Anda di halaman 1dari 3

Survei Lalulintas dan Analisa Proyeksi Lalulintas

Sekitar FaveHotel Jalan Raden Saleh Jakarta


A. Latar Belakang
Dalam rangka mendukung upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan kegiatan
pembangunan Fave Hotel Jalan Raden Saleh, diperlukan rekomendasi dari Dinas
Perhubungan DKI. Monitoring efek bangkitan akibat adanya Favehotel juga perlu diketahui.
B. Tujuan
1. Memperoleh tabulasi perhitungan lalulintas di sekitar Favehotel (Traffic Count).
2. Memperoleh Analisa Proyeksi Lalulintas sampai beberapa tahun ke depan.
C. Lingkup
1. Pengumpulan Data Sekunder, berupa
a. Data Lintas Harian Rata-rata (LHR) bbrp tahun sebelumnya dari IRMS 2013
b. Data Kepemlikan Kendaraan dari Biro Pusat Statistik DKI beberapa tahun ke
belakang
2. Survei Traffic Count di 4 titik selama 2 hari x 12 jam, dari puikul 06:00 sd 18:00, dua
arah, berdasarkan standard golongan binamarga (lihat formulir traffic count terlampir)
3. Analisa Proyeksi Lalulintas sampai 5 tahun ke depan
4. Diskusi dengan Client sebanyak 3x
5. Diskusi dengan Dinas Perhubungan 1x
D. Metodologi
1. Penentuan lokasi survey sebanyak 4 titik (ketentuan penentuan lokasi pengamatan
dapat dilihat di bawah)
2. Setiap lokasi pengamatan dilakukan oleh 3 orang yakni
a. Satu orang sebagai pengganti dan memberikan keperluan surveyor
b. Dua orang menghitung lalin arah 1 dan arah 2
3. Penghitungan volume lalin setiap 15 menit per golongan kendaraan dan dilanjutkan
setiap 15 menit berikutnya
4. Format penulisan dalam bentuk turus per 5 satuan (pada form survei)
5. Rekapitulasi dilakukan dengan MS Excel dengan tetap menghitung jumlah per 15
menit per golongan kendaraan
6. Melakukan analisa proyeksi dengan menggunakan data hasil survei sebagai
basecount
Ketentuan penentuan lokasi pengamatan adalah sebagai berikut:
1. Pilih lokasi berdiri (standby) pada area yang aman dan terbuka bebas melakukan
perhitungan pada sisi terluar jalan, seperti: pospolisi, warungkecil/rokok, sisi
lapangan, dll.
2. Lokasi yang tidak disarankan berupa SPBU, persimpangan, perlintasan KA,
jembatan timbang, pasar/pusat perbelanjaan, sekolah/universitas, rumah makan
besar, dan pabrik/industry besar.
3. Pastikan ruas tersebut merupakan ruas utama dan satu-satunya yang dilintasi
kendaraan

E. Biaya

Terbilang: Tiga Ratus Lima Puluh Empat Juta, Delapan Ratus Lima Ribu Rupiah
Jumlah ini tidak termasuk Dana Non Teknis untuk uang amplop rapat dan konsumsi
peserta diskusi di Dinas Perhubungan DKI
Dan juga nilai ini tidak termasuk biaya non teknis dalam terbitnya surat rekomendasi
dari Dinas Perhubungan
Jika jumlah titik pengamatan bertambah maka nilai bertambah berdasarkan harga
satuan yang telah disetujui
Dengan Term Of Payment sebagai berikut
1. 50% Pembayaran Pertama, dibayarkan 7 (tujuh) hari kalender setelah terbit Surat
Perintah Mulai Kerja
2. 40% Pembayaran Kedua, dibayarkan 7 (tujuh) hari kalender setelah diskusi hasil
survey
3. 10% pembayaran ketiga, dibayarkan 7 (tujuh) hari kalender setelah rekomendasi dari
Dinas Perhubungan keluar.
F. Durasi
Durasi survei dan analisa adalah 3 (tiga) bulan, tidak termasuk masa penantian Surat
Rekomendasi dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI