Anda di halaman 1dari 4

Penyakit

Definisi

Displasia
Bronkopulmon
ar

Cedera pada
paru-paru
akibat terapi
oksigen
konsentrasi
tinggi dan
pemakaian
ventilator.

Sesak napas
Takikardia
Berat badan
turun
signifikan 10
hari setelah
lahir

Infark Paru

Area
nekrosis
koagulasi
pada
jaringan
akibat
iskemia
local,
disebabkan
oleh
obstruksi
sirkulasi
pada daerah
tersebut
Kondisi
akibat
tersumbatny
a arteri paru,
yang dapat
menyebabka
n kematian

Emboli Paru

Gejala

Sesak napas
mendadak
Batuk
Haemoptisis

Dispnea
berat
Takipnea
Sianosis
Nyeri
pleuritik

PF

Mengi
Rongki
Peningkatan denyut
nadi
Peningkatan laju
respirasi

Takipnea
Nyeri pleuritik
Elevasi diafragma
Sianosis sentral

KU : sakit berat,
sianosis
TD : 50 mmHg per
palpasi
N: 60 x/menit
S : 37C
RR : 30 x/ menit
HR : 150 x/menit

PP

Foto
un
memb
apaka
colaps
ataukan
AGD
meng
adanya
EKG
meng
ada
hipe
pulm
Radiol
tho
Angi
Sidik
perfu
ven
CT

Foto
A
D-D
E
Sca
Ventila
Sp

Kistik Fibrosis

Penyakit Paru
Interstitial

pada semua
usia.
Disebabkan
oleh bekuan
darah di
tempat
laindan
tersangkut
di paru
Penyakit
genetika
yang
menyebabka

n lendirlendir di

dalam tubuh
menjadi
kental dan
lengket,
sehingga
menyumbat
saluransaluran di
dalam
tubuh,
terutama
paru
Sekumpulan
penyakit
yang
berkaitan
dengan
jaringan
parut atau
luka pada
paru-paru.
Penyakitpenyakit ini
dapat

Pulm
Com
Tomo
Sca
Angiog
Ekokar
Biom
Jan
Batuk
berkepanjangan
Muntah
Sesak napas
atau sulit bernapas
Mengi
Berat badan

Dada tertarik
kedalam
Fremitus meninggi
Vesikuler melemah
Perkusi terdapat
redup dan pekak

Tes g
Tes
potensi
Tes fun
Kultur
CT
Foto
Tes
Anali
A

Limfadenopati
Hepatosplenomegali
Auskultasi terdengar
suara crackles
Skin rash
Deformitas sendi

Darah
Fungs
Fung
Foto

turun
Infeksi pada
hidung
Kemandulan

Dispnea
Batuk kering
Nyeri dada
Kuku jari
membengko
k

OSA

memengaru
hi
kemampuan
bernapas
dan
menghamba
t peredaran
oksigen di
dalam tubuh
Terganggun
ya
pernapasan
karena
dinding
tenggorokan
yang rileks
dan
menyempit
ketika kita
sedang
tidur. Saat
tidur, otototot
tenggorokan
menjadi
rileks dan
lemas.

Mendengkur

dengan keras.
Sering

mengalami henti
napas dan
kemudian
terengah-engah.
Bernapas dengan

berat dan berisik.


Kesulitan tidur

di malam hari
atau insomnia.
Berkeringat

secara
berlebihan di
malam hari.
Sering terbangun
di malam hari
untuk buang air
kecil

Hipertensi
Kelelahan
Malaise
Berat badan meningkat

Elektroenc
m menguk
kegiatan ge
otak

Elektromio
merekam ke
otot untuk m
REM tidur d
memastikan
Anda meng
gesekan gig
kedutan wa
disengaja

Elektro-ok
merekam
mata

Electrocard
mengama
jantung dan
jantung

Mikrofon
dengkuran
merekam ke
dengkuran

Sensor alir
udara - me

aliran udara
tidur
Pneumokoniasis

Penumpuka
n debu
dalam paru
yang
menyebabka
n reaksi
jaringan
terhadap
debu
tersebut.
Reaksi
utama
akibat
pajanan
debu di paru
adalah
fibrosis

Batuk produktif
yang menetap
Sesak napas
terlebih pada
saat beraktifitas

Dispnea
Late respiratory
crackles
Berat badan
menurun
Sianosis

Foto thorax
CT Scan
Pemeriksaa
Paru