Anda di halaman 1dari 2

Teori Atom Bohr

teori atom bohr menggambarkan atom sebagai berikut:


1.

elektron-elektron mengitari inti atom pada tingkat energi dan lintasan


tertentu.
2.
lintasan tersebut berbentuk lingkaran.
3.
elektron dapat berpindah dari tingkat energi satu ke tingkat energi lain.
kelemahan dari teori atom bohr adalah sebagai berikut:
1.

Teori atom bohr hanya dapat menggambarkan atau menerangkan


spektrum atom sederhana (hidrogen), tidak dapat menerangkan
spektrum atom dengan nomor atom >1.
2.
Tidak dapat menjelaskan pengaruh medan magnet pada atom
hydrogen.
Teori Atom Mekanika Kuantum
Model atom mekanika kuantum merupakan model atom modern yang berkembang dan
melengkapi kekurangan dari model atom bohr. model atom modern didasarkan pada
tiga hal berikut:
1.
2.

menurut Louis de Broglie, elektron bersifat gelombang dan partikel.


menurut Werner Heisenberg, dengan asas ketidakpastian bahwa
ruang disekitar inti ditemukan elektron yang disebut orbital.
3.
menurut Erwin Schrodinger, mengenai persamaan gelombang
elektron dalam atom.
Dari ketiga hal diatas, maka diperoleh model atom modern sebagai berikut:
1.

elektron-elektron mengitari inti atom dan berada pada orbital-orbital


tertentu yang membentuk kulit atom.
2.
orbital merupakan ruang disekitar inti dimana elektron dapat
ditemukan.
3.
kedudukan elektron pada orbital-orbitalnya dinyatakan dengan
bilangan kuantum.
HUBUNGAN TEORI MEKANIKA KUANTUM DENGAN TEORI
KETIDAKPASTIAN
Dari teori mekanika kuantum Werner Heisenberg (1927) seorang ahli fisika dari Jerman
membuktikan bahwa tidak mungkin menentukan dengan pasti posisi elektron dan
momentumnya. Heseinberg menunjukkan bahwa usaha untuk mengukur posisi elektron
akan menganggu elektron itu.Hal ini menimbulkan ketidakpastian pada
nilai momentum.Usaha yang dilakukan untuk mengukur momentum dengan tepat
juga menimbulkan ketidakpastian dalam lokasi elektron dan inilah yang dikenal
dengan Prinsip Ketidakpastian Heisenberg. Hal ini menunjukkan bawa tidak
benar jika elektron menempati orbital yang jelas dan pasti dalam gerakannya
mengelilingin inti seperti yang pernah dikemukakan oleh teori atom Bohr.
PENGGAGAS TEORI ATOM MODERN
Berikut ini trio penggagas Teori Atom Modern:

1.

Louis Victor Pierre Raymon Duc de Broglie (1892-1977) dari Prancis,


lahir 15 Agustus 1892. Putra bangsawan yang bergelar pangeran dan
meraih gelar doktor .Ia mengemukakan bahwa zat dan radiasi memiliki
sifat sebagai gelombang dan partikel.Atas jasanya ia mendapat Nobel
Fisika pada 1929, meninggal 16 Maret 1977.
2.
Werner Karl Heisenberg (1901-1976), ahli Fisika jerman, lahir di
Wuzburg jerman, 5 Desember 1901. Ia mewarisi kecerdasan ayahnya
profesor di Universitas Wuzbuurg. Ketika menyelesaikan postdoctoral
yang dibantu Niels Bohr, Heisenberg berhasil merumuskan
Prinsip ketidakpastian.Iamengemukakan bahwa keberadaan elektron
dalam lintasan tidak dapat ditentukan dengan pasti, yang dapat
diketahui hanya daerah keboleh jadian ditemukan elektron.Iamenerima
Nobel Fisika pada 32 th, wafat pada 74 th di Munich.
3.
Erwin Schrodinger (1887-1961) dari Austria, putra Rudolf Schrodinger
lahir di Wina, Austria 12 agustus 1887.Ia merumuskan persamaan
mekanika gelombang yang menjadi dasar lahirnya Teori
Mekanika Kuantum.Ia meraih Nobel Fisika pada 1993, wafat pada 4
Januari 1941.
Perbedaan Dari Model Atom Bohr Dan Model Atom Mekanika
Kuantum
Berikut perbedaan model atom bohr dan mekanika kuantum:
1. Menurut model atom Bohr elektron mengelilingi inti atom pada lintasan dengan
tingkat energi tertentu sedangkan menurut teori atom mekanika kuantum elektron
mengitari inti atom pada orbital tertentu yang membentuk kulit atom.
2. Menurut teori atom Bohr elektron bergerak dalam lintasannya membentuk lingkaran
seperti pergerakan planet mengelilingi matahari, sedangkan menurut teori mekanika
kuantum elekron bergerak dalam orbital dengan melakukan gerak gelombang.
3. Menurut teori atom Bohr posisi sebuah elektron yang bergerak mengelilingi atom
dapat ditentukan, sedangkan menurut teori atom mekanika kuantum posisi sebuah
elektron yang bergerak menelilingi inti atom tidak dapat ditentukan dengan pasti.
4. Teori atom Bohr tidak dapat menjelaskan pengaruh medan magnet dalam atom
hidrogen, seperti mengapa spektrum hidrogen memiliki garis-garis tambahan ketika
dipengaruhi oleh medan magnet, sedangkan teori mekanika kuantum telah mampu
menjelaskan mengenai sifat atom dan molekul yang berekltron lebih dari satu, dan
ternyata jika dilihat dengan lebih teliti, spektrum gas hidrogen tidak terdiri dari satu
garis, melainkan beberapa garis yang saling berdekatan. Dengan demikian lintasan
tersebut memiliki sublintasan dimana elektron ditemukan.