Anda di halaman 1dari 1

b.

Perlindungan elektrokimia
Perlindungan elektrokimia ialah mencegah terjadinya korosi elektrolitik (reaksi elektrokimia
yang mengoksidasi logam).Perlindungan elektrokimia ini disebut juga perlindungan katode
(proteksi katodik) atau pengorbanan anode (anodaising). Cara ini dilakukan dengan
menghubungkan logam pelindung, yaitu logam yang lebih tidak mulia (E-nya lebih kecil).
Logam pelindung ini ditanam di dalam tanah atau air dekat logam yang akan dilindungi. Di sini
akan terbentuk sel volta raksasa dengan logam pelindung bertindak sebagai anode.
Contoh-contoh proteksi katodik
1) Untuk mencegah korosi pada pipa di dalam tanah, di dekatnya ditanam logam yang lebih
aktif, misalnya Mg,
yang dihubungkan dengan kawat. Batang magnesium akan mengalami oksidasi dan Mg yang
rusak dapat
diganti dalam jangka waktu tertentu, sehingga pipa yang terbuat dari besi terlindung dari korosi.
2) Untuk melindungi menara-menara raksasa dari pengkaratan, maka bagian kaki menara
dihubungkan dengan lempeng magnesium yang ditanam dalam tanah. Dengan demikian menara
besi akan menjadi katode magnesium dan lempeng Mg sebagai anodenya.