Anda di halaman 1dari 17

http://artikelbisnisusaha.blogspot.

com/

Inilah Elemen Proposal Pinjaman

3 Kunci Dapatkan Pendanaan di Tengah Krisis

Yang Harus Dilakukan Ketika Bisnis Berkembang Pesa...

Transformasi Ide Menjadi Realita

CIPUTRA: Ajarkan Siswa Praktik Menjual Sejak Kecil...

CIPUTRA: Inovasi Atasi Kecurian Ide

CIPUTRA: Cerdas Mengelola Ide

Inilah Alat-alat Penunjang Bisnis

Mengelola Keuangan agar Maksimal

3 Kunci Dapatkan Pendanaan di Tengah Krisis

CIPUTRA: Diajari Entrepeneurship, Montir dan Koki ...

Yang Harus Dilakukan Ketika Bisnis Berkembang Pesa...

Transformasi Ide Menjadi Realita

Inilah Alat-alat Penunjang Bisnis

Menjadi Mitra Bisnis Idaman

Kampus Adalah Tempat Paling Tepat untuk Mulai Bisn...

CIPUTRA: Entrepreneurship Itu Proses Penemuan

Epilog : Ciputra yang Efisien

Marcel Chandrawinata Rehat Syuting Demi Bisnis Res...

Bali Dipromosikan di London

CIPUTRA: Meyakinkan Mitra

CIPUTRA: Pendidikan Entrepreneurship Adalah Jalan ...

CIPUTRA: Kecakapan Entrepreneurship Bukan Hanya un...

Bedakan Terobosan dan Gebrakan Bisnis

Epilog : Day by Day with a Successful Entrepreneur...

Mengapa Harus Menyusun Business Plan?

CIPUTRA: Strategi QUANTUM LEAP

Rossa Kembangkan Bisnis Melalui Diva Karaoke

Kota Sukabumi Perlu Banyak Pelaku UKM

9 Tips Marketing di Facebook untuk Pelaku UKM

Dorong Pertumbuhan UMKM, BI lakukan Tiga Hal

Puas dengan Sistem Pendidikan Hambat Perkembangan ...

Tips Mencari Ide Bisnis yang Lebih Kreatif

8 Karakteristik Menjadi Pengusaha Sukses

Penyebab Utama Kegagalan Bisnis Baru

Inilah 20 Jejaring Sosial Terbesar di Dunia

CIPUTRA: Dari Mana Memulai Bisnis?

Sepuluh Keputusan Bersejarah CIPUTRA

CIPUTRA: Mencari mitra bisnis tak ubahnya seperti ...

Rayakan Founder's Day, Grup Ciputra Canangkan Onli...

Impian Ciputra Membangun Taman Wisata Raksasa

Faktor Lokasi Itu Penting Dalam Berwirausaha

Perempuan Membangun Jaringan Bisnis

Membeli Bisnis Franchise yang Sedang Berjalan

Dalam Berinovasi, Kesederhanaan Lebih Ampuh Tarik ...

Tips Mengemas Bisnis Dengan Benar

Berpikir Strategis dalam Meramalkan Pertumbuhan Bi...

Saat Ide Menjadi Bisnis Nyata

CIPUTRA: KEHIDUPAN DENGAN DAN TANPA KECAKAPAN ENTR...

4 Cara Mudah Kebal Penyakit Tanpa Obat

Ada 5 Faktor yang Membentuk Citra Perusahaan

Perbaiki Kegagalan Dalam Mengelola Usaha

Ada 5 Tips Menjaga Loyalitas Dari Pelanggan

Taklukkan Rasa Ketakutan Demi Mendirikan Usaha Bar...

Apakah Anda Mampu Mejadi Pebisnis yang Handal?

Ada Beberapa Perbedaan Antara Orang Sukses dan Gag...

Mengincar Laba dari Pendidikan Anak Usia Dini

Rosita Sukses Lewat Keuletannya Dalam Berbisnis

Jangan Pernah Mengabaikan Kepuasan Konsumen

Asmui, Dari Jualan Pulsa Hingga Javapucino

Cara Efektif Menjalankan Bisnis

Kiat Sukses Bagi Para Pebisnis

30 UMKM NTB Ikuti Pelatihan Prosedur Ekspor

7 Langkah Agar Bisnis Baru Anda Dipublikasikan Med...

Mulyo Rahardjo, Sukses Melanjutkan Bisnis Warisan ...

3 Langkah Awal Merintis Bisnis Online

Dari Kuli Angkut Ikan Jadi Jutawan

Jangan Takut dengan Pesaing

Menyeimbangkan Ketegasan dan Kepekaan dalam Bisnis...

Naikkan Pendapatan dengan Pengelolaan Keuangan

Indy Barends Rintis Bisnis Resto Italia

4 Kesalahan Promosi yang Lazim Dilakukan UKM

Buatlah Pelanggan Tingkatkan Penjualan Anda

Tempatkan Diri Anda dalam Posisi Pelanggan

Resep Sukses Membuka Toko Online

Industri Bambu Topang Ekonomi Nasional

Genjot Penjualan dengan Rebut Hati Konsumen

Mempromosikan Produk Baru

Boeley Bachtiar, Raup Laba dari Bisnis Studio Musi...

Resep Networking yang Sukses

Kisah Sang Pelopor Batik Kayu Krebet

Meneropong Tawaran Mitra Pizza Rakyat

Rayakan GEW, UCEC Adakan Lomba Surat untuk Dahlan ...

Usaha Makanan Berbahan Singkong

Menentukan Harga Jual Produk Anda

Velly Kristanti, Sukses dengan Burger Lokal

Ruma, Bisnis Sosial Pemenang Endeavor Global

Universitas Ciputra Jajaki Training Entrepreneursh...

Pentingnya Riset Pasar untuk Bisnis Anda

Peluang sedap bisnis Siomay Mang Uci

Berdayakan Pengangguran Lewat Usaha Donat

Tawaran Renyah Bisnis Ayam Goreng Crispi

Peluang Bisnis Bagus Bebek Goreng Sauna

Efisien Berbisnis

Kapan Saat Yang Tepat Memasuki Bisnis?

Arti Nilai Kesuksesan

Berawal Dari Gratisan, Kini Omzet Auri Miliaran

Mendulang Uang Dari Usaha Soto Semarang

Langkah Pertahankan Ranking Situs Bisnis Anda di M...

Langkah Memulai Bisnis yang Sukses

Mengatasi Rasa Takut Berbisnis

Kiat Sukses Berbisnis Kecil

Pengorbanan untuk Memulai Bisnis

Niluh Djelantik, Sepatu Buatannya Dipakai Selebrit...

Susanti Alie, Sukses dengan Bisnis Saos

Bisnis Tambang Lesu, Produksi Alat Berat Turun

Batik Danar Hadi, dari Solo Kuasai Dunia

Piawai Jalankan Bisnis Tak Berarti Pasti Sukses di...

Tangani Risiko Bisnis dengan Bijaksana

Tiga Cara Tangani Gangguan Mendadak dalam Bisnis

Membuat Rencana Pemasaran dengan Cepat dan Akurat

Nengsih Laila Sari, Sukses dengan Bisnis Cendawan

Tips Merintis Bisnis Pribadi

Delapan Strategi Bertahan dalam Bisnis

Cara Memulai Kesepakatan Bisnis

Jangan Berbisnis dengan Teman, Mengapa?

Grup Ciputra dan CIMB Niaga Kerjasama dalam Pember...

Emil "Naif-BAND" Garap Bisnis Properti

Poin Jitu Mendapatkan Pujian Pelanggan

Cara Memulai Kesepakatan Bisnis

Menggunakan Testimoni untuk Tarik Pelanggan Baru

Keuntungan Mempunyai Rencana Pemasaran

Cara Mendapatkan Pelanggan Lebih Banyak

Tips Menangani Pelanggan yang Sulit

Sepuluh Hal yang Tidak Ingin Pelanggan Dengar

Cara UKM Menangkan Persaingan Lewat Facebook

Universitas Ciputra dan Wilmar Group Latih 40 Guru...

Inilah 3 Kampus Paling Entrepreneurial di Dunia

Bisnis Makanan Sehat

Tepung Kulit Pisang yang Bergizi

Analisis Keuntungan Bisnis Makanan

Lebih Baik Mulai Wirausaha di Usia 20-an

Pengangguran Tinggi, Warga AS Makin Akrab dengan U...

Telkom: Potensi Pasar UKM Masih Gemuk

Tips Merintis Bisnis Pribadi

Menjajaki Peluang Bisnis Pisang Oven Ala Rolade

Resep Sukses Membuka Toko Online

Dessy Komalasari, Raup Rupiah dari Bisnis Penyewaa...

Cara Mengumpulkan Modal Usaha

SBY Minta Perdagangan Selatan-Selatan Diperkuat

Cara Yakinkan Orang Lain untuk Terima Risiko

Indonesia Akan Jadi Basis Produksi Industri Taiwan...

Empat Gaya Kepemimpinan yang Harus Dikuasai Entrep...

Dengan Entrepreneurship, Indonesia Tak Hanya Jadi ...

Jatuh Bangun Grup Ciputra Dirikan Kota Baru di Han...

Siap Jadi Pebisnis Sukses?

RI Buka Pintu Ekspor Mangga & Salak ke Australia

Peluang Bisnis Tambak Ikan Bandeng

Menjajaki Peluang Bisnis Pisang Oven Ala Rolade

Tawaran Bisnis Burger dari Bandung

Peluang Keuntungan dari Bisnis Sate Lunak

Mulai Berwirausaha dengan Sikap Mental Berbeda

Dampingi Klien Seperti Keluarga

Tawaran Kemitraan Bisnis Pizza dari Semarang

Arti Penting Perencanaan Bisnis Strategis

Markus, Anak Tukang Gado-Gado yang Juragan Pabrik

Kisah Johari Zein Membangun Tiki JNE

Astra Agro Penguasa Lahan Sawit di Tanah Air

Donny Pramono, Sosok di Balik Kesuksesan Sour Sall...

Ir. Ciputra: Tinggalkan Korupsi dan Jadi Kaya deng...

Jeffrey Siy, Sukses di E-commerce Berkat Kegagalan...

Fokuslah pada 1 Startup dan 1 Ide

Mengintip Kesuksesan Getuk Goreng H Tohirin

Haruskah Resign Saat Merintis Usaha?

Kutipan-Kutipan Pendek dan Singkat Untuk Entrepren...

Raup Untung dari Menulis Online

Persiapan Membuka Toko Kosmetik

Bahaya Terlalu Meremehkan Kegagalan

Artpreneurship: Menyejahterakan Seniman dengan Ent...

Cara Mudah Membuat Rencana Bisnis

Berkat Koteka, Bisnis Cenderamata Abduh Hasilkan P...

Delapan "P" yang Disukai Pelanggan

Latih Anak-anak Putus Sekolah, Gigih Promosikan Bo...

Agar Kredit Usaha Anda Disetujui

Pertumbuhan Industri Manufaktur di Atas 5 Persen

Pendiri LinkedIn: Inilah Bagaimana Seharusnya Mark...

Deasy Novianti Lanjutkan Bisnis Batik Keluarga

Ketidakakuratan Dapat Membantu Pengambilan Keputus...

AS Kekurangan Sopir Truk

Peluang Terbesar Afrika: Konsumen

Internet Marketing untuk Bisnis Kecil

Seberapa Jauh Anda Harus Mengembangkan Ide Sebelum...

Daftar Kampus Entrepreneurship Terbaik

Pekerja Anggap Pelatihan Sama dengan Naik Gaji

Wanita Cina Hadapi Diskriminasi dalam Ketenagakerj...

Industri Manufaktur Bangkit, Indonesia Raup Keuntu...

3 Langkah Agar Pensiun dengan Tenang

Celah besar bisnis pendidikan anak

Langkah Awal Untuk Membangun Bisnis

Perencanaan Bisnis yang Strategis

Tips Memulai Bisnis Makanan

Lima Langkah Hasilkan Uang dari Ide Bisnis

Guerilla Marketing: Strategi Pemasaran Efektif den...

Denni Delyandri, Pelopor Oleh-oleh Khas Batam

Tukimin, Kaya Berkat Batang Pisang

Nunik: Sukses Berbisnis Tidak Dibatasi Usia

Plus-Minus Jadi Entrepreneur

Kategori Bisnis

Bisnis Alat Elektronik

Bisnis Arsitektur

Bisnis Asuransi

Bisnis Bahan Galian & Mineral

Bisnis Desain

Bisnis Elektronik

Bisnis Energi Bumi

Bisnis Farmasi dan Apotek

Bisnis Fashion

Bisnis Fotografi

Bisnis Hiburan

Bisnis Internet

Bisnis Investasi

Bisnis Jasa Lowongan Pekerjaan

Bisnis Kebutuhan Anak

Bisnis Kebutuhan Rumah Tangga

Bisnis Kecantikan

Bisnis Kehutanan

Bisnis Kelautan

Bisnis Kerajinan Tangan

Bisnis Kesehatan

Bisnis Keuangan

Bisnis Kimia

Bisnis Komputer

Bisnis Komunitas Forum & Blog

Bisnis Konstruksi

Bisnis Kuliner

Bisnis Lingkungan

Bisnis Logam

Bisnis Logistik

Bisnis Mainan

Bisnis Marketing & Periklanan

Bisnis Mesin

Bisnis Minuman

Bisnis Musik

Bisnis Olahraga

Bisnis Otomotif

Bisnis Pakaian Pria

Bisnis Pakaian Wanita

Bisnis Pelatihan & Training

Bisnis Penasihat & Konsultasi

Bisnis Pendidikan

Bisnis Penerbitan

Bisnis Peralatan

Bisnis Peralatan Kantor

Bisnis Perangkat Lunak

Bisnis Perbaikan & Reparasi

Bisnis Percetakan

Bisnis Periklanan

Bisnis Perjalanan Wisata

Bisnis Perkebunan

Bisnis Perminyakan

Bisnis Pertambangan

Bisnis Pertanian

Bisnis Peternakan

Bisnis Properti

Bisnis Rumah Makan

Bisnis Sekuritas

Bisnis Seni dan Art

Bisnis Sepatu

Bisnis Souvenir

Bisnis Tekstil

Bisnis Telekomunikasi

Bisnis Transportasi

Bisnis Website dan Situs

Peluang Bisnis

Transformasi Ide Menjadi Realita


Diposting oleh : arnandadanu - Dibaca: 503 kali

Setiap kali berpikir, ide bisa saja muncul. Sangat

mudah. Bagian yang tersulit adalah mengubahnya menjadi realita. Hal ini kerap menimpa calon entrepreneur dan
bahkan oleh para entrepreneur itu sendiri ketika bisnis telah berjalan seiring waktu dan membutuhkan inovasi untuk
mengembangkan bisnisnya.

Begitu banyak hal yang harus diurus dalam memulai bisnis, proses transformasi dari ide mentah menuju ide yang siap
diimplementasikan hingga ke tahap aksi yang menghasilkan dampak kadang justru terabaikan. Padahal, tak jarang dari
ide yang sekilas muncul itulah peluang bisnis tercipta.

Berikut tujuh tahapan untuk mengubah ide menjadi realita menurut Alex Budak, sosial entrepreneur pendiri situs
StartSomeGood dan anggota Young Entrepreneur Council (YEC) seperti dilansir dari U.S. News & World Report,
Jumat (4/11).

#1. Memberi tahu ide Anda kepada orang lain

Sering kali calon pelaku bisnis menyimpan ide dalam pikiran mereka sendiri karena diliputi oleh rasa takut. Takut gagal
bagaimana jika tak berhasil, takut suksesbagaimana jika ide ini berhasil dan mengubah hidup saya, takut ditiru
bagaimana jika seseorang mencuri ide saya, dan ketakutan lainnya. Padahal, tahap pertama dalam proses transformasi
ide menjadi realita adalah dengan menceritakan ide tersebut kepada orang lain.

Menurut Budak, saat dirinya sharing konsep mengenai StartSomeGood, tak hanya rasa percaya diri sebagai modal
berbisnis yang diperolehnya tapi juga feedback penting yang dapat memoles ide mentah miliknya menjadi sebuah
konsep berpola.

#2. Mencari partner

Langkah selanjutnya adalah mencari partner. Dunia entrepreneurship menyimpan kerikil tajam yang siap menghadang
langkah Anda. Karena itu, keberadaan partner yang memiliki visi sama dengan Anda juga sangat penting. Dengan

demikian, Anda tidak akan sendirian saat menempuh perjalanan serta berpetualang dalam dunia entrepreneurship.
Lakukan apapun yang Anda bisa agar partner tak berpaling terlebih saat beragam masalah menerjang bisnis kalian.

#3. Mulai dari skala kecil

Facebook tidak dirancang dalam semalam, begitu pula halnya dengan Google yang harus menempuh perjalanan
panjang untuk menjadi sebesar sekarang. Cobalah untuk membangun sesuatu dari skala yang kecil. Yang terpenting
berani untuk meluncurkannya ke publik untuk menguji ide Anda. Sebelum menggapai impian memeroleh jutaan
pelanggan, cobalah untuk mengimplementasikannya terhadap 100 konsumen pertama dengan se-enjoy mungkin.

#4. Manfaatkan prasarana gratis

Gunakan prasarana gratis dalam perjalanan pengimplementasian ide menjadi realita seperti fasilitas Dropbox untuk
menyinkronisasi dokumen atau Pivotal Tracker untuk menajemen proyek. Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya
pengeluaran kala merintis bisnis.

#5. Bangun koneksi

Pada umumnya, entrepreneur adalah sosok konektor yang andal. Jadi, bangun sebanyak mungkin relasi yang bisa Anda
lakukan. Hadiri pertemuan komunitas, seminar serta pameran yang menjadi wadah para entrepreneur untuk menambah
koneksi. Networking menyimpan manfaat yang sangat besar bagi bisnis Anda.

#6. Membangun relasi dengan non-entrepreneur

Anda telah memiliki partner, relasi yang Anda miliki juga bertambah. Tapi masih ada hal penting yang juga dibutuhkan
dalam mengimplementasikan ide menjadi realita yaitu dukungan dari orang-orang yang tak memiliki latar belakang
sebagai entrepreneur. Membangun relasi dengan non-entrepreneur bisa membantu Anda menghadapi realita yang
sesungguhnya.

#7. Menjaga diri sendiri

Mengimplementasikan ide menjadi realita bukanlah pekerjaan mudah. Anda mungkin membutuhkan waktu 18 jam
sehari atau bahkan lebih untuk mencapainya. Stres? Pasti! Tapi, jangan sampai hal itu membuat kinerja serta kualitas
Anda menurun. Maka itu, jaga kesehatan tubuh serta mental Anda dengan tiga aktivitas; tidur, makan dan olahraga
dengan masing-masing porsi yang mencukupi.

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap mengimplementasikan ide dan terjun dalam dunia bisnis? Selamat mencoba dan
semoga sukses! (*/ely)

Menjadi Pengusaha Sukses Harus Pernah


Ditipu Orang
54 days ago by admin 0

Bersyukurlah yang pernah ditipu orang dalam


proses berwirausaha atau dalam perjalanan menjadi pengusaha, karena bagi yang pernah ditipu
orang dalam bisnisnya punya potensi atau peluang untuk menjadi pengusaha sukses/sejati.
Kenapa saya berani berargumen untuk menjadi pengusaha sukses harus pernah ditipu orang itu
bukan semata-mata dari hasil pemikiran saya. Ingin tahu asal muasal artikel Menjadi Pengusaha
Sukses Harus Pernah Ditipu Orang saya tulis ?
Begini ceritanya, dalam acara gathering yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional
Madani (Persero) pada tanggal 15 April 2012 Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan berkata
jadi pengusaha yang baik itu adalah pengusaha yang pernah ditipu orang bahkan pada
kesempatan lainnya dalam acara gathering tersebut Dahlan Iskan dengan nada guyonnya berdoa
Semoga semua Peserta gathering secepatnya ditipu orang agar usahanya tambah maju.
Serentak peserta gathering menimpali Jangan, Pak !.
Namun Dahlan Iskan tetap berpegang teguh pada pendapatnya. Dia beralasan, dalam
berwirausaha/berbisnis ditipu orang merupakan salah satu perjalanan hidup yang harus
dilaluinya. Kata dia Lebih baik Anda saya doakan ditipu sekarang, ketika Anda masih kecil,
daripada ditipu orang ketika sudah jadi pengusaha besar, terus dilanjutkan lagi. Yang saya
inginkan orang itu harus belajar agar tidak ditipu orang, tapi ditipu itu penting.

Kalau kita mau membaca makna yang tersirat dari kalimat menjadi pengusaha sukses harus
pernha ditipu orang yang diucapkan oleh Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, ialah ada
pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman pahit tersebut. Di antaranya, mengetahui jenis orang
seperti apa yang bisa dipercaya, dan mana yang sama sekali tidak bisa dipercaya. Pengusaha itu
istimewa. Kalau semua orang gampang putus asa, tidak ada yang bisa jadi pengusaha, kata dia.
Masih dalam acara gathering tersebut Dahlan Iskan berbagi tip menjadi pengusaha sukses :
Tip pertama berusaha itu hanya bisa ditularkan, tidak bisa diajarkan, kalau tiap hari bergaul
dengan orang yang berusaha, maka Anda akan ketularan berusaha. Kalau tiap hari bergaul
dengan orang politik maka Anda akan jadi politikus.
Tip kedua Dahlan Iskan membagikan kepada peserta gathering dengan cara meminta semua
pengusaha yang pernah tertipu untuk maju ke atas panggung. Ada delapan peserta gathering
yang maju naik panggung berdiri bersama Dahlan. Kata dia Bapak sekalian inilah contoh
pengusaha yang pernah ditipu orang, saya memuji mereka yang pernah ditipu ini karena tidak
putus asa. Selanjutnya para pengusaha yang pernah ditipu dimintai untuk menceritakan satu
persatu. Satu hal yang bisa disimpulkan dari cerita para pengusaha yang pernah ditipu tersebut
ialah rata-rata usahanya kini berkembang lebih maju. Kata Dahlan Iskan Ini yang hebat dari
teman-teman ini, mereka tidak putus berusaha meskipun sudah pernah ditipu, tapi tetap jadi
pengusaha. Karena inti berusaha itu ulet, tidak putus asa, dan tidak mengenal lelah.
Nah setelah mengetahui pemaparan diatas, ada betulnya kan argument untuk menjadi
pengusaha sukses harus pernah ditipu orang ? karena sejatinya orang yang pernah ditipu
kemudian terus bangkit dan berusaha tanpa mengenal kata menyerah dan akhirnya dia bisa
sukses dalam bisnisnya maka itu baru bisa dikatakan pengusaha sukses.
Sekarang mari kita berlomba-lomba menjadi pengusaha Indonesia membutuhkan 18 juta orang
pengusaha mikro kecil dan menengah. Kata Dahlan Iskan Kita perlu 18 juta orang yang kirakira seperti yang hadir sekarang ini untuk Indonesia ini bisa maju. Selanjutnya Anda yang
belum pernah ditipu harus mempersiapkan mental dari sekarang, karena ketika ada siap sukses
maka Anda harus siap juga dalam situasi dimana Anda mengalami kebangkrutan entah itu ditipu
orang, faktor alam, atau faktor lainnya. Kemudian bagi yang pernah ditipu orang jangan berhenti
sampai disitu, terus berjuang, berjuang, dan berjuang untuk menjadi pengusaha sukses. Dan
jangan lupa, minta banutan sama Allah SWT. Karena Allah SWT sebaik-baik penolong dan Allah
tempat meminta segela sesuatu. Baca QS : Al-Ikhlas : 2.

8 Kebiasaan Orang Sukses Yang Perlu Kita


Tiru
15 hours ago by admin 0

Sukses itu bukan sesuatu yang instan, melainkan ada proses yang dilalui dari
kegagalan demi kegagalan sehingga pada akhirnya memetik buah dari proses berupa kesuksesan
sejati.
Artikel ini merupakan 8 (Delapan) kebiasaan yang dilakukan oleh orang sukses versi inc.com
Orang Sukses Tidak Membuat Rencana Cadangan
Coba anda telaah lebih dalam, rencana cadangan biasanya kita persiapkan jika terjadi kegagalan
pada rencana utama. Tapi disisi lain rencana cadangan menjadikan kita berhenti berusaha dari
rencana utama, saat rencana utama mulai menemui kesulitan dan kendala. Maka spontan pikiran
Kita akan beralih pada rencana berikutnya. Tentunya ini akan membuat kita mengulang dari nol
lagi. Perlu digaris bawahi cadangan disini maksudnya rencana yang tidak berhubungan dengan
bisnis utama yang kita jalankan. Maka saran kami berusaha lebih giat jika kita tidak punya
pilihan lain selain menjalankan rencana utama. Dengan kata lain komitmen total pada rencana
utama harus kita kuatkan. Jika hal buruk terjadi, maka berusahalah tetap tenang dan yakinlah,
akan ada jalan keluar, asalkan kita tetap berusaha dan bekerja.
Orang Sukses Bekerja dengan Sungguh-Sungguh
Apapun yang kita lakukan tidak bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa, jika kita hanya
melakukannya tidak sungguh-sungguh. Tidak ada jalan pintas untuk sukses, tidak ada usaha yang
berhasil dalam satu malam. Semua keberhasilan dirintis dari usaha dan kesabaran yang tidak
sedikit. Mulailah bekerja sekarang, jangan lagi membuang waktu. Konsep yang harus dipegang
adalah kita bisa mendapatkan hasil yang baik dengan usaha yang sedikit dan kita bisa
mendapatkan hasil yang terbaik saat kita bekerja sungguh-sungguh.
Orang Sukses Berusaha Lebih Giat Dari yang Lain
Orang sukses tidak ada waktu untuk bermalas-malasan, waktu mereka digunakan seproduktif
mungkin.

Orang Sukses Menjauhi Keramaian


Seorang bijak mengatakan, bergabung pada keramaian, sebagus apapun keramaian itu,
merupakan salah satu jalan menuju kesulitan. Hal ini karena banyaknya persaingan di tempat
yang ramai. Jika memang tempat ramai menjadi pilihan anda, maka juallah sesuatu yang orang
lain tidak menjualnya, sesuatu yang unik. Dan kalau anda tidak bisa menjual sesuatu yang unik,
maka berilah pelayanan yang lebih ketimbang yang lainnya, tentunya jangan menghalalkan
segala cara.
Orang Sukses Mempunyai Target
Orang biasa adalah orang yang mempunyai target yang biasa saja. Maka tentukanlah apa yang
paling ada inginkan dan lakukan yang terbaik disetiap langkah anda, lakukan dengan secepat
mungkin, dan carilah jalan yang semurah dan seefektif mungkin.
Orang Sukses Tidak Berhenti Begitu Saja
Orang yang sukses tidak berhenti berusaha saat mereka telah mencapai sukses. Saat berhasil
dalam satu target, mereka berusaha mencapai target yang lain. Ketika sudah sukses masih terus
berusaha mencapai target lainnya maka otomatis ketika gagal terus berusaha. Jadi tidak ada
istilah menyerah.
Orang Sukses Memiliki Kemampuan Untuk Menjual
Skill menjual merupakan ujung tombak dari sebuah bisnis. Apalah artinya kita mampu
menciptakan produk yang luar biasa tapi kita tidak mampu meyakinkan orang lain akan produk
atau jasa kita. Perlu diketahui bahwa menjual adalah bukan proses memanipulasi atau memaksa
orang untuk membeli. Menjual adalah proses menjelaskan secara logis tentang manfaat suatu
produk bagi orang yang membeli. Orang yang sukses harus mampu menjual kemampuannya.
Tentunya kemampuan tersebut harus bermanfaat bagi orang lain.
Orang Sukses Tidak Berbangga-Bangga
Mereka yang sukses adalah mereka yang mengakui kesalahan mereka, mereka meminta maaf,
mereka mempunyai target yang realistis, mereka mengakui andil orang lain dalam kesuksesan
mereka dan mereka tidak mau untuk meminta tolong dan bekerja sama, lebih lagi, mereka tidak
menyerah saat gagal dan mencoba lagi.