Anda di halaman 1dari 3

1.

Jelaskan pengertian penyakit tanaman dan apa arti penting penyakit


tanaman bagi manusia?
2. Jelaskan tentang segitiga penyakit
3. Sebutkan dan jelaskan dua jenis penyakit berdasarkan penyebab dan berikan
masing masing 2 contoh penyakit?
4. Sebutkan dan jelaskan tahapan pertumbuhan penyakit?
5. Sebutkan dan jelaskan gejala penyakit berikan contohnya masing masing dua
penyakit
6. Sebutkan dan jelaskan ketahanan tanaman terhadap penyakit baik aktif
maupun pasif?
7. Sebutkan dan jelaskan cara cara pengendlian penyakit?
Jawab
1. Penyakit tumbuhan adalah suatu rangkaian proses fisiologis yang merugikan,
yang disebabkan oleh rangsangan terus menerus pada tumbuhan oleh suatu
penyebab primer (biotis atau abiotis)
apa arti penting penyakit tanaman bagi manusia Penyakit tumbuhan telah
ada sejak dahulu kala, sejak munculnya tumbuh-tumbuhan di atas bumi,
dapat dilihat pada fosil-fosil dan kitab-kitab suci.
Beberapa penyakit tumbuhan yang memberikan pengaruh besar terhadap
kehidupan manusia. Di antaranya Kerugian akibat penyakit tumbuhan pada
manusia:
a. Penyakit tumbuhan dapat mengurangi kuantitas hasil
b. Penyakit tumbuhan dapat menurunkan kualitas hasil
c. Untuk mengelola penyakit dibutuhkan biaya.
d. Kerusakan hasil-hasil tanaman selama pasca panen.
e. Penyakit tumbuhan dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada hewan
dan manusia yang memekannya.

2.
3.
4. tahapan pertumbuhan penyakit adalah sebagai berikut:
Inokulasi
: jatuhnya inokulum pada tanaman inang.
Penetrasi
: masuknya patogen ke dalam jaringan inangnya.

Infeksi
Invasi

: interaksi antara patogen di dalam jaringan inangnya.


: perkembangan patogen di dalam jaringan inangnya.

Selama perkembangan penyakit

dikenal beberapa tahap atau

peristiwa :
a.
b.
c.
d.

Inokulasi : jatuhnya inokulum pada tanaman inang.


Penetrasi : masuknya patogen ke dalam jaringan inangnya.
Infeksi : interaksi antara patogen di dalam jaringan inangnya.
Reproduksi dan Invasi : perkembangan patogen di dalam jaringan

inangnya.
e. Gejala

5. Gejala
- Gejala ( Symptom )

: Perubahan yang ditunjukan oleh tanaman akibat

adanya penyebab penyakit.Gejala : Adalah kondisi dari penyakit, dan


manifestasi dari reaksi fisiologis tumbuhan terhadap aktifitas yang
-

merugikan dari agen penyebabnya.


Gejala Morphologi
: Gejala luar yang dapat dilihat, dapat ditunjukkan

oleh seluruh tumbuhan atau tiap organ dari tumbuhan.


Gejala histologi : Gejala yang hanya dapat diketahui lewat pemeriksaan
mikroskop dari jaringan tumbuhan yang sakit.
TIGA TYPE POKOK GEJALA
1) Gejala Nekrotis : Disebabkan karena adanya kerusakan pada sel
atau bagian sel atau matinya sel.
2) Gejala hypoplastis : Disebabkan karena hambatan atau terhentinya
pertumbuhan sel ( Underdevelopment ).
3) Gejala Hyperplastis : Disebabkan karena pertumbuhan sel yang
melebihi biasa

Nama penyakit
Layu

Di sebabkan
Jamur /

Busuk basah umbi

bakteri
Bakteri

( Overdevelopment ).
Cotoh penyakit

6. Ketahanan tanaman terhadap penyakit


a) KETAHANAN MEKANIS

PASIF
Tumbuhan mempunyai struktur morfologi yang menyebabkannya sukar
diinfeksi oleh pathogen, misalnya tumbuhan mempunyai epidermis yg
berkutikula tebal, adanya lapisan lilin, mempunyai mulut kulit (lenti sel)
sedikit, dsb.
AKTIF
Ketahanan yang terdiri atas reaksi ketahanan yang bersifat histologis, ini
terjadi dengan pembentukan lapisan sel yang membatasi bagian
tumbuhan yang terinfeksi, dan terbentuknya bengkakan mirip kalus
(kalosit) pada dinding sel.
b) KETAHANAN KIMIAWI
PASIF
Patogen hanya dapat meyerang tumbuhan tertentu yg mempunyai isi yg
susunan kimianya cocok baginya. Karena kebanyakan jenis tumbuhan
susunan kimianya berbeda dengan jenis lainnya, pada umumnya
pathogen tertentu hanya dapat menyerang jenis tumbuhan tetentu dan
tidak menyerang jenis lain.
AKTIF
Mekanisme pertahanan aktif atau dinamis hanya bekerja jika inang
mengalami invasi patogen, dan merupakan hasil interaksi antara system
genetic inang dan pathogen, ketahanan kimiawi aktif lebih berperan
daripada ketahanan kimiawi pasif. Contoh mekanisme hipersensitif
tanaman inang terhadap pathogen biotrop (hanya hidup hanya pada
jaringan hidup)
c) KETAHANAN FUNGSIONAL
Seringkali tumbuhan tidak terserang pathogen bukan karena
mempunyai ketahanan mekanis dan kimiawi, melainkan karena
pertumbuhannya sedemikian rupa sehingga dapat menghindar (to
escape) penyakit, meskipun tumbuhan itu sendiri sebenarnya rentan
Tumbuhan inang melewati fase rentannya pada saat tidak ada
pathogen atau pada waktu lingkungan tidak cocok untuk infeksi pathogen.
Karena itu ketahanan fungsional dikenal jg sebagai ketahanan palsu.