Anda di halaman 1dari 2

BAB III.

KESIMPULAN
3.1 KESIMPULAN
Berikut adalah hal- hal yang dapat disimpulkan dalam pembahasan pada
bab sebelumnya, antara lain :
1. Grouting adalah suatu proses, dimana suatu cairan campuran antara
semen dan air diinjeksikan dengan tekanan kedalam rongga, pori,
rekahan dan retakan batuan yang selanjutnya cairan tersebut dalam
waktu tertentu akan menjadi padat secara fisika maupun kimiawi.
2. Manfaat dari Grouting adalah menahan aliran air dan mengurangi
rembesan, menguatkan tanah dan batuan, mengisi rongga dan celah
pada tanah dan batuan sehingga menjadi padat, memperbaiki
kerusakan struktur, meningkatkan kemampuan anchor dan tiang
pancang, menghindarkan dari material fluida yang dapat merusak
tanah atau batuan
3. Pelaksanaan grouting

meliputi

penentuan

permebilitas, pemboran dan grouting.


4. Tipe-tipe grouting adalah Sementasi

titik

grouting,

Penembusan,

uji

sementasi

pemadatan, sementasi rekahan, sementasi campuran, sementasi isi dan


sementasi vakum

DAFTAR PUSTAKA
Aulia, Harizona. 2012. Pengenalan Grouting. Semarang: Teknik Geologi UNDIP.

http://www.en.wikipedia.org/wiki/Grout. (online) 18 Oktober 2016


http://www.geologi.ft.undip.ac.id/index.php/berita/tesis-dan-jurnal/1289-tipesementasi grouting.html (online) 18 Oktober 2016