Anda di halaman 1dari 7

PROGRAM PEMBANGUNAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD)

DIREKTORAT JENDERAL PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA


KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI

.hasil studi,
Pelayanan Sosial Dasar
di desa-desa terpencil dan tertinggal
di Kab. Kapuas Hulu
masih sangat memprihatinkan.

Laporan Individu disusun oleh:


STEPHANUS MULYADI, S.S., M.Sc.

SPT: 414.2/SPT-19-04/TA-6/2016. NKTR: 414.2/ktr-19-04/TA-6/2016


TA PENGEMBANGAN PELAYANAN SOSIAL DASAR
KABUATEN KAPUAS HULU, KALIMANTAN BARAT
P3 MD
KABUPATEN KAPUAS HULU, KALIMANTAN BARAT
Jl. Kopral Rahman Hilir Kantor, Kec. Putussibau Utara Kab. Kapuas Hulu Kalimantan Barat
HP/WA. 081280503764 E-Mail: stephanus_mulyadi@yahoo.de

Daftar Isi
No

Judul

Halaman

Pengantar Laporan

Bab 1: Pendahuluan

Bab 2: PELAKSANAAN
KEGIATAN
2.1. Kegiatan TUPOKSI

2.2. Kegiatan Tugas Lainnya

Bab 3: RENCANA KEGIATAN


BULAN BERIKUTNYA

Bab 4: KESIMPULAN DAN


REKOMENDASIRKTL

Jalan Achmad Sood No. 25, Telp/Fax : 0561-583047,Email:


bpmpd.kalbarprov@gmail.com, bpmpd@kalbarprov.go.id
Kode Pos : 78121
Nomor : ..
Lamp :
H a l : Laporan Bulan Oktober 2016
Kepada Yth :
Satker P3MD Dirjen PPMD
Provinsi Kalimantan Barat
diPONTIANAK
Dengan Hormat

4.1. Kesimpulan

4.2. Rekomendasi Tindak


Lanjut

Bab 5: PENUTUP

LAMPIRAN

Bersama ini saya sampaikan Laporan Individual Kegitan TA PSD P3MD KH untuk priode
Bulan NOPEMBER 2016, agar bisa dijadikan
rujukan bagi yang berkepentingan.
Demikian laporan ini kami sampaikan, atas
kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.
Putussibau, 30 NOPEMBER 2016

Lamp 1 Realisasi kegiatan Individu


Lamp 2 Rencana kegiaatan bulan berikutnya
Lamp 3 Laporan Kunjungan Lapangan
Lamp 4 Photo kegiatan Individu
Lamp 5 Bimbingan yang dilakukan
oleh TA

Hormat Saya

STEPHANUS MULYADI, M.Sc


TA PSD P3MD KH
Tembusan disampaikan :
1. TL KPW Provinsi Kalimantan Barat
2. Satker Kabupaten Kapuas Hulu

photo terpilih edisi ini

Penguatan Kapasitas Kades di Kapuas hulu


dibicarakan di Workshop Internasional
di Ho Chi Minh City, Vietnam

Pelatihan Pra Tugas PD se Kalbar di Hotel


Mercure Pontianak

Hasil studi TA PSD P3MD KH, pelayanan social dasar di desa terpencil di Kab. Kapuas Hulu
masih sangat memprihatinkan

LAPORAN INDIVIDU
TENAGA AHLI PELAYANAN SOSIAL DASAR (TA 6)
T.A . 2016
Nama

: STEPHANUS MULYADI, M.Sc

Posisi

: TA 6 ( PENINGKATAN PELAYANAN SOSIAL DASAR )

Lokasi Tugas

: KAPUAS HULU

Laporan Bulan : Nopember 2016

Pendahuluan
Gambaran Umum
Kabupaten Kapuas Hulu, secara astronomis berada pada 0,5 Lintang Utara sampai 1,4 Lintang Selatan dan
111,40 sampai 114,10 Bujur Timur dengan ibukota Putussibau. Sebelah Utara berbatasan dengan Serawak
(Malaysia Timur), sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Kabupaten Sintang dan Melawi, sementara sebelah
Timur berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas Hulu merupakan
kabupaten paling timur di Kalimantan Barat dengan luas wilayah 29.842 kilometer persegi (20,33% dari wilayah
Provinsi Kalbar).
1. Letak geografis
Kabupaten Kapuas Hulu
memanjang dari arah Barat
ke Timur, dengan jarak
kurang lebih 240 Km dan
melebar
dari
Utara
ke
Selatan dengan jarak kurang
lebih 126,70 Km.
Dari Pontianak, ibu kota
provinsi Kalimantan Barat,
Kabupaten Kapuas Hulu berjarak kurang lebih 657 Km
melalui jalan darat, dan 842
Km melalui Sungai Kapuas.
Waktu tempuh ke Pontianak
kurang lebih empat puluh
lima
menit
penerbangan
menggunakanPesawat Udara
jenis ATR 42 Seri 300/F27
atau kurang lebih 16 jam
dengan kendaraan darat.
2. Icon dunia
Kabupaten yang sangat luas ini termasuk
kabupaten yang sangat unik karena memiliki 2
(dua) icon dunia yaitu Taman Nasional Danau
Sentarum dan Betung Kerihun, yang merupakan
kawasan hutan lindung atau konservasi.
Dilihat dari segi kawasan kehutanan Kapuas
Hulu memiliki kawasan kehutanan sekitar 51,21
% dan Kapuas Hulu merupakan kawasan Hutan
Lindung dan Konservasi terbesar di Kalbar.
Dengan demikian Kabupaten Kapuas Hulu
memberikan sumbangan yang besar dalam
menahan lajunya perubahan iklim dunia.

Peta wilayah Kabupaten Kapuas Hulu


3. Kaya Potensi
Kabupaten yang memiliki 23 Kecamatan, 278 Desa
dan 4 Kelurahan ini memiliki potensi wilayah yang
sangat besar di sektor pertanian, industri,
perdagangan, UKM, koperasi, pertambangan dan
lingkungan hidup dan pariwisata.
4. Minim Infrastruktur & rendahnya SDM
Berbagai keunggulan di atas tidak serta merta
membuat masyarakat di kabupaten ini sejahtera.
Minimnya
infrastruktur
transportasi
dan
komunikasi serta rendahnya SDM menempatkan
kabupaten ini masih tergolong sebagai Kabupaten
Tertinggal.
3

PELAKSANAANKEGIATAN
2.1. Kegiatan TUPOKSI
Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor
414.2/SPT-19-04/TA-6/2016 tertanggal 01 April
2016
tentang
penugasan
Tenaga
Ahli
Pengembangan Pelayanan Sosial Dasar (TAPSD), TA PSD dalam melaksanakan tugas
pendampingan
pelaksanaan
implementasi
undang-undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa memiliki TUPOKSI sebagai berikut:
1. Meningkatkan kapasitas PD dan PLD dalam
mendampingi Desa/antar Desa terkait pelayanan sosial
dasar
2. Memfasilitasi
pemerintah Kabupaten/Kota dalam
penyusunan regulasi tentang pelayanan sosial dasar.

3.
4.

Fasilitasi SKPD dan pihak lain yang bermaksud untuk


mendampingi Desa dalam meningkatkan pelayanan sosial
dasar.
Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pelayanan pendidikan
dan kesehatan bagi masyarakat Desa secara terpadu.

5. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pemberdayaan


perempuan, anak, kaum difabel/berkebutuhan khusus,
kelompok miskin dan masyarakat marginal.
6. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pelestarian dan
pengembangan adat, kearifan lokal, seni dan budaya
Desa.
7. Membantu Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa
dalam koordinasi peningkatan pelayanan sosial dasar.

Kegiatan TA PSD bulan Nopember 2016


Dikarenakan adanya pelatihan Pra Tugas PD di Pontianak
(15-27/11/2016) semua rencana kunjungan lapangan ke kecamatan/desa bulan nopember 2016 dibatalkan.
Workshop Internasional di HCMC, Vietnam
Awal Nopember TA PSD P3MD KH mendapat kehormatan
memenuhi undangan Workshop Internasional yang diadakan
oleh Alumni Network TU Dresden Jerman bekerjasama
dengan Universitas Teknik dan Pendidikan Ho Chi Minh
City, Vietnam yang dilaksanakan di Ho Chi Minh City, Vietnam, 1-5 Nopember 2016. Dalam Workshop tersebut TA
PSD menjadi Narasumber Utama menyampaikan materi
dengan judul : " Penyusunan Program Peningkatan Kapasitas Kepala Desa berbasis Analisis Kebutuhan Diri,
Studi Kasus di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan
Barat, Indonesia.

Mendorong Pemerintah menganggarkan PSD


Mengingat bulan Nopember adalah masa penyusunan anggaran di Kabupaten, TA PSD berupaya melakukan koordinasi dengan berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Tujuannya adalah untuk mendorong
SKPD memberikan perhatian serius pada masalah rendahnya
Pelayanan Sosial Dasar di desa-desa di Kabupaten Kapuas
Hulu. SKPD terkait diharapkan memberikan porsi yang memadai untuk penanganan masalah rendahnya PSD di desadesa di KH. Oleh karena itu 8 Nopember 2016 TA`PSD hadir
dalam rapat Koordinasi SKPD di kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu dalam rangka
penyusunan Program Kampung KB (2016-2018) di Desa
Riam Tapang, Kec. Silat Hulu .
Menyamakan persepsi dengan DISDIKPORA
Selanjutnya TA PSD KH melakukan audiensi dengan Kepala
Dinas Pemuda dan Olah Raga Kapuas Hulu (10/11/2016),
membahas permasalahan PSD di desa-desa terpencil dan
tertinggal di Kapuas Hulu, khususnya bidang Pendidikan
Dasar dan PAUD. Rapat ini bertujuan untuk memberikan
masukan dan membangun kesepahman (persepsi) antara
Pemerintah Desa dan DISDIKPORA KH tentang situasi pendidikan dasar dan PAUD di desa-desa terpencil yang kondisinya saat ini masih sangat memprihatinkan.
Tim Pelatih Pra Tugas PD se-Kalbar

Tanggal 12 Nopember 2016 mendapat panggilan mendadak


dari Satker Provinsi untuk menjadi Pelatih pada Pelatihan Pra
Tugas Pendamping Desa di Pontianak dari tanggal 1527/11/2016.
4

PELAKSANAAN KEGIATAN
Pelatihan Pra Tugas PD adalah prioritas, mengingat kegiatan
tersebut merupakan penguatan kapasitas PD yang dilakukan
secara komprehensif dan holistic. Maka beberapa rencana
kunjungan lapangan dan kegiatan pembinaan dan penguatan
kapasitas PD/PLD dan Aparatur Desa harus dipending dulu.
Bagi TA PSD pelatihan pra tugas ini juga berguna untuk
mengumpulkan info dan pengalaman lapangan para peserta
pelatihan (PD) khususnya bidang PSD.

Kondisi Terkini PSD di desa-desa di Kab. KH


Selesai memberikan pelatihan pra Tugas PD di Pontianak,
tanggal 28 Nopember 2016 TA` PSD melakukan koordinasi
dengan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB untuk
mendapatkan informasi terkini mengenai progress kegiatan
Kampung KB di Riam Tapang. Koordinasi ini diperlukan
sebelum tanggal 01 Desember 2016 melakukan kunjungan
pembinaan ke desa tersebut.
Berdasarkan data terbaru yang sudah berhasil dikumpulkan
oleh TA dalam rangka mapping kegiatan Pelayanan Sosial
Dasar di desa di Kabupaten Kapuas Hulu, dapat disimpulkan
bahwa kondisi pelayanan sosial dasar di Kapuas Hulu masih
cukup rendah. Kondisi PSD yang sangat lemah, terutama di
bidang pendidikan dan kesehatan, ditemukan hampir merata
di desa-desa terpencil dan berstatus IDM sangat tertinggal.
Di kebanyakan desa terpencil Pendidikan Dasar (SD-SMP)
sangat buruk. Demikian juga pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD). Di katakan buruk karena Standard Minimal
Layanan Pendidikan dan Kesehatan jauh dari terpenuhi. SD
misalnya banyak yang tidak memiliki guru yang cukup,
tanpa perpustakaan, tanpa WC, tanpa fasilitas belajar
mengajar yang memadai. Pemerintah mellakukan intervensi
desa sangat tertinggal belalui berbagai program, seperti
P2WKSS dan Kampung KB. Riam Tapang, Kec. Silat Hulu
salah satu desa yang dipilih menjadi desa penerima program
Kampung KB tahun 2016-2018. Desa ini akan dikembangkan menjadi desa percontohan pembangunan terpadu
Keluarga Berencana.

2.2. Kegiatan TugasTugas Lainnya


Kegiatan pelaksanaan tugas lainnya dilakukan di kantor
Sekretariat P3MD Kapuas Hulu, seperti menyusun laporan,
studi hasil kunjungan lapangan dan input data kegiatan PSD
di desa-desa sesuai lampiran 8. Selain itu TA PSD P3MD
KH juga membuat film documenter tentang situasi PSD di
desa-desa yang sudah dikunjungi serta menulis di Koran
berkaitan dengan kondisi PSD di desa-desa di kabupaten
Kapuas Hulu. Masih direncanakan pembuatan film pendek
tentang kisah-kisah sukses di desa-desa, setelah merka dibantu dengan Dana Desa dan Pendamping Desa.
5

PERENCANAAN KEGIATAN BULAN DESEMBER


Berdasarkan Surat Perintah Tugas (SPT) Nomor 414.2/SPT-19-04/TA-6/2016 tertanggal 01 April 2016
tentang penugasan Tenaga Ahli Pengembangan Pelayanan Sosial Dasar (TA-PSD), TA PSD pada bulan
Desember 2016 TA PSD merencanakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
Bidang Kegiatan

Bentuk Kegiatan

1.

Meningkatkan kapasitas PD dan PLD dalam


mendampingi Desa/antar Desa terkait pelayanan
sosial dasar

BIMTEK, OJT di lokasi


Sepanjang bulan
Penyediaan konsultasi melalui WA / telpon/SMS

2.

Pendataan pemutakhiran data ketersediaan fasilitas


Memfasilitasi pemerintah Kabupaten /Kota
dalam penyusunan regulasi dan program tentang PSD di desa-desa (Data Kegiatan PSD)
pelayanan sosial dasar.

3.

Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi pelayanan


pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Desa
secara terpadu.

4. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi


pemberdayaan perempuan, anak, kaum
difabel/berkebutuhan khusus, kelompok miskin
dan masyarakat marginal.
5.

Waktu Pelaksanaan

Sepanjang bulan

Kunjungan lapangan (Desa) untuk penguatan kapasitas PD dan PLD, fokusdi Kec. Silat Hulu
Kunjungan lapangan (Desa) untuk penguatan kapasitas PD dan PLD, Fokus kec. Silat Hulu

Fasilitasi SKPD dan pihak lain yang bermaksud untuk Kunjungan koordinasi Kantor Pemberdayaan Permendampingi Desa dalam meningkatkan pelayanan
empuan dan KB
sosial dasar (Kampung KB).

14 /12/2016

7/12/2016
Minggu II-III

6. Membantu PD dan PLD dalam fasilitasi


pelestarian dan pengembangan adat, kearifan
lokal, seni dan budaya Desa.

Kunjungan lapangan (Desa) untuk penguatan kapasitas PD dan PLD, fokus Kec. Embaloh Hulu

7. Membantu Pemerintah Daerah dan Pemerintah


Desa dalam koordinasi peningkatan pelayanan
sosial dasar.

Kunjungan ke kantor Bupati untuk melakukan koordi- Minggu ke IV


nasi menyangkut masalah-masalah pendidikan di desa-desa terpencil

Kesimpulan & Rekomendasi

4.1. Kesimpulan
Rata-rata tingkat Pelayanan Sosial Dasar di desa-desa di Kabupaten Kapuas Hulu masih rendah. Kondisi lebih parah ditemukan di desa-desa
yang terpencil dan sangat tertinggal, seperti di
daerah hulu Kapuas (Putussibau Selatan), hulu
sungai Silat (kec. Silat Hulu).
Kondisi tersebut harus menjadi pusat perhatian,
tidak hanya oleh Pemerintah Desa tetapi juga
(terutama) oleh Pemerintah Kabupaten yang
memiliki berbagai SKPD dengan kewenangan
yang lebih luas dan kuat.
Namun, fakta di kabupaten Kapuas Hulu adalah
bidang Pelayanan Sosial Dasar belum menjadi
prioritas perhatian, baik pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten. Hal ini terlihat dari
masih minimnya regulasi yang mengatur masalah PSD dan kecilnya anggaran yang dialokasikan untuk bidang Pelayanan Sosial Dasar di
Kapuas Hulu.
Oleh karena itu TA PSD berupaya mendorong
pemerintah supaya memberi perhatian yag besar
pada pengentasan masalah PSD di desa-desa.

4.2. Rekomendasi Tindak Lanjut


Desa perlu didorong untuk menyusun REGULASI
tentang pemenuhan pelayanan social dasar baik
PERBUP maupun dalam bentuk PERDES.
Desa juga perlu didorong untuk mengupayakan
kerjasama dengan Pemda (SKPD terkait) dalam
pemenuhan pelayanan social dasar melalui
asistensi dan dukungan finansial untuk penyelenggaraan pendidikan dan pemberantasan buta
huruf, layanan kesehatan reproduksi, pelatihan
ketrampilan untuk usaha ekonomi produktif,
penyelenggaraan perlindungan sosial untuk perempuan dan anak; mendorong adanya pusat informasi desa untuk pemberdayaan masyarakat,
pewarisan seni-budaya dan kearifan lokal, pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan pekerjaan,
dsb .
TA PSD berusaha membuka pemahaman
masyarakat dan pemerintah mengenai PSD melalui tulisan di media massa dan pembuatan film
pendek tentang situasi desa-desa yang memiliki
masalah PSD dan sekaligus tentang kisah-kisah
sukses desa-desa di Kab. Kapuas Hulu.

Penutup
Pemenuhan pelayanan social dasar di desa masih
memerlukan perhatian yang serius dari semua
pihak pemangku kepentingan di Kapuas Hulu. Para penyandang cacat fisik, mental dan social serta
penyandang kemiskinan absolut ternyata masih
cukup banyak di Kapuas Hulu. Masih menjadi
masalah utama adalah bagaimana kelompok ini
mendapat akses pada pelayanan public atau bantuan khusus untuk orang miskin, misalnya. Masalah-masalah tersebut harus menjadi perhatian
bersama. Salah satu solusi untuk menanganinya
adalah mendesak adanya regulasi yang mengatur
pelayanan social dasar bagi kelompok khusus tersebut,
agar
ha-hak
mereka
terjamin
pemenuhannya.

Pemerintah Desa, pemerinta Kabupaten dan DPRD


perlu membuat penganggaran yang memadai dan
segera mengeluarkan regulasi perlindungan dan
pemenuhan hak-hak bagi kelompok masyarakat
penyandang masalah sosial di desa.

Putussibau, 31 Oktober 2016

Stephanus Mulyadi, M.Sc.


Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar P3MD KH

Beri Nilai