Anda di halaman 1dari 5

FORMULIR

PEDOMAN PENSEKORAN

Kode Dok.

WK1/PIP/FO-006

No. Revisi

02

Halaman

1 dari 5

Tanggal Berlaku

Oktober 2016

PEDOMAN PENSKORAN

Nomor
Soal

Kunci/Kriteria Jawaban

Apa sebab unsur-unsur di alam cenderung berikatan dengan usur lain


(A dan B) (membentuk senyawa) ?
Jawab :
Unsur-unsur di alam cenderung untuk berikatan dengan unsur lain dalam rangka
mencapai kestabilan seperti unsur gas mulia karena tidak semua unsur di alam
sudah dalam keadaan stabil. Unsur-unsur gas mulia mempunya elektron valensi
8 (penuh) sehingga dapat dikatakan stabil atau sulit berikatan.

Skor

2 (A)

2 (B)

Skor maksimal
Bagaimanakah konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut :
- 11Na
- 17Cl
Jawab :
- 11Na = 2 8 1
- 17Cl = 2 8 7

3
3

2
3

Bagaimanakah konfigurasi elektron dari unsur-unsur berikut :


- 1H
- 17Cl
Jawab :
- 1H = 1
- 17Cl = 2 8 7
2
3
Skor maksimal

3 (A)
3 (B)

Ada berapa cara yang dapat dilakukan suatu unsur untuk mencapai kestabilan?
Berikan contohnya!
Sebutkan 3 cara yang dapat dilakukan oelh suatu unsur untuk mencapai
kestabilan dan berikan contohnya !
Jawab :
Ada 3 cara :
1. Melepaskan elektron
Contoh : 11Na = 2 8 1 (belum stabil)
Na Na+ + e
( 2 8 1)
(2 8)
2. Menerima elektron
Contoh : 17Cl = 2 8 7
Cl + e Cl(2 8 7)
(2 8 8)
3. Pemakaian bersama pasangan elektron

FORMULIR

PEDOMAN PENSEKORAN

Kode Dok.

WK1/PIP/FO-006

No. Revisi

02

Halaman

2 dari 5

Tanggal Berlaku

Oktober 2016

Contoh : senyawa HCl

4 (A)

Skor maksimal
Diketahui beberapa unsur di bawah ini :
- 11Na
- 17Cl
Bagaimanakah kestabilan unsur-unsur tersebut?
Jawab :
11Na = 2 8 1 (belum stabil)
Untuk mencapai kestabilan (oktet) Na perlu melepaskan 1 elektron terluarnya
Na Na+ + e
( 2 8 1)
(2 8) stabil
17Cl = 2 8 7 (belum stabil)
Untuk mencapai kestabilan (oktet) unsur Cl perlu menangkap 1 elekron
Cl + e Cl(2 8 7)
(2 8 8) stabil

4 (B)

2
3

Diketahui beberapa unsur di bawah ini :


- 1H
- 17Cl
Bagaimanakah kestabilan unsur-unsur tersebut?
Jawab :
1H = 1 (belum stabil)
Untuk mencapai kestabilan, unsur H cenderung melepaskan elektron
H H+ + e
Cl = 2 8 7 (belum stabil)
Untuk mencapai kestabilan (oktet) unsur Cl perlu menangkap 1 elekron
Cl + e Cl(2 8 7)
(2 8 8) stabil
Skor maksimal
Gambarkan struktur Lewis dari unsurunsur yang terdapat pada soal nomor 4!
Jawab :
11Na = 2 8 1 (belum stabil)

17

5 (A)

Struktur Lewis dari atom Na :


17 Cl = 2 8 7 (belum stabil)
Struktur Lewis dari atom Cl :

5 (B)

Gambarkan struktur Lewis dari unsurunsur yang terdapat pada soal nomor 4!
Jawab :
1H = 1

3
3

FORMULIR

PEDOMAN PENSEKORAN

Kode Dok.

WK1/PIP/FO-006

No. Revisi

02

Halaman

3 dari 5

Tanggal Berlaku

Oktober 2016

Struktur Lewis atom H :


17Cl : 2 8 7

Struktur Lewis atom Cl :

6 (A)

6 (B)

7 (A)

Skor maksimal
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara unsur ... dengan unsur ...
Jawab :
Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi antara unsur logam dengan unsur non
logam
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk antara unsur ... dengan unsur ...
Jawab :
Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk antara unsur non logam dengan
unsur non logam
Skor maksimal
Bagaimanakah pembentukan ikatan pada senyawa NaCl? Tentukan jenis ikatan
yang terjadi pada senyawa NaCl serta gambarkan struktur Lewisnya!
Jawab :
NaCl
11Na = 2 8 1 (belum stabil)

3
3

3
3

Struktur Lewis dari atom Na :


17 Cl = 2 8 7 (belum stabil)
Struktur Lewis dari atom Cl :
Proses Pembentukan NaCl :

Jenis ikatan : ikatan ion

7 (B)

Bagaimanakah pembentukan ikatan pada senyawa HCl? Tentukan jenis ikatan


yang terjadi pada senyawa HCl serta gambarkan struktur Lewisnya!
Jawab ;
HCl
1H = 1

Struktur Lewis atom H :


17Cl : 2 8 7
Struktur Lewis atom Cl :
Reaksi pembentukan HCl :

FORMULIR

PEDOMAN PENSEKORAN

Kode Dok.

WK1/PIP/FO-006

No. Revisi

02

Halaman

4 dari 5

Tanggal Berlaku

Oktober 2016

Jenis ikatan : ikatan kovalen

Skor maksimal
8
(A dan B) Sebutkan perbedaan sifat antara senyawa ion dan senyawa kovalen?
Jawab :
Sifat senyawa ion :
- Senyawa ion terbentuk oleh adanya serah terima elektron antara atom yang
bermuatan positif dengan atom yang bermuatan negatif
- Titik didih dan titik leleh ikatan ion lebih tinggi
- Senyawa ion berbentuk padat dan keras seperti Kristal
- Senyawa ion lebih mudah larut dalam air
Sifat senyawa kovalen :
- Senyawa kovalen terbentuk akibat terjadinya proses pemakaian elektron
bersama (berbagi elektron)
- Titik leleh dan titik didih senyawa kovalen lebih rendah
- Senyawa kovalen berbentuk lebih lembut dan lebih fleksibel
- Senyawa kovalen lebih mudah terbakar
- Senyawa kovalen tidak larut atau lebih susah larut dalam air

9 (A)

Skor maksimal
Diberikan struktur dari senyawa HNO3 seperti dibawah ini

3
3

3
3

X
Y

Sebutkan ikatan-ikatan yang terjadi pada senyawa HCOH (X, Y dan Z)!
Jawab :
X = ikatan kovalen rangkap dua
Y = ikatan kovalen tunggal
Z = ikatan kovalen koordinasi

1
2
3

Diberikan struktur Lewis dari molekul HCOH seperti di bawah ini


9 (B)
X
Y
Z

Sebutkan ikatan-ikatan yang terjadi pada senyawa HCOH (X, Y dan Z) !


Jawab :
X = ikatan kovalen rangkap dua
Y = ikatan kovalen tunggal

FORMULIR

PEDOMAN PENSEKORAN

Kode Dok.

WK1/PIP/FO-006

No. Revisi

02

Halaman

5 dari 5

Tanggal Berlaku

Oktober 2016

Z = ikatan kovalen tunggal

10 (A)

10 (B)

Skor maksimal
Terdapat unsur 12X dan 17Y, jenis ikatan apakah yang terbentuk dan bagaimana
sifatnya?
Jawab :
12X = 2 8 2 (belum stabil)
X X2+ + 2 e
17Y = 2 8 7 (belum stabil)
Y + e YX2+ + Y- XY2
jenis ikatan : ikatan ion
Terdapat unsur 15P berikatan dengan 17Cl, Bagaimanakah rumus senyawa dan
jenis ikatan yang terbentuk serta sifat senyawanya?
Jawab :
15P = 2 8 5 (belum stabil)
P + 3e P317Cl = 2 8 7 (belum stabil)
Cl + e ClP3- + Cl- PCl3
jenis ikatan : ikatan kovalen
Skor Maksimum
Jumlah skor maksimum

Penilian :
N:

Jumlah skor yang diperoleh


Jumlah skor maksimal

x 100%
Kendal Oktober 2016

Mengetahui,
Verifikator

Penyusun

Nofi Kusumawati,S.Pd

Fitria Dwi Utami

NIP. 197010282007012009

NIM 4301413005

2
3
3

1
2
3

1
2
3
3
30