontra Indikasi

Klembak mengandung senyawa golongan antrakinon yaitu Rhein yang mempunyai efek laksansia, tapi juga mengandung senyawa tanin yang

mempunyai efek antidiare (Dua efek yang saling berlawanan)

believe in nature

4. Faktor hambatan absorbsi Kopi lebih kuat memacu susunan syaraf pusat dibandingkan dengan teh,padahal kandungan
4. Faktor hambatan absorbsi Kopi lebih kuat memacu susunan syaraf pusat dibandingkan dengan teh,padahal kandungan
4. Faktor hambatan absorbsi Kopi lebih kuat memacu susunan syaraf pusat dibandingkan dengan teh,padahal kandungan

4. Faktor hambatan absorbsi Kopi lebih kuat memacu susunan syaraf pusat dibandingkan

dengan teh,padahal kandungan kafein dalam teh lebih besar

daripada kopi.Hal ini karena adanya senyawa tanin dalam teh

dan tidak terdapat pada kopi yang menghambat stimulan susunan syaraf pusat

5. Peningkatan Ketersediaan Hayati

Kurkumin memiliki ketersediaan hayati yang jelek dalam darah. Dengan penambahan piperin akan meningkatkan ketersediaan hayati kurkumin.

Hal ini disebabkan karena adanya hambatan terhadap aktifitas

enzim Glutation Sistein Transferase

believe in nature

Hal ini disebabkan karena adanya hambatan terhadap aktifitas enzim Glutation Sistein Transferase believe in nature
Formula obat tradisional yang rasional bisa disusun berdasarkan klaim empirik secara rasional sehingga sediaan OT
Formula obat tradisional yang rasional bisa disusun berdasarkan klaim empirik secara rasional sehingga sediaan OT
Formula obat tradisional yang rasional bisa disusun berdasarkan klaim empirik secara rasional sehingga sediaan OT

Formula obat tradisional yang rasional bisa disusun berdasarkan klaim empirik secara rasional sehingga sediaan OT yang diproduksi

memiliki khasiat dan keamanan sesuai tujuan

Formulasi Obat Tradisional terdiri dari :

R/ Bahan aktif utama berkhasiat

Bahan aktif pendukung berkhasiat

Bahan penyedap rasa (Corrigens soporis) Bahan penyedap bau (corrigens odoris) Bahan pewarna (corrigens coloris)

Bahan pengisi

Bahan penghantar (stabilizer, solubilizer, suspending agent)

believe in nature

1. Nama Umum OT/Jamu misal : jamu pegal linu untuk meredakan nyeri pada otot dan
1. Nama Umum OT/Jamu misal : jamu pegal linu untuk meredakan nyeri pada otot dan
1. Nama Umum OT/Jamu misal : jamu pegal linu untuk meredakan nyeri pada otot dan

1.

Nama Umum OT/Jamu

misal : jamu pegal linu untuk meredakan nyeri pada otot dan linu

pada tulang

2. Kegunaan simplisia secara empiris

penting untuk mengetahui kegunaan masing-masing simplisia secara empiris, serta mencari alternatif pengganti jika simplisia

tersebut tidak tersedia

3. Komposisi bahan penyusun memperhatikan manfaat yang akan diambil dari ramuan yang

akan di buat serta kegunaan dari masing-masing bahan penyusun

ramuan tersebut

4. Penelitian yang telah dilakukan terhadap simplisia

Penelitian yang telah dilakukan terhadap tanaman obat sangat membantu dalam pemilihan bahan baku obat tradisional. Pengalaman empiris ditunjang dengan penelitian semakin

memberikan keyakinan akan khasiat dan keamanan obat

tradisional

believe in nature

Penurun tekanan darah : R/ seledri sebagai vasodilator kumis kucing sebagai diuretika Biji pala sebagai

Penurun tekanan darah :

R/ seledri sebagai vasodilator

kumis kucing sebagai diuretika Biji pala sebagai penenang Kunyit sebagai analgesik

Pelangsing R/ kulit kayu rapet untuk pengelat

analgesik Pelangsing R/ kulit kayu rapet untuk pengelat daun jati belanda untuk pengelat jungrahab untuk diuretika
analgesik Pelangsing R/ kulit kayu rapet untuk pengelat daun jati belanda untuk pengelat jungrahab untuk diuretika

daun jati belanda untuk pengelat

jungrahab untuk diuretika kunyit dan temulawak untuk stomakik dan pencahar

believe in nature

jati belanda untuk pengelat jungrahab untuk diuretika kunyit dan temulawak untuk stomakik dan pencahar believe in
1. Ekstraksi Ekstrak yang diproduksi dengan pelarut yang berbeda akan memberikan efek yang berbeda misal

1.

Ekstraksi

1. Ekstraksi Ekstrak yang diproduksi dengan pelarut yang berbeda akan memberikan efek yang berbeda misal :
1. Ekstraksi Ekstrak yang diproduksi dengan pelarut yang berbeda akan memberikan efek yang berbeda misal :

Ekstrak yang diproduksi dengan pelarut yang berbeda akan

memberikan efek yang berbeda misal :

klembak, mengandung antrakinon tersari dalam pelarut

etanol, sedangkan tanin untuk anti diare tersari dalam pelarut

air Daun jati belanda sebaiknya di ekstraksi dengan etanol 30 % supaya semua bahan aktifnya tersari sempurna

believe in nature

Daun jati belanda sebaiknya di ekstraksi dengan etanol 30 % supaya semua bahan aktifnya tersari sempurna
• Waktu perkolasi cepat : 3 jam • Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close
• Waktu perkolasi cepat : 3 jam • Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close
• Waktu perkolasi cepat : 3 jam • Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close
• Waktu perkolasi cepat : 3 jam • Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close

Waktu perkolasi cepat : 3 jam Tidak terjadi kontaminasi

Higienis ( close system )

Suhu rendah dan terkontrol

System pneumatic

• Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close system ) • Suhu rendah dan terkontrol •
• Tidak terjadi kontaminasi • Higienis ( close system ) • Suhu rendah dan terkontrol •
1. Waktu evaporasi lebih cepat 2. Hemat energi
1. Waktu evaporasi lebih cepat 2. Hemat energi
1. Waktu evaporasi lebih cepat 2. Hemat energi
1. Waktu evaporasi lebih cepat 2. Hemat energi
1. Waktu evaporasi lebih cepat
2. Hemat energi
1. Waktu evaporasi lebih cepat 2. Hemat energi
Spray Drying  Proses pengeringan dengan menggunakan steam  Tekanan steam 8 -10 bar 
Spray Drying  Proses pengeringan dengan menggunakan steam  Tekanan steam 8 -10 bar 

Spray Drying

Spray Drying  Proses pengeringan dengan menggunakan steam  Tekanan steam 8 -10 bar  Kapasitas

Proses pengeringan dengan

menggunakan steam

Tekanan steam 8 -10 bar Kapasitas drying 100 kg/ jam

Drying  Proses pengeringan dengan menggunakan steam  Tekanan steam 8 -10 bar  Kapasitas drying
2. Proses Produksi Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik) believe in

2. Proses Produksi

2. Proses Produksi Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik) believe in nature

Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik)

believe in nature

2. Proses Produksi Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik) believe in nature
2. Proses Produksi Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik) believe in nature
2. Proses Produksi Memenuhi persyaratan sistem CPOTB (Cara pembuatan Obat Tradisional yang Baik) believe in nature
PROSES PRODUKSI SEDIAAN LIQUID
PROSES PRODUKSI SEDIAAN LIQUID

believe in nature

PROSES PRODUKSI SEDIAAN LIQUID believe in nature
PROSES PRODUKSI SEDIAAN LIQUID believe in nature
believe in nature
believe in nature
believe in nature

believe in nature

Filling
Filling

believe in nature

Sediaan solid
Sediaan solid
Sediaan solid believe in nature
Sediaan solid believe in nature
Sediaan solid believe in nature
Sediaan solid believe in nature
Sediaan solid believe in nature

believe in nature

Pencetakan Produk

Mesin Cetak Kapsul
Mesin Cetak Kapsul

believe in nature

Mesin Cetak Tablet

Pencetakan Produk Mesin Cetak Kapsul believe in nature Mesin Cetak Tablet
Pencetakan Produk Mesin Cetak Kapsul believe in nature Mesin Cetak Tablet
believe in nature STREEPING STREEPING & & SEALING SEALING

believe in nature

STREEPING STREEPING & & SEALING SEALING
STREEPING
STREEPING
&
&
SEALING
SEALING
believe in nature STREEPING STREEPING & & SEALING SEALING
believe in nature STREEPING STREEPING & & SEALING SEALING
believe in nature STREEPING STREEPING & & SEALING SEALING
PACKAGING STREEPING & SEALING
PACKAGING
STREEPING
&
SEALING

believe in nature

PACKAGING STREEPING & SEALING believe in nature
PACKAGING STREEPING & SEALING believe in nature
PACKAGING STREEPING & SEALING believe in nature
PACKAGING STREEPING & SEALING believe in nature
LABORATORIUM
LABORATORIUM
LABORATORIUM Laboratorium Kontrol kualitas (termasuk “in Process Control”) - Bahan baku (INPUT) - Proses (PROCESS)
LABORATORIUM Laboratorium Kontrol kualitas (termasuk “in Process Control”) - Bahan baku (INPUT) - Proses (PROCESS)
Laboratorium Kontrol kualitas (termasuk “in Process Control”) - Bahan baku (INPUT) - Proses (PROCESS) -
Laboratorium Kontrol kualitas
(termasuk “in Process Control”)
- Bahan baku (INPUT)
- Proses (PROCESS)
- Produk akhir (OUTPUT)

believe in nature

Laboratorium Instrument
Laboratorium Instrument
Laboratorium Instrument GC : - Pengukuran kadar minyak atsiri - Pengukuran residu solvent - Pengukuran kadar

GC :

- Pengukuran kadar minyak atsiri

- Pengukuran residu solvent

- Pengukuran kadar pestisida

believe in nature

GC : - Pengukuran kadar minyak atsiri - Pengukuran residu solvent - Pengukuran kadar pestisida believe
GC : - Pengukuran kadar minyak atsiri - Pengukuran residu solvent - Pengukuran kadar pestisida believe
TLC DENSITOMETER
TLC DENSITOMETER
TLC DENSITOMETER believe in nature
TLC DENSITOMETER believe in nature
TLC DENSITOMETER believe in nature

believe in nature

HPLC
HPLC
HPLC HPLC untuk analisis kadar zat marker believe in nature
HPLC HPLC untuk analisis kadar zat marker believe in nature
HPLC HPLC untuk analisis kadar zat marker believe in nature

HPLC untuk analisis kadar zat marker

believe in nature

believe in nature Lab Mikrobiologi

believe in nature

believe in nature Lab Mikrobiologi
believe in nature Lab Mikrobiologi
Lab Mikrobiologi
Lab Mikrobiologi
believe in nature Lab Mikrobiologi
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA
KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH