Anda di halaman 1dari 3

Artritis

Definisi
Penyakit inflamasi yang dapat menyerang satu atau beberapa sendi. Dengan gambaran klinik
nyeri sendi, bengkak, kaku dan pergerakan terbatas.
Klasifikasi
A.Infeksi Muskuloskelatal.
Artritis bacterial
Akibat luka gigitan manusia. Luka kecil pada sendi MCP akibat meninju gigi lawan berkelahi
sehingga menyebabkan pembengkakan sendi.
Arthritis septic akut
Karena streptococcus dan pneumococcus yang terutama menyerang pada anak. Yang sedang
dalam masa pertumbuhan.
Akibatnya yaitu ankilosis (bengkak) bila pengeluaran nanah tidak dilakukan pada tahap dini.
Tanda pertama: demam, gerak sendi terbatas karena nyeri.
Arthritis tuberculosis
Akibat infeksi dari tuberculosis
Urutan : sendi panggul, lutut, kaki, siku, pergelangan tangan dan bahu.
Sering pada usia muda.
Gejala : pembengkakan dan proliferasi sinovium destruksi dan regenerasi.
Hipervaskularisasi disekitar sendi.
B.Inflamasi non infektif
1.
2.
3.
4.

Rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis juvenile
Gout arthritis
Arthritis hemolitik/penyakit christmast

Klasifikasi arthritis berdasarkan jumlah sendi yang terkena.


1. Monoartritis : arthritis yang hanya mengenai satu sendi saja.contohnya:Gout arthritis

2. Oligo arthritis:arthritis yang mengenai dua atau lebih sendi.contoh:rheumatoid


arthritis,RA juvenile.
3. Poliartritis:arthritis yang mengenai banyak sendi. Contoh:osteoarthritis ,SLE.

RHEUMATOID ARTRITIS
Suatu penyakit yang ditandai oleh sinovitis erotic simetrik yang terutama mengenai jaringan
persendian.
Etiologi
Factor genetic seperti produk histokompibilitas utama kelas II (HLA-DR) dan bebrapa factor
lingkungan telah lama diduga berperanan dalam timbulnya penyakit ini.
Criteria American Rheumatism Association untuk arthritis
1. Kaku pada pagi hari dengan intensitas waktu lebih dari 1 jam.
2. Atritis pada tiga daerah persendian atau lebih, pembengkakan jaringan lunak/persendian.
3. Arthritis pada persendian tangan,sekurang-kurangnya terdapat pembengkakan saru
persendian.
4. Arthritis simetris.
5. Nodul rheumatoid masa kenyal dan tidak ada nyeri tekan terjadi sepanjang ekstensor
lengan bawah.
6. Factor yang rheumatoid IgM yang mengikat IgG yang diproduksi dalam sitoplasma
dan ditemukan dalam serum.
7. Perubahan gambaran radiologis tanga bagian posterior menunjukkan adanya erosi dan
penyempitan rongga sendi serta hilangnya tulang rawan sendi.
Penatalaksanaan
Penggunaan OAINS

Menghambat enzim siklooksigenase sehingga menekan prostaglandin.


Menghambat pembebasan dan pelepasan mediator inflamasi
Menekan rasa nyeri
Contoh:aspirin, asam mefenamat,iboproven.
ESO:reaksi hipersensitivitas, gangguan fungsi ginjal dan hati

Penggunaan DMARD (Disease Modifying Anti Rheumatoid Drugs)

Klorokuin 250 mg/hari


Sulfazalain : dalam bentuk enteric coateb tablet
Dosis :1x500mg/hari, lalu ditingkatkan 500mg tiap minggu hingga mencapai dosis
4x500mg