Anda di halaman 1dari 2

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN


Nama Pasien :
Umur
:
No.RM
:

Ruangan
Tgl. MRS
Dx. Medis

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1

Hipertermi / thermoregulasi tidak efektif


berhubungan dengan :

Proses inflamasi/infeksi
Dehidrasi
Meningkatnya rate metabolisme
Efek obat obatan
Trauma kepala
Aktifitas berlebihan

Data Subyektif :
Pasien mengeluh demam
Pasien mengeluh menggigil
Pasien mengeluh pusing

INTERVENSI

Data Obyektif :
Suhu meningkat C
Pernafasan meningkat . x / mnt
Tachicardi, x /mnt
Kulit teraba panas
Kulit kemerahan
Bibir dan mukosa mulut kering
Kejang
Lemah / lesu

Tujuan :
Suhu tubuh dalam batas normal / terkontrol
dalam . jam / ..hari.
Kriteria hasil :
Suhu tubuh normal 36 37 C
Kulit tidak teraba panas
Tidak ada gangguan neurologis

:
:
:

Kaji penyebab atau factor yang


menimbulkan panas : dehidrasi, infeksi,
efek obat, hipertiroid
Monitor tanda vital, terutama suhu badan
setiap 1 3 jam
Pasien bedrest / diistirahatkan
Anjurkan pasien untuk minum lebih
sering, sesuai batas toleransi, 2000
3000 ml / 24 jam bila tidak ada kontra
indikasi
Beri komprres dengan air hangat / air
biasa (terutama pada daerah kedua ketiak
dan daerah inguinal/ selangkangan)
Observasi fungsi neurologis status
mental, reaksi terhadap stimuli dan reaksi
pupil
Monitor intake / output tiap 4 8 jam
Anjurkan pasien memakai baju yang tipis
yang menyerap keringat, kecuali saat
menggigil
Atur suhu ruangan / AC agar nyaman dan
sejuk
Anjurkan pasien untuk mengurangi
aktifitas ketika sedang demam
Batasi pengunjung didalam kamar
Monitor hasil pemeriksaan leukosit
Kolaborasi pemberian antipiretik dan
antibiotik

Tanggal,
Paraf,

Nama jelas
1

44

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KUDUNGGA


ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN
Nama Pasien :
Umur
:
No.RM
:
No
DIAGNOSA KEPERAWATAN
2

Risiko kurang volume cairan b/d :

Dehidrasi

Diuresis osmotic akibat hiperglikemi

Pengeluaran cairan berlebihan


..
Data Subyektif :
Ungkapan haus dan merasa lemas
Bibir dan mukosa mulut kering
Turgor kulit menurun

Ruangan
Tgl. MRS
Dx. Medis

INTERVENSI

Data Obyektif :
Penurunan produksi urine .. cc / jam
(< 0,5 cc/kg BB/jam)
Konsentrasi urine pekat
Hemokonsentrasi ( .. gr / dl)
Nadi > 100 x /mnt,.
Volume dan tekanan nadi menurun
Turgor kulit menurun, mukosa kering
Penurunan sodium ( Nameq)
BB menurun .. kg

Tujuan :
Mempertahankan kebutuhan cairan pasien
dalam .hari
Kriteria hasil :
Balans cairan seimbang
Tanda vital dalam batas normal
Capilarry refill < 3
Turgor kulit normal, mukosa lembab
Hb, Ht, Bj urine, ureum, creatinin,
natrium dalam batas normal

:
:
:

Observasi penyebab kekurangan cairan


(muntah, diare, kesulitan menelan,
perdarahan, diuretic, osmose tinggi)
Observasi tanda vital
Pantau hemodinamik, dan ukur CVP
Monitor Intake / output / 24 jam
Timbang BB / hari
Observasi BJ urine, kepekatan dan
produksi urine
Observasi turgor kulit, mukosa mulut
Berikan pasien minum 2 3 liter/24 jam
bila tidak ada kontra indikasi
Bila dipasang IVFD / infus ; perhatikan
masuknya cairan, kecepatan tetesan,
cegah edema paru atau dispneu
Berikan makanan yang mudah dicerna
Pantau nilai lab ; Na, Kalium, Ht, ureum
Kolaborasi pemberian cairan / IVFD dan
elektrolit sesuai indikasi
Bila terjadi shock hipovolemi ; beri posisi
berbaring dengan meninggikan kaki
Pantau tanda vital tiap 15 mnt 1 jam
Berikan oksigen
Ukur urine tiap jam, lapor bila < 30 cc /
jam atau 200 cc / jam
Observasi tanda shock ; kulit lembab,
nadi perifer tidak teraba, akral dingin
Cairan harus mencukupi sebelum obat
vasokonstriksi diberikan.

Tanggal,
Paraf

Nama
2

45