Anda di halaman 1dari 2

LATAR BELAKANG

Pelayanan keperawatan (Nursing Service) mencakup bidang yang sangat luas. Secara
sederhana pelayanan keperawatan merupakan upaya untuk membantu individu baik sakit
maupun sehat, dari lahir sampai meninggal dalam bentuk peningkatan pengetahuan, kemauan
dan kemampuan yang dimiliki sehingga individu tersebut dapat melakukan kegiatan sehari-hari
secara mandiri dan optimal (Adisasmito, 2005). Adanya tuntutan pelayanan kesehatan yang
harus optimal maka pelayanan harus terus di tingkatkan untuk mencapai pelayanan paripurna.
Pelayanan paripurna akan sulit di capai bila terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan
masyarakat dan ketersediaan pelayanan. Data badan pusat statistik 2010 menunjukkan bahwa
Jumlah penduduk indonesia adalah 237.641.326 jiwa, sedangkan jumlah rumah sakit publik dari
pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota serta swasta non profit adalah 2.385
Rumah sakit (BPS dalam Maulana, 2011). Perbandingan antara jumlah rumah sakit dan jumlah
penduduk masih jauh dari kesesuaian. Data statistic kesra menunjukkan bahwa rata-rata
kunjungan pasien ke puskesmas berjumlah 35,16% disusul praktek dokter 26,59% dan nakes
sebesar 20,34% (Depkes RI, 2007). Data ini termasuk masih sangat tinggi, karena tingginya
angka tersebut, pasien masih banyak mengeluhkan tentang lamanya proses pendaftaran dan tidak
maksimalnya pelayanan.
Masalah kunjungan dan rawat inap terus mengalami peningkatan mengikuti jumlah
pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah setiap tahunnya. Tingginya angka kunjungan
dan daftar rawat inap tidak hanya terjadi pada kota-kota besar, di tingkat kecamatan sekalipun
kendala ini masih tetap terjadi. Contohnya Kecamatan moyo hilir, jumlah rawat inap di sekelas
puskesmas Moyo Hilir pada tahun 2014 berjumlah 433 orang dan terus meningkat di tahun 2015
yaitu 650 orang.
Tingginya angka kunjungan dikarenakan oleh banyak kendala, namun kendala yang
paling utama adalah preventif atau pencegahan yang tidak berjalan dengan baik. Upaya preventif
harus diberikan pada berbagai kelompok agar program peningkatan status kesehatan berjalan
maksimal, kelompok tersebut adalah kelompok lansia, dewasa dan anak.
Dari latar belakang ini kelompok tenaga kesehatan desa Kakiang mengambil inisiatif
untuk membuat program Kakiang sehat, diharapkan dengan upaya preventif yang baik, akan

terciptanya desa dan lingkungan yang sehat di kecamatan Moyo Hilir umumnya dan Desa
Kakiang khususnya.

DAFTAR PUSTAKA
Adisasmito. (2005). Hubungan Karakteristik Perawat, Isi Pekerjaan Dan Lingkungan Pekerjaan
Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rsud Gunung Jati
Cirebon. Tesis. Dipublikasikan. Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas
Indonesia. Jakarta
Maulana, I. (2011). Telenursing Sebagai Trend Dan Issu Pelayanan Keperawatan Indonesia tahun
2020. Tugas Analisis Perkembangan Teknologi Informasi. Dipublikasikan. Program
Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Jakarta