Anda di halaman 1dari 24

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
Kajian Karakterisasi Pembuatan Pelumas Gemuk dengan Bahan
Baku Dasar Minyak Jelantah
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN EKSAKTA

DIUSULKAN OLEH :
Andyco Amihardy
NIM: 2014430001 / 2014
Ahmad Muhammad R T
NIM: 2014437001 / 2014
Alfan Chaerrudin
NIM: 2015430002 / 2015

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA


JAKARTA
2016

DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan .........................................................................................
i
Daftar Isi ............................................................................................................. ii
Daftar Tabel ........................................................................................................ iii
Daftar Gambar..................................................................................................... iv
BAB 1. PENDAHULUAN ................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang ............................................................................... 1
1.2 Perumusan Masalah ....................................................................... 1
1.3 Tujuan ............................................................................................ 2
1.4 Kegunaan ....................................................................................... 2
1.5 Luaran ............................................................................................ 2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................ 3
BAB 3. METODA PENELITIAN ..................................................................... 5
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ................................................... 8
4.1 Anggaran Biaya .............................................................................. 8
4.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................. 8
DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................... 9
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota, Biodata Dosen Pembimbing
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

ii

DAFTAR TABEL
Tabel 4.1. Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P ..................................................
Tabel 4.2. Jadwal Kegiatan PKM-P ...................................................................

8
8

iii

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Diagram Alir Penelitian ..................................................................

iv

BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan negara agraris yang kaya dengan sumber daya
alam antara lain : minyak, gas bumi, batu bara, dan sumber daya alam
lainnya. Kebutuhan minyak mineral di Indonesia setiap tahun terus
meningkat. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor setiap
tahunnya, hal itu sebanding dengan dampak yang ditimbulkan oleh
pemakaian base oil pelumas dari minyak mineral yang terbatas
ketersediaannya non renewable dan tidak mudah terurai. Oleh karena itu,
Saat ini banyak dikembangkan produk pelumas ramah lingkungan
menggantikan minyak mineral sebagai base oil pelumas grease dari nabati
yang mudah didapatkan, ramah terhadap lingkungan dan bersifat
biodegradable serta renewable dengan cara memurnikan kembali minyak
jelantah bekas, untuk membuat bahan dasar pembuatan gemuk pelumas.
Karena banyaknya limbah minyak goreng yang tidak di manfaatkan Karena
di anggap berbahaya untuk di konsumsi, dapat menimbulkan penyakit
kolesterol yang disebabkan tingginya bilangan asam pada limbah minyak
goreng bekas. Dengan hal itu limbah minyak goreng dapat di turunkan
bilangan asamnya dengan cara di rendam dengan tebu.
Menurut Honary (2011), Base Oil bisa berasal dari minyak bumi,
minyak sintetis maupun turunan minyak bumi, minyak nabati maupun
minyak sintetis turunan minyak nabati. Ketersediaan minyak bumi tidak
terbarukan, maka penggunaan minyak nabati sebagai base oil dapat
menghasilkan pelumas dengan harga murah dan terbarukan.
Talkit dkk (2012) menyatakan bahwa pencampuran beberapa minyak
nabati merupakan upaya untuk memeperbaiki sifat pelumasan sehingga bisa
menggantikan minyak bumi.
Pada penelitian ini akan dikaji pemanfaatan dan karakterisasi minyak
jelantah sebagai bahan baku pembuatan pelumas gemuk.
1.2 Perumusan Masalah
1. Apakah minyak jelantah dapat di manfaatkan sebagai bahan dasar
pembuatan pelumas grease?
2. Apakah pelumas grease dari bahan dasar minyak jelantah memenuhi
standar karakterisasi pelumas grease?

1.3 Tujuan

1. Mengetahui cara pembuatan pelumas grease dengan bahan baku dasar


minyak jelantah.
2. Mengetahui karakterisasi pelumas grease dengan bahan baku dasar minyak
jelantah.

1.4 Kegunaan
1. Sebagai salah satu pengembangan ilmu pengetahuan, sehingga
menambah wawasan terutama mengenai manfaat bahan-bahan alam.
2. Untuk mengurangi limbah minyak jelantah dengan memanfaatkan
kembali.
3. Mengurangi penggunaan minyak bumi untuk pembuatan pelumas gemuk.
1.5 Luaran
1. Hasil kajian karakterisasi pembuatan pelumas gemuk jenuh dengan
bahan baku dasar minyak jelantah
2. Jurnal ilmiah atau prosiding seminar Kajian Karakterisasi Pembuatan
Pelumas Gemuk Jenuh Dengan Bahan Baku Dasar Minyak Jelantah
3. HaKi dan teknologi tepat guna pembuatan pelumas gemuk jenuh dengan
bahan baku dasar minyak jelantah

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA


Pelumas Gemuk
Istilah gemuk pelumas awalnya berasal dari bahasa latin yaitu crassus
yang berarti lemak. Gemuk pelumas adalah senyawa semi padat atau padat pada
kondisi suhu dan beban normal, dan ketika beban mencapai titik kritis akan
berubah menjadi liquid. Senyawa gemuk pelumas merupakan campuran antara
base oil sebesar 60-95%, bahan pengental (thickening agent) sebesar 5-25% dan
aditif sebesar 0-10% (A. Adhvaryu et.al, 2004)
Grease atau gemuk lumas adalah padatan atau semi padatan campuran
pelumas dengan bahan pengental yang berfungsi mengurangi gesekan
dan keausan
antara
dua bidang
atau
permukaan
yang
saling
bersinggungan atau bergesekan.
Grease tersusun atas beberapa komponen, yaitu :
1. Base oil
Kandungan base oil dalam pembuatan grease adalah 75-95 %. Beberapa
tipe minyak dasar dalam pembuatan grease adalah :
- minyak bumi dari jenis parafinik
- minyak nabati : minyak sawit, minyak jarak, dan lain-lain
- minyak sintetis : senyawa kompleks hidrolarbon
2. Bahan pengental (Thickener)
Komponen ini berfungsi sebagai bahan pengental dalam produk grease
dengan kandungan 5-20 %. Beberapa tipe pengental yang umum
digunakan adalah :
- pengental organik sintetik (zat anorganik gel) : poliurea, sabun logam
sederhana dan sabun logam kompleks
- sabun yang terbentuk dari asam lemak ataupun ester yang berasal dari
minyak nabati
3. Aditif
Aditif berfungsi meningkatkan performa grease dengan kandungan 0-15 %.
Aditif yang ditambahkan perlu diperhatikan terutama sifat biodegrability-nya
terhadap lingkungan.Kemampuan grease sebagai bahan lubrikan tergantung
pada base oil, bahan pengental serta aditifnya. Bahan pengental, ibarat busa,
menyerap minyak dan nantinya melepaskannya ke komponen yang dilumasi.
Sebagian molekul bahan pengental terserap ke permukaan logam yang
dilumasi untuk mencegah terjadinya kontak antar logam-logam. Sifat grease
tersebut diperkuat dengan adanya aditif. Aditif ini merupakan suatu bahan
yang berfungsi sebagai vitamin bagi grease yang kegunaannya antara lain :

a. Sebagai anti korosi


Minyak pelumas harus mampu mencegah atau mengurangi proses
timbulnya karat/proses korosi atau melindungi permukaan yang dilumasi
dari terbentuknya karat. Untuk meningkatkan kemampuan pencegahan
timbulnya karat, maka digunakan aditif sebagi anti korosi.
b. Sebagai anti aus Untuk pembebanan kontak antara bidang yang relatif
tinggi, pelumas harus mampu mencegah keausan secara pasif dengan
membentuk lapisan film yang kuat di permukaan yang dilumasi, sehingga
mampu mengurangi permukaan sentuh logam yang dilumasi dan secara
aktif bereaksi dengan permukaan logam untuk mencegah terjadinya proses
pemanasan setempat akibat beban yang tinggi.
c. Sebagai anti oksidan
Proses oksidasi menyebabkan kerusakan pelumas dan menyebabkan
timbulnya kotoran serta asam yang dapat menimbulkan masalah
selanjutnya. Untuk itu minyak pelumas harus mempunyaisifat/kemampuan
tahan terhadap oksidasi, guna melindungi diri dari proses kerusakan serta
menetralisir asam-asam yang mungkin terbentuk.
d. Mempertahankan kekentalan grease (viscosity index improver)
Aditif untuk mempertahankan kekentalan grease diperlukan untu mencegah
pengenceran grease. Pada suhu mesin tinggi akibat mesin bekerja dengan waktu
lama dan pada suhu udara panas, grease akan mengencer. Peran grease yang
menjadi encer tentu saja akan kurang efektif. Oleh karena itu dibutuhkan bahan
aditif yang bersifat dapat mempertahankan kekentalan grease
Bahan Dasar dari Minyak Jelantah
Umumnya pelumas dibuat dari minyak mineral sebagai base pelumas dan
pelumas bio yang berasal dari minyak nabati maupun hewani. Pertimbangan
menggunakan minyak nabati adalah ekonomis, terbarukan, tidak berbahaya,
ramah lingkungan, sehingga berpotensi untuk menggantikan minyak mineral
(Kim, 2012).
Menurut Guritno (2003), minyak nabati mempunyai struktur kimia yang
mirip dengan minyak mineral dalam hal kandungan karbonnya, sehingga minyak
nabati dapat dijadikan sebagai bahan dasar pelumas.
Minyak nabati sebagai bahan dasar pelumas memiliki keunggulan, antara
lain : (1) mudah mengalir dari suhu rendah ke bagian pelat bersuhu lebih tinggi,
karena kekentalan minyak berkurang akibat kenaikan suhu,
(2) mudah
membentuk emulsi dengan air, (3) daya lumas lebih baik daripada minyak
mineral, (4) melekat lebih baik pada bidang-bidang logam yang basah atau
lembab (Nachtman dan Kalpakjian, 1985 dalam La Puppung, 1986).
Sedangkan kelemahan minyak nabati adalah rendahnya ketahanan terhadap
oksidasi pada temperature tinggi dan jeleknya sifat pelumas pada temperature

rendah (Nizam, 2009). Kelemahan minyak nabati dapat diatasi atau di modifikasi
dengan cara pencampuran dengan zat lain.
Berdasarkan penelitian sebelumnya produk grease berbahan dasar minyak
jelantah memiliki mutu yang bersaing dengan produk yang ada dipasaran.
Penelitian lain yang dilakukan oleh Abdulbari, dkk. (2011) menuliskan bahwa
minyak nabati bersifat biodegradable, beberapa minyak digunakan untuk pangan
sehingga kurang layak digunakan untuk keperluan non pangan seperti pelumas.
Sedangkan minyak goring bekas (minyak jelantah) akan dapat bersifat toxic,
berubah warna dan bau, oleh karena itu berpotensi digunakan sebagai campuran
base oil.
BAB 3. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang akan dilakukan pada penelitian ini bertujuan untuk
menetapkan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan dari
penelitian ini.
A. Diagram Alir
Diagram alir dari penelitian pembuatan pelumas gemuk dengan bahan baku
dasar minyak jelantah :

Minyak
Jelantah
JJ

Bentoni
te

Penurunan
Bilangan Asam
Selama 1 Minggu

Limbah
Ampas
Tebu

Base Oil

NaOH &
Asam

Reaktor
Batch

Saponifika
si

Sabun

Kristalisasi
(Pendingina
n)

Homogenis
asi

Uji
Karakterisasi
Pelumas

Penetrasi
&
Konsisten
si

Dropping
Point

Four Ball
Test

Gambar 1.1 Diagram Alir Penelitian

Water
Resistanc
e

B. Alat dan Bahan


1. Alat
Reaktor Batch Tertutup (Saponifikasi), Mixer (Homogenisasi), labu
Erlenmeyer, Alat Titrasi, Beaker Gelas, Hot plate, Stirrer, Pipet tetes,
Termometer, Kertas saring, Corong, Blender, Ayakan, Botol VCO, Gelas
ukur, pH meter
2. Bahan
Minyak Goreng Bekas Yang Berasal Dari Minyak Sawit , Ampas Tebu ,
NaOH, Asam Sitrat, Asam Stearat, Indikator PP, Gliserin, Etanol,
Aquadest, Bentonit
C. Pengujian Sifat Fisik dan Kimia
1. Cone Penetration
Suatu metode untuk mengukur daya tahan grease terhadap gaya tekan
sebuah batang kerucut, metode ini akan mendefinisikan Viskositas. Alat
yang digunakan yaitu penetrometer. (ASTMD-217)
2. Dropping Point
Suatu metode untuk mengetahui suhu tertinggI suatu grease mulai
mengalir, dan tidak berhubungan dengan temperatur kerja dari grease.
(ASTMD-556)
3. Water Wash Out
Kemampuan gemuk untuk bertahan terhadap efek keberadaan air tanpa
mengalami perubahan kemampuan dalam pelumasan. Sifat ini sangat
diperlukan untuk mencegah terjadinya pencemaran air tanah akibat
kebocoran gemuk atau masuknya air pencuci yang bercampur dengan
gemuk yang larut ke dalam tanah.
4. Four Ball EP Test
Suatu metode untuk mengetahui kemampuan grease terutama additive
dalam EP dalam menahan beban. Ketahanan aus mengalami kehilangan
massa pada permukaan yang bergesek, sehingga gemuk digunakan sebagai
perlindungan aus sedangkan koefisien friksi mengalami kehilangan energi
sehingga gemuk digunakan untuk mengurangi friksi. (ASTMD-4172)

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Tabel 4.1 Ringkasan Anggaran Biaya PKM-P
Jenis Pengeluaran

No.

Biaya (Rp.)
6.010.500

Peralatan penunjang

Bahan habis pakai

2.434.000

Perjalanan

2.090.000

Lain-lain

1.600.000
Jumlah

12.134.500

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan PKM-P
No.
Kegiatan
Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3
1 Studi Kepustakaan
Persiapan alat dan
2
bahan
3 Penelitian
q
Analisa Hasil dan
4
Pembahasan
5 Pembuatan Laporan
6 Publikasi Jurnal

Bulan ke-4

DAFTAR PUSTAKA

Abdulbari, H.A., Rosli, M.Y., Abdurrahman H.N., Nizam, M.K., 2011,


Lubricating Grease from spent bleaching carth and waste cooking oil :
Tribology Properties, International Journal of the Physical Science, Vol 6
(20), 4695-4699.
Adhvaryu, A. (2004). Preparation of Soybean Oil-Based Grease : Effects of
Composition and Structure on Physical Properties . Jurnal of Agricultural
and Food Chemistry, 52.
Eva, Herawati, Hutagaol. (2012). Pembuatan Gemuk Bio Campuran Li-Ca 12HSA
Asetat Kompleks Menggunakan Base Oil Minyak Sawit Terepoksidasi.
Honary, L.A, James, W., 2011, Performance Properties of Biobased Rail Curve
Grease, Seminar Proceeding, Minneapolis.
Honary, Lou A T,& Erwin Richter. (2011). Biobased Lubricants and Greases
Technology and Product.
Kim K., 2012, Epoxidation of Vegetables Oils Using the Heterogeneous Catalysis,
Amorphous Ti-SiO2, Disertation Institute of Chemical Thecnology and
Heterogeneous
Nizam, M.K., dan Abdulbari H.A., 2009, THE USE OF VEGETABLE OIL IN
LUBRICANT AS BASE OIL : A REVIEW, Proseding National Conference on
Postgraduate Research (NCON-PGR) Oktober. University Malaysia Pahang.
Rush, R. E. 1997. A Review Of The More Common Standard Grease Test In Use
Today. Journal of the society of tribologist and lubrication engineers, 17-26.
Talkit Marotrao,K. 2012. Physiochemical Properties Of Oil Blend And Their
Effects On Lubrication Properties, E- ISSN22498974.
Triyanto. 2012. Pra Studi Kelayakan Pendirian Industri Grease Berbahan Dasar
Minyak Jelantah di Kabupaten Purbalingga. Universitas Jendral Sudirman:
Purwokerto.

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing


Biodata Ketua Pelaksana
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
Andyco Amihardy
2 Jenis Kelamin
Laki Laki
3 Program Studi
Teknik Kimia
4 NIM
2014430001
5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 12 Desember 1996
6 E-mail
Amihardyandyco19@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP
085972930443
B. Riwayat Pendidikan
SD
SMP
SMA
Nama
SDN Karang Pawitan SMP Negeri 1 SMA
Negeri
4
Karawang
Institusi
1
Karawang Barat
Barat
Jurusan
Ipa
Tahun
2002 - 2008
2008 - 2011
2011 - 2014
MasukC.
Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul Artikel
Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau
institusi lainnya)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul Artikel
Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Jakarta, 31 Oktober 2016
Pengusul,

Andyco Amihardy

Biodata Anggota Pelaksana


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi

Ahmad Muhamad Rizki Triaji


Laki-Laki
Teknik Kimia
2014437001
Bekasi, 02 Febuari 1996
Rizky_triaji@yahoo.com
082299886670
SMP

SMA

SDN Jatisampurna SMPN


15
SMAN 7 Kota Bekasi
v
Kota Bekasi

Jurusan
IPA
Tahun Masuk2001-2007
2007-2010
2010-2013
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul
Artikel Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau
institusi lainnya)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul
Artikel Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Jakarta, 31 Oktober 2016`
Pengusul,

Ahmad Muhammad Rizki Triaji


Biodata Anggota Pelaksana
A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Program Studi
4 NIM
5 Tempat dan Tanggal Lahir
6 E-mail
7 Nomor Telepon/HP
B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Institusi

Alfan Chaerrudin
Laki-Laki
Teknik Kimia
2015430002
Jakarta, 1 Maret 1997
alfanrft8@gmail.com
085716648293
SMP

SDN Pegangsaan SMPN


02
Cibitung

SMA
2

SMAN 4 Tambun Selatan

Jurusan
IPA
Tahun Masuk2002-2008
2008-2011
2011-2014
Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul
Artikel Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau
institusi lainnya)
Nama Pertemuan Ilmiah /
Judul
Artikel Waktu dan
No.
Seminar
Ilmiah
Tempat
1
2
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM Penelitian.
Jakarta, 31 Oktober 2016`
Pengusul,

Alfan Chaerrudin

Biodata Dosen Pembimbing


Identitas Diri
Nama Lengkap (dengan gelar)

Dr. Ir. Ratri Ariatmi Nugrahani., MT

2
3
4
5
6
7

Jenis Kelamin
Program Studi
NIDN
Tempat dan Tanggal Lahir
E-mail
Nomor Telepon/HP

Nama Institusi
Jurusan
Tahun Masuk Lulus
Riwayat Pendidikan

Perempuan
Teknik Kimia
0330046901
Yogyakarta, 30 April 1969
r_nugrahani@yahoo.com
(021)-(87757310) / 0811870169 / 085781798605

S-1
Universitas
Gadjah Mada
Teknik Kimia

S-2
Universitas
Indonesia
Teknik Kimia

1987-1992

1998-2000

S-3
Institut Pertanian Bogor
Teknologi Industri
Pertanian
2004-2008

No
1.

Nama Pertemuan
Ilmiah/Seminar
Seminar Nasional Kimia dan
Industri, ISBN 979-5624-0-7

Judul Artikel Ilmiah

Sintesis Epoksi Minyak Jarak


Pagar dan Uji Tarik sebagai
Plasticizer pada Formulasi
Plastik PVC
Seminar Nasional Teknik
Parameter Kinetika Dan
Termodinamika
Kimia Indonesia, ITB ISBN
Proses Epoksidasi
978-979-98300-1-2
Minyak Jarak Pagar
(Jatrropha Curcas L.)
Menggunakan
Hidrogen Peroksida
International Seminar On
Kinetik Stadies on Oxirane
Chemical Engineering Soehadi Ring Opening of Epoxidized
Reksowardojo
Jatorpha cucas Oil by Methanol
and Identification of Polyol

Waktu dan
tempat
2006, Universitas
Negeri Surakarta

2009, ITB

2011, ITB

Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


4

Seminar Nasional Teknik


Kimia Indonesia

SEMNASTEK UMJ

Reaksi Hidroksilasi terhadap


Epoksi Jarak Pagar (Jatropha
curcas L.) menggunakan Asam
Asetat Glasial dengan Katalis
Resin
Pemanfaatan Nanobentonit
sebagai Bahan Tambahan pada
formula grease, kosmetik, Dan
nanokomposit polimer

2012,UI

2014,UMJ

Jakarta, 31 Oktober 2016

Dr, Ir. Ratri Ariatmi Nugrahani, MT


NIDN. 0330046901

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan penunjang
Material
Reactor Batch
Mixer
Pengujian
Cone
Penetrasi
Pengujian
Four Ball Test
Drop Melting
Point
Water Wash
Out
Hot Plate

Justifikasi
Pemakaian
Saponifikasi
& Pelarutan
Homogenisasi
Viskositas

1 unit

Harga
Satuan (Rp)
1.000.000

Sewa

1 unit
4 kali

300.000
50.000

Sewa
Uji di Petrolab

Nilai
Koefesien
Gesekan
Titik Leleh

4 kali

800.000

Uji di Petrolab

4 kali

20.000

Uji di Petrolab

Efek
Keberadaan
Air
Pengujian

4 kali

75.000

Uji di Petrolab

1 unit

200.000

Pembelian

Kuantitas

Keterangan

Termometer
Stirrer
Blender
Ayakan
Botol VCO
Gelas Ukuran
pH Meter

Sample
Alat Ukur
Suhu
Pengaduk
Memperkecil
Ukuran

1 unit

50.000

Pembelian

1 unit
1 unit
1 unit

50.000
200.000
150.000

Sewa
Pembelian
Sewa

2.500
100.000
168.000

Pembelian
Pembelian
Pembelian
6.010.500

5 buah
1 buah
Alat Pengukur 1 unit
SUB TOTAL (Rp)

2. Bahan Habis Pakai


Material
Minyak
Jelantah
Ampas Tebu
NaOH p.a
Asam Sitrat
Asam Stearat
Indikator PP
Gliserin
Etanol
Bentonit

3. Perjalanan

Justifikasi
Pemakaian
Bahan Baku
Utama
Penurunan
Bilangan
Asam
Titrasi
Saponifikasi
Saponifikasi

4 kg

Harga
Satuan (Rp)
6.000

Pembelian

4 kg

500

Pembelian

2,5 liter
1 kg
1 kg
100 ml
1 kg
2,5 liter
1 kg

800.000
40.000
40.000
66.000
88.000
1.000.000
400.000

Pembelian
Pembelian
Pembelian
Pembelian
Pembelian
Pembelian
Pembelian

Kuantitas

Proses ke
Reaktor
SUB TOTAL (Rp)

Keterangan

2.434.000

Material
Perjalanan ke
Restoran dan
Supplier Bahan
Kimia
Perjalanan ke
Petrolab
Perjalanan ke
Serpong
Monev Dikti

Justifikasi
Pemakaian
Pencarian
Bahan

Kuantitas
4

Pengujian
4
Sample
Pengujian
4
Sample
Seminar
3
SUB TOTAL (Rp)

Harga
Satuan (Rp)
60.000

Pulang - Pergi

150.000

Pulang - Pergi

200.000

Pulang Pergi

150.000

Pulang - Pergi
2.090.000

Keterangan

4. Lain-lain
Material
Materi ke
Perpustakaan

Pembuatan
Laporan
HaKi

Justifikasi
Pemakaian
Penggunaan
Media Cetak,
Internet,
Perpustakaan,
Dll
Print, Photo
Copy, Dll

3 Jenis

Harga
Satuan (Rp)
100.000

3 Rangkap

100.000

Kuantitas

1.000.000
SUB TOTAL (Rp)
TOTAL (KESELURUHAN) (Rp.)

Keterangan
Pembuatan /
Percetakan

Pembuatan /
Percetakan
Luaran
1.600.000
12.134.500

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas


No
1

Nama /NIM
Andyco
Amihardy /
2014430001
Ahmad
Muhammad Rizki
Triaji /
2014437001
Alfan Chaerrudin /
2015430002

Program
Studi

Bidang
Ilmu

Alokasi Waktu
(jam/minggu)

Teknik
Kimia

Teknik
Kimia

20

Teknik
Kimia

Teknik
Kimia

20

Teknik
Kimia

Teknik
Kimia

20

Uraian Tugas
Persiapan
Bahan Baku
& Proses
Pengujian
Produk
Analisis
Karakterisasi
Pelumas