Anda di halaman 1dari 5

BahanPerbandingan

UU No 23 / 1997

UU No 32 / 2009

Kewenangan Pusat dan Tidakterlaludetail


Daerah
dijelaskanpembagian
kewenanganantarapusat
dandaerah

Jelas, pasal 63-64

Upaya pengendalian
lingk. hidup

Belum diatur scr jelas


dan terpisah

BAB V tentang
pengendalian

Instrumenpencegahan
pencemarandan/atau
kerusakanlingkunganhidup

Diatur di PP pas 14

MeliputiKLHS,bakumutu
lingkunganhidup,kriteria
bakukerusakanlingkungan
hidup,dll

Unsur2 Pengelolaan
lingk. hidup

Pas 1 ayat 1-25

Penambahanunsurantara
lain
RPPLH,KLHS,UKLUPL,
Perubahaniklim,dll

Pendayagunaan
perizinansebagai
instrumen
pengendalian

kegiatanyangmenimbulkan
dampakbesardanpenting
terhadaplingkunganhidup
wajibmemilikiamdal

dokumenamdalakandinilai
olehkomisipenilaiyang
dibentukolehmenteri,
gubernur/walikota

Pendayagunaan
pendekatan ekosistem

Tidak ada penetapan


wilayah ekoregion

ada

Denda pidana

Paling sedikit 1 juta

Paling sedikit 1 milyar

Pegawasan

Dibentuk suatu
lembaga khusus oleh
pemerintah

Pejabat pengawas
lingk hidup
berkolaborasi dgn
penyidik PNS

UU No 32 / 2009
Landasan filosofi : konsep pembangunan berkelanjutan dan
berwawasan lingkungandalamrangkapembangunanekonomi
Adanyaeraotonomidaerah
LebihMemberikewenanganlebihluaskpdMenteriLingkunganHiduputk
melaksanakanseluruhkewenanganpemerintahandibidangperlindungandan
pengelolaanlingkunganhidupuntukbekerjasamadenganinstasiinstasi
lainnyadalammelaksanakantugasnya,dibandingkanUUno23/1997
mengaturmengenaiperencanaanperlindungandanpengelolaanlingkungan
hidupsedangkandalamUUsebelumnyatidakmengaturhalitu
mengaturtntgpemanfaatan,UUsebelumnyatidak
1..Pasal1KetentuanUmummengenaipengertiansumberdaya
UUNo23/1997:Sumberdayaadalahunsurlingkunganbidupyangterdiri
atassumberdayamanusia,sumberdayaalam,baikhayatimaupunnonhayati,
dansumberdayabuatan;

UUNo32/2009:Sumberdayaalamadalahunsurlingkunganhidupyang
terdiri atas sumber daya hayati dan nonhayati yang secara keseluruhan
membentukkesatuanekosistem.

Komentar:DalamUUPPLHtidaklagidisebutkanSDMdanSDAkarenamenurut
asumsipenulisdengandisebutkannnyasumberdayahayatidannonhayatisajasudah
dinilaimencangkuppuladidalamnyaSDAdanSDM.
2.TerdapatkatayangrancudalamhalpengertianAMDAL

UU No23/1997:Analisismengenaidampaklingkunganhidupadalah
kajianmengenai dampakbesardanpenting suatuusahadan/ataukegiatan
yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses
pengambilankeputusantentangpenyelenggaraanusahadan/ataukegiatan

UU No 32 / 2009 : Analisis mengenai dampak lingkungan hidup, yang


selanjutnyadisebutAmdal,adalahkajianmengenai dampakpenting suatu
usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang
diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan
usahadan/ataukegiatan.
Komentar:DalamUUNo.23tahun1997tertuliskatadampakbesardan
pentingmenimbulkanasumsi,berartiadaduadampakyaitudampakbesar
dandampakpenting,sedangkanUUinitidakmengaturlebihlanjutdalam
pasalpasalselanjutnyamengenaiapasajadampakbesaritu,jadisulituntuk
dimengertimaksudkeberadaankatabesardalamUUiniataupunterkesan
rancudanmubazir.Selainketidakjelasanmaksudkataitu,hilangnyakata

besardalamUUPPLHmenimbulkanasumsilaindaripenulisyangmungkin
dampakbesaritusudahdikajiataudimasukkandalamlingkupsuatu
permasalahanyangpentingsehinggatidaklagirancudantidakperlulagi
disebutkankatabesarhanyadampakpentingsajayangdisebutkandalam
UUPPLHdenganpenegasanpadaayat(2)pasalinimengenaiapasajadampak
pentingitu.
4.Pasal3UUPLHdenganPasal2UUPPLHMengenaiAsas

UUNo23/1997:Pengelolaanlingkunganhidupyangdiselenggarakan
denganasastanggungjawabnegara,asasberkelanjutan,danasasmanfaat
bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang
berwawasan lingkungan hidup dalam rangka pembangunan manusia
IndonesiaseutuhnyadanpembangunanmasyarakatIndonesiaseluruhnya
yangberimandanbertaqwakepadaTuhanYangMahaEsa.

UU No 32 / 2009 : Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup


dilaksanakanberdasarkanasas:a.tanggungjawabnegara;b.kelestarian
dan keberlanjutan; c. keserasian dan keseimbangan; d. keterpaduan; e.
manfaat; f. kehatihatian; g. keadilan; h. ekoregion; i. keanekaragaman
hayati;j. pencemar membayar; k.partisipatif; l.kearifanlokal; m.tata
kelolapemerintahanyangbaik.n.otonomidaerah.

Komentar:JelasterlihatbahwaterdapatpenambahanAsasdalamhal
pelaksanaanperlindungandanpengelolaanlingkunganhiduptermasukasas
dalamotonomidaerah,tatakelolapemerintahanyangbaik,yangkesemuaasas
dalamUUPPLHinimembuatsuatupenguatanperlindunganyangmenjadi
nilailebihketimbangUUsebelumnya.
5.Pasal4UUPLHdenganPasal3UUPPLHMengenaiTujuan

UUNo23/1997:Sasaranpengelolaanlingkunganhidupadalah:1).
tercapainyakeselarasan,keserasian,dankeseimbanganantaramanusia
danlingkunganhidup;2).terwujudnyamanusiaIndonesiasebagaiinsan
lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindak melindungi dan
membinalingkunganhidup;3).terjaminnyakepentingangenerasimasa
kini dan generasi masa depan; 4). tercapainya kelestarian fungsi
lingkungan hidup; 5). terkendalinya pemanfaatan sumber daya secara
bijaksana; 6). terlindungnya Negara Kesatuan Republik Indonesia
terhadapdampakusahadan/ataukegiatandiluarwilayahnegarayang
menyebabkanpencemarandan/atauperusakanlingkunganhidup.

UU No 32 / 2009 : Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup


bertujuan:a).melindungiwilayahNegaraKesatuanRepublikIndonesia
dari pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup; b). menjamin
keselamatan, kesehatan, dan kehidupan manusia; c). menjamin

kelangsungankehidupanmakhlukhidupdankelestarianekosistem;d).
menjagakelestarianfungsilingkunganhidup;e).mencapaikeserasian,
keselarasan, dan keseimbangan lingkungan hidup; f). menjamin
terpenuhinyakeadilangenerasimasakinidangenerasimasadepan;g).
menjamin pemenuhan dan perlindungan hak atas lingkungan hidup
sebagaibagiandarihakasasimanusia;h).mengendalikanpemanfaatan
sumber daya alam secara bijaksana; i). mewujudkan pembangunan
berkelanjutan;danj).mengantisipasiisulingkunganglobal.
Komentar:Dapatdilihatbahwaterdapatpenambahantujuanatausasaran
termasukdiantaranyatujuanuntukmengantisipasiisulingkunganglobal.
AsasdalamUUNo.4Tahun1982:
Pengelolaanlingkunganhidupberasaskanpelestariankemampuanlingkungan
yangserasidanseimbanguntukmenunjangpembangunanyangberkesinambungan
bagipeningkatankesejahteraanmanusia.
AsasdalamUUNo.23Tahun1997:
Pengelolaanlingkunganhidupyangdiselenggarakandenganasastanggung
jawabnegara,asasberkelanjutan,danasasmanfaatbertujuanuntuk
mewujudkanpembangunanberkelanjutanyangberwawasanlingkunganhidup
dalamrangkapembangunanmanusiaIndonesiaseutuhnyadanpembangunan
masyarakatIndonesiaseluruhnyayangberimandanbertaqwakepadaTuhan
YangMahaEsa.

PerbedaanmendasarantaraUUNo.23tahun1997tentangpengelolaanlingkungan
hidupdenganUndangUndanginiadalahadanyapenguatanyangterdapatdalam
undangundanginitentangprinsipprinsipperlindungandanpengelolaanlingkungan
yangdidasarkanpadatatakelolapemerintahanyangbaikkarenadalamsetiapproses
perumusandanpenerapaninstrumentpencegahanpencemarandan/ataukerusakan
lingkunganhidupsertapenanggulangandanpenegakanhukummewajibkan
pengintegrasianaspektransparasi,partisipasi,akuntabilitasdankeadilan

UUNo.23Tahun1997belumadapembagianataupundeskripsiyangjelas
dalampengelolaanlingkunganhidupantarapemerintahpusatdanpemerintah
daerah.
UUNo.32Tahun2009yangmulaimengaturpembagianperanantara
pemerintahanpusatdanpemerintahdaerah.Pembagianperanyangkurang
jelaspadaUUNo.23Tahun1997dapatdimengerti,sebabUUinilahirpada
tahun1997(sebelumreformasi)saatsentralisasipemerintahanpusatmasih
tinggiintensitasnya.Poladesentralisasipemerintahanterusditingkatkanpasca

reformasi,sehinggaperanpemerintahdaerahdalampengelolaanlingkungan
hidupmulaitercantumdalamUUNo.32Tahun2009.

Ruanglingkupperlindungandanpengelolaanlingkunganhidupyangtermuat
dalamUUNo.32Tahun2009terstrukturdanterpolalebihbaik,pun
pandanganterhadapasasasasperlindungandanpengelolaanlingkunganhidup
semakinluas.Poinke3iniperlumendapatperhatiankarena
padaUUNo.23Tahun1997poladanruanglingkuppengelolaanlingkungan
hidupmasihkurangjelas.Pandanganterhadapasasasaspengelolaan
lingkunganhidupcenderunglebihsempit.Ruanglingkupperlindungandan
perencanaanlingkunganhidupsepertiyangtercantumdidalamUUNo.32
tahun2009BABIIpasal4,yaituperencanaan,pemanfaatan,pengendalian,
pemeliharaan,pengawasndanpenegakanhukum.Ruanglingkupperlindungan
danpengelolaanlingkunganhidupyangjelasakanmeminimalisirpemahaman
danaplikasiyangjustrudapatmerugikanlingkunganhidupitusendiri.