Anda di halaman 1dari 3

AS PROMISED

a) SIFAT KOLIGATIF
1. Fraksi mol NaCl dalam 20% berat adalah (Mr NaCl = 58,5)
a. 0,07
b. 0,14
c. 0,34
d. 0,44
e. 0,78
2. Sebanyak 1,28 gram naftalen dilarutkan dalam 150 gram benzena. Titik didih larutan adalah
80,58C. Bila titik didih benzene adalah 80,4C dan Kb benzene = 2,7 maka rumus molekul
naftalena yang memungkinkan adalah
a. C6H6
b. C6H12
c. C10H8
d. C8H10
e. C10H6
3. Dalam 100 gram air dilarutkan 12 gram urea, CO(NH2)2. Jika Kf air adalah 1,86 maka titik beku
larutan tersebut adalah C
a. -5,6
b. -3,72
c. -1,86
d. -0,9
e. 36
4. Jika 10 gram dari masing-masing zat di bawah ini dilarutkan dalam 1 liter air dengan kondisi
tekanan dan suhu yang seragam, maka zat yang menimbulkan tekanan osmotik tertinggi adalah
adalah
a. Etanol (C2H5OH)
b. Gliserin (C3H8O)
c. Methanol (CH3OH)
d. Ketiganya memberikan efek yang sama
e. Tidak dapat ditentukan karena data tidak lengkap

b) ELEKTROKIMIA aja ya, redoks pasti kalian udah jago


1. Larutan CuSO4 dielektrolisis selama 32 menit dengan arus 2 A. Jumlah tembaga (Ar Cu = 64)
yang mengendap adalah
a. 25,5 gr
b. 12,7 gr
c. 6,36 gr
d. 1,27 gr
e. 0,64 gr
2. Larutan Cr2(SO4)3 dielektrolisis selama beberapa jam dengan anoda Cr dan katoda Fe, maka
a. Berat anoda krom akan bertambah
b. Berat Fe akan berkurang
c. Krom menempel pada besi

d. Di anoda akan terbentuk gas oksigen


e. Konsentrasi ion krom akan berkurang
3. Bila E Cd2+/Cd, Al3+/Al, dan Nb3+/Nb berturut-turut adalah -0,41 volt, -1,67 volt, dan -1,10 volt,
maka urutan logam-logam tersebut pada deret volta adalah
a. Cd, Nb, Al
b. Cd, Al, Nb
c. Al, Nb, Cd
d. Al, Cd, Nb
e. Nb, Al, Cd
4. Pada elektrolisis 1 liter larutan NaCl 1 M dengan arus 3,86 A selama 30 menit, pH larutan akan
naik menjadi
a. 2 log7,2
b. 3 log7,2
c. 11 + log7,2
d. 12 + log7,2
e. 13 + log7,2

c) KIMIA UNSUR, ini cuma sedikit jadi harus baca-baca lagi.


1. Logam alkali lebih reaktif dibandingkan logam alkali tanah. Alasannya yang paling tepat
adalah
a. Energi ionisasi alkali lebih kecil
b. Keelektronegatifan alkali lebih besar
c. Titik didih logam alkali lebih besar
d. Afinitas elektron alkali lebih besar
e. Energi ionisasi logam alkali lebih besar
2. Unsur senyawa transisi umumnya berwarna, hal ini dikarenakan
a. Energi ionisasinya tidak terlalu besar
b. Jari-jari ionnya kecil
c. Dapat mengalami transisi elektron subkulit d
d. Dapat mengalami transisi elektron subkulit s dan p
e. Muatannya bervariasi
3. Senyawa kompleks tetraamintembaga (II) heksasianoferrat (II) memiliki rumus
a. [Cu(NH3)4][Fe(CN)6]
b. [Cu(NH3)4]2[Fe(CN)6]3
c. [Cu(NH3)4]3[Fe(CN)6]2
d. [Cu(NH3)4]2[Fe(CN)6]
e. [Cu(NH3)4]3[Fe(CN)6]
4. Sebanyak 14,25 gram logam transisi yang bervalensi dua dilarutkan dalam larutan HCl,
menghasilkan 5,6 liter gas hidrogen (STP). Jika atom logam ini mengandung 31 neutron, maka
logam ini terletak pada golongan
a. I B
b. IIB
c. V B
d. VII B
e. VIII B

5. Pada uji nyala kation unsur golongan alkali dan alkali tanah, sampel kation dibakar dengan
pembakar binsen dan nyala yang terlihat berwarna jingga, maka ion tersebut diduga merupakan
ion dari unsur
a. K
b. Na
c. Ca
d. Sr
e. Ba
6. Basa alkali tanah yang bersifat amfoter adalah
a. Ba(OH)2
b. Sr(OH)2
c. Ca(OH)2
d. Mg(OH)2
e. Be(OH)2
7. Logam aluminium murni diperoleh dengan proses
a. Wohler
b. Frasch
c. Dow
d. Hall-Heroult
e. Reduksi berkatalis
8. Proses kontak adalah proses untuk pembuatan
a. HCl
b. HNO3
c. NH3
d. H2SO4
e. CO(NH2)2
9. Basa terkuat antara basa-basa unsur periode ketiga adalah basa dari unsur
a. S
b. P
c. Si
d. Mg
e. Na
10. Pada suhu kamar, karakteristik unsur-unsur halogen adalah sebagai berikut, kecuali
a. F2 dan Cl2 berwujud gas
b. At adalah unsur radioaktif
c. F2 adalah gas berwarna kekuningan
d. I2 berwujud gas berwarna keunguan
e. Br2 berwujud cairan berwarna cokelat