Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Kegiatan eksplorasi merupakan suatu kegiatan penting yang harus dilakukan
sebelum suatu usaha pertambangan dilaksanakan. Hasil dari kegiatan eksplorasi
tersebut harus dapat memberikan informasi yang lengkap dan akurat mengenai
sumberdaya mineral atau bahan galian maupun kondisi-kondisi geologi yang ada.
Kegiatan pemboran eksplorasi merupakan komponen penting dalam kegiatan
eksplorasi. Dengan adanya pemboran eksplorasi sehingga dihasilkan sampel-sampel
lapisan permukaan bumi dengan kedalaman tertentu yang kemudian diketahui jenis
litologi dan susunan stratigrafinya.
Melihat potensi perkembangan perusahaan pertambangan batubara di
Kalimantan Tengah khususnya di PT Rimau Energy Mining. Pemboran eksplorasi
Batubara PT Rimau Energy Mining (REM) berada di job site PT Gunung Emas
Abadi (GEA) pada wilayah IUP operasi produksi di Desa Lalap, kecamatan
Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Latar belakang dalam pemilihan judul Pengamatan Kegiatan Pemboran
Eksplorasi dan Pengolahatan Data Hasil Interpretasi Geophysical Logging pada Area
Ekplorasi PT Rimau Energy Mining Job Site PT Gunung Emas Abadi, Kabupaten
Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah adalah untuk mendapatkan pengalaman
praktis dalam lingkungan kerja untuk mengamati dan mengetahui secara langsung
proses kegiatan pemboran eksplorasi batubara.

1.2.Waktu dan Tempat


Kegiatan kerja praktek ini dilaksanakan selama 50 hari dimulai dari
tanggal 02 November 2016 sampai tanggal 22 Desember 2016. Kegiatan kerja
praktek ini berada di PT Rimau Energy Mining job site PT Gunung Emas
Abadi wilayah IUP Operasi Produksi di Desa Lalap, Kecamatan Patangkep
Tutui, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Tabel 1.1
Waktu Kerja Praktek
November

Desember

2016

2016

Kegiatan
I

II III IV

II

III

Induksi Safety
Pengamatan Kegiatan Pemboran
Pengambilan Data Hasil Cutting Pemboran
Pengambilan Data Geophysical Logging
Interpretasi Data Hasil Geophysical Logging
Pengolahan Data
Pembuatan laporan
Presentasi
1.3.Maksud dan Tujuan
Maksud dari penyusunan laporan ini adalah untuk menambah wawasan
ilmu pengetahuan tentang teknologi pemboran eksplorasi pada PT Rimau
Energy Mining serta mengaplikasikan secara langsung teori yang didapatkan di
perkuliahan.
Tujuan dari kerja praktek yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Mengamati tahapan kegiatan pemboran eksplorasi pada
endapan batubara
2. Mengetahui peralatan-peralatan yang digunakan pada kegiatan
pemboran eksplorasi
3. Mengetahui proses
geophysical logging

pengolahan

data

hasil

interpretasi
1-2

IV

4.

Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses pemboran


eksplorasi
1.4.Batasan Masalah
Dalam kegiatan kerja praktek lapangan ini, pembatasan ruang lingkup

kegiatan pengamatan lapangan meliputi Kegiatan Pemboran eksplorasi dan


Pengolahan Data Hasil Interpretasi Geophysical Logging.
1.5.Metode Penulisan
Tahapan penulisan dalam penyusunan laporan ini terdiri dari beberapa
metode, antara lain :
1. Metode pengumpulan data
a. Studi literatur
Merupakan metode pengumpulan data dengan penelusuran literatur yang
bersumber dari buku, media, pakar ataupun dari hasil penelitian orang lain
yang bertujuan untuk menyusun dasar teori atau digunakan dalam mendukung
argumen penelitian.
b. Pengamatan lapangan
Merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau
peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian untuk
mendapatkan data yang aktual dengan berpedoman kepada desain, tujuan, dan
batasan masalah kerja praktek. Pengamatan lapangan ini diharapkan dapat
dilakukan secara intensif dan efektif selama waktu pelaksanaan kerja praktek
yang diajukan.
c. Interview
Merupakan metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara
kepada individu yang berkaitan, berkompeten, dan berpengalaman serta
merupakan pelaku dari kegiatan kegiatan yang sedang menjadi topik penelitian.
2. Pengolahan data
Pengolahan data dilakukan sesuai dengan tujuan kerja praktek yang
dibantu oleh berbagai sumber literatur dan dilaksanakan dengan bimbingan
dari perusahaan terkait termasuk pengumpulan data dari lokasi pengamatan.

1-3

3. Pelaporan
Pelaporan dari kegiatan kerja praktek ini berisi hasil pengamatan dan
perhitungan dari semua data yang telah dikerjakan sedemikian rupa.

1-4

Tabel 1.2
Bagan Alir Kerja Praktek
Induksi Safety
Kegiatan pemboran :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mencari titik kordinat yang telah diberikan oleh Departement Exploration


Menandai titik koordinat dengan menggunakan pita sebagai Hole ID
Membuat jalan menuju ke titik pemboran dan membersihkan lokasi pemboran
Moving dan setting alat (persiapan sebelum melakukan pengeboran)
Proses Pengeboran
Logging Geofisika

Pengambilan Data

Data Primer :
1. Titik koordinat pemboran
2. Data Hasil cutting Pemboran
3. Data Logging Geofisika
4. Daily Drilling Report (DDR)
5. Dokumentasi kegiatan

Data Sekunder :
1. Identitas dan struktur organisasi Perusahaan
2. Peta lokasi dan kesampaian daerah
3. Peta batas IUP dan rencana pemboran
4. Geologi regional daerah pengamatan
5. Titik Koordinat Rencana Pemboran

6.

Pengolahan Data :
Pengolahan dengan menggunakan software

Rangkuman :
1. Metode pemboran yang digunakan adalah open hole dengan alat bor Jacro 150
2. Tahapan pemboran eksplorasi yaitu mencari titik kordinat, land clearing, moving, setting
alat, pengeboran dan logging geofisika.

Kesimpulan dan Saran

1-5