Anda di halaman 1dari 12

KUTIPAN

Disusun memenuhi tugasbahasaindonesia


Semester 1
Dosen pengampu :
Muhammad MasykurBaiquni, M.Pd

Disusun Oleh :
Fajar Sodiq
20168402331005

TADRIS BAHASA INDONESIA


INSTITUT AGAMA ISLAM AL-QOLAM
MALANG
2016

BAB I

PENDAHULUAN

A. LatarBelakang
Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kita pun dituntut untuk
selalu memngembangkan dan mempublikasikan hasil dari perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi tersebut agar dapat dinikmati oleh masyarakat. Salah satu bentuk pengembangan
tersebut ialah dengan cara membuat karya tulis ilmiah, bukusains, dan lain sebagainya. Dalam
pembuatan karya ilmiah maupun buku-buku since tentu tidak akan lepas dari yang namanya
sumber rujukan. Sumber rujukan dalam halini adalah teori-teori dari berbagai sumber baik
diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain
sebagainya yang mendukung argument kita dalam pembuatan karya tulis tersebut. Dalam
pengambilan informasi tersebut tentu keterangan dari sumber tersebut harus dicantumkan dalam
karya tulis kita. Pencatuman tersebut biasa disebut kutipan.
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses
pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bias diambil dari kamus, ensiklopedi,
artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. Mengutip bukanlah sesuatu hal
yang biasa seenaknya saja kita buat, namun ada beberapa aturan mengutip yang perlu kita
ketahui. Aturan-aturan mengutip ini sangat penting untuk diketahui agar dalam pembuatan karya
tulis, catatan kaki dandaftar pustaka tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal bagi kebenaran
penguatan argument dalam karya tulis kita.
Sunggu hironis jika sampai saat ini masih banyak para pelajar yang kadang masih salah
dalam melakukan kutipan. Karena pentingnya mengutip dengan cara yang benar, maka atas
keprihatinan akan hal inilah yang mendorong kami untuk membuat makalah mengenai kutipan.
Dengan adanya makalah ini diharapkan bahwa nantinya dalam pembuatan karya tulis baik siswa
maupun mahasiswa, dan para terpelajar lainnya dalam mengutip bias mengutip dengan cara yang
benar berdasarkan sumber rujukan yang diambil.

2.Rumusan Masalah

a. Apa yang dimaksud dengan mengutip dan fungsinya?


b. Jelaskan macam-macam kutipan?
c. Bagaimana cara menempatkan sunber kutipan?
d. Bagaimana cara mengutip tulisan dari berbagai sumber?

3.Tujuan Makalah
a. Untuk memahami pengertian kutipan dan fungsinya.
b. Untuk mengetahui macam-macam kutipan.
c. Untuk mengetahui cara menempatkan sumber kutipan dalam tulisan.
d. Untuk mengetahui cara mengutip tulisan yang benar dari berbagai sumber

BAB II

PEMBAHASAN
2.1.

Pengertian Kutipan
Menyisipkan kutipankutipan

dalam

sebuah

tulisan

ilmiah

bukanlah

merupakan suatu keaiban bahkan tindakan mengutip dalam penulisan karya


ilmiah dibenarkan.

Tidak jarang pendapat, konsep, dan hasil penelitian

dikutip kembali untuk dibahas, ditelaah, dikritik, dipertentangkan, atau


diperkuat. Tindakan ini untuk memberikan kejelasan tentang topik yang
sedang dikerjakan, bahkan memberikan penananda penulis menguasai
informasi yang sudah ada, bahkan penulis bisa mengaitkan dengan informasi
yang ada tersebut dengan topik yang sedang dikerjakan, Namun demikian,
kita hanya mengutip kalau memang perlu. Janganlah tulisan kita itu penuh
dengan kutipan. Di samping itu, kita juga harus bertanggung jawab penuh
terhadap ketetapan dan ketelitian kutipan terutama kutipan yang tidak
langsung.
Kutipan adalah salinan kalimat, paragraf, atau pendapat dari seorang
pengarang atau ucapanorang terkenal karena keahliannya, baik yang
terdapat dalam buku, jurnal, baik yang melalui media cetak maupun
elekrtronik. Kutipan ditulis untuk menegaskan isi uraian, memperkuat
pembuktian, dan kejujuran menggunakan sumber penulisan. Pengutipan
adalah proses peminjaman kalimat atau pendapat seseorang pengarang
atau ucapan seseorang yang ahli dalam bidang yang sedang ditulis.
Adapun pengertian lainnya kutipan adalah suatu gagasan, ide,
pendapat

yang

diambil

dari

berbagai

sumber.

Pengutipan

adalah

penggunaan teori, konsep, ide, dan lain yang sejenis yang berasal dari
sumber lain, baik secara langsung maupun tidak langsung .Gagasan itu bisa
diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan
lain sebagainya.
2.2.

Fungsi Kutipan

Tindakan mengutip bukan semata-mata meniru teks orang lain. Tindakan mengutip bukan
untuk kesombongan, bahwa penulis memajang sejumlah pustaka yang dikuasai. Akan tetapi,
sebenarnya, penulis telah melakukan tindakan dengan itikad baik, sebab penulis telah meneliti
informasi yang ada dan telah ditulis oleh orang lain. Selain itu, kutipan dapat juga berfungsi
sebagai landasan teori, sebagai penjelasan, serta sebagai penguat pendapat yang dikemukakan
penulis. Tindakan mengutip juga mempunyai tujuan tertentu yaitu selain untuk memperkuat
pendapat penulis, juga bisa membedakan dengan penddapat penulis, bahkan untuk menyanggah
pendapat seseorang.
Fungsi utama kutipan dalam karya ilmiah adalah menegaskan isi uraian atau membuktikan
kebenaran yang diajukan oleh penulis berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dari literatur,
pendapat seseorang atau pakar, bahkan pengalaman empiris. Peletakan kutipan dilakukan dalam
dua cara yakni, pada teks atau menjadi bagian catatan kaki. Peletakan pada catatan akhir
(endnote) umumnya dilakukan andaikata penulis tidak menginginkan adanya penjelasan yang
akan mengganggu keruntutan uraian pada teks.

2.3.
a.

Jenis kutipan
Kutipan langsung
Kutipan langsung adalah pemindahan secara lengkap, dalam arti, kata demi kata, kalimat
demi kalimat sesuai dengan bunyi pada teks atau perkataan seseorang yang dikutip oleh penulis.
Atau penulis menulis apa adanya teks yang dikutip. Kutipan langsung terkadang memang
diperlukan dengan tujuan untuk mempertahankan keaslian pernyataan itu.
Contoh :

1.

Ratnawati (2006:148) menegaskan bahwa Hasil pemilu 1999 dan pemilu 2004 secara gamblang
menunjukkan bahwa PDI-P leading di Kabupaten Bantul.

2.

Menurut Miriam Budiardjo (1992:4-5), dalam pemilu yang menggunakan sistem distrik: negara
dibagi dalam sejumlah besar distrik pemilihan (kecil) yang kira-kira sama jumlah penduduknya.
Jumlah penduduk distrik berbeda dari satu negara ke negara lain, misalnya di Inggris jumlah
penduduknya kira-kira 500.000 orang dan India lebih dari 1 juta orang. Karena satu distrik hanya
berhak atas satu wakil, maka calon yang memperoleh suara pluralitas (suara terbanyak) dalam
distriknya menang.

3.

Berkenaan dengan kegiatan pembalakan liar (illegal logging), seorang tokoh masyarakat
mengatakan bahwa kegiatan illegal logging di wilayah ini sudah sangat parah, dan upaya untuk
membasminya seperti menegakkan benang basah (Suparlan, wawancara, 21 Juli 2007).

4.

peningkatan penjualan komputer Compaq sebesar 200% selama tiga bulan


pertama tahun 1999 disebabkan oleh kegiatan komputerisasi untuk
menghadapi Y2K dan segmen bisnis layanan(Atmadi dan Purwito 1999:12)

1.

Kutipan langsung pendek


Kutipan langsung pendek adalah kutipan langsung yang panjangnya
tidak melebihi tiga baris ketikan. Kutipan yang demikian cukup dimasukkan
dalam teks dengan memberikan tanda petik diantara bahan yang dikutip.

2.

Kutipan langsung panjang


Kutipan langsung panjang adalah kutipan langsung yang panjangnya
melebihi tiga baris ketikan. Kutipan semacam ini tidak dimasukkan dalam
teks. Kutipan tersebut diberi tempat tersendiri, dalam alinea baru yang
berdiri sendiri. Kutipan langsung panjang ini diketik dengan satu spasi. Lebar
jorokan ke dalam dari kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis
tepi yang baru. Sedangkan baris kedua, ketiga dan seterusnya dimulai
sesudahempat ketukan huruf dari garis tepi kiri. Bahan kutipan langsung
panjang tidak ditulis diantara tanda petik. Kutipan langsung biasanya
digunakan untuk hal-hal sebagai berikut :
Untuk mengutip rumus atau model matematika
Untuk mengutip peraturan-peraturan hukum, surat keputusan, surat
perintahanggaran rumah tangga, tabel statistik dan sebagainya
Untuk mengutip peribahasa, puisi, karya drama, dan kata-kata mutiara.
Untuk mengutip beberapa definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang
sudah pasti.
Untuk mengutip beberapa pemyataan ilmiah yang jika dinyatakan dalam

b.

bentuk lain dikhawatirkan akan kehilangan maknanya.


Kutipan tidak langsung

Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak persis sama seperti
bahan aslinya melainkan menggunakan bahasa atau kalimat, dimana penulis
hanya menulis intisari dari pendapat yang ada disumber kutipan.
Kutipan tidak langsung merupakan pengungkapan kembalai meksud
penulis dengan kata-kata atau kalimatnya sendiri.
Contoh :
1.

Gelombang demokratisasi yang ada di dunia ini bisa dibagi menjadi tiga periode, yakni
demokratisasi gelombang pertama yang berlangsung antara 1828-1926, demokratisasi
gelombang kedua yang terjadi antara 1943-1962, dan demokratisasi gelombang ketiga yang
dimulai dari tahun 1974 sampai tahun1990-an (Huntington 1991). Mengingat sekarang masih
banyak rejim-rejim otoriter, apakah akan ada gelombang demokratisasi keempat?

2.

Sistem distrik dan sistem proporsional adalah dua jenis sistem pemilihan umum yang paling
populer, yang masing-masing sistem ini memiliki variannya sendiri-sendiri. Dalam sistem
distrik, jumlah pemenangn yang akan menjadi wakil di parlemenadalah satu orang, sedangkan
dalam sistem proporsional jumlah wakil yang akan mewakili suatu daerah pemilihan adalah
beberapa orang sesuai dengan proporsi perolehan suaranya (Budiardjo 1982:4).

3.

Sebagaimana terjadi di beberapa negara sedang berkembang, di Indonesia juga ditemukan bahwa
bahwa banyak kasus korupsi yang terjadi atas nama pemberantasan korupsi (Kompas, 11 Maret
2008).

4.

Millenium Bug atau yang lebih dikenal dengan istilah Y2K berpengaruh besar
terhadap peningkatan penjualan komputer. Di Indonesia, sejak kwartal
pertama tahun 1999, penjualan komputer mengalamai peningkatan hingga
50-200 %. Menurut Ir. Budi Prasetyo, M.Com dari perusahaan distributor
komputer merek Dell, penjualan Personal Computer (PC) Wearnes meningkat
sebesar 55% dibandingkan angka penjualan tahun sebelumnya (Bisnis
Indonesia, 2 Mei 1999: 40).
Kutipan tidak langsung ini merupakan suatu petikan. Pokok pokok
pikiran atau ringkasan kesimpulan yang disusun menurut jalan pikiran dan
dinyatakan dalam bahasa pengutip sendiri. Kutipan tidak langsung tidak
dituliskan di antara tanda petik, melainkan langsung dimasukkan dalam

kalimat atau alinea. Ketentuan ini berlaku baik untuk kutipan tidak langsung
pendek maupun kutipan-kutipan tidak langsung panjang.
Kutipan tidak langsung pendek adalah kutipan tidak langsung yang
terdiri dari satu alinea atau kurang. Apabila lebih dari satu alinea dianggap
sebagai kutipan tidak langsung panjang. Beberapa petunjuk dalam membuat
kutipan tidak langsung pendek :

Jangan memasukkan pendapat sendiri ke dalam kutipan tidak langsung.

Satualinea sepenuhnya disediakan untuk kutipan tidak langsung.


Kutipan tidak langsung dalam alinea itu hanya berasal dari satu sumber.
Apabila suatu bahan yang diambil dari dua sumber atau lebih berisi pokokpokok

pikiran

yang

sama,

maka

pernyataan

tersebut

tidak

perlu

dicantumkan dalam alinea sendiri-sendiri dengan footnote masing-masing,


tetapi cukup diparaphrasekan dalam satu alinea saja dan kemudian
disebutkan sumberya.
2.4.
1.
a)

Teknik penulisan kutipan


Kutipan langsung
Kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris :
Kutipan diintegrasikan dengan teks
Jarak antar baris kutipan 2 spasi
Kutipan diapit dengan tanda kutip
Sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda
kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama
singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman
tempat kutipan itu diambil.
Contoh: Amir mengatakan, Bahasa Rusia merupakan rumusan bahasa
Slavia yang paling banyak dipertuturkan. Bahasa Rusia termasuk kelompok
Timur

bahasabahasa

Slavia

rumpun

bahasa

Indo-Eropa,

sehingga

berkerabat dengan bahasa Sansekerta, Yunani, dan Latin. (2006:285)


b)

Kutipan Langsung yang terdiri lebih dari empat baris :


Kutipan dipisahkan dari teks sejarak 2,5 spasi.
Jarak antar kutipan 1 spasi.

Kutipan menjorok kedalam 5-7 huruf/karakter, sesuai dengan alinea teks


pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka

baris pertama kutipan ditulis 5-7 huruf/karakter.


Kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.
Di belakang kutipan di ikuti tanda kurung dan diberi sumber kutipan.
Contoh: Sebagaimana telah diungkapkan oleh Air berikut.
Bahasa Rusia merupakan rumpun bahasa Slavia yang paling banyak
dipertuturkan. Bahasa rusia termasuk kelompok Timur bahasa-bahasa Slavia
rumpun bahasa Indo-Eropa, sehingga berkerabat dengan bahasa Sansekerta,
Yunani, dan Latin. Dalam rumpun bahasa Slavia, bahasa Rusia berkerabat
dengan bahasa-bahasa Slavia Timur, yaitu bahasa Belarus dan bahasa
Ukraina. Seperti kedua bahasa ini, bahasa Rusia ditulis menggunakan abjad
sirilik yang terdiri dari 33 huruf. Bahasa Rusia merupakan perpaduan.
2.

Kutipan tidak langsung

kutipan diintegrasikan dengan teks

jarak antar baris kutipan 2 spasi

Tanpa penggunaan tanda kutip

Diakhiri dengan tanda kurung buka, nama singkat, tahun terbit, dan nomor
halaman, lalu diakhiri dengan tanda kurung tutup.
Contoh:
Bahasa Rusia digologkan sebagai bahasa tingkat III, yaitu bahasa yang cukup
sulit dipelajari oleh orang berbahasa ibu inggris asli, dan membutuhkan
waktu 780 jam intensif untuk bisa berbicara bahasa rusia dengan cukup
lancar (Amir, 2006:286). Dengan demikian dapat kita katakan.
Untuk melakukan kutipan tidak langsung bisa dengan cara menyadur, yaitu
mengambil ide dari suatu sumber dan menuliskannya kembali dengan
kalimat atau bahasa sendiri dan menyadur tersebut ada dua macam, yaitu
meringkas atau mebuat ikhtisar. Meringkas berarti menyajikan suatu
karangan atau bagian karangan yang panjang dalam bentuk ringkas,
sedangkan ikhtisar berarti menyajikan suatu karangan yang panjang dalam

bentuk ringkas, tidak menyajikan keseluruhan isi, tetapi langsung kepada


intii bahasan yang terkait dengan masalah yang hendak dipecahkan.
3.

Kutipan pada catatan kaki


Kutipan selalu ditempatkan pada spasi rapat, meskipun kutipan itu

singkat saja. Kutipan diberi tanda kutip, dikutip seperti dalam teks asli.
4.

Kutipan atas ucapan lisan


Kutipan harus dilegalisir dulu oleh pembicara atau sekretarisnya (bila

pembicara seorang pejabat). Dapat dimasukkan ke dalam teks sebagai


kutipan langsung atau kutipan tidak langsung.
5.

Kutipan dalam kutipan

Kadang-kadang terjadi bahwa dalam kutipan terdapat lagi kutipan.


2.5. Prinsip prinsip mengutip
1.
Penulis harus menahan diri agar tidak mengutip terlalu banyak sehingga
2.

tulisan yang disusun menjadi suatu himpunan kutipan;


Penulis harus memahami bahwa kutipan hanya menjadi bukti penunjang

3.

pendapat penulis;
Kutipan dianggap benar jika penulis menunjukkan tempat atau asal kutipan

4.

sehingga pembaca dapat mencocokkan kutipan dengan sumber aslinya;


Kutipan hendaknya diambil seperlunya agar tidak merusak uraian

5.

sebenarnya;
Pada kutipan langsung, penulis tidak boleh mengubah apapun dan andai
kata penulis tidak menyetujui apa yang dikutipnya atau menemukan
kesalahan, ia dapat memberi tanda : [. . .. ] atau [ sic]. Sic berasal dari kata
latin sicut yang berarti dengan demikian, jadi.., seperti itu

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kutipan adalah suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai
sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa
diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan
lain sebagainya. Kutipan di bagi menjadi dua macam yaitu kutipan langsung
dan kutipan tidak langsung.
1. Kutipan langsung adalah pemindahan secara lengkap, dalam arti, kata demi kata, kalimat demi
kalimat sesuai dengan bunyi pada teks atau perkataan seseorang yang dikutip oleh penulis.
Contoh :Ratnawati (2006:148) menegaskan bahwa Hasil pemilu 1999 dan
pemilu 2004 secara gamblang menunjukkan bahwa PDI-P leading di
Kabupaten Bantul.
2. Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang tidak persis sama seperti bahan
aslinya melainkan menggunakan bahasa atau kalimat. Contoh : Sistem
distrik dan sistem proporsional adalah dua jenis sistem pemilihan umum
yang paling populer, yang masing-masing sistem ini memiliki variannya
sendiri-sendiri. Dalam sistem distrik, jumlah pemenangn yang akan menjadi
wakil di parlemenadalah satu orang, sedangkan dalam sistem proporsional
jumlah wakil yang akan mewakili suatu daerah pemilihan adalah beberapa
orang sesuai dengan proporsi perolehan suaranya (Budiardjo 1982:)

DAFTAR PUSTAKA
Keraf,Gorys.2001.komposisi.Semarang:Bina Putra.
http://id.wikipedia.org/wiki/Kutipan
http://ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/18343/Kutipan.ppt
http://ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/19582/Bibliografi.pptx
http://blog.atmasetya.com/yang-dimaksud-dengan-kutipan.html
http://lecturer.ukdw.ac.id/othie/citation.pdf
http://myth90.blogspot.com/2010/12/kutipan-daftar-pustaka.html
http://belberkit.blogspot.co.id/2016/04/makalah-kutipan.html