Anda di halaman 1dari 1

ABSTRAK

Pernikahan merupakan upaya menyatukan hubungan dua insan yang


saling melengkapi dan menyempurnakan. Namun, hubungan ini sering
mengalami banyak halangan dan permasalahan yang akhirnya berujung
pada perceraian. Dengan semakin berkembangnya zaman dan teknologi,
bentuk dan cara perceraian pun juga mengalami perubahan yang cukup
rumit untuk dicari dasar hukumnya. Salah satunya adalah dalam kasus
perceraian dengan menggunakan gadget. Untuk menjelaskan kasus ini
dalam konteks hukum islam, diperlukan adanya pengkajian secara seksama
yang didasarkan pada teori-teori hukum yang mendasarinya dan sudut
pandang penulis mengenai hakikat permasalahan ini.
Studi ini menyimpulkan bahwa Hukum perceraian melalui gadget,
apabila suami menceraikan melalui telepon berarti langsung secara verbal
dengan menggunakan kata-kata yang jelas maka dapat diqiyaskan dengan
hukum talak sharih, namun apabila suami menggunakan kata-kata sindiran
maka diqiyaskan dengan hukum talak kinayah dan apabila suami
menceraikan melalui SMS, email dan faksimili maka diqiyaskan dengan
hukum talak bil kitabah. Berdasarkan hal tersebut maka melakukan thalak
melalui gadget dalam Islam adalah sah, sedangkan dalam sudut pandang
Perundang-undangan Perkawinan di Indonesia belum sah sebab perceraian
hanya dapat dilakukan di depan sidang Pengadilan..