Anda di halaman 1dari 2

Timbunan

Tanah Biasa
3

Bouplank
3

0
0

Pembersihan
4

4
4

Direksi Keet
10

14
14

Pengadaan
Tiang Pancang
6

20
20

Pemancangan
Tiang Pancang
13

33
33

Galian Struktur
Kedalaman 0-2 m
1

34
34

Pembesian Sambungan
Tiang Pancang
1

35
35

Pengecoran Isian
Tiang Pancang
8
Pembesian
Abutment
1

36
43

43
43

Abutment
13

Pembesian
Dinding Sayap
1

11

10

37
56

56
56

12

59

64

Dinding Sayap
8

Pembesian Plat Injak


1

Timbunan
Tanah Biasa
3

12

59
64

Elestomer
2

14

67

Dinding Sayap
8
Pembesian Plat Injak
1

Balok Girder
(Gelagar)
1

61

15

13

38
64

64
64

16

62
68

Lps. Pondasi Agregat Lps. Pondasi Agregat


Kelas B
Kelas A
91
92
21
24
107
108
3
2

Diafragma
1

Plat Injak
8
Pembesian Plat Lantai
1

17

72
72

Plat Deck
7

19

18

39
79

0
0

79
79

Plat Lantai
11

Pembesian Trotoar
1

20

90
90

Trotoar
8

22

Expansion Joint
1

98
98

Lps. Resap
Pengikat
1

Tiang Sandaran
8

23

61
67

25

26

106
106

93
109

Lps. Permukaan
(Asphalt Treated Base (ATB))
1

Sandaran (Ralling)
4

Pagar Ujung Jembatan


3

EARLIEST EVENT TIME (EET)


: Waktu Penyelesaian paling awal
LATEST EVENT TIME (LET)
: Waktu Penyelesaian paling akhir
KEJADIAN (EVENT)
: Urutan Pekerjaan
Normal : Menunjukkan Mulainya Pekerjaan hingga akhir pekerjaa
Kegiatan Semu (Dummy) : Menyatakan bahwa antara kegiatan satu dengan yang lainnya masih saling ketergantungan
Jakur Kritis : jalur yang menunjukkan pekerjaan yang tidak boleh terlambat satu haripun, karena akan menghambat waktu
penyelesaian proyek secara keseluruhan.

27

110
110