Anda di halaman 1dari 3

Definisi Pengkondisian udara menurut para ahli

Menurut W.F. Stoecker dan JW Jones; pengkondisian udara adalah proses perlakuan
terhadap udara untuk mengatur suhu, kelembaban, kebersihan dan pendistribusiannya secara
serentak guna mencapai kondisi nyaman yang dibutuhkan oleh penghuni yang berada
didalamnya.
Menurut Arismunandar dan Hezo Saito; penyegaran udara adalah proses mendinginkan
udara sehingga dapat mencapai temperature dan kelembaban yang sesuai dengan yang
dipersyaratkan terhadap kondisi udara dari suatu ruangan tertentu. Selain itu untuk mengatur
aliran udara dan kebersihannya.
Prinsip kerja sistem refrigerasi gas pada pesawat udara yang menggunakan siklus terbuka dapat dijelaskan sebagai berikut
: Udara luar dikompres oleh kompresor sehingga tekanan dan temperaturnya naik.Udara
dengan tekanan dan temperatur tinggi ini kemudian didinginkan oleh udara sekeliling sehingga
tekanan dan temperaturnya turun sebelum kemudian diekspansikan oleh turbin. Udara yang
diekspansikan di dalam turbin akan mengalami penurunan temperatur sehingga menjadi dingin.
Udara dingin inilah yang didistribusikan ke kabin-kabin.
Dengan semakin bertambahnya ketinggian jelajah(Altitude) pesawat maka tekanan &
suhu disekitar pesawat akan semakin rendah, sehingga diperlukan sistem refrigerasi yg
memenuhi syarat untuk kondisi pada ketinggian sea level dan tinggi jelajah maksimum
Semakin majunya teknologi masa kini penggunaan refrigeran cair pada pesawat dirasa
kurang efisien dan tidak ekonomis, untuk itu digunakanlah udara luar sbgai medium penukar
kalor Agar distribusi udara dapat dipertahankan sesuai dengan kondisi yang diinginkan maka
dilakukan analisa perpindahan kalor pd kabin pesawat & lingkungan sekitarnya sehingga
diperoleh beban kalor pemanasan dan pendinginan.
Secara teknis, pengondisian udara pada pesawat terbang dilakukan dengan menggunakan Air
Cycle Machine (ACM).
Sistem pengondisian udara pada pesawat terbang merupakan sistem yang berfungsi untuk
menjaga udara pada pesawat agar tetap berada pada tekanan, temperatur, dan tingkat kandungan
oksigen yang tepat untuk kenyamanan penumpang.
Untuk fungsi pengondisian udara tersebut, ACM pada pesawat terbang menggunakan
Ram Air (udara Ram) sebagai fluida pendinginnya analog terhadap freon pada sistem
pengondisian udara di mobil. Ram Air merupakan udara dari luar pesawat yang masuk melalui
Ram Air Inlet dan keluar melalui Ram Air Outlet Flaps. Temperatur Ram Air bergantung pada
ketinggian terbang pesawat. Pesawat terbang komersial umumnya terbang pada ketinggian
26.000 hingga 30.000 kaki dengan temperatur Ram Air sebesar -36C hingga -44C.

skema aliran bleed air yang masuk kedalam cabin

bagaimana RAM-AIR masuk pesawat ?


Ram Air merupakan udara dari luar pesawat yang masuk melalui Ram Air Inlet dan keluar
melalui Ram Air Outlet Flaps. Temperatur Ram Air bergantung pada ketinggian terbang pesawat.
Pesawat terbang komersial umumnya terbang pada ketinggian 26.000 hingga 30.000 kaki dengan
temperatur Ram Air sebesar -36C hingga -44C.
Sebagian dari udara kabin diresirkulasikan oleh Re-circulation Fans untuk membatasi kebutuhan
Bleed Air dari mesin pesawat. Jika tekanan dalam kabin terlalu tinggi, terdapat Outflow Valve
yang akan terbuka untuk mengeluarkan sebagian udara dari dalam kabin sehingga temperaturnya
turun.
Skemanya

fungsi pengkondisian udara pada pesawat terbang


Pendingin Pesawat
Sistem pendingin pesawat tipe Boeing 737-800NG yang bekerja di darat masih mengandalkan
pemanfaatan heat exchanger (utama dan sekunder), air cycle machine (ACM), sensor-sensor dan
aliran udara yang mengalir di sistem ram air. Sistem yang bekerja tersebut akan semakin
kompleks pada saat pesawat sudah terbang di angkasa. Sistem lain pun, terutama sistem
pneumatik, juga mempunyai kontribusi pada saat terjadi permasalahan sistem air conditioning di
udara.
Pengaturan Tekanan Kabin Pesawat (Pressurization)
Di atmoster, semakin tinggi terbang jelajah pesawat, maka tekanan udara luar juga akan semakin
mengecil. Untuk menjaga kenyamanan penumpang, maka kondisi kabin pesawat dikondisikan
seolah-olah mendapatkan tekanan udara seperti di darat. Kondisi tersebut menyebabkan beban
tekanan akan mengarah dari dalam kabin ke luar pesawat dan nilai yang dialami oleh struktur
pesawat udara akan semakin besar dengan bertambahnya tinggi terbang pesawat.