Anda di halaman 1dari 3

SOAL SELEKSI INONESIA INTERNATIONAL MEDICAL

OLYMPIAD
(IMO) 2017 CABANG PENYAKIT TROPIK DAN INFEKSI
BAKTERI

1. Seorang laki-laki berusia 18 tahun datang ke dokter dengan keluhan


utama BAB encer dengan intensitas buang air sebanyak 6-8 kali
perhari. Didapatkan keluhan lain berupa demam, nyeri perut, kram
perut, mual, muntah, dan rasa tidak enak makan. Hasil pemeriksaan
feses dan laboratorium menunjukkan diare sangat cair (watery
diarrhea), tidak ditemukan darah maupun lender, leukosit fekal (-),
tidak terdapat peningkatan laktofein Setelah dilakukan anamnesis,
seminggu lalu pasien bersama teman-temannya traveling ke danau
Ranukumbolo. Pasien kurang menjaga kebersihan diri sendiri
dikarenakan tidak ada tempat untuk cuci tangan yang bersih.
Organisme yang dapat menyebabkan keluhan ini yaitu..
a. S. aureus
b. Enterotoxigenic coli (ETEC)
c. Enterohemorrhagic coli (EHEC)
d. Enteroinvasive coli (EIEC)
e. C. dificille
2. Bagaimana ciri dari organisme penyebab keluhan diatas?
a. Mengelurakan racun enterotoksin yang bersifat Heat stable dan
Heat labile yang menempel pada yeyunum dan ileum.
b. Dapat menyebabkan komplikasi berupa colitis hemoragik
maupun hemolytic-uremic syndrome.
c. Mengeluarkan racun sitotoksin yang menginvasi dan berkoloni
pada sel epitel usus bagian distal.
d. Gejala yang diakibatkan organism tersebut tidak bisa sembuh
sendiri (self limited)
e. Spektrum penyakit hanya bersifat ringan dan tidak bisa
mencapai spectrum yang lebih berat seperti life-threatening
cholera syndrome.
3. Pilihan terapi yang tepat, praktis, dan dapat diberikan pada kasus ini
adalah....
a. Penggunaan antibiotik floroquinolon atau azitromisin guna
meredakan durasi penyakit.
b. Melakukan rehidrasi cairan untuk mengganti cairan dan elektrolit
yang hilang.
c. Penggunaan loperamid untuk meredakan intensitas buang air
diperbolehkan.
d. Pemberian probiotik saat tidak terdapatnya gejala buang air
yang parah
e. Tidak ada jawaban yang benar.

4. Seorang pasien yang telah lama rawat inap mengeluhkan diare


yang tidak kunjung hilang. Pasien mengalami diare kurang lebih 1020x perhari dengan konsistensi cair berlendir, kemudian disertai
kram perut dan demam. Pasien mempunyai riwayat penggunaan
antibiotic sebelumnya. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata
pasien mengalami diare akibat antibiotik. Organisme penyebab
gejala tersebut adalah
a. Clostridium perfingens
b. Clostridium difficile
c. Clostridium septicum
d. Clostridium tetani
e. Clostridium botulinum
5. Antibiotik tersering yang dapat menyebabkan keluhan diatas dan
sering terjadi outbreak di Rumah Sakit adalah..
a. Klindamisin
b. Ampisilin
c. Seftriakson
d. Ciprofoloxacin
e. Amoksisilin
6. Berikut ini merupakan ciri-ciri Enterococcus.
a. Gram positive organism; single cell, short chain; memproduksi
zona beta hemolisis pada koloni bakteri di blood agar
b. Catalase positive; non motile, aerobic and facultative anaerobic
organism
c. Menyebabkan komplikasi berupa toxic shock syndrome serta S4
d. Gram positive bacteria; non hemolytic bacteria, dan keluhan
terbanyak yaitu pada traktus urinarius
e. Semua jawaban salah
7. Salah satu bentuk infeksi C.perfringens adalah kecuali
a. Traumatic gas gangrene
b. Necrotizing enterocolitis
c. Enteritis necroticans
d. Wound contamination
e. Cellulitis
8. Manakah pernyataan yang benar mengenai gas gangrene kecuali?
a. Pertumbuhan bakteri pada gas gangrene memerlukan suasana
aerob
b. Faktor predisposisinya seperti crush type injury, open fracture
long bone, dan laceration of large or medium arteries
c. Diagnosis mudah dibuat karena infeksi hanya berada pada
daerah yang terkena yang berhubungan dengan adanya udara di
jaringan yang terinfeksi.
d. Terdapat spontaneous gas gangrene yang sering terjadi lewat GI
tract

e. alfa toksin berperan penting dalam virulensi bakteri penyebab


gas gangrene
9. Seorang laki-laki paruh baya dating ke poli umum RS dengan
keluhan rasa perih saat kencing. Nyeri pada penis dirasakan sudah
seminggu. Dokter melakukan pemeriksaan fisik kemudian
ditemukan pustule di corpus penis dengan jumlah lesi yang
multiple, dengan batas tidak tegas, kotor, dan mudah berdarah.
Riwayat pekerjaan pasien adalah nahkoda kapal ferry jurusan Jawa Sumatra. Organisme penyebab keluhan pada pasien ini adalah
a. Herpes simplex virus
b. Treponema palidum
c. Haemophilus ducreyi
d. Retrovirus
e. N. gonorrhoeae
10.
Pemeriksaan baku emas untuk mendiagnosis kasus diatas
adalah
a. Aspirasi lesi untuk kultur
b. PCR
c. Dark field microscope
d. RPL, VDL, EIA
e. Elisa