Anda di halaman 1dari 23

KATA PENGANTAR

Praktek KerjaIndustri adalah untuk mewujudkan tujuan pemerintah


tentang Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Yaitu siswa memiliki pengetahuan,
sikap maupun keterampilan, maka sekolah berusaha menjalin kerja sama
dengan Dunia Usaha/Industri, pada pelaksanaannya buku panduan pelaksanaan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) merupakan pegangan bagi siswa untuk
mengetahui sejauh mana pelaksanaan prakerin di industry serta kegiatan siswa
yang dilakukan setiap harinya di tempat prakerin,
Dengan bantuan dan kerjasama yang baik dari semua pihak, Panitia
Prakerin, Kepala Progam dan Pokja maka buku Panduan Pelaksanaan Praktek
Kerja Industri tahun pelajaran 2015/2016 telah diselesaikan dengan baik dan
lancer.
Ucapan terima kasih atas segala dukungan, bantuan dan kerjasama dari
semua pihak, semoga mendapat balasan yang baik dari ALLAH SWT.
Dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ada, semoga buku
panduan pelaksanaan prakerin berguna bagi siswa prakerin.

Penyusun

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
VISI DAN MISI SMK DARUSSAADAH
IDENTITAS SISWA
DAFTAR HADIR SISWA PRAKERIN
5
SERTIFIKAT SISWA PRAKERIN
KONSULTASI KEGIATAN PRAKERIN
KEGIATAN HARIAN
BAB I DASAR
BAB II PENGERTIAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA
10
a) Pengertian
b) Tujuan PSG
BAB III REALISASI PELAKSANAAN PSG
13
a) Tempat dan waktu pelaksanaan
14
b) Model dan metode penyelenggaraan PSG
15
c) Evaluasi
BAB IV PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKERIN
17
a) Petunjuk pelaksanaan PSG
18
b) Tata Tertib PSG
c) Sanksi siswa
20
BAB V PEMBUATAN LAPORAN
21
a) Bahasa dan tanda baca
21
b) Pengetikan dan Penjilidan
22
c) Petunjuk praktis teknis penulisan
22
d) Tata cara mengambil kutipan dari sumber
22
e) Cara menulis daftar pustaka
23
f) Ujian laporan
23
g) Kerangka laporan
24

1
2
3
4
6
7
8
9

11
12

16

19

VISI DAN MISI


SMK DARUSSAADAH
VISI
Mewujudkan Insan yang Berakhlaqul Karimah, Cerdas, Intelektual dan Spiritual
Yang bermanfaat dalam tatanan kehidupan bermasyarakat

MISI
I.

Mewujudkan prilaku civitas akademis yang islami, berakhlak karimah

II.

dan nilai nilai berbasis kearifan budaya


Mengembangkan metode pembelajaran interaktif, efektif, efesien

III.
IV.

berkarakter islam serta berbasis IT


Meningkatkan minat belajar yang tinggi pada peserta didik
Mendorong dan membatu siswa mengenali potensi dirinya sehingga

V.
VI.

mampu mengembangkannya secara optimal


Membina siswa agar mampu mengamalkan apa yang telah diajarkan
Peningkatan sarana dan prasarana belajar serta lingkungan yang

VII.

kondusif, mendidik, disiplin dan asri


Peningkatan kualitas lulusan yang berimtaq, berprestasi, kreatif,
edukatif, inovatif dan dinamis. Serta mampu bersaing di era global
dan mengabdi pada masyarakat

Nama

IDENTITAS SISWA
:

No. Induk

Kelas

Prog keahlian :
Pembimbing : ........
IDENTITAS SISWA TEMPAT PRAKERIN
Nama

Alamat

Pemimpin

Pembimbing :

Tanda/ Cap Tempat PRAKERIN

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

10

KEGIATAN PRAKERIN

NO

HARI/TGL

JENIS KEGIATAN

TTD SISWA

Mengetahui:
Pembimbing DU/DI

Pembimbing Prakerin

_________________________

________________________

BAB I
DASAR
a. Kebijakan pemerintah yang tertuang dalamGBHN th. 1938. Menetapkan
bahwa Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan adalah menghasilkan manusia

11

pembangunan yang mampu berperan sebagai tenaga terampil tingkat


menengah yang layak bekerja dalam berbagai sector pembangunan.
b. Sadar akan adanya saling ketergantungan yang tak dapat dihindari antara
Sekolah Menengah Kejuruan dengan dunia kerja.
c. Misi pembentukan manusia pembangun yang mampu berperan sebagai
tenaga terampil yang layak kerja, mandiri dalam berbagai kemampuan
kejuruan, yang senatiasa teralokasikan minimal satu catur wulan dalam
melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda untuk setiap jurusan sesuai dengan
Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan1994.
d. Pendidikan Menengah Kejuruan sebagai salah satu Sub. Sistem dari system
Pendidikan Nasional, mempunyai fungsi dan peranan langsung dalam
pembangunan Sumber Daya Manusia sebagai Integral dari progam
pembangunan ekonomi. Peranan langsung pendidikan menengah
kejuruanterutama dalam membentuk peserta didik menjadi tenaga kerja
menengahuntuk mengisi kebutuhan pembangunan.
e. Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tenteng system pendidikan nasional,
PP Nomor 29 Tahun 1990, Tentang pendidikan Menengah,PP Nomor 39
tentangPeran serta masyarakat, KEPMENDIKBUD Nomor 0490/U/1992
tentung Sekolah Menengah dan KEPMENDIKBUD Nomor 080/U01993 tentang
Kurikulum SMK.

BAB II
PENGERTIAN DAN TUJUAN
PENDIDIKAN SISTEM GANDA

12

A. PENGERTIAN
Pendidikan Sistem Ganda (PSG) adalah suatu bentuk pendidikan keahlian
profesional yang memudahkan secara sistematika dan sinkronisasi program
pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang untuk mencapai
suatu timgkat keahlian profesional tertentu.
B. TUJUAN PSG
1. Tujuan umum
a) Penyelenggaraan tenaga kerja yang memiliki keahlian professional
yaitu tenaga kerja yang memiliki tingkat pengetahuan, keterampilan
dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
b) Memperkokoh link dan match antara sekolah dan dunia kerja.
c) Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja
berkualitas professional.
d) Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja
sebagai bagian dari proses pendidikan.
2. Tujuan khusus
a) Mempersiapkan para siswa untuk belajar secara mandiri, bekerja
dalam suatu tim dan mengembangkan kemampuan diri dan kreatifitas
sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.
b) Meningkatkan status dan kepribadian siswa, sehingga mereka mampu
berinteraksi, berkomunikasi dan memiliki rasa tanggung jawab serta
disiplin yang tinggi
c) Memberi kesempatan dan garansi bagi siswa yang berpotensi untuk
menjadi tenaga kerja trampil dan produktif berdasarkan pengakuan
standar profesi.

BAB III
REALISASI PELAKSANAAN PSG

13

A. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN


1. Tempat penyelenggaraan
Pada prinsipnya, realisasi penyelengaraan PSG dilaksanakan di dua
tempat yaitu di sekolah dan di Industri. Komponen yang menyangkut
aspek normative, adaptif dan dasar kejuruan diberikan di sekolah,
sedangkan aspek keterampilan Dasar Kejuruan dan Keahlian Profesi dapat
di berikan di sekolah, industry atau pada kedua tempat tersebut.
2. Waktu penyelenggaraan
Pengaturan waktu pelatihan siswa PSG diatur berdasarkan
kesesuaian kalender akademik di sekolah dan kesepakatan pihak industri.
Secara umum waktu pelaksanaan pelatihan PSG diatur sebagai
berikut :
a. Semua komponen normatif, adaptif dan dasar kejuruan diberikan di
sekolah sesuai kalender akademik.
b. Komponen ketrampilan praktek dasar diberikan di sekolah atau
industry pada tahun pertama (kelas 1 ) dengan waktu minimum 6
(enam) bulan.
c. Praktek keahlian profesi, (produktif) diberikan sepenuhnya di industry
pada tahun II atau III (kelas 2 atau kelas 3) dengan waktu minimum 3
bulan sampai dengan 6 bulan mengikuti kesediaan pihak industri.
B. MODEL DAN METODE PENYELENGARAAAN PSG
1. Model pelaksanaan PSG
a. Day Release
Pelaksanaan PSG bisa berlangsung 3 atau 4 hari di sekolah dan 3
atau 2 hari di industri dalam seminggu.
b. Block Release
Pelaksanaan PSG dilakukan dalam bentuk mingguan/bulanan/catur
wulan atau semester.
Pemilihan model di atas berdasarkan kesepakatan antara pihak industri
dan sekolah.
2. Metode penyelenggaraan PSG
Pelaksanaan PSg mengacu pada kurikulum 1994 dimana kegiatan
belajar mengajar (KBM) dilakukan dalam bentuk Competency Based
Training (CBT), dimaksudkan dengan CBT, proses belajar siswa 1 lebih
bertitik berat pada penguasaan profil kemampuan. Sistem modul adalah
salh satu pendekatan CBT dalam proses belajar siswa PSG.
C. EVALUASI

14

1. Prinsip dalam Program PSG


a. Penilaian harus mencakup semua aspek kerampilan dan pengetahuan,
untuk mengukur tercapainya profil kemampuan yang telah ditentukan.
b. Proses penilaian dan kriteria penilaian harus dapat di pahami secara
jelas oleh siswa program PSG.
c. Penilaian harus dilakukan berdasarkan

profil

kemampuan

yang

mengintegrasikan aspek pengetahuan dan ketrampilan dalam aplikasi


praktek (produktif).
2. Bentuk penilaian ada 2 aspek yakni :
a. Aspek Teknis
Angka
9 10
78
57
34

Huruf
Baik sekali (A)
Baik (B)

Tugas yang dibebankan kepada siswa


Dilaksanakan dengan baik mutu tinggi
Dilaksanakan dengan lancer kesalahan-

Cukup (C)

kesalahan kecil mutu baik


Dilaksanakan dengan sedikti hambatan

Kurang (D)

mutu sedang
Dilaksanakan dengan banyak hambatan
mutu rendah

b. Aspek Non Teknis


Penjelasan dari aspek non teknis
Disiplin

Kerjasama

Ketepatan waktu
Tepat dalam menggunakan alat dan bahan
Mematuhi peraturan bengkel
Mematuhi intruksi, dst.
Menghargai pendapat da ide/gagasan orang lain
Mampu berkomunikasi dengan baik dengan orang

Insiatif

lain, Teman pemilik, dst.


Dapat menentukan langkah tindakan yang tepat

Kebersihan

terhadap sesuatu yang harus dikerjakan, dst.


Menjaga tempat lingkungan kerja, selalu rapi,

Tanggung jawab

bersih, dst.
Mengikuti kekeliruhan
Sportif
Bekerja secara teratur tekun, teliti dan sabar
Mengerjakan pekerjaan secara tuntas
Memperhatikan keselamaan kerja, dst.

3. Tempat dan Waktu Penilaian


a. Tempat penilaian
Dilakukan di sekolah dan tempat kerja praktek/industri. Penilaian
Yang dilakukan di sekolah meliputi aspek normative, adaptif, teori
kejuruan dan prakrek dasar profesi. Sedangkan penilaian komponen
praktek keahlian profesi di industri.

15

b. Waktu pelaksanaan penilaian


Penilaian dilakukan pada awal pembelajaran atau pelatihan praktek
akan dimulai, dimaksudkan untuk mengukur kemampuan atau

ketrampilan awal dari siswa.


Selanjutnya di lakukan tes formatif dimaksudkan untuk mengukur
kemampuan/ketrampilan siswa baik individu maupun kelompok
dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah ditetapkan. Penilaian
dapat dilakukan setiap saat selama kegiatan belajar mengajar

(KBM) di sekolah ataupun di industry.


Untuk mengukur penguasaan siswa terhaap seluruh pendidikan
sesuai dengan profil kemampuan penilaian dilakukan menjelang
program pendidikan/pelatihan berakhir. Dan penilaian untuk aspek
produktif waktu pelaksanaannya akan ditentukan oleh Tim Uji
Kompetensi, dimana anggotanya terdiri dari pihak sekolah, dan
industry atau asosiasi profesi terkait.

BAB IV
PETUNJUK PELAKSANAAN PSG
A. PETUNJUK PELAKSANAAN PSG
1. BAGI SISWA
Siswa PSG diharapkan mampu merangkum segala yang ada di lokasi
PSG baik dalam managemen Institusi, mengembangkan potensi diri
(ketrampilan) serta diperkuat inventaris reverensi.

16

a. Manajemen Institusi
1. Pengmatan yang cermat terhadap kegiatan administrasi dan
keadaan fisik bengkel.
2. Membuat catatan tentang :
Struktur organisasi
Rincian tugas staf karyawan di Institusi
Administrasi alat dan bahan
Sisitem peminjaman dan penyimpanan peralatan, perawatan dan
perbaikan, keselamatan kerja di Institusi
Kegiatan sehari-sehari pada lembar kegiatan laporan sehari-hari.
b. Pengembangan keterampialn
1. Memelihara kebersihan ruang, peralatan, tempat kerja dan merawat
peralatan.
2. Membantu pekerjaan bagian pelayanan alat dan bahan (jika ada).
3. Membantu bagian perawatan dan perbaikan (maintenance) (jika
ada).
4. Membantu pengecekan kondisi alat, penyetelan atau perbaikan
mesin, alt ukur dan peralatan lain.
5. Membantu pekerjaan operator seperti :
Mengoperasikan pesawat atau menggunakan peralatan yang ada
di industri sesuai petunjuk operator.
6. Membantu pekerjaan bagian teknisi :
Membantu pekerjaan bagian teknisi.
Minta pekerjaan yang dapat dikerjakan siswa.
7. Membaca referensi/ kepustakaan, majalah-majalah.
8. Pekerjaan lain yang diperintahkan pembimbing di industri.
2. BAGI INSTITUSI PASANGSAN
a. Berhak mengembalikan siswa ke sekolah apabila siswa tidak hadir
selama 3 hari tanpa keterangan.
b. Berhak memutuskan kerja sama selanjutnya dengan sekolah (tidak
menerima siswa PSG yang akan datang), apabila monitoring tidak
dilakukan oleh sekolah selama 1 kali sebulan.
c. Pembimbing bengkel bertanggung jawab terhadap pelatihan penilaian,
laporan kerja siswa dan kemajuan siswa.
3. BAGI SEKOLAH
a. Melengkapi persiapan siswa PSG dengan Kurikulum bersama.
b. Mendaftar pengiriman siswa PSG kepada Insatitusi Pasangan.
c. Merencanakan lokasi PSG yang akan datang.
d. Mendiskusikan hasil monitoring kemajuan siswa, laporan kerja siswa
dengan pembimbing di Institusi.
e. Mengikut sertakan Institusi Pasangan dalam penyajian dan
pengawasan pelaksanaan ujian kompetensi.
B. TATA TERTIB PSG
1. Jam pelatihan untuk siswa PSG di tempat praktek 08.00 16.00 WIB
(menyesuaikan industri masing-masing).

17

2. Siswa wajib minta izin dengan memberikan alasan jika tidak masuk.
3. Siswa yang tidak masuk sebanyak 3 kali akan dikembalikan ke sekolah
dengan peraturan khusus dari sekolah.
4. Siswa harus mengenakan baju praktek, berambut rapid an tidak boleh
bersemir.
5. Siswa harus cepat menyesuaikan diri dengan likungan tempat praktek
(suasana kerja, tempat kerja, cara kerja, karyawan dan lain sebagainya).
6. Siswa dilarang merokok selama PSG di tempat praktek dan memakai
anting-anting bagi laki-laki.
7. Siswa harus menjaga kebersihan tempat kerja dan lingkungan sekitarnya
(tidak membuang sampah sembarangan).
8. Siswa harus memperhatikan keselamatan kerja baik dirinya sendiri
maupun orang lain.
9. Siswa apabila menggunakan alat-alat khusus harus seijin
pembimbing,apabla dalam menggunakan tanpa ijin pembimbing
kerusakan alat-alat harus di ganti.
10.
Siswa dilarang menerima tamu pribadi selama praktek
11.
Siswa harus sopan dan menghoramati pelanggan, pemilik, karyawan
dan semua siswa PSG
12.
Siswa wajib minta bukti berstempel sekolah ke Pokja PSG jika siswa
ijin ke sekolah (Ada contoh lampiran).
13.
Siswa bermasalah yakni kehadiran kurang dari 95 % selama
kegiatan PSG (kalender lokasi PSG).
14.
Sisawa wajib menandatangani bukti kunjungan dari pembimbing
1,pada saat kunjungan.
15.
Siswa dapat dipersilakan mengundurkan diri jika terbukti melanggar
dari Surat Pernyataan bermaterai.(Ada contoh lampiran).
C. SANKSI SISWA
1.
Diberi surat panggilan I, ke orang tua/ wali tentang kehadiran siswa
dan membuat surat pernyataan ualng diketahui :
a) Pihak orang tua
b) Pihak DU/DI
c) Pihak siswa
d) Pihak sekolah (kepala)
2.
Diberi surat pengunduran diri jika terbukti melanggar surat
pernyataan ulang.

18

BAB V
PEMBUATAN LAPORAN
A. BAHASA DAN TANDA BACA
1. Penggunaan tanda baca
Kelugasan dan keformalan

gaya

Bahasa

diwujudkan

dengan

menggunakan kalimat pasif, katakata yang tidak emotif dan tidak


berbunga-bunga. Hindarilah kata-kata seperti saya atau kami.Jika
terpaksa menyebutkan kegiatan yang dilakukan oleh penulis sendiri,
istilah yang dipakai bukan kami atau saya, melainkan penulis atau
peneliti. Namun demikian, istilah penulis atau peniliti seyogyanya
digunakan sesedikit mungkin.
2. Penulisan Tanda Baca
Penulisan tanda baca, kata, dan huruf, mengikuti Pedoman Umum
Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (Keputusan Mendikbud,
Nomor 0543a/U/487,tanggal 9 September 1987). Berikut ini beberapa
kaidah penting yang perlu diperhatikan antara lain :

19

Tidak baku

Baku

Kelima kelompok sepadan Tes

Kelima kelompok sepadan Tes

tersebut dianggap baku (standarized)

tersebut dianggap baku (standarized)

Tidak baku

Tidak baku

Sampel dipilih secara acak.Data

Sampel dipilih secara acak.Data

dianalisis dengan teknikkorelasi,

dianalisis dengan teknikkorelasi,

anova dan regresi ganda.

anova dan regresi ganda.

Tidak baku

Tidak baku

Sadtono(1980:10) Menyata-kan

Sadtono(1980:10) Menyata-kan

Tidak baku

Tidak baku

Masalah ini perlu ditegaskan.

Masalah ini perlu ditegaskan.

Tidak perlu dilakukandengan

Tidak perlu dilakukandengan

membabi-buta

membabi-buta

Tidak ada sub populasi Ini terjadi

Tidak ada sub populasi Ini terjadi

selama tahun 1942 1945.

selama tahun 1942 1945.

Semua teknik analisis yang dipakai

Semua teknik analisis yang dipakai

disini kuantitaf dan kualitatif perlu

disini kuantitaf dan kualitatif perlu

ditinjau Dia tidak/belum mengaku

ditinjau Dia tidak/belum mengaku

B. PENGETIKAN DAN PENJILIDAN


1. Pengetikan
Kertas yang digunakan adalah HVS putih, ukuran kuarto (21x28 cm)
minimal 60 gram. Awal alenia diketik setelah ketukan kelima dari batas
kiri bidang pengetikan. Sesudah tanda baca titik, titik dua, titik koma
dalam teks, hendaknya diberi satu ketukan kosong.
2. Penjilidan
Laporan dijilid 3 buku dengan rincian untuk industry, sekolah, siswa,
penjilidan dilakukan setelah semua selesai/disetujui oleh pembimbing.
Untuk jurusan Otomotif sampul merah, untuk jurusan Ototronik sampul
biru, untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan sampul kuning, untuk
jurusan Multimedia sampul hijau.
C. PETUNJUK PRAKTIS TEKNIK PENULISAN
Berikut disajikan beberapa petunjuk praktis teknik penulisan secara ringkas.
Hal-hal yang perlu diperhatikan.

20

1. Berilah jarak 3 spasi antara tabel atau gambarnya dengan teks sebelum
atau sesudahnya.
2. Judul tabel atau gambar beserta tabel atau gambarnya harus diketik pada
halaman yang sama.
3. Tepi kanan teks harus rata, oleh Karena itu kata pada akhir baris tidak
harus dipotong. Jika terpaksa dipotong, tanda hubungnya ditulis setelah
uruf akhir, tanpa spasi bukan diletakkan dibawahnya.
4. Tempatkanlah nomor halaman di pojok kanan atas setiap halaman, kecuali
halaman pertama setiap bab dan halaman bagian awal bab dan bagian
awal ditulis di tengah bagian bawah halaman.
D. TATA CARA MENGAMBIL KUTIPAN DARI SUMBER
Kutipan kurang daru 40 kata
Kutipan yang berisi kurang dari 40 kata ditulis di antara kutip (..) sebagai
bagian yang terpadu dalam teks utama, dan nomor halaman harus
disebutkan. Nama pengarang dapat ditulis secara terpadu dalam teks atau
menjadi dengan tahun nomor halaman didalam kurung.

E. CARA MENULIS DAFTAR PUSTAKA


Daftar pustaka merupakan daftar yang berisi buku, majalah artikel atau
bahan yang dikutip baik secara langsung maupun tidak langsung. Bahanbahan yang dibaca akan tetapi tidak dikutip seyogyanya tidak dicantumkan
dalam daftar pustaka. Pada dasarnya unsur yang ditulis dalam nama akhir,
nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan,
(3) judul, termasuk sub-judul, (4) tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit.
Unsur-unsur tersebut dapat bervariasi tergantung jenis sumber pusatakanya.
Nama pengarang yang terdiri dari dua bagian dengan urutan : nama akhir
diikuti koma nama awal (singkatan atau tidak singkatan) diakhiri dengan
titik.
F. UJIAN LAPORAN
1. Tujuan
Melatih jiwa mandiri, berani, bertanggung jawab serat disiplin
Mengkaji ilmu terapan di lapangan dengan sekolah

21

2. Prosedur Mengikuti Ujian


Mengumpulkan berkas laporan yang sudah dikonsultasikan dan
disetujui oleh pembimbing industri dan sekola tepat pada waktunya.
3. Tata Tertib Ujian Laporan
4. Penilaian

G. KERANGKA LAPORAN
a. Halaman Judul (Sampul)
i
b. Halaman Persetujuan Institusi
ii
c. Halaman Persetujuan Sekolah
iii
d. Lembar Konstitusim
e.
f.
g.
h.

iv
Kata Pengantar
Daftar isi
Daftar gambar
Daftar Lampiran

v
vi
vii

viii
BAB I PENDAHULUAN
1
a. Latar Belakang PSG
1
b. Tujuan Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
1
c. Sasaran Pokok (PSG)
2
d. Tujuan Pembuatan Laporan
2
BAB II PT. PANGGUNG ELEKTRO

22

a. Sejarah Industri
b. Strukrur Organisasi

3
c. Denah Perusahaan
4
d. Pemeliharaan Tempat Kerja dll
5
BAB III DIGITAL IMAGIN
a. Pandangan software pengolah gambar raster (digital imaging)

6
b. Membuat objek baru dengan menggunakan tulisan tangan (freehand)
7
c. Menerapkan efek visual pada objek gambar
9
BAB IV BAGIAN PENUTUP TERDIRI DARI
12
Kesimpulan
Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA

13
13

14

23