Anda di halaman 1dari 10

Laporan

Perawatan Wajah Kulit Berminyak

Disusun oleh : Krety Pinsi Riyadi


Nim : 16519134042

PROGRAM STUDY DIII TATA RIAS DAN KECANTIKAN


JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA BUSANA DAN TATA RIAS KECANTIKAN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Perawatan Wajah Kulit Berminyak

a. Pengertian
Perawatan wajah atau facial adalah prosedur perawatan untuk mengatasi
masalah pada kulit wajah manusia. Masalah kulit wajah ini dapat berkaitan
dengan tekstur, tekanan sel, warna, dan kesehatan secara keseluruhan,
sementara prosedur yang dilakukan dapat mencakup pembersihan,
eksfoliasi, penghilangan komedo, pemberian masker kecantikan, pemijatan,
dan pemberian nutrisi. Facial merupakan layanan yang paling umum
diberikan di spa.
b. Tujuan :
Beberapa manfaat perawatan kulit wajah/muka antara lain:
Mempertahankan kondisi kulit dari keriput dan kerut kecil,
terutama di sekitar mata dan lingkar mulut
Meremajakan jaringan otot dan sel-sel kulit.
Memperbaiki kondisi kulit misalnya kulit kasar karena adanya
penebalan sel-sel tanduk akan menjadi halus karena sel tanduk
yang sudah mati tersebut terkelupas
Meningkatkan sirkulasi darah dan getah bening pada kulit,
sehingga kulit sehat karena mendapat nutrisi dan vitamin
dengan lancer dan merata.
Kulit wajah akan terasa nyaman dan segar setelah perawatan.
c. Persiapan Alat
Bahan dan Alat :
1. Tissu untuk mengelap wajah
2. Detol untuk sterilisasi alat
3. Kapas untuk mengelap wajah
4. Alcohol 70% untuk sterilisasi alat
5. Sabun Cair untuk mencuci tangan sebelum melakukan
perawatan
6. Spon Halus untuk mengusap wajah
7. Trolley untuk menempatkan bahan, lenan dan kosmetik
8. Facial bed sebagai tempat berbaring untuk klien
9. Piring kosmetik untuk menaruh kosmetik yang digunakan
10.Spatula untuk mengambil kosmetik yang diperlukan
11.Baskom sebagai wadah untuk menyimpan air
12.Kotak sterilizer sebagai tempat untuk mensterilkan sendok
una, spatula, dsb
13.Mangkuk kosmetik untuk menaruh dan mencampurkan
adonan masker

14.Tempat sampah untuk membuang sampah sisa perawatan


15.Pinset untuk mencabut alis yang diinginkan
16.Vapozone untuk melunakkan lapisan tanduk
17.Magnifyng lamp sebagai alat penerangan saat proses
ekstrasi dan epilasi

Lenan :
1. Handuk besar untuk alas badan klien
2. Handuk kecil untuk alas
3. Hair bando untuk melindungi rambut
4. Penutup kepala untuk melindungi rambut
5. Kamisol dipakai saat melakukan perawatan

Kosmetika :
1. Cleansing untuk membersihkan wajah
2. Toning untuk mengecilkan pori-pori setelah dibersihkan
3. Pelembab untuk melembabkan wajah
4. Skin Peeling untuk mengelupaskan kulit
5. Massage cream untuk mempermudah massage
6. Skin food untuk menutrisi kulit
7. Protecting cream untuk melindungi kulit
8. Eyes cream untuk mengurangi kantung mata
9. Masker agar wajah kencang dan segar

d. Persiapan Area
1. Persiapan area kerja
a. Ruangan harus terang, bersih dan higienis
b. Perabot (facial bed dan trolley) harus diatur
c. Lantai harus bebas kuman dan debu
2. Persiapan alat
a. Semua alat yang digunakan harus bersih dan bebas kuman
b. Bed dialas dengan sprei putih
c. Sediakan tempat sampah berpedal
d. Siapkan botol yang berisi cairan antiseptic untuk merendam alat yang
telah disterilkan terlebih dahulu, agar alat tersebut tetap dalam
keadaan steril
e. Kuas masker tetap disimpan dalam sterilizer sebelum digunakan
f. Baskom untuk menempatkan air dan handuk yang telah dipakai
g. Handuk kecil putih, kamisol, penutup kepala dan bando serta selimut
diatur diatas facial bed

3. Persiapan bahan dan kosmetika


a. Kapas yang sudah dilembabkan dengan berbagai bentuk dan fungsi
b. Alcohol 70%
c. Sabun lunak (cair)

d. Dettol
e. Air panas dan air dingin
f. Kosmetik sesuai dengan kebutuhan pembersih, penyegar, krim urut,
masker, dll
4. Persiapan klien
a. Konsultasi dengan klien sambil mengisi kartu perawatan
b. Siapkan klien di facial bed
c. Perhiasan harus dilepas dan disimpan dalam wadah atau dipersilahkan
menyimpan sendiri
d. Tanyakan pada klien apakah cukup nyaman berbaringnya
5. Persiapan pribadi
a. Mengenakan baju kerja warna putih
b. Tidak mengenakan perhiasan (cincin,gelang,kalung,giwang)
c. Kuku tidak boleh panjang dan tidak mengenakan cat kuku
d. Mengenakan penutup mulut bila perlu
e. Sanitasi tangan sebelum kerja
e. Pelaksanaan Kerja
1. Pra perawatan
a. Bersalaman dan memperkenalkan diri dengan client
b. Mempersilahkan klien mengganti baju dengan kamisol
c. Mempersilahkan klien berbaring di facial bed
d. Menaruh sepatu di atas keset di bawah facial bed
e. Pembersihan 1 manual
f. Diagnose kulit muka
g. Pencabutan alis (epilasi)
2. Perawatan
a. Pembersihan 2 manual
b. Pengelupasan sel tanduk
c. Pengurutan wajah
d. Pengeluaran lemak dan komedo
e. Pengobatan akne dan hiperpigmentasi
f. Pemakaian masker
g. Menutup mata dan mulut menggunakan kapas yang di tetes mata
kejora
h. Pengangkatan masker
3. Perawatan pasca
a. Penyegaran
b. Pelembapan
c. Berkemas
d. Mengemas perangkat kerja dan kosmetik
e. Membersihkan area kerja
f. Mengantar dan melayani klien
f. Langkah kerja
1. Gerakan pembersihan
a. Membersihkan kelopak mata

b.

c.

d.

e.

f.

Lakukan gerakan melingkar dari sudut dalam menuju sudut luar


mata dan di lanjutkan mengusap pada kelopak mata
Gerakan halus ringan dan perlahan (tidak boleh di tekan) karena
kulit kelopak mata sangat sensitive
Membersihkan bibir
Bersihkan bibir bagian bawah dengan gerakan melingkar-lingkar
dan di lanjutkan bibir atas
Gerakan di lakukan secara horizontal atau keatas supaya
pembersih tidak masuk ke dalam mulut
Mengusap leher
Pembagian kosmetika
Dahi 2
Hidung 1
Pipi kanan dan kiri 2
Dagu 2
Leher 3
Menggunakan kedua telapak tangan secara bergantian
mengusap leher dari bawah keatas di mulai dari kiri ke kanan di
ulang sampai 3x
Friction pada dagu, sudut mulut cuping hidung
Dengan menggunakan jari kecantikan lakukan gerakan rotasi
sepanjang dagu di lanjutkan dari sudut mulut lakukan gerakan
rotasi menuju depan telinga di lanjutkan dari cuping hidung ke
arah pelipis dilakukan sebanyak 3x
Friction dagu
Dengan jari manis dan jari tengah lakukan rotasi (melingkarlingkar) dimulai dari dagu ke sudut mulut di lanjutkan ke cuping
hidung 1 teruskan mengusap ke atas dahi lalu turun melewati
samping pipi kembali ke dagu di lakukan sebanyak 3x
Mengusap dahi
Dengan kedua telapak tangan secara bergantian mengusap dahi
dari arah ke atas di mulai dari kiri ke kanan dan sebaliknya
sebanyak 3x

g. Melingkari mata
Menggunakan jari kecantikan mengusap lingkar mata bersamasama kiri dan kanan dimulai dari pangkal alis melewati atas alis
menuju sudut mata luwar, bawah mata, dan sudut luar mata,
ulangi gerakan sampai 3x dan diakhiri dengan gerakan rotasi di
pelipis dan menekan sebentar lalu di lepas
2. Gerakan massage
1. Effleurage

Meliputi gerakan stroking dan rollpatting yang dilakukan pada wajah,


dada, bahu dan leher dengan telapak tangan.
Tekanan yang dilakukan harus sama namun lembut
Gerakan keatas dengan tekanan, gerakan ke bawah tanpa tekanan.
Forehead Effleurage
Gerakan ini dilakukan dengan menggunakan telapak tangan pada
daerah dahi, terdiri dari gerakan cepat seperti meluncur pada dahi
untuk menghilangkan ketegangan.
Sliding
Gerakan ini dilakuka pada pipi dan akan melancarkan aliran limfe.
Eye circling
Gerakan ini harus dilakukan dengan sangat lembut mengikuti bentuk
bola mata, sedikit mengangkat pada sudut mata dibawah kelopak
mata.
Gerakan pada hidung
Gerakan ini berupa gerakan melingkar pada hidung yang dilakukan
dengan menggunakan ujung jari.
2. Petrissage
Gerakan ini meliputi gerakan pemijatan dengan jari-jari (kneading),
bonggol jari (knuckling), mencubit (pinching) secara sirkular pada
jaringan lunak yang melipisi tulang. Jari-jari tidak mengusap tapi
bergerak pada jaringan di atas tulang.
Pincement
Menggunakan cubitan kecil sebagaimana pada petrissage, merupakan
gerakan yang sedikit cepat. Cubitan dilakukan antara jari-jari secara
teratur.
3. Friction
Gerakan ini meliputi gerakan seperti menggunting zig-zag. Dapat
digolongkan sebagai petrissage dan berefek lebih pada permukaan
kulit (superficial). Manfaat gerakan ini adalah merangsang ujung
serabut syaraf
Forehead Friction
Teknik ini dikenal juga sebagai criss-cross (gerakan gunting) sebagai
metode gerakan anti wrinkle berdasarkan gerakan yang lembut pada
daerah dahi dengan ujung jari.

4. Tapotement
Gerakan ini merupakan gerakan cepat dan ringan, pergerakan lembut
ujung-ujung jari dengan ketukan jari-jari berupa tapping, whipping dan
percussion. Irama dan sentuhan harus merata untuk mencegah
terjadinya iritasi pada kulit.
5. Vibration
Gerakan ini merupakan gerakan bergetar yang dapat dilakukan dengan
jari-jari atau telapak tangan. Mempunyai efek rangsangan dan

relaksasi pada jaringan. Diakukan dengan ujung jari atau telapak


tangan dengan cara seperti getaran halus sepanjang alur syaraf

Laporan
Perawatan Wajah Kulit Normal

Disusun oleh : Krety Pinsi Riyadi


Nim : 16519134042

PROGRAM STUDY DIII TATA RIAS DAN KECANTIKAN


JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA BUSANA DAN TATA RIAS KECANTIKAN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Laporan
Perawatan Wajah Kulit Normal

Disusun oleh : Krety Pinsi Riyadi


Nim : 16519134042

PROGRAM STUDY DIII TATA RIAS DAN KECANTIKAN


JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA BUSANA DAN TATA RIAS KECANTIKAN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Laporan
Perawatan Wajah Kulit Berminyak

Disusun oleh : Krety Pinsi Riyadi


Nim : 16519134042

PROGRAM STUDY DIII TATA RIAS DAN KECANTIKAN


JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK BOGA BUSANA DAN TATA RIAS KECANTIKAN
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA