Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN


Nama Pasien :
Umur
:
No.RM
:
No

DIAGNOSA KEPERAWATAN

1.

Nyeri akut b/d adanya bendungan edema akibat


trombosis vena hemorrhoid

Ruangan
Tgl. MRS
Dx Medis

INTERVENSI

Data Subyektif :

Mengatakan nyeri waktu BAB

BAB campur darah

Teraba benjolan pada anus

Pasien mengatakan cemas dengan


penyakitnya

Sulit melakukan aktivitas

Data Obyektif :

Skala nyeri 6 -10

Ada darah menetes waktu bab

Teraba benjolan pada anus

Wajah meringis / cemas

Skala nyeri :

Kadang gelisah

:
:
: HEMORRHOID

Kaji karakteristik nyeri


Anjurkan pasien untuk mencari posisi
yang nyaman, seperti : miring, hindari
posisi fowler atau duduk dalam waktu
yang lama
Hindari penggunaan sabun untuk
perawatan perineal
Cegah terjadi konstipasi dengan diet
tinggi serat.
Kaji keluhan abdominal, adakah rasa
tidak nyaman, rasa ingin BAB, yang terus
menerus sesudah pembedahan
Kolaborasi :
1.
Penggunaan compres hangat
pada perineal sesuai indikasi
2.
Beri
obat-obat
sesuai
indikasi
:
topical
cream
/
suppositoria,
analgetik,
steroid
oinment,
diskusikan
untuk
penggunaan sedatif hipotesa
3.
Kolaborasi untuk tindakan
pembedahan melalui : insisi, sclerosis
insisi, drainase klot dan ligasi.

Tujuan :

Rasa nyeri hilang / berkurang


Kriteria hasil:

Pasien mengungkapkan rasa nyeri berkurang

Pasien tampak relaks/ tidak meringis

Skala nyeri 1-2

Tanggal,
Paraf :

Nama

:
1

117

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA


ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN
Nama Pasien :
Umur
:
No.RM
:

Ruangan
Tgl. MRS
Dx Medis

No

DIAGNOSA KEPERAWATAN

2.

Konstipasi b/d intake yang tidak adekuat, aktivitas


fisik menurun, sulit waktu defekasi

Data Subyektif :

Mengatakan nyeri waktu BAB

BAB campur darah

Teraba benjolan pada anus

Pasien mengatakan cemas dengan


penyakitnya

Pasien mengatakan belum BAB ..

Pasien mengatakan takut BAB

:
:
: HEMORRHOID
INTERVENSI

hari

Kaji kebiasaan defekasi


Anjurkan untuk minum 2000 ml
cairan / 24 jam sesuai toleransi jantung
Pastikan pasien BAB secara rutin,
ingatkan pasien untuk memperhatikan
rasa / keinginan untuk defekasi
Jelaskan pentingnya diet tinggi serat.
Hindari pemakaian opiat
Kolaborasi untuk pemberian laxatives
/ pelembek feses dan lubricant sesuai
indikasi

Data Obyektif :

Teraba skibala di kuadran inguinalis kiri

Ada darah menetes waktu bab

Teraba benjolan pada anus

Wajah meringis/ cemas

Skala nyeri : .

Tujuan :

Konstipasi dapat teratasi

Tanggal,
Paraf :

118

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA


Kriteria hasil:

Bisa kembali ke pola defekasi normal

Feces lembek dan teratur


Nama

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN


Nama Pasien :
Umur
:
No.RM
:
No

Ruangan
Tgl. MRS
Dx Medis

DIAGNOSA KEPERAWATAN

INTERVENSI

3.

Defisit pengetahuan tentang proses penyakit b/d


Kurangnya informasi

Data Subyektif :

Tidak mengerti tentang penyakit yang dialami

Pasien mengatakan cemas dengan


penyakitnya

Mengatakan nyeri waktu BAB

Bab campur darah

Teraba benjolan pada anus

Tidak tahan duduk terlalu lam

:
:
: HEMORRHOID

Kaji tingkat pengetahuan pasien


Jelaskan tentang penyebab, kondisi
dan prognosa
Anjurkan untuk diet rendah sisa
secara teratur dan terus menerus, dan
intake cairan secara adequat
Diskusikan
tentang
pemberian
pelembek feces, supositoria dan enema
Anjurkan untuk menghindari laxative
yang keas
Diskusikan tentang aktivitas: hindari
duduk yang terlalu lama, mengangkat
beban berat dan mengejan
Indentifikasi gejala yang memerlukan
perawatan; rectal bleeding , demam
eritama local, draenase purulen, tidak bas
BAB

Data Obyektif :

Pasien bertanya tentang penyakitnya

Skala nyeri 6 -10

Ada darah menetes waktu bab

Teraba benjolan pada anus

Makan hanya sedikit

119

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA


Tujuan :

Pemahaman pasien tentang penyakitnya


meningkat
Kriteria hasil:

Pasien dapat mengerti tentang proses


penyakit, prognosa, program pengobatan dan
perawatan

Pasien mau melakukan perubahan pola hidup


serta berpartisispasi dalam program perawat

Tanggal,
Paraf :

Nama

:
3

120