Anda di halaman 1dari 9

DIKLATSAR MAPALASTA ANGKATAN IX

Salam Lestari !!! Ketika mendengar kata Mapalasta(Mahasiswa Pecinta Alam Semesta) ada satu kata yang sangat menarik yaitu kata Alam. Kenapa? Karna alam akan menyuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa dan pastinya akan membuat kita terkagum-kagum dan juga bisa menambah ketaqwaan kita kepada Sang Maha Pencipta. Yang identik dengan alam biasanya yaitu hembusan angin,lambaian dedaaunan,ombak yang berkejaran,gemericik air,kicauan burung,sunset dan masih banyak lainnya. Untuk itu wajib hukumnya kita sebagai manusia agar selalu menjaga alam ini dengan sebaik-baiknya. Motivasi saya mengikuti Ukm Mapalasta yaitu karna kecintaan saya terhadap alam. Dan harapan saya mengikuti ukm ini semoga saya bisa lebih perduli,lebih bisa menjaga, melestarikan dan menghargai alam.

Jum‟at 23/10/2015 Pada jadwal kegiatan peserta kumpul mulai jam 07.00. Saya berangkat dari rumah jam 6 lebih seperempat, sampainya dikampus ternyata belum ada yang datang, dan katanya ada perubahan jadwal yaitu kumpulnya jam 07.30. tapi setelah jam 07.30 pun belum kumpul juga (ini mah biasa jamnya indonesia ngaretttttttttt) pikir saya. Sekitar jam 10.00 pagi baru acara Pembukaan DIKSAR oleh Wakil Rektor III Drs.Sudadi,M.Pd.I, kemudian dilanjutkan dengan materi ruang (Menegeman perjalanan,mountenering,survival dll) oleh bp Opal. Baru sekitar jam 14.30 berangkat ke karangsambung, tujuan pertamanya yaitu gunung paras. Sampai dikarangsambung sekitar jam ashar, istirahat sebentar baru tracking keparas lewat jalur desa ndakah (pentulu indah). Sampai tempat tujuan sekitar ba‟da maghrib, setelah istirahat sebentar dilanjut dengan Upacara Pembukaan. Setelah upacara selesai kita berkumpul dan membuat kesepakatan yaitu memanggil senior dengan sebutan raja/ratu dan untuk peserta dengan sebutan tuan/nyonya juga pembacan tata tertib yang bunyinya. hak peserta ada pada senior, pasal 1 senior tidak pernah salah, pasal 2 jika salah kembali ke pasal 1(inget e) dan disuruh mengeluarkan semua makanan, saya kira itu cuma buat ceklist biasa, eh ternyata semua makanannya dikumpulin tanpa sisa, setelah itu kita dikasih beras, ikan asin, garam sama korek kemudian disuruh masak hanya dengan waktu ± 45 menit (hmmm geleng-geleng). Alhasih waktu sudah habis nasipun belum matangMalam pertama DIKLATSAR dimulai, disini kita digembleng digembleng dan digembleng. Push up adalah makanan yang selalu diberikan senior untuk kita. 1 porsi 2 porsi sampai 5 porsi pun dijabanin Kekompakan dalam kelompok adalah yang nomer satu, tapi untuk menumbuhkan kekompakan itu butuh waktu dan proses toh kita juga baru kenal sehari ini tapi senior tidak mau tau pokoknya kita harus kompak “Komando saya ambil alih” raja A Pada saat dikomando sama raja A kita benar-benar di kata-katain kasar dari hewan berkaki empat sampai kata stupid (:jawa) keluar semua. Yang tidak saya habis pikir berani-beranianya menjelek-jelekan dosen dan kampus (itu ajj) .Setelah beberapa jam dilatih kekompakan dan digembleng tiba waktunya untuk istirahat, kita tidur berjauh-jauhan dan sendiri-sendiri. Pada pertengahan malam saya mendengar seperti ada suara binatang, saya pikir itu cuma panitia yang menakut-nakutin jadi lanjut tidur ayamnya. Dan sekitar pukul 1

dini hari kita dibangunkan. Dan diberi sarapan push up

Sabtu 24/10/15 Sekitar jam 5 pagi kita bangun, kemudian senam pagi dan dilanjut sarapan sisa semalam yang belum sempat dimakan. Setelah sarapan ada materi pengenalan alat (diskener,karabiner dan wepping) dan materi azimuht dan back-azimuth, dari senior kita juga diberi sarapan yaitu gado-gado (mie, nasi, roti, krupuk, sawi jadi satu),dan bekal sepotong singkong + ketela.

± ½ jam kemudian disuruh tidur lagi.

Kegiatan selanjutnya yaitu longmass ke gunung langse lewat jalur puncak gunung paras ke desa langse. Disini dibutuhkan kekompakan kelompok karna rencananya kita mencari jejak sendiri, yaitu dengan menerapkan materi azimuth dan back azimuth. tapi karna pemahaman materi belum sepenuhnya paham dan dari pada nanti nyasar jauh sehingga kita tidak jadi mencari jejak sendiri tetapi mengikuti instruktur Saat pendakian kepuncak gunung kita disuguhi pemandangan yang luar biasa (gersang dan wow), semilir angin juga kicauan burung yang bisa mengobati rasa cape kita. Dan sekitar pukul 12.00 siang kita sampai di puncak gunung parass. Agenda dipuncak paras yaitu lunch (singkong bakar), setelah istirahat cukup perjalanan dilanjut menuruni gunung paras menuju desa langse, medan yang dilalui lumayan terjal butuh pijakan kaki yang kuat. Sekitar ba‟da isa kita baru sampai tempat tujuan yaitu gunung langse. Sesampainya digunung langse kita disuruh membuat bivak dan masak (ketela rebus), disela-sela masak kita kumpul dan panitia membagikan makanan yang kemaren dikumpulkan, ternyata kegiatan kemaren yaitu melatih kita survival (cara bertahan hidup di alam bebas) supaya ketika benar-benar terjun di medan yang sebenarnya kita sudah tidak kaget dan bisa mengatasinya. Agenda selanjutnya yaitu kegiatan malam, seperti pada malam sebelumnya kita di latih kekompakan dengan pemanasan push up. Semua yang diperintahkan komando harus dilksanakan, tanpa terkecuali. Balik kiri, hadap sana, hadap sini, dan masih banyak lainnya perintah-perintah yang kadang tidak masuk dalam aturan baris berbaris, dan kitapun wajib melaksanakan tidak ada hak untuk kita membenarkan maupun membela diri (pasal 1 senior tidak pernah salah, pasal 2 jika salah kembali ke pasal 1).

ketika komando diambil alih oleh raja h, kita masih belum semuanya kompak dan push up lagi-lagi menjadi cemilan malam yang setidaknya bisa mengenyangkan perut. dan ada kalanya kita sebagai peserta juga kehabisan kesabaran dalam menjalani kegiatan ini, dan ini terjadi pada ke-2 teman pria kita yaitu afif dan fuad. Ketika ditanya “jika kalian tidak kuat kami persilahkan untuk pulang sekarang”, afif dan fuad langsung mengajukan diri untuk pulang, mereka sudah tidak sanggup lagi. Merekapun pergi meninggalkan kita ber 10 dengan anggota cewe semua. Sekali lagi raja hayun bertanya “masih ada yang mau pulang!!” kamipun menjawab dengan kompak “tidakkkkkkkkkkk” “materi apa yang sudah kalian dapatkan ?

“P3K, Survival, Managemen perjalanan, Mounteneering”

“saya tambah 1 lagi yaitu Caving, caving adalah penelusuran gua Kemudian kami ditanya “apa itu Mapalasta ? Serempak kami menjawab “Mahasiswa pecinat alam semesta. “Ambil posisi” perintahnya dengan halus “Mapalasta adalah SATU DALAM DIRI KAMI, SATU DALAM JIWA KAMI. MAPALASTA !!!!!!!!!!!! Dengan tangan kanan di dada dan dengan suara yang lantang dan dari hati kita di suruh meneriakan semboyan mapalasta tersebut. Disela-sela kegiatan si afif dan fuad kembali lagi masuk dalam barisan.ternyata mereka tidak jadi pulang, dan kitapun ber-12 lagi seperti semula. tapi malam sudah semakin

larut dan kitapun persiapan untuk beristirahat. Malam ini adalah malam terakhir DIKLATSAR rasanya pengin cepat-cepat pagi dan pulang kerumah. Tapi msih ada longmass ke widoroMinggu 25/10/15 Rasanya baru saja mengejamkan mata sudah disuruh bangun lagi, kepala masih berat dan mungkin

belum sepenuhnya rohnya terkumpul,belum sempet minum juga, sudah harus kumpul dalam hitungan ke-5.

kami sudah mulai kompak ”

Satu

dua

tiga

empat

lima

“dingin ngga

??”

pertanyaan yang sebenarnya sudah tau jawabannya.

“dinginnnnnnn” kamipun kompak

Dan seperti biasa untuk pemanasaan suhu badan kita push up 2 atau berapa porsi gitu (lupa). Kemudian cek kerapihan, satu kali belum rapih 1 porsi, dua kali masih belum rapih 1 porsi lagi seterusnya sampai kita benar-benar rapih. Setelah rapih mulai pada tes kekompakan. “sebutkan materi yang sudah disampaikan ?” “P3K,Survival,managemen perjalanan,mountenering,caving” ”

“Masih belum kompak ambil posisi

Kemudian kita dibagi menjadi 3 kelompok, 1 kelompok beranggotakan 4 orang. Kelompok saya ada

saya,suci,nung dan lupi. Kami dikomandani oleh raja birno. Dan kelompok yang lain saya kurang paham mereka dikomandani oleh raja siapa. Raja birno tidak mau kalau dirinya disebut sebagai raja, karna menurut dia raja identik dengan memberi jadi dia tidak mau. Kemudian dia meminta kami untuk memanggil Raden mas anang,pengin ketawa cipi ya sudah lagh ikutin saja. Disini kita juga tak lepas dari materi kekompakan dan ketika tidak kompak push up sudah menanti. “coba sebutkan materi apa yang sudah kalian pelajari” dengan nada santai tapi mencekik “p3k,survival,mp,mountenering,caving” kita kompak

“saya tambah satu lagi yaitu SAR

“enam” aku dan suci menjawab enam tapi nung dan lupi menjawab ada lima Ditanya berkali-kali nung dan lupi masih menjawab lima. “ambil posisi” perintah raden mas anang Setelah push up pun mereka berdua ketika ditanya masih mnjawab ada 5 materi,kemudian mereka disuruh

keliling pohon sambil meneriakan “saya bingung saya bingung ” Seorang Mapala harus mempunyai sifat tgas tangguh dan trengginas. “kalian tau apa itu trengginas? Tanyanya “tidak” jjawab kami “kalian cari tau pada panitia” peritahnya

“saya tidak mau,saya maunya raden mas anang yang ngasih tau” jawab suci “kalau saya yang ngasih tau itu mahal” Rma “pookoknya saya maunya raden mas anang” suci again “push up 37 kali mau” Rma “mau” tantang suci

“kamu

“tanya panitia” jwb sya Kemudiian saya tanya pada panitia.

“instruman saya mau bertanya” . panitianya pada ketawa Kok pada ketawa mbatin. “instruman saya mau bertanya trengginas ap artinya” tanyaku again “siapa yang instruman,disini ga ad yang namanya instruman” jawab salah satu panitia

(Deg

“instruktur saya mau tanya trengginas ap artinya” kaliini benar tanyanya Trus sama pa opal dijelasin trengginas itu intinya cekatan, plus dikasih nama alam juga sama pa opal yaitu Instruman, gara-gara salah ngomong palah jadi namanya (jan-jan). Setiap yang denger kata instruman pasti pada ketawa,heran. Emang artinya ap y ? Setelah selesai dijelaskan apa itu trengginas, balik lagi kekkelompok tau-tau si suci lagi sesak nafas akibat push up 37 x dan si lupi juga masih kena hukuman mengelilingi pohon, jadi tinggal aku sama nung. Ketika ditanya sama raden mas anang(lupa pertanyaannya),tadinya q sama nung hanya menjawab satu kata tapi entah kenapa aku masih menambahkan beberapa kata, eh dikatain aku cerewed. Jadi dah hukuman

dan seterusnya sampai kita kompak

,jadi

ada berapa materi”

! nunjuk k saya “mau push up p tanya k panitia”

!

gw salah ngomong tho)

menanti. Mengelilingi pohon sambil berteriak „saya cerewed saya cerewed

sayanya langsung jatuh (setengah sadar setengah tidak). Kegiatanpun selesai Setelah istirahat sejenak dilanjut dengan acara motivasi. Yang pertama sama mas hayun, inti dri motivasinya yaitu dengan kita belajar dari alam yang kita tau alam adalah liar,bebas dan keras setidaknya kita nantinya bisa beradaptasi dengan dunia luar,dimana kita berteman dengan orang yang alim dan dengan orang yang urakan kita bisa memposisikannya dan yang penting tidak terjerumus pada perbuatan yang tidak baik. Yang kedua yaitu sama bapk yang rambutnya sebahu, beliau mengatakan bahwa dia bangga dengan kita yang mau ikut dalam Ukm Mapalasta dan mampu mrngikuti Diklatsar.harapanya yaitu tidak hanya sampai disini tetapi kedepannya ada tindakan yang nyataa untuk mapala dan untuk alam khususnya. Yang ketiga yaitu sama mas cungkring(nama slinya lupa), disini kita diajarkan cara mengambil keputusan dalam kesempatan yang sama-sama pentingnya. Setelah motivasi selesai,kita istirahat sambil masak buat sarapan dan persiapan longmass lagi ke widoro Sekitar pukul sembilan kita lanjut jalankaki menuju widoro lewat jalur perbukitan. Naik turun naik turun bukit cukup melelahkan. Saat perjalanan kita menjumpai hutan yang sedang terbakar,Cuma beberapa meter jarak kita dengan titik api. astagfirullah menakutkan sekalii Sampai didesa kaligending kita turuun kejalan raya menuju bendungan kaligending, istirahat sebentar dilanjut kegiatan rock climbing. Namanya juga perdana rasa takut dan tegang pasti ada,butuh kepercayaan

± 10 putaran selesai,

diri yang tinggi. tapi setelah dicoba ternyata ga takut-takut amat, palah pengin lagi,heeLanjut jalan kaki lewat jalur sungai lukulo, dan kita pun disuruh masuk kesungai.basah kuyup semuanya. saat perjalanan ada kejadian yang tidak disengaja yaitu salah satu teman kita yaitu ika minum air spritus.dikiranya air putih karna diletakan dalam botol aqua yang ditaruh samping tas. Alhamdulilah tidak sampai parah. Karena sungai lukulo berleter S jadi perjalann tambah jauh dn akhirnya memotong jalir lewat desa peniron seberang widoro, Mungkin sudah agendanya jadi kewidoronya menyebrangi sungai yang lumayan dalam,untung menggunakan tali nyebrangnya kalau tidak Acara selanjutnya yitu upacara penutupan dan dilanjut back to campus menggunakan truk Setelah sampai dikampus dilanjutkan dg acara Penutupan DIKSAR Angkatan IX oleh Bpk Sudadi,M.Pd.i.

Selesai

5
6
6
6
7
7
8
8
8
9
9