Anda di halaman 1dari 1

I.

PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Geotermal merupakan energi yang dihasilkan dari interaksi panas dengan
aliran air batuan sekitarnya. Energi termal ini terkandung di dalam fluida yang
tersimpan di dalam reservoir dan dapat digunakan dengan memproduksikannya ke
permukaan. Sama dengan produksi minyak dan gas, pemboran dibutuhkan untuk
memproduksikan fluida. Teknologi pemboran yang diaplikasikan di lapangan
geothermal mengadopsi teknik pemboran minyak dan gas. Sebagian besar sumur
geothermal didesain mengikuti dasar yang sama seperti yang digunakan pada
industri minyak dan gas.
Walaupun prinsip pemboran geothermal dan minyak atau gas sama, ketika
prosedur pemboran minyak dan gas diterapkan pada lapangan geothermal terdapat
beberapa perbedaan yang dapat berpengaruh secara signifikan apabila tidak
diperhitungkan. Oleh karena itu, menentukan perbedaan utama antara lapangan
geothermal dan lapangan minyak atau gas adalah hal yang penting dan berkaitan
dengan desain pemboran geothermal yang dibuat. Tantangan utama pada
pemboran geotermal berhubungan dengan kekerasan batuan beku dan batuan
metamorf yang dibor, formasi bertemperatur tinggi dengan rata-rata gradient
temperatur 10C/100 m atau lebih.