Anda di halaman 1dari 2

1.

Siapkan pc/laptop
2. Sambungkan perangkat ke pc/laptop
3. Jangan lupa untuk mengganti IP pc/laptop menjadi satu range dengan IP default tp-link tl-wa7210n yaitu 192.168.0.254
4. Ketik 192.168.0.254 pada browser untuk menuju ke interface tl-wa7210n
5. Pilih bagian Operation Mode lalu disebelah kanan pilih AP Client Router kemudian SAVE

6. Setelah itu masuk pada bagian Network (ada 2 pilihan : LAN & WAN)
baca juga : Setting tp-link tl-wa5210g sebagai AP client router
7. Pilih bagian LAN terlebih dahulu, lalu isi IP Address dan Subnet Mask sesuai kebiasaan anda (saya memakai IP yang
berbeda dengan jaringan WAN). Jika IP yang anda masukkan berbeda range dengan IP Default dari tl-wa7210n maka
setelah anda ganti IP alatnya silahkan menuju ke IP pc/laptop untuk mengganti dengan IP yang baru.

8. Kemudian ketik IP tl-wa7210n yang baru pada browser untuk masuk ke interface prangkat (jika setelah ganti IP
otomatis log out) dan pilih lagi bagian Network.
9. Pada bagian WAN (pada contoh ini saya menggunakan IP STATIC)
- WAN connection type : Static IP
- IP Address : isi sesuai jaringn anda
- Subnet Mask : isi sesuai jaringan anda
- Default Gateway : isi sesuai jaringan anda
- Primary DNS : isi sesuai jaringan anda
- Secondary DNS : isi sesuai jaringan anda
Jangan lupa SAVE.

10. Kemudian pindah pada bagian Wireless, klik Survey untuk mencari AP Pusat yang dikehendaki. Lalu jika sudah
ketemu klik Connect pada bagian kanan. Lalu SAVE.

11. Lalu pilih menu DHCP, jika Enable maka ganti dengan Disable. Karena yang memegang kendali DHCP nanti
perangkat Wireless Indoor.
jangan lewatkan : cara setting bullet m2hp sebagai ap wds
12. Kemudian pada bagian Security, lalu pilih bagian Remote Management. Pada bagian Remote Management IP
Address isi dengan 255.255.255.255 ini berfungsi agar kita (penyedia jasa internet) bisa mengontrol sewaktu-waktu alat
tersebut dari rumah.

13. Dan tp-link tl-wa7210n sudah siap digunakan.


Setelah semuanya sudah selesai, hubungkan perangkat tp-link tl-wa7210n > POE > wireless indoor. Untuk settingan
wireless indoor sendiri saya akan membahasnya pada artikel berikutnya. Jadi jangan sampai ketinggalan. Jika masih ada
yang kurang dimengerti dengan apa yang saya tulis di atas, silahkan tulis pertanyaan pada kolom komentar yang sudah
disediakan di bawah. Selamat mencoba dan semoga sukses.