Anda di halaman 1dari 72

Wheel & Tyres

Wheel & tyres


Buku Pedoman Siswa
Modul Teknisi Layanan Caterpillar
APLTCL048
WHEEL & TYRES
Diterbitkan oleh Asia Pacific Learning
1 Caterpillar Drive
Tullamarine Victoria Australia 3043
Versi 3.2, 2003
Hak Cipta 2003 Caterpillar of Australia Pty Ltd Melbourne, Australia
Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Reproduksi dari setiap bagian buku ini tanpa izin dari
pemilik hak cipta adalah melanggar hukum. Permohonan izin atau informasi lebih lanjut harus
dialamatkan ke Manajer, Asia Pacific Learning, Australia.
Materi pokok ini dikeluarkan oleh Caterpillar of Australia Pty Ltd dengan pemahaman bahwa:
1.Caterpillar Australia Pty Ltd, para petugasnya, penerbit, atau orang lain yang terlibat dalam
persiapan penerbitan ini menyatakan tidak bertanggung jawab atas semua bentuk
kontraktual, pelanggaran hukum, atau bentuk pertanggungjawaban lainnya kepada siapa
pun (pembeli terbitan ini atau bukan) yang berhubungan dengan penerbitan ini dan setiap
konsekuensi yang timbul dari penggunaannya, termasuk penghapusan seluruh atau setiap
bagian dari isi terbitan ini oleh siapa pun.
2.Caterpillar Australia Pty Ltd menyatakan tidak bertanggung jawab kepada siapa pun dalam hal
apa pun, dan konsekuensi dari apa pun yang dilakukan atau dihapus oleh orang yang
dipercaya, baik seluruhnya maupun sebagian, terhadap seluruh atau bagian dari isi materi
pokok ini.
Penghargaan
Kami mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Caterpillar atas sumbangannya dalam
mengkaji ulang kurikulum untuk program ini khususnya:
Ahli teknik dan instruktur Caterpillar
Ahli teknik dan instruktur dealer
Institut Caterpillar

PENDAHULUAN MODUL
Judul Modul
Wheel & tyres
Keterangan Modul
Modul ini mencakup pengetahuan dan keterampilan tentang Wheel & tyres. Setelah
menyelesaikan modul ini dengan memuaskan, siswa akan mampu melepaskan, memasang dan
menyetel Wheel & tyres secara kompeten.
Prasyarat
Modul-modul berikut ini harus diselesaikan sebelum mempelajari modul ini:
APLBUS006 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
APLTC007 Tools Bengkel
Pembelajaran & Pengembangan
Penggunaan modul ini memerlukan akses ke Buku Kerja Kegiatan Wheel & tyres.
Penyelesaian kurikulum dengan berhasil akan memberikan pengetahuan untuk menyelesaikan
penilaian kompetensi, pada bab-bab selanjutnya oleh seorang Penguji di Tempat Kerja (Work
Assessor) yang terakreditasi.
Referensi yang Disarankan
APLTC007 Buku Pedoman Fasilitator
APLTC048 Buku Pedoman Fasilitator
Metode Penilaian
Ruang Kelas dan Bengkel
Untuk menyelesaikan modul ini secara memuaskan, siswa harus menunjukkan kompetensi
dalam semua Bab. Dengan demikian, kegiatan dan penilaian akan mengukur semua persyaratan
modul.
Untuk modul ini, siswa diwajibkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan kelas dan praktek
workshop serta menyelesaikan dengan berhasil hal-hal berikut:
Buku Kerja Kegiatan
Penilaian Pengetahuan
Kegiatan-kegiatan Praktek
Tempat kerja
Untuk memperagakan kompetensi dalam modul ini Anda diminta untuk secara memuaskan
menyelesaikan Penilaian di Tempat kerja.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES

APLTCL048
2

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES

PENILAIAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN

PENILAIAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN


Hasil Pembelajaran 1: Menjelaskan konstruksi dan karakteristik ban dan roda kendaraan ringan
Kriteria Penilaian
1.1 Mengidentifikasi konstruksi ban:
1.1.1 Konstruksi ban
1.1.1.1 Plies
1.1.1.2 Ply rating
1.1.1.3 Ban dengan ban dalam dan tanpa ban dalam
(tubed dan tubeless)
1.1.2 Jenis-jenis ban
1.1.2.1 Cross-ply
1.1.2.2 Radial
1.1.2.3 Belted bias
1.1.2.4 Steel belted
1.2

1.3

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Menerangkan karakteristik wheel & tyres


1.1.1 Slip angle
1.1.2 Profil ban
1.1.3 Jejak kaki ban (tyre footprint)
1.1.4 Identifikasi ban
1.2.4.1 Cross-ply
1.2.4.2 Radial
1.2.4.3 Penandaan millimetric
1.2.4.4 Penandaan alfa-numeric
1.2.4.5 Sistem P-metric
1.2.4.6 Peringkat kinerja
1.2.4.7 Kapasitas membawa muatan
1.2.5 Pola tread pada ban
1.2.6 Pengisian angin pada ban
1.2.7 Keausan ban
1.2.7.1 Kekurangan angin
1.2.7.2 Kelebihan angin
1.2.7.3 Wheel camber
1.2.7.4 Pelurusan ban (Wheel alignment)
1.2.7.5 Cornering
1.2.7.6 Mengemudi dengan kecepatan tinggi
1.2.7.7 Kondisi mekanis
1.2.8 Perputaran ban
1.2.8.1 Ban radial
1.2.8.2 Ban cross-ply
1.2.9 Roda
1.2.9.1 Rim
1.2.9.2 Ukuran rim
1.2.9.3 Rim offset
Mengidentifikasi prosedur-prosedur untuk melepaskan,
menyeimbangkan dan memasang wheel & tyres
1.3.1 Melepaskan dan memasang ban
1.3.1.1 Melepaskan ban
1.3.1.2 Memasang ban
1.3.1.3 Mengganti ban secara manual
1.3.2 Keseimbangan ban
1.3.2.1 Dampak ketidakseimbangan
Validasi Oleh: Sonny Luntungan
3

WHEEL & TYRES

PENILAIAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN

1.3.3

1.3.2.2 Keseimbangan statis


1.3.2.3 Keseimbangan dinamis
1.3.2.4 Memperbaiki ketidakseimbangan
Menyeimbangkan roda
1.3.3.1 Dilepas dari kendaraan (Off-vehicle wheel
balancer)
1.3.3.2 Pada kendaraan (On-vehicle wheel balancer)
1.3.3.3 Memasang beban penyeimbang
1.3.3.4 Runout pada ban dan rim
1.3.3.5 Mengencangkan mur roda

Hasil Pembelajaran 2: Menjelaskan konstruksi dan karakteristik ban dan roda kendaraan berat
Kriteria Penilaian
2.1 Menjelaskan karakteristik roda kendaraan berat
2.1.1. Roda dan rim
2.1.1 Cast spoke wheel
2.1.3 Disc wheel
2.1.3.1 Roda stud-piloted
2.1.3.2 Rod hub-piloted
2.1.4 Roda dengan base lebar
2.1.5 Perangkat keras dari ban ke rim
2.2 Mengidentifikasi konstruksi dan karakteristik ban
2.2.1 Ban
2.2.1.1 Ban radial
2.2.1.2 Ban bias ply
2.2.1.3 Material body ply, breaker dan belt
2.2.1.4 Tread jenis rib
2.2.1.5 Tread jenis lug
2.2.1.6 Servis tread khusus
2.2.2 Ukuran ban
2.2.3 Ban profil rendah
2.3 Menjelaskan perawatan dan pemeliharaan ban
2.3.1 Inspeksi ban
2.3.1.1 Kekurangan angin
2.3.1.2 Kelebihan angin
2.3.2 Ketidakberesan mekanis
2.3.2.1 Toe-in
2.3.2.2 Toe-out
2.3.2.3 Camber
2.3.2.4 Caster
2.3.3 Distribusi beban yang benar
2.3.4 Tingkat kecepatan
2.3.5 Rotasi dan penggantian ban
2.3.6 Ban, rim dan servis roda
2.3.7 Keselamatan ban dan rim
2.3.7.1 Melepaskan ban dan rim dari kendaraan
2.3.7.2 Mengempeskan dan membongkar
2.3.7.3 Inspeksi
2.3.7.4 Ban ke rim
2.3.7.5 Pengisian ban
2.3.8 Pemasangan spoke wheel
2.3.8.1 Runout pada spoke wheel
2.3.9 Pemasangan disc wheel
2.3.9.1 Disc wheel dengan mur
2.3.9.2 Disc wheel dengan flange nut
APLTCL048
4

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES

PENILAIAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN

2.4

2.5

- Ban radial jenis tube


- Ban radial jenis tubeless
2.3.10
Mengisi ban dengan angin
Menjelaskan kecocokan ban
2.4.1 Mencocokkan ban ganda
2.4.1.1 Metode menggunakan siku-siku (square)
2.4.1.2 Metode menggunakan balok lurus (straight
edge)
2.4.2 Jarak ganda
Mengidentifikasi prosedur-prosedur menyeimbangkan wheel &
tyres
2.5.1 Penyeimbangan wheel & tyres
2.5.1.1 Penyeimbangan statis
2.5.2 Pelurusan (Alignment)
2.5.2.1 Runout
2.5.2.2 Wheel bearing
2.5.2.3 King pin
2.5.2.4 Bobot dan distribusi roda
2.5.2.5 Persiapan rim/roda
2.5.2.6 Tekanan angin
2.5.2.7 Inspeksi
2.5.2.8 Bobot roda yang benar

Hasil Pembelajaran 3: Melepaskan, memasang dan menyetel roda-roda yang dipasang pada
sebuah kendaraan.
Prasyarat: Semua siswa harus sudah menyelesaikan penilaian
pengetahuan sebelum mencoba mengikuti bab ini
Kriteria Penilaian
3.1 Fasitator harus memastikan bahwa siswa melaksanakan kegiatan:
3.1.1 Menggunakan dan menginterpretasikan informasi yang
benar dari spesifikasi pabrik pembuat
3.1.2 Tanpa menyebabkan kerusakan pada komponenkomponen atau alat
3.1.3 Menggunakan tools, teknik-teknik, dan material yang
sesuai
3.14
Sesuai dengan pedoman-pedoman, prosedur dan
kebijakan industri/perusahaan
CATATAN:
Saat prosedur pengetesan, siswa boleh mengganti
komponen-komponen yang rusak atau memasang kembali
komponen-komponen yang dilepaskan dari rakitan,
asalkan laporan mengenai semua materi-materi yang
rusak dicatat dan dilaporkan kepada fasilitator.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


5

WHEEL & TYRES

PENILAIAN PENGETAHUAN DAN KETRAMPILAN

APLTCL048
6

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES

DAFTAR ISI
TOPIK 1: Wheel & tyres Kendaraan Ringan
Pendahuluan
Konstruksi Ban
Jenis-jenis Ban
Karakteristik Ban
Identifikasi Ban
Pola-pola Tread Ban
Pengisian Angin pada Ban
Keausan Ban
Roda
Melepaskan dan Memasang Ban
Keseimbangan Roda
Menyeimbangkan Roda

..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................

9
9
10
12
15
16
18
18
22
23
25
28

TOPIK 2: Wheel & tyres Kendaraan Berat


Pendahuluan
Roda dan rim
Ban
Perawatan dan Pemeliharaan Ban
Servis Ban, Rim dan Roda
Keselamatan Ban dan Rim
Pemasangan Spoke wheel
Pemasangan Disc wheel
Penyesuaian Ban Ganda
Jarak Ganda
Penyeimbangan Wheel & tyres
Wheel Hub, Bearing dan Seal

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................
..............................................................................

33
33
39
42
48
48
54
56
62
65
66
69

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


7

WHEEL & TYRES

DAFTAR ISI

APLTCL048
8

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

TOPIK 1

Wheel & tyres Kendaraan Ringan


PENDAHULUAN
Ban memberikan bantalan di antara jalan dan kendaraan untuk mengurangi goncangan di jalan.
Ban juga memberikan friksi/gesekan terhadap permukaan jalan. Saat kendaraan maju, friksi
terjadi dalam bentuk cengkeraman (traction) untuk menggerakkan kendaraan di sepanjang jalan.
Friksi juga memberikan daya lengket (adhesion), yang menahan kecenderungan ban untuk
tergelincir (skid) di tempat belokan dan memungkinkan ban dapat dihentikan dengan cepat saat
pengereman.

Gambar 1 Konstruksi Ban

KONSTRUKSI BAN
Konstruksi ban dapat dilihat dalam Gambar 1. Badan utama ban, yang disebut casing, terbuat
dari serat yang terdiri dari lapisan-lapisan kawat yang diisi dengan karet, dan yang di atasnya
terdapat lapisan karet sebagai dinding samping (sidewall) dan tread.
Saat ban diproduksi, serat dibentuk dalam cetakan dan diisi dengan karet, bahan-bahan karet
dan tread kemudian ditambahkan, dan ban yang sudah dibuat sebagian diproses melalui proses
yang memanaskan karet dalam keadaan bertekanan. Proses ini berlangsung di dalam cetakan
logam sehingga proses tersebut membentuk karet ke dalam bentuk yang diinginkan dan
memberikan karakteristik yang diperlukan.
Karet yang digunakan dalam ban terutama sekali terbuat dari bahan sintesis, yang dibuat dari
produk industri batu bara dan petroleum. Karbon hitam (carbon-black) ditambahkan untuk
menambah tingkat kekerasan dan kekuatan karet, khususnya untuk tread. Karet alam, yaitu
produk alami, tidak terlalu banyak digunakan dalam konstruksi ban, dan karet alami ini paling
cocok untuk sidewall.
Ply
Lapisan-lapisan kawat (cord) di dalam serat casing disebut sebagai ply,dan jumlah ply bervariasi
sesuai dengan penggunaan dimana ban akan dipasang. Ban untuk mobil penumpang dapat
memiliki empat ply, ban untuk truk kendaraan berat dan bus dapat memiliki jumlah ply hingga 14,
sementara ban untuk kendaraan sangat berat seperti yang digunakan pada alat earthmoving
machinery dapat memiliki 32 ply.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


9

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ply Rating
Kawat (cord) pada awalnya dibuat dari kapas (cotton), dan ban diberi tanda dengan istilah 4 ply
atau 6 ply, dlsb untuk menunjukkan jumlah ply yang digunakan dalam ban tertentu.
Perkembangan jenis kawat (cord) yang lebih kuat seperti rayon, nylon, polyester dan baja
memungkinkan jumlah ply menjadi berkurang, sementara kekuatan ban yang sama tetap
dipertahankan. Oleh karena itu, sebuah ban untuk mobil penumpang dapat dibuat dengan dua
ply untuk sidewall dan empat atau enam ply di bawah tread.
Metode pemberian tanda pada ban disesuaikan berdasarkan kawat yang lebih kuat, istilah rating
ditambahkan. Misalnya, tanda untuk sebuah ban tertera 4 ply rating atau 6 ply rating dsb. Ini
tidak menunjukkan jumlah ply sesungguhnya yang digunakan, melainkan menunjukkan bahwa
ban tersebut pada dasarnya memiliki daya kekuatan yang setara dengan ban yang memiliki
jumlah ply kapas (cotton ply) yang sama.
Ply rating untuk sebuah ban digunakan sebagai indikasi kekuatan dari ban tersebut dan
memungkinkan satu ban dibandingkan dengan ban lainnya.
Bab Jenis Tube dan Tubeless

Gambar 2 Gambar bagian ban dan rim jenis tubeless

Jenis ban dapat berbentuk tube atau tubeless. Ban dengan jenis tube memiliki ban dalam
terpisah yang dimasukkan ke dalam ban ketika dipasang pada rim ban. Ketika dipompa dengan
angin, tube tetap mempertahankan bentuk ban meskipun berada dalam tekanan oleh muatan
kendaraan.
Ban tubeless tidak memerlukan ban dalam karena ban tersebut memiliki lapisan karet yang
lembut (soft rubber lining) di bagian dalam casing, dan bead yang terpasang dengan kencang
pada rim roda. Ketika ban dipompa dengan angin, udara ditahan di antara roda dan casing ban.
Sebuah bagian ban tubeless, yang dipasang pada rim, diperlihatkan dalam Gambar 2 dengan
keterangan mengenai bagian-bagian masing-masing dari ban. Gambar ini juga memperlihatkan
katup udara (air valve), yang terpasang dengan kencang di dalam sebuah lubang dalam rim.
JENIS-JENIS BAN
Dalam dua jenis dasar konstruksi ban, kawat-kawat di dalam casing diatur secara berbeda, dan
oleh karena itu, ban disebut sebagai ban cross ply atau ban radial. Jenis ban ketiga, ban belted
bias, menggabungkan beberapa ciri-ciri dari kedua jenis ban sebelumnya.

APLTCL048
10

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ban Cross-Ply

Gambar 3 Ban jenis bias-ply

Ban jenis cross ply juga dikenal sebagai bias ply atau ban konvensional. Kawat-kawat (cords)
dari jenis ban ini terpasang secara diagonal dalam lapisan-lapisan yang berselang-seling
(Gambar 3). Kawat-kawat ini disebut sebagai cross ply karena kawat-kawat tersebut menyilang
pada suatu sudut, dan juga sebagai bias ply karena bahan serat kawatnya dipotong pada suatu
bias, atau pada suatu sudut dengan kawat. Ban dari rancangan ini memiliki sidewall yang lebih
kaku dibandingkan dengan ban jenis radial karena efek penahan menyilang (cross bracing effect)
dari kawat-kawat diagonal.
Ban Radial

Gambar 4 Ban Radial


Ban radial adalah ban yang paling lazim digunakan.
Kawat-kawat (cords) di dalam casing pada ban radial terpasang dalam arah radial, yaitu, dalam
bentuk lurus di semua bagian ban tanpa menyilang (Gambar 4).

Gambar 5 Ban radial memiliki lajur (belt) kawat


di sekeliling lingkarannya di bawah tread

Ban radial juga memiliki belt yang terdiri dari bahan penguat (reinforcing material) di antara
casing dan tread seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 5. Belt, yang terdiri dari dua lapisan
kawat atau lebih, dipasang di sekeliling lingkaran casing.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


11

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Kawat (cord) di dalam lapisan-lapisan belt disusun pada sudut yang sama terhadap satu sama
lain, sehingga kawat-kawat menyilang dengan cara yang sama seperti kawat-kawat pada ban
cross ply. Belt memberikan landasan yang kuat untuk menahan tread, yang pada saat yang
sama menahannya terhadap dampak kekuatan sentrifugal yang muncul saat ban berputar.
Ban Belted Bias
Ini adalah rancangan bias ply dengan tambahan belt penguat di bawah tread. Ban jenis ini
merupakan gabungan antara ban jenis cross ply dan ban radial, dan memiliki beberapa
karakteristik pada setiap desain. Ban jenis ini tidak digunakan untuk keperluan umum.
Ban Steel Belted
Ban steel belted memiliki kawat-kawat dari baja yang dipasang ke dalam reinforcing belt di
bawah tread ban. Baja (steel) memberikan belt yang kuat, yang tidak meregang saat berada
dalam tekanan ban yang berisi angin. Hal ini memberikan tingkat kestabilan yang lebih tinggi bagi
ban dalam bagian tread sementara tetap memungkinkan memiliki sidewall yang fleksibel.
KARAKTERISTIK BAN
Ban jenis cross ply dan ban radial memiliki karakteristik yang berbeda; yaitu, keduanya memiliki
kinerja yang berbeda di jalan.
Dengan konstruksi radial ply, ban dapat memiliki dua lapisan (ply) kawat pada sidewall dan
sampai 6 ply di bawah tread. Hal ini untuk memberikan landasan (base) yang stabil, yang
mengurangi distorsi dari daya sentrifugal dan kontak dengan permukaan jalan. Ban radial
memiliki sidewall yang fleksibel tetapi kurang distorsi karena kawat-kawat (cord) berada dalam
tekanan untuk menahan agar tread tetap berada pada tempatnya.

Gambar 6

Karena konstruksinya, ban radial memiliki kinerja yang berbeda dengan ban cross ply pada
tikungan. Ketika mobil melaju pada tingkungan di jalan, daya sentrifugal menariknya ke arah luar
tingkungan. Hal ini dapat membelokkan ban seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 6.
Sidewall ban radial dapat melengkung dengan mudah searah dengan kekuatan untuk
memungkinkan tread agar tetap berada pada jalan hampir dalam keadaan tidak terganggu,
sehingga memberikan daya cengkeram (traction) normal dan resistansi yang baik.
Ban cross ply, dengan sidewall yang lebih kaku, cenderung mengangkat tread dari tanah,
sehingga mengurangi daya cengkeram dan juga mengurangi resistansi terhadap keadaan yang
dapat menyebabkan tergelincir (skidding).
Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari ban radial termasuk berkurangnya keausan pada
tread, penghematan bahan bakar, stabilitas kendaraan yang lebih besar dan memiliki tingkat
keamanan yang lebih tinggi.

APLTCL048
12

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Sudut Slip (Slip Angle)

Gambar 7

Ini adalah selisih sudut (angular difference) antara arah yang dituju ban dan jalur yang
sesungguhnya mengikuti suatu tikungan, Gambar 7.
Kekuatan sentrifugal pada kendaraan menghasilkan dorongan ke samping pada roda, dan hal ini
menyebabkan adanya distorsi pada ban yang menyentuh tanah, sehingga mendorongnya untuk
mengikuti tikungan yang sedikit lebih lebar. Sudut slip dipengaruhi oleh kecepatan, muatan,
tekanan angin dan karakteristik ban. Ban radial memiliki slip angle yang lebih rendah
dibandingkan dengan ban cross ply, dan dengan demikian akan mengikuti tikungan yang lebih
sempit.
Karena konstruksi dan karakteristik dari ban-ban yang berbeda, yang mempengaruhi faktor-faktor
seperti slip angle, maka penting agar keempat roda dipasang dengan ban dari jenis yang sama
dan lebih disukai dari merek yang sama.
Profil Ban
Profil ban adalah bentuk bagian ban saat dipasang pada rim roda. Model ban terdahulu
dirancang dengan bagian yang berbentuk bundar, tetapi ban-ban modern tersedia dalam
berbagai profil yang berbeda-beda.

Gambar 8 Bagian untuk ban dengan profil rendah: tinggi (B) adalah 80% dari lebar (A) untuk ban
yang diperlihatkan dalam gambar.

Profil berhubungan dengan rasio tinggi/lebar bagian ban (Gambar 8), dan hal ini dikenal sebagai
rasio aspeknya, dimana B adalah rasio dari A. Rasio aspek kurang dari satu; hal ini kadangkadang diperlihatkan sebagai desimal (misalnya, 0,78) tetapi biasanya titik desimal dihilangkan.
Rasio aspek dapat juga dinyatakan sebagai prosentase (78%). Kecenderungannya adalah ke
arah ban yang lebih rendah ke tanah atau lebih lebar, dan rasio aspek sampai 50 bisa digunakan
pada ban-ban khusus.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


13

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Gambar 9 Beberapa contoh rasio aspek

Ban dibuat dalam beberapa rasio aspek yang berbeda: 95, 87, 80, 78, 70 dan 60, dengan ban
radial umumnya cenderung ke arah profil yang lebih rendah. Sistem P-metric (dibahas
selanjutnya) juga memberikan rasio aspek yang terdiri dari 75 dan 65. Tiga bagian ban yang
berbeda juga diperlihatkan dalam Gambar 9.
Jejak Kaki Ban (Footprint)
Area pola tread yang bersentuhan dengan jalan disebut sebagai jejak kaki ban (tyre footprint).
Ketika kendaraan dalam keadaan tidak bergerak, atau bergerak lurus ke depan, maka footprint
akan berbentuk seragam. Umumnya, ban-ban radial akan memiliki footprint yang lebih lebar
daripada ban-ban jenis cross ply yang sama.

Gambar 10 Footprint ban di permukaan jalan untuk rasio-rasio aspek yang berbeda; L adalah
panjang jalur kontak, W adalah lebar jalur kontak

Ban dengan profil rendah akan memiliki footprint yang lebih pendek dan lebih lebar dibandingkan
dengan yang memiliki profil tinggi dengan ukuran dan kapasitas muatan yang sama, tetapi luas
footprint kira-kira akan sama (gambar 10). Perubahan-perubahan dalam footprint dapat terjadi
sebagai akibat dari muatan, kecepatan, cornering dan tekanan ban.

APLTCL048
14

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

IDENTIFIKASI BAN

Gambar 11 Informasi mengenai sidewall ban (ban dipasang pada roda aluminium)

Informasi dicetak pada dinding samping (sidewall) ban. Informasi ini mencakup nama pabrik
pembuat, ukuran, jenis konstruksi, peringkat kinerja (performance rating), dan peringkat ply (ply
rating). Informasi tambahan seperti muatan ban maksimum dan tekanan ban maksimum dapat
juga dapat ditambahkan. Ban-ban untuk kendaraan truk kecil diperlihatkan dengan huruf LT, dan
jenis-jenis tread khusus dapat diidentifikasi; misalnya, M + S menunjukkan mud (lumpur) dan
snow (salju). Jenis materi kawat (cord material) dapat diidentifikasi dengan kata rayon, nylon,
polyester atau steel (Gambar 11).
Ban Cross Ply
Ban cross ply memiliki ukuran yang diperlihatkan dalam inci, misalnya 6.00 14 atau 6.70 15. Tiga
angka pertama melambangkan lebar bagian ban nominal dalam inci ketika dipasang pada rim
standar, dan dua angka terakhir melambangkan diameter rim.
Ban Radial

Gambar 12 Interpretasi tanda-tanda pada ban radial


Ada tiga metode penandaan ban radial yang berbeda: millimetric, alpha-numeric, dan P-metric.
Contoh dari masing-masing metode ini diperlihatkan dalam Gambar 12.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


15

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Penandaan Millimetric
Metode identifikasi ini diperkenalkan untuk ban-ban radial. Tabel di bawah memperlihatkan
tanda-tanda untuk ban 165SR14. Tanda ini mencakup lebar bagian nominal ban dalam millimeter
(165) dan diameter rim dalam inci (14). S adalah simbol dari tingkat kecepatan (speed rating)
atau kode kinerja, dan R digunakan untuk melambangkan bahwa ban tersebut adalah jenis
radial.
Penandaan Alfa-numeric
Penandaan untuk sebuah ban dengan tanda BR78S14 diperlihatkan. Tanda ini memiliki kode
alpha atau kode huruf, B melambangkan kapasitas muatan ban, dan R singkatan dari radial, dan
kode nomor (78) melambangkan rasio aspek. Tanda-tanda ini juga memperlihatkan tingkat
kecepatan atau kinerja, S, dan diameter rim dalam inci (14). Sistem ini menggantikan sistem
identifikasi metrik.
Sistem P-Metric
Ban dengan tanda P185/75S514 diperlihatkan dalam tabel. Sistem ini menggunakan P untuk
menunjukkan ban mobil penumpang. Hal ini menunjukkan lebar nominal ban dalam millimeter
(185) dan rasio aspek (75). S adalah kode tingkat inerja, R adalah singkatan dari ban radial, dan
diameter rim adalah dalam inci (14). Sistem ini dibuat oleh Organisasi Standar Internasional
dengan tujuan untuk menetapkan sistem yang seragam di seluruh dunia untuk ban-ban
kendaraan penumpang. Selain untuk ban radial, sistem ini juga menetapkan ketentuan untuk
jenis-jenis ban lain dengan menetapkan D (diagonal) untuk ban cross ply dan B untuk ban belted
bias.
Peringkat Kinerja (Performance Rating)
Huruf-huruf kode digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kinerja dan tingkat kecepatan
maksimum ban. Misalnya, sebuah ban yang bertanda 165SR14 memiliki huruf S untuk
menunjukkan bahwa ban tersebut memiliki tingkat kecepatan maksimum 180 km/jam. Kode-kode
lain adalah H untuk 210 km/jam dan V untuk kecepatan lebih dari 210km/jam.
Kapasitas Mengangkut Muatan
Huruf-huruf kode juga digunakan untuk mengidentifikasi kapasitas mengangkut muatan ban-ban
untuk mobil penumpang dengan tanda alfa-numeric (kode huruf). Ban yang bertanda BR78S14
memiliki huruf B untuk menunjukkan bahwa ban tersebut memiliki kapasitas angkut sebesar 445
kg ketika ban dalam keadaan berisi angin pada tekanan 166kPa. Sebuah ban dengan tanda
huruf E, bukan B, berarti memiliki kapasitas mengangkut 540 kg pada tekanan angin yang sama.
POLA-POLA TREAD PADA BAN
Tread pada ban dibuat dalam berbagai pola yang dirancang untuk disesuaikan dengan jenis
kendaraan dan kondisi pengoperasian yang berbeda. Hal ini berkisar dari mobil-mobil
penumpang yang beroperasi pada kecepatan tinggi di jalan konstruksi hingga traktor-traktor dan
kendaraan pemindah tanah (earthmoving equipment) yang beroperasi dalam kondisi-kondisi
medan yang sulit.
Jenis-jenis tread yang digunakan pada mobil penumpang yang beroperasi pada jalan raya bebas
hambatan diperlihatkan dalam Gambar 22.9. Jenis-jenis tread ini dirancang untuk memberikan
friksi yang diperlukan pada permukaan jalan untuk kondisi jalan yang basah dan kering saat
mobil melaju, direm dan dikemudikan.

APLTCL048
16

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Gambar 13 Jenis-jenis tread untuk kendaraan penumpang: (a) pola untuk penggunaan normal (b)
tread dengan profil lebih rendah dan lebih terbuka (c) ban dengan kinerja tinggi dan profil rendah (d)
ban lebar dengan profil rendah untuk mobil-mobil sport (directional)

Pada jalan yang basah, berbagai bagian tread berfungsi seperti alat penyapu/pembersih air untuk
mendorong air dari bawah ban sehingga ban dapat mencengkeram permukaan jalan. Saat
terdapat genangan air menutupi jalan, pola tread dirancang untuk mendorong air ke belakang
melalui alur-alur (groove) yang melingkar di dalam tread dan juga, melalui pola alur yang
berbentuk zigzag, untuk mendorong air ke samping. Celah-celah atau torehan yang terdapat di
dalam tread dimaksudkan untuk menekan sebagian besar air yang tersisa di permukaan jalan di
bawah ban agar ban dapat berfungsi pada permukaan yang relatif kering.
Selain friksi yang berkurang di antara ban dan jalan saat dalam kondisi basah, ban
sesungguhnya dapat tergelincir pada permukaan yang sangat basah, khususnya jika tread pada
ban dalam keadaan sangat aus dan ban terlalu sering direm. Dalam kondisi-kondisi seperti ini,
genangan air di bawah ban dapat menyebabkan ban terangkat dari permukaan jalan. Pola-pola
tread ban dirancang untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal ini.

Gambar 14 Ban untuk truk kecil: (a) penggunaan jalan normal (b) penggunaan on-road dan off-road
(c) terutama sekali digunakan untuk off-road

Ban-ban untuk kendaraan komersial memiliki tread yang berbeda dengan tread untuk mobilmobil penumpang (Gambar 14). Ban untuk kendaraan yang digunakan bukan di jalan raya
memiliki tread yang dilengkapi dengan lug atau bar. Tergantung pada rancangan dan tujuan
penggunaan ban, lug dapat merupakan bagian dari pola tread, atau dapat memanjang ke segala
arah ban sehingga tread terdiri dari lug dan groove yang sejajar.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


17

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

PENGISIAN ANGIN PADA BAN

Gambar 15 Dampak pengisian angin yang benar dan tidak


benar terhadap kontak tread pada permukaan jalan

Ban harus diisi dengan angin sesuai dengan tekanan yang dianjurkan oleh pabrik pembuat
kendaraan atau seperti yang diperlihatkan pada plakat yang dipasang pada kendaraan. Tekanan
yang tidak benar dapat menyebabkan ban menjadi aus dan juga menimbulkan masalah
pengemudian dan pengereman. Gambar 15 memperlihatkan dampak pengisian angin yang
benar dan tidak benar terhadap kontak tread pada permukaan jalan.
Ban yang kekurangan angin akan menyebabkan pengemudian menjadi berat dan ban berbunyi
saat berbelok. Ban yang kurang angin juga memungkinkan ban meregang secara berlebihan. Hal
ini menyebabkan panas meningkat dan menimbulkan beban yang lebih berat pada kawat-kawat
ban.
Ban yang kelebihan angin menyebabkan kesulitan saat mengendarai kendaraan dan membuat
ban terkena goncangan-goncangan pada jalan karena ban tidak meregang secara normal.
Tekanan ban yang tidak seimbang, khususnya untuk roda-roda di depan, cenderung membuat
kendaraan melaju ke samping.
BAN YANG AUS

Gambar 16 Indikator yang menunjukkan bahwa tread sudah aus

Indikator yang menunjukkan bahwa tread sudah aus dapat dilihat di dalam pola tread pada ban
mobil penumpang. Indikator memperlihatkan adanya garis-garis (bar) di seluruh tread di
beberapa tempat ketika hanya 1,5 mm tread tersisa. Oleh karena itu ban harus diganti (Gambar
16).
Ada banyak faktor yang menyebabkan ban menjadi aus, dan beberapa di antaranya adalah
sangat wajar. Akan tetapi, apabila terjadi keausan yang tidak wajar, maka jenis keausan dapat
memberikan petunjuk mengenai kemungkinan penyebab masalah tersebut.

APLTCL048
18

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Kekurangan Angin

Gambar 17 Keausan pada bahu ban (shoulder)

Apabila ban dalam keadaan kurang angin, bagian-bagian sisi ban akan menggelembung dan hal
ini cenderung akan mengangkat bagian tengah tread menjauh dari jalan. Jalan akan
terkonsentrasi pada bagian-bagian pinggir luar tread, sehingga menyebabkan keausan yang
berlebihan (Gambar 17). Bagian tengah tread akan membawa muatan yang berkurang dan
dengan demikian menerima keausan yang relatif lebih kecil.
Kekurangan angin juga memungkinkan terjadinya peregangan yang lebih besar pada dindingdinding sisi (sidewall) ban, sehingga membebani muatan yang lebih besar pada kawat (cord).
Peregangan juga menimbulkan kepanasan berlebihan, sehingga menyebabkan suhu ban
meningkat hingga pada tahap dimana senyawa karet (rubber compound) dapat menjadi lunak
dan memungkinkan lapisan-lapisan ban (ply) atau tread menjadi terpisah dari casing.
Ban yang kekurangan angin dapat menyebabkan rim merusak dinding sisi (sidewall) ban. Apabila
ban menabrak suatu rintangan misalnya trotoar atau lubang di jalan, maka sidewall dapat terjepit
di antara rintangan dan rim. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan seketika terhadap ban, atau
merusak kawat-kawat dan menyebabkan kerusakan lebih awal pada ban.
Kelebihan Angin

Gambar 18 Bagian tengah yang mengalami keausan

Ban yang kelebihan angin menyebabkan bagian tread yang terkena kontak dengan permukaan
jalan menjadi berkurang. Hal ini akan meningkatkan beban di bagian tengah tread sehingga
bagian ini akan lebih cepat aus daripada di bagian-bagian sisi tread (Gambar 18). Serat ban juga
menerima beban goncangan yang, jika digabungkan dengan tekanan ban yang tinggi, dapat
menyebabkan kerusakan ban.
Wheel Camber

Gambar 19 Bagian sisi tread yang aus

Bagian roda yang menonjol (camber) secara berlebihan menyebabkan bagian pinggir luar ban
menjadi aus lebih cepat daripada bagian dalam (Gambar 19). Hal ini terjadi karena bagian
permukaan tread tidak berada dalam posisi rata dengan permukaan jalan.
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


19

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Pelurusan Roda (Wheel Alignment)

Gambar 20 Sisi-sisi yang tajam pada tread

Roda-roda bagian depan dilengkapi dengan toe in atau toe out dalam jumlah kecil, tetapi jika toe
in atau toe out ini berlebihan maka ban akan cenderung tertarik ke sisi kanan atau kiri ban
sementara ban melaju ke depan. Ciri khas keausan jenis ini adalah bagian-bagian pinggir karet
yang berbulu (feathered) yang tampak pada satu sisi tread (Gambar 20).
Menikung (Cornering)
Keausan ban yang disebabkan oleh menikung (cornering) pada belokan dengan kecepatan
tinggi, dapat menyebabkan keausan yang serupa dengan keausan camber atau keausan toe in
atau toe out. Saat menikung (cornering), kekuatan sentrifugal pada kendaraan ditahan oleh banban pada permukaan jalan. Pada saat dalam kecepatan tinggi, ban dapat mengalami tergelincir
ke samping dan hal ini dapat menghasilkan jenis keausan diagonal yang membulatkan bagian
bahu luar ban.

Gambar 21 Keausan yang disebabkan oleh menikung pada kecepatan tinggi

Dalam kasus-kasus yang parah, sirip-sirip atau bagian sisi luar ban yang tajam dapat ditemukan
pada bagian-bagian pinggir dalam tread (Gambar 21).
Mengemudi dengan Kecepatan Tinggi
Pada umumnya, ban memiliki tingkat keausan yang lebih cepat saat dalam kecepatan tinggi
karena suhu yang lebih tinggi, bagian ban menjadi lebih banyak terkena gesekan jalan dan
peregangan menjadi lebih cepat.

APLTCL048
20

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Kondisi Mekanis

Gambar 22 Keausan tread yang tidak merata akibat


kesalahan mekanis, ketidakseimbangan atau tread yang terpisah

Keausan tread yang tidak merata dimana tread menjadi aus secara tidak merata atau pada
tempat-tempat terpisah (Gambar 22) dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi mekanis. Hal ini
termasuk roda yang tidak lurus, roda yang tidak seimbang, rem yang rusak, shock absorber yang
tidak berfungsi dan kemudi atau bagian-bagian suspensi yang longgar atau aus.
Rotasi Ban
Banyaknya keausan dan juga jenis keausan yang dapat dialami ban bervariasi sesuai dengan
lokasinya pada kendaraan. Untuk menyeimbangkan ban, wheel & tyres dirotasi (ditukar
tempatnya) pada secara berkala.

Gambar 23 Tiga urutan rotasi roda yang berbeda (a) ban pada
sisi yang sama (b) dengan menggunakan ban cadangan (c) rotasi diagonal

Gambar 23 menggambarkan tiga urutan rotasi yang berbeda. Ban-ban radial biasanya
diperlakukan berbeda dengan ban-ban jenis cross ply.
Rotasi untuk Ban Radial
Ban radial sering kali dapat ditukar tempatnya dari depan ke belakang sehingga ban-ban tersebut
berada pada sisi kendaraan yang sama. Hal ini cenderung dapat menyeimbangkan keausan
tread dan pada saat yang sama dapat mempertahankan arah rotasi roda yang sama, yang
biasanya dipilih untuk ban radial.
Untuk kendaraan yang digerakkan oleh roda belakang, ban di depan kendaraan, yang digunakan
untuk menyetir, memiliki keausan yang berbeda dengan ban-ban di belakang, yang digunakan
untuk menggerakkan kendaraan. Ban-ban depan dapat mengalami keausan lebih banyak di
bagian-bagian pinggir tread, dan ban-ban belakang dapat mengalami keausan lebih banyak di
bagian tengah.
Untuk kendaraan yang digerakkan oleh roda depan, ban depan akan mengalami keausan lebih
cepat daripada ban belakang karena ban-ban ini digunakan untuk menggerakkan kendaraan dan
menyetir; ban-ban depan ini juga menanggung beban kendaraan lebih banyak dibandingkan
dengan ban-ban belakang.
Rangkaian lima ban dapat juga digunakan dan ini mencakup ban cadangan. Ban cadangan
dapat menjadi bagian dari rangkaian normal, atau hanya digunakan ketika terdapat kerusakan
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


21

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

atau keausan yang tidak normal terhadap salah satu dari ban kendaraan. Ban cadangan sedapat
mungkin harus dipasangkan dengan ban yang memiliki jumlah tread yang sama.
Merotasi Ban Cross Ply
Pertukaran ban secara diagonal paling sesuai untuk ban jenis cross ply karena ini tidak saja
memposisikan ulang ban-ban pada kendaraan, tetapi juga mengubah arah rotasinya.
Apabila semua ban berada dalam kondisi yang baik dan ban cadangan digunakan, ban-ban
dapat dirotasi seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 23(b). Pertukaran ban setelah itu harus
sesuai dengan yang diperlihatkan oleh pola keausan pada ban-ban dengan tujuan agar dapat
mempertahankan keausaran secara seragam.
Untuk pertukaran ban pada kendaraan truk, lihat judul Memposisikan Ban Truk.
RODA
Roda kendaraan penumpang terbuat dari konstruksi baja tekan atau logam campuran aluminium
tuangan. Konstruksi roda ini terdiri dari dua bagian: flange atau disc dan rim. Roda dari baja
memiliki rim yang dibentuk secara terpisah dari flange tekan, kedua bagian ini kemudian dilas
untuk membentuk roda. Lubang-lubang ventilasi pada flange memungkinkan adanya sirkulasi
udara guna membantu mengurangi panas dari rem dan komponen-komponennya.
Roda dengan logam campuran aluminium kadang-kadang digunakan untuk penampilan, tetapi
juga karena aluminium dan campurannya tidak seberat baja. Roda dapat dituang dalam
campuran aluminium dengan bagian-bagian yang lebih tebal daripada roda baja. Hal ini
memberikan tingkat kekerasan yang lebih dan memungkinkan tekanan terbagi pada area yang
lebih luas. Logam campuran aluminium juga merupakan konduktor yang baik terhadap panas
dan hal ini membantu menghilangkan panas yang diakibatkan oleh penggunaan rem dan
gerakan ban-ban.
Rim

Gambar 24 Roda dengan rim pengaman (safety rim)

Rim dengan safety rim


Rim untuk kendaraan penumpang adalah jenis drop center atau well base. Dengan roda-roda ini,
bagian tengah rim diturunkan, atau diameternya dikurangi, untuk membentuk suatu lubang (well)
yang memungkinkan ban dilepaskan dan diganti. Rim jenis ini diperlihatkan dalam Gambar
22.18. Rim juga memiliki safety ridge atau hum yang menahan bead ban pada posisinya
terhadap bagian pingir rim roda jika ban mengalami kerusakan.

APLTCL048
22

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ukuran Rim
Rim ditentukan berdasarkan lebar dan profilnya. Misalnya, roda mobil kendaraan penumpang
biasanya memiliki rim dengan ukuran 5.5 JJ. Angka 5.5 melambangkan lebar dalam inci, dan JJ
adalah kode untuk profil rim tertentu. Setiap kali rim diganti maka harus memiliki ukuran rim yang
sama dengan yang asli, atau harus sesuai dengan ukuran rim yang diperlihatkan pada plakat ban
yang tercantum pada kendaraan.
Lebar rim akan menentukan jangkauan bead ban ketika ban dipasang, sehingga ukurannya
harus tepat untuk ukuran ban.
Ban yang ukurannya terlalu lebar untuk rim tidak akan masuk dengna benar dan akan berubah
bentuk dalam area bead. Jika ban memiliki tube, maka tube tersebut akan terlalu meregang di
sekeliling bead ban dan akan mengalami kerusakan lebih cepat dari biasanya. Untuk ban yang
tidak memiliki tube (tubeless), penyekatan (sealing) bead ke rim akan sulit dilakukan.
Rim Offset
Flange pada roda tidak terletak di bagian tengah rim, tetapi lebih dekat ke bagian luar. Hal ini
memberikan rim bentuk offset.
Banyaknya offset adalah jarak dari permukaan dudukan pada flange ke bagian tengah rim. Jika
mengubah offset maka akan mempengaruhi geometri penyetiran kendaraan. Ban yang diganti
harus memiliki offset yang sama dengan yang aslinya, atau sesuai dengan ukuran rim seperti
yang diperlihatkan pada plakat kendaraan.
MELEPASKAN DAN MEMASANG BAN

Gambar 25 Sebuah roda yang dipasang


Pada mesin pengganti ban

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


23

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ban dilepaskan dan dipasang dengan menggunakan mesin pengganti ban (Gambar 25). Mesin
menahan roda secara horisontal dan menggunakan alat yang dioperasikan oleh angin atau listrik
untuk melepaskan ban. Mesin ini menggunakan alat pemisah bead untuk mendorong (atau
mengeluarkan) bead ban dari tempatnya di rim roda, dan alat pelepas untuk mengungkit atau
melepaskan bead pada bagian pingir rim guna melepaskan ban dari roda. Ketika memasang
ulang ban, mesin digunakan untuk memasang bead ban pada bagian pinggir rim.
Melepaskan Ban
Prosedur melepaskan ban adalah sebagai berikut:
1. Pasang roda pada mesin dan lepaskan core dari valve untuk membuang angin. Kempeskan
ban sepenuhnya.
2. Longgarkan bead ban dengan alat pelepas bead. Alat tersebut mendorong bead ban
menjauh dari bagian pinggir rim roda dan di atas safety hump pada rim.
3. Setelah bead di kedua sisi ban dilepaskan, masukkan alat pelepas bead dari mesin di antara
bead atas dan bagian pinggir rim roda. Alat tersebut mengangkat atau mengungkit bead dari
ban di atas rim. Melicinkan bead dan rim dengan air sabun akan membantu mempermudah
upaya pelepasan.
4. Lepaskan ban dalam (tube), jika terpasang, dan gunakan mesin untuk melepaskan bead
kedua agar ban terlepas sepenuhnya dari roda.
5. Ketika melepaskan bead dari rim, tahan bead pada sisi yang berlawanan dari ban ke dalam
well di bagian tengah rim, yang disediakan untuk tujuan ini. Tanpa well di dalam rim, ban
tidak dapat dipasang atau dilepaskan karena bead ban tidak mungkin dapat diregangkan di
atas bagian pinggir rim.
Memasang Ban
Lakukan langkah-langkah berikut:
1. Sebelum memasang ban, bersihkan semua kotoran atau karat dari rim. Sedikit lapisan
minyak sayur atau air sabun yang dioleskan pada bead akan membantu memasang ban.
2. Letakkan ban di atas roda dan, dengan menggunakan mesin, angkat bead bagian bawah ke
atas rim. Pada ban baru biasanya terdapat tanda cat untuk mengidentifikasi bagian yang
ringan (light spot), dan untuk mempertahankan keseimbangan, bagian ini harus ditempatkan
pada katup (valve).
3. Jika menggunakan ban dalam (tube), sekarang saatnya untuk memasangnya di dalam ban.
Lubang pentil (valve stem hole) di dalam roda dimiringkan ke arah luar roda. Ketika
memasang ban dalam (tube), valve harus mengarah ke luar roda.
4. Angkat bead ban bagian atas ke atas rim ban dengan mesin, dan pompalah ban dengan
angin.
5. Pompalah angin dengan tekanan kira-kira 300 kPa dan pastikan bahwa bead berada pada
kedudukannya dengan benar dengan memeriksa alat penunjuk bead (bead indicator), yang
berbentuk ring pada dinding sisi ban. Jika bead tidak berada pada kedudukannya yang
benar, kempeskan ban sepenuhnya, setel posisi roda dan pompalah ban kembali.
Terakhirnya, pastikan tekanan angin pada ban sesuai dengan tekanan yang benar.
6. Untuk ban tubeless, hal yang perlu dilakukan adalah memompa ban dengan cepat untuk
mendorong bead masuk ke dalam rim. Untuk membantu ini, valve core dapat dilepaskan
untuk sementara waktu agar angin dapat mengalir dengan bebas ke dalam ban.

APLTCL048
24

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

7. Untuk mengetes ban dan roda guna memastikan tidak terdapat kebocoran, celupkan ban
seluruhnya ke dalam air. Bagian yang bocor akan mengeluarkan gelembung-gelembung air.
Mengganti Ban Secara Manual
Ban dapat diganti secara manual, meskipun tindakan ini akan lebih lambat dan lebih sulit
dibandingkan jika menggunakan mesin. Caranya sama, tetapi alat pelepas bead (bead breaking
tool) diperlukan untuk mendorong bead terlepas dari ban ke atas safety hump pada rim. Pengukit
ban kemudian digunakan untuk mengungkit bead ke atas bagian pinggir rim. Ini adalah metode
yang hanya akan digunakan dalam keadaan darurat.
KESEIMBANGAN RODA
Wheel & tyres harus seimbang untuk mencegah agar tidak terjadi getaran dan untuk
meminimalkan keausan pada ban, komponen-komponen suspensi dan kemudi.
Ketika sebuah roda berputar, kekuatan sentrifugal bergerak pada setiap bagian wheel & tyres,
dan sejumlah kekuatan menarik ban keluar. Kekuatan ini menjadi lebih kuat sewaktu kecepatan
putar roda meningkat.

Gambar 26 Kekuatan sentrifugal bergerak pada roda yang


seimbang (a) dan roda yang tidak seimbang (b)

Apabila massa terbagi secara merata di sekeliling wheel & tyres (tidak ada titik-titik berat), maka
semua kekuatan akan sama. Apabila wheel & tyres seimbang, maka kekuatan sentrifugal tidak
memiliki dampak yang nyata (Gambar 26). Akan tetapi, apabila ban memiliki titik yang berat
(heavy spot), maka ban akan tidak seimbang. Kekuatan sentrifugal akan lebih besar di titik
tersebut dibandingkan dengan di bagian lain pada ban, dan akan ada daya tarik yang kuat yang
memutar ban. Hal ini akan menarik ban dan roda, yang dapat menggerakkan ban ke atas dan ke
bawah atau sisi ke sisi.
Dampak Ketidakseimbangan

Gambar 27 Dampak ketidakseimbangan statis (a) dan dinamis (b) pada roda

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


25

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ada dua jenis keseimbangan (dan ketidakseimbangan): statis dan dinamis. Dampak dari kedua
jenis ketidakseimbangan diperlihatkan dalam Gambar 27. Dalam kedua kasus,
ketidakseimbangan disebabkan oleh titik-titik berat (heavy spot) pada ban, tetapi posisi titik-titik
berat akan menentukan apakah ban memiliki ketidakseimbangan statis atau dinamis.
Tidak berat di bagian tengah tread akan menghasilkan ketidakseimbangan statis dan
menyebabkan roda bergerak ke atas dan ke bawah. Titik yang berat, atau titik-titik yang berat,
pada sisi ban akan menghasilkan ketidakseimbangan dinamis dan menyebabkan roda bergerak
dari sisi ke sisi.
Keseimbangan Statis
Wheel & tyres dalam keadaan seimbang statis, bebas berputar pada as rodanya, akan tetap
berada dalam posisi ke manapun diputar. Apabila tidak dalam keadaan seimbang, titik berat akan
menyebabkan ketidakseimbangan akan memutar roda sampai tersebut berada pada bagian
bawah.

Gambar 28 Perbedaan antara keseimbangan statis dan dinamis:


Pemberat penyeimbang (corrective weight) telah ditambahkan.

Gambar 28(a) memperlihatkan roda dan bagiannya melalui ban yang memiliki heavy spot di
bagian tengah tread. Ini memiliki ketidakseimbangan statis tetapi dapat diseimbangkan dengan
memasang pemberat penyeimbang (weight) pada rim roda langsung pada bagian yang
berlawanan dengan heavy spot. Dua pemberat diperlukan, masing-masing beratnya sama
dengan setengah massa heavy spot. Apabila hanya digunakan satu pemberat maka
keseimbangan dinamis dapat terpengaruh.
Tanpa pemberat penyeimbang (balance weight) roda yang diperlihatkan dalam gambar akan
cenderung tertarik ke atas dan ke bawah saat roda berputar. Hal ini disebut sebagai tramp.
Kekuatan yang berputar bersama roda juga akan berusaha menarik roda ke depan dan
belakang, tetapi hal ini dicegah oleh adanya suspensi.
Ketidakseimbangan Dinamis
Gambar 28(b) memperlihatkan roda dengan heavy spot pada sisinya. Dalam diagram, kekuatan
akan menarik bagian depan ban dan mencoba memutar roda pada as roda kemudinya. Saat
roda berputar, roda tersebut ditarik dari sisi ke sisi karena kekuatan mengubah arahnya pada
setiap setengah putaran roda. Kekuatan ini menarik bagian depan roda dan kemudian bagian
belakang untuk menghasilkan gerakan roda dari sisi ke sisi, yang disebut sebagai roda yang
bergoyang or bergoncang.
Dampak kekuatan hanya terlihat ketika kekuatan (force) tersebut berada pada bagian depan atau
belakang roda, dimana kemudi memungkinkan roda untuk berputar dari sisi ke sisi.
APLTCL048
26

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Ketika kekuatan (force) berada pada bagian atas atau bawah, rod tertahan dan tidak memiliki
gerakan samping, meskipun dapat mengalami tramp.

Gambar 29 Keseimbangan dinamis: roda berada dalam keseimbangan statis tetapi


pemberat penyeimbang (weight) diperlukan untuk keseimbangan dinamis.
Ban dalam Gambar 29 memiliki dua heavy spot yang saling berseberangan secara diagonal
terhadap satu sama lain. Ban ini berada dalam keseimbangan statis dan oleh karena itu akan
tetap berada dalam posisi apa pun pada as rodanya. Hal ini dikarenakan satu heavy spot
menyeimbangkan yang lainnya. Akan tetapi, saat roda memiliki keseimbangan statis, roda
tersebut memiliki ketidakseimbangan dinamis. Ketika roda ini (tanpa pemberat) berputar,
kekuatan sentrifugal bergerak pada kedua heavy spot tersebut. Sebuah kekuatan (force) akan
menarik bgian depan ban dan sebuah kekuatan lainnya akan menarik bagian belakang ban.
Bersama-sama, kedua kekuatan ini membentuk pasangan yang akan menghasilkan goncangan
(shimmy). Pemberat yang diperlihatkan dalam gambar memberikan keseimbangan dinamis roda.
Memperbaiki Ketidakseimbangan
Pemberat penyeimbang (balance weight) dipasang pada rim roda untuk menyeimbangkan heavy
spot, atau beberapa spot.

Gambar 30 Perbaikan terhadap ketidakseimbangan statis: (a) heavy spot menyebabkan roda
mengalami tramp (b) corrective weight ditambahkan.

Gambar 30 memperlihatkan sebuah roda yang memiliki ketidakseimbangan statis. Dua pemberat
penyeimbang digunakan untuk memperbaikinya sehingga massa terbagi secara merata pada
roda.
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


27

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Gambar 31 Perbaikan untuk ketidakseimbangan dinamis: (a) heavy spot menyebabkan roda
berguncang (shimmy), (b) pemberat penyeimbang ditambahkan.

Gambar 31 menggambarkan sebuah roda yang memiliki ketidakseimbangan dinamis. Di sini juga
diperlukan dua pemberat untuk memperbaikinya. Ketika berada dalam keseimbangan dinamis,
massa dibagikan secara merata pada setiap sisi garis pusat roda.
Dalam kebanyakan situasi, yang menjadi persoalan bukanlah mengenai keseimbangan statis
atau dinamis. Kebanyakan rakitan ban dan roda yang memerlukan keseimbangan membutuhkan
kombinasi antara penyeimbangan statis dan dinamis agar dapat memperbaiki kondisi yang tidak
seimbang.
MENYEIMBANGKAN RODA
Mesin penyeimbang roda digunakan untuk memberikan keseimbangan yang akurat. Ada dua
rancangan umum mesin penyeimbang roda: satu jenis memutar roda sementara roda tidak
berada dalam kendaraan, dan jenis lainnya memutar roda sementara terpasang pada kendaraan.
Keduanya menggunakan getaran-getaran yang terjadi ketika roda berputar untuk mencari
ketidakseimbangan dalam wheel & tyres. Kedua mesin ini memeriksa baik keseimbangan statis
maupun dinamis.
Mesin Penyeimbang Roda dimana Roda Dilepas dari Kendaraan
Ini adalah mesin yang dipasang di lantai, yang menyeimbangkan roda ketika roda tersebut tidak
terpasang pada kendaraan. Roda dipasang pada spindle mesin dan diputar oleh motor listrik.

Gambar 32 Mesin penyeimbang roda (wheel balancer)


jenis spindle dengan instrumen alat baca langsung.
Mesin penyeimbang (balancer) dengan rancangan seperti ini digambarkan pada Gambar 32;
mesin ini memiliki instrumen alat baca langsung. Dengan sekali putaran pada roda, mesin
memberikan bacaan baik untuk keseimbangan statis maupun dinamis. Instrumen
memperlihatkan pemberat penyeimbang yang diperlukan, lokasinya pada roda dan apakah
ketidakseimbangan terjadi pada bagian dalam atau luar rim roda.

APLTCL048
28

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Pada dasarnya, mesin jenis ini terdiri dari sebuah spindle ringan untuk roda, dan sensor
elektronik untuk mengukur getaran-getaran spindle ketika roda berputar. Getaran-getaran
terdeteksi oleh sensor dan kemudian ditransfer ke instrumen yang memperlihatkan bacaanbacaan ketidakseimbangan. Bagian roda yang seimbang tidak menghasilkan getaran-getaran.
Mesin-mesin penyeimbang roda memiliki komponen-komponen elektronik dan sirkuit yang
membuatnya mudah dioperasikan. Dalam kebanyakan kasus, ukuran roda dipilih oleh operator
dan mesin kemudian secara otomatis memberikan bacaan-bacaan sesuai dengan ukuran roda
yang sedang diseimbangkan.
Tindakan Pencegahan untuk Keselamatan
Mesin penyeimbang roda dibuat dengan safety hood yang menutupi roda saat roda sedang
diputar. Roda dapat mencapai kecepatan yang tinggi sehingga dengan menutupi roda maka akan
melindungi operator dari pemberat penyeimbang yang mungkin terlempar. Batu-batu harus
disingkirkan dari tread sebelum memutar roda guna menghindari cedera terhadap operator dan
untuk memperoleh keseimbangan yang akurat.
Mesin Penyeimbang dengan Roda yang Dipasang pada Kendaraan

Gambar 33 Mesin penyeimbang roda pada kendaraan


memutar roda sementara roda berada pada kendaraan.

Balancer jenis ini menyeimbangkan ban, roda dan rakitan hub pada kendaraan. Balancer
memiliki motor listrik dengan roda penggerak logam yang beroperasi terhadap bahu (shoulder)
ban (Gambar 33). Sebuah pickup head di bawah suspensi digunakan untuk menangkap sensor
getaran-getaran yang disebabkan oleh ketidakseimbangan. Instrumen digunakan untuk mencatat
ketidakseimbangan dan untuk mengetahui di mana pemberat penyeimbang diperlukan.
Untuk menyeimbangkan roda, roda diangkat ke atas tanah dan sebuah tanda referensi kapur
(chalk reference mark) ditempatkan pada ban. Pickup head biasanya merupakan bagian dari
dongkrak atau batang (stand) pengangkat, sehingga pickup head ini berada di bawah suspensi
untuk menangkap sensor getaran-getaran.
Mesin ditempatkan di sisi roda yang akan diseimbangkan, dan roda penggerakknya digunakan
untuk memutar roda kendaraan sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Getaran-getaran yang
diterima oleh pickup diubah menjadi impuls listrik dan dipindahkan ke mesin. Instrumen mesin
memperlihatkan jumlah ketidakseimbangan dan perbaikan yang diperlukan.
Setelah memasang pemberat penyeimbang, roda diputar sekali lagi untuk memeriksa apakah
keseimbangannya sudah benar.
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


29

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Pemutar Roda (Wheel Spinner)

Gambar 34 Wheel spinner sedang digunakan untuk memutar sebuah roda

Sebuah wheel spinner terpisah digunakan dengan beberapa wheel balancer (Gambar 34),
terutama untuk memutar roda-roda yang berat. Jenis spinner ini digunakan pada tread ban.
Tindakan Pencegahan yang Harus Dipatuhi
Untuk menyeimbangkan roda penggerak pada kendaraan, engine dapat digunakan untuk
memutar roda. Hal ini berlaku baik bagi roda penggerak depan maupun belakang.
Putaran roda harus dibatasi hingga 55 km/jam seperti yang diperlihatkan pada speedometer. Hal
ini perlu dilakukan karena, dengan satu roda pada tanah, speedometer akan membaca hanya
setengah dari kecepatan roda yang sesungguhnya. Kecuali jika tindakan pencegahan untuk
keselamatan diambil, roda yang berputar dapat mencapai tingkat kecepatan yang berbahaya,
yang dapat menyebabkan cedera diri, terlepasnya ban, kerusakan pada rakitan differential, atau
kerusakan pada kendaraan.
Apabila penggerak terakhir (final drive) memiliki slip differential yang terbatas, maka kedua roda
penggerak harus diangkat di atas tanah ketika memutar roda. Jika satu roda dibiarkan di tanah,
maka akan terjadi torsi yang akan memaska kendaraan keluar dari dongkrak atau stand.
Memasang Pemberat Penyeimbang (Balance Weight)

Gambar 35 Pemberat penyeimbang: (a) memasang sebuah pemberat pada rim dengan
menggunakan palu berkepala halus (b) pemberat untuk roda aluminium (c) pemberat untuk roda
dari baja

Pemberat penyeimbang (balance weight) diperlihatkan pada Gambar 35. Pemberat penyeimbang
ini memiliki klip pegas (spring clip) yang menahannya pada rim roda. Pemberat penyeimbang
dipasang dengan memukulnya ke dalam dudukannya dengan menggunakan palu. Apabila
dipasang dengan benar, pemberat penyeimbang akan terpasang dengan rapi sesuai dengan
bentuk rim.

APLTCL048
30

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Pemberat yang berbeda digunakan untuk roda yang terbuat dari aluminium dan baja. Roda
aluminium memiliki rim yang bentuknya berbeda dengan roda dari baja, sehingga pemberat yang
digunakan harus memiliki bagian menyilang (cross section) yang berbeda.
Pemberat berbentuk rata juga digunakan untuk roda aluminium. Pemberat jenis ini memiliki daya
lengket yang dapat menempel pada bagian rim yang rata.
Pemberat penyeimbang terbuat dari berbagai ukuran yang berbeda; massa, dalam gram,
diperlihatkan pada pemberat penyeimbang.
Runout pada Ban dan Rim

Gambar 36 Memeriksa runout ban dan rim: (a) radial runout time (b) lateral ronout pada rim, (c)
radial runout pada ban, (d) lateral runout pada ban

Roda yang mengalami runout bisa saja dalam keadaan seimbang statis, tetapi dapat juga dalam
ketidakseimbangan dinamis. Apabila roda sulit diseimbangkan, maka wheel & tyres harus
diperiksa apakah terdapat runout yang berlebihan. Runout diperiksa dengan alat pengukur dial
(dial gauge) yang dipasang pada suatu landasan (Gambar 36). Umumnya, runout tidak boleh
lebih dari kira-kira 2 mm.
Ban diperiksa pada bagian tengah tread untuk mengetahui radial runout dan pada dinding sisi
(sidewall) untuk lateral runout. Rim diperiksa di dua tempat sehingga radial runout dan lateral
runout diukur. Pemeriksaan yang lebih akurat pada rim dapat dilakukan dengan melepaskan
ban. Sebelum memeriksa runout ban, kendaraan harus dikendarai terlebih dahulu untuk
memanaskan ban dan menghilangkan bagian-bagian yang rata (flat spot) pada ban akibat
berada pada posisi tetap (standing).
Runout dan ketidakseimbangan pada ban kadang-kadang dapat dikurangi dengan melepaskan
ban dari roda dan memutarnya hingga 180 derajat sebelum dipasang ulang.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


31

WHEEL & TYRES KENDARAAN RINGAN

Mengencangkan Mur Roda

Gambar 37 Urutan pengencangan mur-mur roda

Mur dan stud roda harus dikencangkan sesuai dengan putaran tertentu. Untuk memastikan
bahwa roda berada pada posisi yang benar dan tidak berubah posisi, mur dan roda harus
dikencangkan sesuai dengan urutan yang benar seperti yang diperlihatkan pada Gambar 37.

APLTCL048
32

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

TOPIK 2

Wheel & tyres Kendaraan Berat

PENDAHULUAN
Sering kali dianggap sebagai bagian dari sistem suspensi kendaraan, wheel & tyres memegang
peranan penting dalam pengoperasian semua truk dan trailer kendaraan berat secara aman.
Wheel & tyres menahan semua beban kendaraan dan beroperasi di berbagai kondisi jalan.
Setelah biaya bahan bakar, ban merupakan salah satu unsur faktor biaya terbesar kedua dalam
mengoperasikan truk.
Wheel & tyres harus dirawat dan diservis dengan benar. Ban yang tidak dipasang, yang tidak
sesuai, yang tidak lurus, atau tidak diisi angin dengan benar dapat menciptakan situasi yang
berbahaya di jalan. Ban yang tidak dirawat dengan semestinya juga akan mengalami keausan
secara tidak merata dan pada tingkat kecepatan yang lebih tinggi. Kemungkinan terjadinya pecah
ban atau kegagalan fungsi besar lainnya juga akan meningkat.
Bantalan roda (wheel bearing), seal pelumas (lubricant seal), dan komponen-komponen lainnya
pada hub roda yang membuat wheel & tyres berputar dengan lancar pada axle spindle juga
memerlukan perawatan dan servis secara rutin.
Selama bertahun-tahun terdapat sedikit perbedaan dalam konfigurasi roda yang digunakan pada
truk-truk kendaraan berat. Dewasa ini, kemajuan-kemajuan dalam teknologi dan kebutuhankebutuhan pelanggan yang berubah telah meningkatkan jumlah konfigurasi roda yang ada.
Sekarang sudah dimungkinkan untuk mengoperasikan kendaraan berdasarkan sistem roda cast
spoke atau disc dari aluminium dan baja. Rim dapat dilepaskan atau menjadi bagian dari badan
roda. Rim dapat juga dalam bentuk tunggal atau banyak.
Roda dapat dipasang dengan clamp, dipandu dengan stud, atau dipandu dengan hub. Roda
tersedia dalam bentuk roda ganda (dual wheel) atau roda tunggal dengan base yang lebar.
Bantalan roda (wheel bearing) dapat dilumasi dengan grease atau oli. Beberapa rancangan seal
roda yang berbeda dapat digunakan. Ban-ban yang dipasang pada roda dapat berbentuk bias ply
atau radial, tube atau tubelessstandar atau profil rendah. Brake drum dapat dipasang dalam
bentuk inboard atau outboard.
Sistem roda yang dipilih akan mempengaruhi daya beban (payload), efisiensi bahan bakar,
kilometer ban, dan kebutuhan perangkat keras. Sistem roda juga akan memiliki dampak besar
terhadap prosedur servis dan perawatan. Terlepas apa pun sistem yang digunakan, wheel &
tyres truk memiliki bobot yang sangat berat. Tekanan angin dapat juga melebihi 100psi.
Kombinasi bobot dan tekanan ini dapat menciptakan situasi-situasi kerja yang berbahaya apabila
prosedur-prosedur kerja dan keamanan tidak diikuti.
RODA DAN RIM
Sering kali terjadi kebingungan mengenai istilah antara roda dan rim. Banyak orang
menggunakan kedua istilah tersebut secara bergantian, tetapi ini tidak benar. Rim menopang
ban. Pada roda berjenis spoke, rim dan roda adalah dua komponen yang berbeda. Pada roda
jenis disc, rim adalah bagian yang terpisah dari rakitan roda.
Roda Jenis Cast Spoke
Meskipun konfigurasi-konfigurasi disc wheel semakin populer, roda jenis cast spoke merupakan
model yang tidak terlalu kuno. Catatan kinerjanya yang sangat kuat membuat rancangan roda
jenis cast spoke merupakan pilihan yang populer untuk trailer dan truk pengangkut barang,
konstruksi, pembuang sampah, trailer dan truk sewaan. Roda dengan jenis cast spoke sering kali
dipilih ketika as roda depan harus memuat beban seberat 16.000 pon atau lebih.
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


33

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 38 Komponen-komponen roda jenis cast spoke

Roda jenis cast spoke terdiri dari tuangan (casting) satu macam yang mencakup hub dan spoke
(Gambar 38). Spoke terbuat dari besi yang dapat dibentuk (ductile iron), baja tuang, atau
aluminium. Ban dipasang pada rim terpisah yang dijepit pada spoke.

Gambar 39 Posisi spoke wheel dengan spacer band yang dipasang ganda.

Dalam aplikasi roda ganda, sebuah spacer ban ditempatkan di antara rim bagian dalam dan luar
(Gambar 39).

APLTCL048
34

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 40 Gambar penampang roda ganda yang terpasang

Spacer band ini menahan kedua rim dan memberikan jarak ban yang tepat (Gambar 40).
Roda jenis spoke dibuat dalam tiga jenis: konfigurasi tiga spoke, lima spoke, dan enam spoke.
Rancangan dengan enam spoke sering digunakan pada kendaraan yang memuat beban berat
pada as roda depan. Rancangan dengan lima atau enam spoke digunakan pada as roda
penggerak ganda (drive axle duals), tetapi rancangan dengan enam spoke sering lebih disukai
karena daya jepit roda tambahan berada pada rim, yang mengurangi kemungkinan terjadinya
tergelincir pada rim. Roda dengan tiga spoke memiliki spoke yang lebih lebar, menggunakan dua
clamp roda per spoke. Aplikasi yang paling populer untuk jenis roda dengan tiga spoke adalah
trailer.
Roda jenis spoke menggunakan rim berjumlah banyak yang dijepit dengan penjepit roda (wheel
clamp) pada spoke. Jika clamp tidak dipasang dengan benar, maka roda tidak dapat berputar
secara bulat dan akan goyang. Pemasangan dan urutan torsi secara benar adalah sangat
penting bagi pengoperasian yang benar. Umumnya, roda jenis spoke mengalami masalah
pelurusan (alignement) dan keseimbangan yang lebih besar dibandingkan roda dengan
rancangan disc, tetapi dengan pemasangan dan torsi yang benar, ada kemungkinan roda jenis
spoke dapat berfungsi tanpa mengalami masalah. Roda jenis ini mengalami insiden roda terlepas
(wheel off) jauh lebih sedikit daripada rakitan roda jenis disc.
Roda Jenis Disc

Gambar 41 Komponen-komponen jenis disc wheel yang lazim

Untuk roda jenis disc, rim dipasang secara permanen pada pusat disc (centre disc), lihat Gambar
41. Lubang-lubang dalam centre disc memungkinkan pemasangan hub stud dengan mur.
Roda tunggal yang terbuat dari aluminium atau baja tempa ini berfungsi dengan sangat baik.
Hasil yang diperoleh adalah berkurangnya getaran dengan daya pakai ban yang lebih lama,
perawatan keseluruhan yang lebih sedikit, penanganan yang lebih mudah, dan kenyamanan
pengemudi yang lebih baik. Disc wheel dari aluminium lebih ringan daripada roda baja, sehingga
daya muat barang dapat ditingkatkan. Roda jenis disc aluminium ini mengeluarkan panas lebih
cepat sehingga ban lebih cepat menjadi dingin.
Sebagaimana halnya dengan roda jenis spoke, roda jenis disc dapat digunakan dalam
konfigurasi-konfigurasi tunggal dan ganda. Sistem pemasangannya juga terdiri dari dua jenis
yang berbeda: dipandu dengan stud (stud piloted) dan dipandu dengan hub (hub piloted).

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


35

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Roda yang Dipandu dengan Stud

Gambar 42 Disc wheel aluminium dengan konfigurasi pemasangan dipandu oleh stud (stud
piloted): Roda tunggal

Gambar 42 memperlihatkan disc wheel tunggal dengan sistem pemasangan yang dipandu oleh
stud (stud piloted). Roda hanya dipasang pada stud yang terdapat pada hub dan dikencangkan
dengan menggunakan mur-mur dengan tutup tunggal (single cap nut).

Gambar 43 Disc wheel aluminium dengan konfigurasi


pemasangan dipandu oleh stude (stud piloted): Roda ganda

Gambar 43 memperlihatkan konfigurasi disc wheel ganda.


Cap nut bagian dalam terpasang pada hub stud. Flange pada nut cap terpasang pada kedudukan
yang tercipta di antara roda bagian dalam dan luar. Hal ini membantu menempatkan kedua roda
berada di tengah dan saling menjepit. Terakhir, cap nut bagian luar terpasang pada ujung-ujung
berulir dari cap nut bagian dalam, sehingga mengencangkan seluruh rakitan pada hub.
Roda dengan Dipandu Hub (Hub-Piloted Wheel)

Gambar 44 Konfigurasi pemasangan dengan dipandu hub untuk roda


disc aluminium: (A) Roda tunggal dan (B) Roda ganda

Sistem pemasangan dengan dipandu hub (hub-piloted system) menyederhanakan pemasangan


ke tengah dan penjepitan roda pada hub. Mur dan stud hanya memberikan daya jepit (clamping
force) lihat Gambar 44.
Roda dengan pemasangan dipandu oleh hub menggunakan satu cone locknut per stud, sehingga
menghilangkan perlunya cap nut bagian dalam. Hal ini dapat secara signifikan mengurangi
jumlah perangkat pengencang roda (fastening hardware) jika dibandingkan dengan pemasangan
roda yang dipandu oleh stud (piloted-stud wheel).
APLTCL048
36

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Penggunaan torsi yang lebih atau kurang pada roda-roda dengan sistem pemasangan dipandu
oleh stud dapat menyebabkan kerusakan pada stud dan keretakan atau kelonggaran pada roda.
Flange nut tunggal (single flange nut) pada roda yang dipandu dengan hub tidak terlalu rentan
terhadap masalah ini. Dalam sistem roda yang dipasang dengan dipandu stud, sebuah inner nut
yang longgar tidak mudah terdeteksi, yang pada akhirnya menghantam tempat dudukan ball (ball
seat) pada mur. Dengan sistem pemasangan yang dipandu hub (hub-piloted system), baik mur
dalam maupun seat ball-nya tidak dibutuhkan. Dengan rancangan cone locknut, sebuah washer
rata ditempatkan langsung pada permukaan roda. Washer yang tidak berputar mencegah
terjadinya gesekan pada permukaan roda.
Roda dengan Base Lebar (Wide-Base Wheels)
Roda dengan base lebar dapat juga disebut sebagai roda mengapung tinggi (high flotation),
super single, badan lebar, duplex, atau roda jumbo.

Gambar 45 Konfigurasi pemasangan roda dengan base lebar

Satu wheel & tyres dengan base lebar menggantikan roda-wheel & tyres-ban ganda jenis
tradisional (Gambar 45). Ketimbang menggunakan 18 ban, sebuah traktor/trailer hanya
membutuhkan 10 ban. Dua roda jenis tradisional digunakan pada as roda pengemudi (steering
axle), dan delapan roda dengan base lebar digunakan pada posisi-posisi as roda lainnya.
Saat ini minat terhadap roda-roda jenis base lebar adalah menyangkut biaya operasi. Kinerja
roda dengan base lebar semakin meningkat dan sistem tersebut sekarang sudah tersedia di
mana-mana.
Ban-ban dengan base lebar telah dirancang khusus untuk menggantikan ban-ban ganda.
Tergantung pada ban-ban ganda yang digantikan dan kapasitas muat yang diperlukan,
pemasangan dengan ban-ban berbasis lebar tidak terlalu mempengaruhi rasio gigi atau
kemampuan kecepatan tinggi kendaraan.
Dibandingkan dengan wheel & tyres ganda dari baja, wheel & tyres berbasis lebar yang terbuat
dari aluminium jauh lebih ringan. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas daya muat kendaraan.
Roda-roda dengan base lebar juga meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan mengurangi
resistansi terhadap bobot dan gelindingan ban. Satu faktor dalam resistansi gelindingan ban
adalah peregangan dinding sisi (sidewall flexing).
Ban dengan base lebar memiliki dua dinding sisi yang meregang, dibandingkan dengan empat
sisi dinding pada konfigurasi ban ganda. Selain itu, band dengan konfigurasi ganda memerlukan
jumlah energi yang lebih banyak ketika ban-ban tersebut tidak bersesuaian satu sama lain
bahkan dengan perbedaan diameter beberapa inci pun atau dengan adanya perbedaan tekanan
angin sedikit pun. Ini bukan merupakan faktor jika menggunakan roda tunggal dengan base
lebar.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


37

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Komponen untuk Menahan Ban (Tyre-to-Rim Hardware)

Gambar 46 Rim tunggal yang dapat dilepas

Ban dapat ditahan pada rim melalui beberapa cara. Cara paling mudah adalah dengan rim
tunggal. Flange permanen yang dibuat pada bagian pinggir rim menopang kedua sisi ban
(Gambar 46). Rim tunggal digunakan dengan kombinasi ban tubeless.
Ban jenis tube ditahan pada rim dengan menggunakan berbagai kombinasi side ring dan/atau
lock ring. Rancangan side ring dan lock ring bervariasi antara pabrik pembuat yang satu dengan
pabrik pembuat lainnya, sehingga penting bagi kita untuk selalu menggunakan komponenkomponen yang saling bersesuaian.
Ada dua jenis side ring yang digunakan:

Gambar 47 Konfigurasi side ring: Split side ring

Spling Side Rings


Dalam rakitan yang terdiri dari dua bagian, side ring menahan rim pada satu sisi rim. Flange
permanen menopang sisi lainnya (Gambar 47). Split side ring dirancang agar ring tersebut
berfungsi sebagai lock ring yang dapat menahan secara otomatis (self-contained) dan juga
berfungsi sebagai flange.

Gambar 48- Konfigurasi side ring: Side ring terusan dengan


split lock ring terpisah untuk mengencangkannya pada rim

Flange atau Side Ring Terusan


Dalam rakitan yang terdiri dari tiga bagian, flange, atau side ring terusan, menopang ban
pada satu sisi rim. Side ring terusan, selanjutnya ditahan di tempatnya oleh split lock ring
terpisah (Gambar 48).
BAN
APLTCL048
38

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Ada dua jenis dasar konstruksi ban yang digunakan dalam aplikasi kendaraan berat: bias ply dan
radial. Penting agar ban-ban jenis radial dan bias ply tidak dipasang pada as roda yang sama.
Ban jenis ply dan radial memiliki profil tread, kontak permukaan, dan karakteristik penanganan
yang berbeda. Kinerja ban terbaik dapat dicapai dengan menggunakan satu jenis konstruksi ban
pada semua as roda.
Konfigurasi ganda tidak boleh menggunakan ban-ban yang tidak saling bersesuaian. Semua ban
pada sebuah as roda harus memiliki konstruksi yang sama; ban yang tidak saling bersesuaian
pada sisi-sisi berlawanan dari as roda yang sama dapat menyebabkan kegagalan fungsi pada as
roda penggerak (drive axle). Apabila ban ganda kiri adalah radial, maka ban ganda kanan harus
dari jenis radial juga. Apabila kendaraan memiliki dua atau lebih as roda penggerak maka banban pada as roda pengerak harus semuanya dari jenis bias ply atau radial. Hal terbaik untuk
dilakukan jika kesemua delapan ban as roda penggerak berada dalam unit gandengan (unit
tandem) dari jenis yang semuanya sama.

Gambar 49 Perbandingan jejak kaki (footprint) di antara


ban truk jenis radial (kiri) dan jenis bias ply (kanan).

Salah satu alasan mengapa ban-ban radial harus sesuai satu sama lain adalah bahwa ban radial
cenderung lebih membelok (deflect) daripada ban bias ply saat berada dalam tekanan beban
muatan. Menggunakan dua jenis ban yang berbeda dapat menyebabkan kelebihan muatan pada
kendaraan dengan ban jenis bias ply. Profil atau footprint kontak yang lazim terjadi pada ban truk
radial dan non-radial diperlihatkan dalam Gambar 49.

Gambar 50 Konstruksi ban bias ply (A), dan ban radial (B)

Ban Radial
Kawat-kawat lapisan pada badan (body ply cords) ditempatkan tegak lurus di sepanjang tread
dari bead ke bead (Gambar 5a). Selain itu, ban-ban radial memiliki belt ply yang terpasang
mengelilingi ban, di bawah tread. Belt ply ini menarik radial ply cord dan memberikan kekerasan
pada tread.
Ban Bias Ply
Body ply cord terletak pada arah diagonal dari bead ke bead (Gambar 50b). Ban dapat juga
memiliki lapisan-lapisan kecil (narrow ply) di bawah tread, yang disebut breaker, dengan rangkain
cord pada arah yang kira-kira sama dengan body ply cord.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


39

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Bahan Body Ply, Breaker dan Belt


Bahan body ply, breaker, dan belt ban dapat terbuat dari polyester, rayon, nylon, fiberglass, baja,
atau aramid. Dalam ban radial, bahan-bahan ini dapat digunakan dalam berbagai kombinasi
seperti steel body steel belt, polyester body fiberglass belt, atau nylon body steel belt.
Jenis-jenis dasar rancangan tread truk untuk penggunaan di jalan raya adalah rib, lug, dan
special service mud dan snow plug.
Tread Jenis Rib

Gambar 51 Tread Jenis Rib

Ban dengan tread jenis rib adalah untuk semua posisi ban (Gambar 51). Ban-ban jenis ini dapat
digunakan pada semua posisi roda pada kecepatan jalan raya yang diizinkan. Ban-ban ini selalu
dianjurkan untuk digunakan di roda depan pada traktor dan truk-truk lurus berbadan besar yang
harus menempuh perjalanan panjang di jalan raya. Rancangan dengan groove terbuka
memberikan kontrol kemudi maksimum dan resistansi gelincir yang baik.
Tread Jenis Lug

Gambar 52 Tread Jenis Lug

Ban jenis cross lug atau cross rib dan rib lug dirancang untuk drive wheel service dan cocok
untuk kebanyakan operasi di jalan raya (Gambar 52). Rancangan tread ini memberikan resistansi
maksimum terhadap keausan dan memiliki daya cengkeram yang lebih baik. Ban-ban jenis ini
cocok untuk sejumlah operasi jalan raya tetapi tidak memberikan daya cengkeram maksimum di
luar jalan raya.

APLTCL048
40

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Tread dengan Special Service Mud dan Snow Lug

Gambar 53 Tread untuk penggunaan khusus

Ban jenis special service mud dan snow lug dirancang untuk daya cengkeram pada roda
penggerak yang digunakan di jalan raya dan non-jalan raya. Ban jenis ini harus dipilih hanya
ketika diperlukan daya cengkeram maksimum di area berlumpur atau bersalju (Gambar 53).
Jenis rancangan tread ban yang digunakan ditentukan oleh aplikasi kendaraan dan dalam
beberapa kasus oleh pilihan pribadi. Tread jenis rib paling lazim untuk operasi di atas jalan raya
dan digunakan paling ekslusif pada as roda kemudi (depan).
Ukuran Ban
Ukuran roda/ban 22,5 inci semakin populer dibandingkan ukuran 24,5 inci dan diramalkan
merupakan ukuran roda/ban yang akan digunakan secara luas di tahun-tahun mendatang.
Ban berukuran 19,5 inci adalah ukuran yang semakin digemari untuk pasar trailer/truk jenis
kubus tinggi (high cube) karena ukuran ini cocok untuk aplikasi yang memerlukan lantai trailer
yang rendah dan ketinggian roda kelima untuk memperoleh bukaan pintu 110 inci hingga 120
inci. Ban berukuran 17,5 inci digunakan pada aplikasi-aplikasi high-cube, tetapi kombinasikombinasi roda/ban yang lebih kecil ini hanya dapat mengakomodasi brake drum berukuran
121/16 inci, dan roda berukuran 19,5 inci dapat mengakomodasi brake drum berukuran 15 inci.
Ban dengan Profil Rendah

Gambar 54 Lebar dibagi dengan tinggi sama dengan profil

Ban truk radial profil rendah mempercantik rancangan radial untuk menghasilkan biaya yang
bahkan lebih rendah per mil. Nama profil rendah berasal dari rasio aspek ban (Gambar 54), yang,
untuk ban apa pun, dihitung dengan membagi tinggi bagian ban (bagian tengah tread ke bidang
bead) dengan lebar bagiannya (sidewall ke sidewall). Atau dengan kata lain, ban profil rendah
lebih pendek dan gemuk dibandingkan dengan ban radial konvensional. Keuntungan yang
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


41

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

ditawarkan oleh radial profil rendah adalah bobot yang lebih rendah (10 persen lebih rendah
daripada ban radial standar), resistansi gulingan (rolling) yang lebih rendah (sekali lagi kira-kira
10 persen lebih rendah), stabilitas kendaraan yang lebih tinggi karena gravitasi pusat yang lebih
rendah, footprint yang lebih baik sebagai akibat dari distribusi tekanan yang lebih baik, dapat
divulkanisir dengan lebih baik, penghematan bahan bakar yang lebih baik, daya cengkeram yang
lebih baik, dan daya pakai (umur) tread yang lebih lama.
PERBAIKAN DAN PERAWATAN BAN
Perbaikan dan perawatan ban yang baik adalah hal kedua yang hanya dilakukan untuk
meningkatkan kilometer penggunaan bahan bahar dalam mengurangi biaya keseluruhan per mil
per operasi truk. Meskipun subyek ini sepertinya sederhana, telah ditetapkan bahwa sebagian
besar ban aus dengan cepat atau rusak lebih cepat karena tidak dirawat. Perbaikan dan
perawatan ban secara relatif sederhana, tidak memakan waktu dan ada hasilnya.
Bahkan dengan perawatan terbaik pada ban truk dan alat lain yang berhubungan, layanan yang
diberikan oleh ban sebagian besar berada di tangan pengemudi. Kebiasaan mengemudi yang
serampangan dapat menyebabkan kerusakan ban dan memperpendek umur ban.
Inspeksi Ban
Inspeksi ban secara teratur adalah langkah awal dalam meningkatkan kilometer kendaraan.
Inspeksi akan membantu menemukan masalah-masalah seperti kekurangan angin, kelebihan
angin, dan ketidaklurusan (misalignment) secara dini. Kerusakan ringan yang biasanya dapat
terdeteksi dan diperbaiki apabila dilakukan inspeksi dapat menyelamatkan ban, yang jika tidak
diinspeksi bisa saja mengalami pecah.

Gambar 55 Ban yang kekurangan angin

Ban yang diisi angin dengan benar akan meningkatkan kilometer ban. Ban yang kekurangan
angin akan menyebabkan keausan secara tidak normal pada sisi-sisi tread karena bagian-bagian
pinggir luar ban menanggung beban, sementara bagian tengah cenderung meregang, menjauh
dari jalan (Gambar 55). Hal ini juga dapat menyebabkan ban menjadi lebih panas. Ban apa pun
yang diketahui kekurangan angin harus ditambah angin hingga sesuai dengan tekanan yang
telah ditentukan.
Mengendarai kendaraan dengan kondisi ban yang kekurangan angin atau hampir dalam kedaaan
kempes, bahkan meskipun hanya untuk jarak dekat, dapat menyebabkan kerusakan cord yang
parah. Selanjutnya hal ini dapat menyebabkan lapisan-lapisan serat di dalam casing terpisah,
tread terpisah dari serat, atau keduanya. Ban yang kekurangan angin dapat mengurangi umur
pakai ban dan juga merupakan penyebab nomor satu ban pecah.

APLTCL048
42

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

56 Ban yang kelebihan angin

Ban kelebihan angin dapat menyebabkan keausan yang tidak normal di bagian tengah tread,
karena bagian tengah ban harus menanggung beban lebih banyak. Kelebihan angin juga
mempersingkat umur ban (Gambar 56).
Periksalah ban untuk memastikan bahwa tekanannya benar ketika ban dalam keadaan dingin.
Ketika ban sedang digunakan dan menjadi panas, udara di dalam ban mengembang, dan
tekanan udara meningkat. Peningkatan tekanan operasi yang normal adalah 20 psi atau kurang.
Jangan melepaskan angin pada ban untuk mengurangi peningkatan tekanan. Apabila terjadi
peningkatan tekanan ban secara berlebihan, penyebabnya bisa saja terdiri dari satu faktor atau
lebih misalnya distribusi beban, kekurangan angin, atau kecepatan kendaraan.
Kelebihan angin dapat mengurangi kemampuan ban untuk menyerap goncangan biasa dan
menyebabkan serat atau tread terpisah, atau keduanya, sehingga mengakibatkan kegagalan
fungsi pada ban. Kelebihan angin pada ban tidak akan dapat mengimbangi kelebihan beban
muatan. Ban yang kelebihan angin lebih cepat sobek, tergores, dan bocor.
Gangguan Mekanis
Ban dalam berbagai posisi pada kendaraan truk akan mengalami keausan secara berbeda-beda.
Karena faktor-faktor pelurusan (alignment), ban-ban depan kemungkinan besar akan mengalami
keausan yang tidak wajar lebih cepat dibandingkan ban-ban belakang.

Gambar 57 Toe-in yang berlebihan

Ketika toe-in berlebihan, keausan pada ban muncul seperti bulu-bulu (feathered edges) di pinggir
bagian dalam tread ban (Gambar 57).

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


43

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 58 Toe-out yang berlebihan

Suatu kondisi toe-out akan memperlihatkan feathered edges pada bagian pinggir luar tread ban
(Gambar 58).
Camber adalah kemiringan ke arah dalam (inward tilt) atau luar (outward tilt) di bagian atas roda
rim.

Gambar 59 Keausan ban karena camber positif yang berlebihan

Positif camber yang berlebihan, (Gambar 59) dimana roda miring ke luar akan menyebabkan
bagian pinggir luar ban menjadi aus secara dini.

Gambar 60 Keausan ban karena camber negatif yang berlebihan

Camber negatif yang berlebihan, (Gambar 60) dimana roda miring ke arah dalam akan
menyebabkan bagian pinggir dalam ban menjadi aus terlebih dahulu.

APLTCL048
44

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 61 Sudut caster

Seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 61, caster positif adalah kemiringan as roda ke arah
belakang, atau kemiringan kingpin. Caster positif yang terlalu sedikit akan menyebabkan roda
menggeluyur (wander) atau bergoyang (sway), sehingga menyebabkan keausan berselangseling (spottey wear). Caster yang berlebihan dapat menyebabkan keausan yang bergoncang
(shimmy). Caster yang tidak rata dari sisi ke sisi menyebabkan roda menarik yang satunya,
sehingga mengakibatkan keausan yang tidak merata.
Masalah mekanis lainnya yang dapat menyebabkan keausan berlebihan adalah as roda yang
melengkung ke atas atau ke bawah, rem yang tidak disetel, atau brake drum yang tidak bundar.
As roda yang melengkung ke atas atau ke bawah akan menyebabkan ban ganda di bagian
dalam menanggung beban yang lebih berat. Penyetelan rem yang tidak benar akan
menyebabkan keausan ban secara berselang-seling, dan break drum yang tidak bundar
biasanya akan membuat ban aus di satu tempat. Keausan ban secara cepat dan tidak merata
dapat juga disebabkan oleh frame yang menaik atau terpuntir, bantalan roda yang aus, spring
clip yang longgar, atau torque rod yang longgar.
Distribusi Muatan/Beban yang Benar

Gambar 62 Distribusi Muatan/Beban

.
Menempatkan muatan/beban secara tidak benar dapat menyebabkan ban di satu sisi truk atau
trailer menanggung beban lebih besar daripada di sisi lainnya (Gambar 62). Hal ini dapat
mempengaruhi mulai dari keadaan tidak bergerak (standstill) yang menyebabkan roda penggerak
tergelincir pada sisi yang ringan atau ban menjadi aus lebih cepat. Meskipun muatan kotor
mungkin tidak berlebihan, satu roda, satu as roda, atau satu sisi truk bisa saja mengalami
kelebihan muatan akibat distribusi muatan/beban yang tidak benar. Samakan beban pada setiap
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


45

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

as roda. Untuk semitrailer, distribusikan muatan sehingga masing-masing as roda dan roda
kelima sama-sama menanggung beban muatan yang sama
Tingkat Kecepatan

Gambar 63 Distorsi akibat kecepatan tinggi

Semua ban diukur kecepatannya. Kecepatan ban yang berlebihan akan menimbulkan panas.
Panas berlebihan yang diakibatkan oleh mengendarai kendaraan pada kecepatan yang lebih
tinggi akan mempersingkat umur pakai ban. Pada kecepatan yang lebih tinggi, ban dapat
mengalami distorsi (Gambar 63). Kecepatan yang lebih tinggi dapat menyebabkan goresangoresan kecil menjadi membesar sehingga menyebabkan ban pecah. Distorsi akibat kecepatan
tinggi dapat menimbulkan tekanan pada serat ban sehingga dapat menyebabkan kegagalan
fungsi pada ban.

Gambar 64 Ban dengan kecepatan terbatas

Pabrik pembuat ban dengan kecepatan yang dibatasi (Gambar 64) pada sebuah kendaraan
memberikan peringatan kepada pengemudi untuk tidak melebihi batas dan pedoman kecepatan
yang telah ditetapkan dalam buku panduan mereka.

APLTCL048
46

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

PERINGATAN
CHASSIS INI DILENGKAPI DENGAN BAN
UNTUK DIGUNAKAN PADA KENDARAAN
PERTAMBANGAN & PENEBANGAN KAYU
YANG MEMILIKI BATASAN KECEPATAN DI
JALAN RAYA.
MAKSIMUM KECEPATAN DI JALAN RAYA 50
MIL PER JAM (80 KM/JAM)
UNTUK JARAK MAKSIMUM 50 MIL (80
KILOMETER) DALAM JANGKA WAKTU 1
JAM. HAL INI DAPAT DILAKUKAN DENGAN
KECEPATAN 50 M.P.J (80 KM/J) UNTUK 1
JAM DAN MASA PENDINGINAN JAM, ATAU
MENGENDARAI DENGAN KECEPATAN DI
BAWAH 50 MIL PER JAM (80 KM/JAM)
SELAMA 1 JAM SEHINGGA MENGHASILKAN JARAK TOTAL 50 MIL (80 KM).

Gambar 65 Label ban dengan kecepatan yang dibatasi

Untuk memberikan peringatan kepada pengemudi, sebuah label (Gambar 65) yang terpasang
pada kabin dapat dilihat dengan jelas untuk memberitahukan bahwa kendaraan dilengkapi
dengan ban yang kecepatannya dibatasi.
Rotasi dan Penggantian Ban

Gambar 66 Pola-pola rotasi yang disarankan untuk (A) truk dengan dua as roda, (B) traktor dan
semitrailer, (C) truk dengan tiga as roda, dan (D) traktor dengan penggerak as roda tandem dan
semitrailer dengan as roda tandem

Prosedur rotasi ban adalah hal yang menyangkut praktek-praktek bengkel dan PM. Rencana
rotasi yang dijadwalkan secara teratur dapat membantu mengurangi biaya ban secara
keseluruhan. Relokasi ban dari posisi roda depan ke belakang tergantung pada jenis truk yang
dioperasikan dan ukuran serta jenis ban (Gambar 66).
Peraturan keselamatan mengharuskan kendaraan memiliki kedalaman tread paling tidak 1/8 inci
(3 mm) pada ban-ban depan. Ban-ban ini dapat dirotasi pada as roda penggerak atau as pada
trailer dan digunakan sampai tread tersisa 1/16 inci (1,5 mm). Ban apa pun dengan tread kurang
dari 1/16 inci (1,5 mm) (sebagaimana yang diukur dalam groove utama dan bukan pada bar yang
aus) harus dilepaskan dari servis. Ban yang pada sidewall tertera regroovable molded dapat
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


47

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

dilakukan grooving ulang. Ban ini, bersama dengan ban yang dapat dipasang cap ulang atau
divulkanisir, tidak boleh digunakan pada roda-roda depan. Akan tetapi, ban-ban ini dapat
digunakan di posisi-posisi roda lainnya sampai dengan sisa tread 1/16 inci (1,5 mm). Pada tahap
ini, ban harus diganti.
Ban apa pun yang mengalami kerusakan serat dan tidak diperbaiki, atau yang telah diperbaiki
dengan tambalan pada bagian yang pecah, harus diganti, demikian pula halnya dengan ban
yang seratnya sudah keluar atau body cord yang sudah rusak, benjol, menggelembung, atau
bengkak yang disebabkan oleh terpisahnya cord.
Lihat Tabel 1 untuk penetapan kisaran muatan mengganti ply rating yang telah disetujui pabrik
pembuat.
Kisaran
Ply Rating
Muatan
F
12
G
14
H
16
J
18
L
20
Tabel 1 persamaan kisaran beban untuk ply rating
PERHATIAN:
Muatan dan tekanan angin ban dingin ditetapkan pada suatu ban tertentu sesuai dengan anjuran
pabrik pembuat, meskipun ban tersebut mungkin disetujui untuk muatan atau tekanan angin yang
lebih tinggi.
SERVIS BAN, RIM DAN RODA
Untuk truk-truk yang dilengkapi dengan disc wheel, servis ban melibatkan dilepaskannya disc
wheel dan rakitan ban dari wheel hub. Untuk kendaraan yang dilengkapi dengan roda jenis cast
spoke, rim dan rakitan ban dilepaskan dari spoke wheel dengan melepaskan rim clamp. Spoke
wheel/hub tidak terganggu.
Berbagai sistem roda dan kombinasi-kombinasi roda/rim membuat ilustrasi rinci pemasangan dan
pelepasan ban ke rim tidak dicakup dalam buku teks sini. Prosedur-prosedur penggantian ban
ke roda/rim secara rinci sudah disediakan oleh semua pabrik pembuat ban dan roda utama
dalam buku-buku pedoman servis, bagan dinding, dan program-program video.
Buku pedoman rim terbaru yang berisikan petunjuk-petunjuk untuk jenis-jenis rim yang diservis
harus tersedia dalam bidang servis, dan safety serta bagan yang membuat komponen-komponen
mesin harus ditempel di tempat kerja. Perusahaan harus juga memastikan bahwa hanya tools
yang yang dianjurkan di dalam buku pedoman rim yang digunakan untuk menyervis roda-roda
rim tunggal dan berjumlah banyak.
KESELAMATAN BAN DAN RIM
PERINGATAN:
Tekanan udara di dalam ban truk yang terisi angin yang dipasang pada sebuah rim/roda
menciptakan energi yang dapat meledak. Tekanan ini dapat menyebabkan komponen-komponen
ban/rim meledak dengan kekuatan yang besar, yang dapat menyebabkan cedera diri atau
kematian.
Semua personil yang bekerja dengan ban harus memahami dan mengikuti beberapa peraturan
dasar tentang keselamatan ban dan rim sebelum melepaskan dan memasang ban. Peraturan-

APLTCL048
48

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

peraturan ini diuraikan sebagai hal-hal yang BOLEH dan TIDAK BOLEH dilakukan dalam Tabel
2.
BOLEH DILAKUKAN
Menginstruksikan semua personil ban dan yang
menangani rim mengenai cara memasang ban
dengan aman
Melepaskan valve core untuk mengempeskan ban
sebelum melepaskan ban dari rim
Menggunakan tools yang benar baik untuk
memasang maupun melepaskan ban
Menggunakan senyawa penghambat karat untuk
membuat agar rim bersih dan bebas dari karat dan
korosi
Menggunakan rim dengan ukuran yang benar untuk
ban tertentu
Menghindari kerusakan rim saat mengganti ban
Memeriksa bagian dalam ban sebelum melakukan
pemasangan dan mengeringkannya secara
menyeluruh apabila terdapat kelembapan/basah
Menggunakan tube dan flap yang benar pada banban radial
Memasang sisi atau lock ring split langsung
0
berlawanan (180 ) dari valve stem slot.
Menggunakan pelumas ban yang benar, tetapi
menggunakannya tidak terlalu berlebihan, untuk
meminimalkan kemungkinan fluida masuk ke dalam
ban, khususnya dalam aplikasi-aplikasi ban radial.

TIDAK BOLEH DILAKUKAN


Mengisi angin ban secara berlebihan
Memberikan muatan pada rim secara
berlebihan
Melepaskan ban dari rim sebelum
mengempeskan ban sepenuhnya
Mencoba memperbaiki kedudukan sisi
atau lock ring dengan palu sementara
ban masih dalam keadaan terisi angin.
Selalu lepaskan tekanan udara terlebih
dahulu.
Menggunakan rim, ring atau komponenkomponen rim yang telah berkarat,
rusak atau mengalami distorsi
Lupa mengidentifikasi berbagai jenis
klem roda (wheel clamp) yang berbeda
Menggunakan oli petroleum atau
grease pada bead ban atau rim karena
minyak jenis ini dapat merusak ban.
Menggunakan sisi atau lock ring yang
tidak sesuai
Mengisi angin ban kecuali jika ban
ditempatkan di safety cage atau
portable lock ring guard
Mengisi angin ban sebelum semua sisi
dan lock ring terpasang.

Tabel 2 Keselamatan ban dan rim

Gambar 67 Menjauhlah dari area trajectory (zona berbahaya)

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


49

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

PERINGATAN:
Menjauhlah dari area trajectory (zona berbahaya) seperti yang ditunjukkan di area yang ditandai
dalam gambar 23.26. Dalam beberapa situasi trajectory dapat menyimpang dari jalur standarnya.
Jangan sekali-sekali mencota memasang ring sementara ban penuh atau sebagian terisi angin.
Melepaskan Ban dan Rim dari Kendaraan
Sebelum melepaskan ban dan rakitan roda atau ban dan rakitan rim dari kendaraan, pasanglah
spring brake dan ganjal rakitan roda yang tidak dilepaskan. Dongkraklah kendaraan dengan
menggunakan dongkrak yang kuat.
Setiap kali kendaraan didongkrak, gunakan penopang (stand) as roda yang kuat di bawah
chassis untuk menghindari agar tidak terjadi cidera diri atau kerusakan pada kendaraan apabila
terjadi kegagalan fungsi terhadap dongkrak atau apabila kendaraan rubuh. Ganjallah roda-roda
depan ketika melepaskan roda dan rakitan ban belakang. Ganjallah roda-roda belakang ketika
melepaskan roda dan rakitan ban depan.
Naikkan as roda di tempat dimana roda dan rakitan ban akan dilepaskan dan topanglah pada
penopang dongkrak yang memiliki kapasitas yang cukup. Pasanglah kerangkeng (cage) pada
parking brake chamber secara manual ketika bekerja pada rem belakang. Pasanglah rem parkir
ketika bekerja pada rem depan.
Ketika melepaskan mur-mur roda dari spoke wheel, longgarkan semua mur 114 hingga 112 inci
dan kemudian pukullah sedikit pada clamp dengan palu untuk melepaskannya dari roda. Adalah
penting untuk melepaskan clamp dari roda sebelum melepaskan mur-mur roda. Apabila clam
tidak melepaskan maka clamp tersebut dapat terlepas dari roda saat berada dalam tekanan
yang kuat, yang dapat menimbulkan cidera diri serius.
CATATAN:
Mur-mur disc wheel untuk roda sisi kanan biasanya memiliki ulir yang arahnya ke kanan, dan
mur-mur roda untuk roda sisi kiri biasanya memiliki ulir yang arahnya ke kiri.
Sangat penting untuk diperhatikan bahwa ketika melepaskan roda aluminium pastikan bahwa
ujung kunci roda (wheel wrench) atau socket dalam keadaan mulus. Tonjolan-tonjolan tajam
pada ujung wrench atau socket akan mengoyakkan alur (groove) dalam disc di sekeliling cap nut
yang, pada akhirnya dapat menyebabkan disc menjadi retak.
PERHATIAN:
Ketika menangani rakitan roda, ingatlah untuk mengangkatnya dengan benar, dengan
menggunakan kedua kaki dan tubuh Anda. Berhati-hatilah saat melakukan servis pada rakitan,
roda dan komponen-komponen lainnya untuk mencegah agar tidak terjadi cidera terhadap
tangan, kaki atau tubuh Anda. Jangan membiarkan ring roda atau rim, atau komponen-komponen
lainnya terjatuh ke lantai.
Pengempesan Ban dan Pelepasan Rakitan
Selalu periksa rakitan ban/rim untuk memastikan kedudukan komponen benar sebelum
melepaskannya dari kendaraan. Juga, pastikan untuk mengempeskan ban sepenuhnya sebelum
melepaskan ban dari kendaraan untuk jenis servis apa pun. Kempeskan kedua ban pada rakitan
ganda.

APLTCL048
50

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 68 Melepaskan valve core

Ketika mengempeskan ban, pertama-tama kurangi tekanan ban dengan mendorong valve core
plunger; kemudian lepaskan seluruh valve core (Gambar 68). Pastikan untuk menjauhkan mata
Anda dari valve.
PERHATIAN:
Selalu gunakan kacamata pelindung atau pelindung wajah ketika bekerja pada wheel & tyres.
Jangan memposisikan tubuh Anda di depan rim saat mengempeskan ban. Berdirilah sejauh
mungkin dari valve stem. Hindari memposisikan diri Anda sehingga wajah atau tubuh Anda tidak
berada tepat di atas bagian ban bertekanan yang sedang dikerjakan.
Jangan menggunakan palu dari baja untuk melepaskan atau memasang komponen-komponen
rim. Memukul ring atau rim dengan palu dari baja dapat menyebabkan kepingan-kepingan kecil
baja terkelupas dari palu, ring, atau rim. Kepingan-kepingan kecil ini dapat membahayakan tubuh
yang terkena. Gunakan palu yang memiliki kepala terbuat dari timbal (lead), kuningan, atau baja
yang dibalut dengan karet, atau martil dari plastik. Prosedur melepaskan ban tube atau tubeless
yang benar diilustrasikan dalam Gambar 69 dan Gambar 70.

Gambar 69 Melepaskan ban dari rim berbasis rata: (A) Posisikan tools untuk melepaskan ban, (B)
Memisahkan lock ring dari guttern, (C) Melepaskan lock ring, (D) Mengangkat rim dari ban
APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


51

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 70 Melepaskan ban dari disc wheel: (A) Memisahkan tyre bead dari roda, (B) Melumasi tyre
bead, (C) Mengangkat bead dari roda, (D) Melepaskan bead kedua

Jangan menambahkan angin pada ban dan rakitan rim yang telah berada dalam kondisi yang
sangat kempes. Rim dan/atau ban dapat meledak. Sebaliknya, kempeskan ban secara
menyeluruh, lepaskan ban tersebut dari kendaraan, lepaskan semua ban dan komponen rim, dan
periksalah apakah terdapat keausan dan kerusakan.
Inspeksi
Rim dan ring harus memiliki ukuran dan jenis yang sesuai. Komponen-komponen ini tidak dapat
saling ditukar tempat kecuali seperti yang disediakan untuk Bagan Penyesuaian Rim/Roda
Berjumlah Banyak (Multipiece Rim/Wheel Matching Chart). Pilihlah ukuran dan konstruksi ban
yang benar untuk disesuaikan dengan peringkat dan ukuran rim atau ban yang telah ditentukan
oleh pabrik pembuat. Diameter ban harus sesuai dengan diameter rim. Jangan menggunakan rim
atau komponen roda apa pun yang tidak dapat Anda kenali dengan yakin.
Periksalah semua permukaan logam secara menyeluruh sementara ban sedang diperiksa,
termasuk bagian-bagian di antara sisi ganda dan inboard roda. Periksalah hal-hal berikut:
Penimbunan karat atau korosi yang berlebihan
Keretakan dalam logam
Flange yang bengkok
Tanda-tanda bekas yang dalam akibat penggunaan tools pada ring atau bagian-bagian
gutter
Kerusakan atau ada bagian yang hilang pada rim drive plate
Bagian-bagian rim yang tidak saling bersesuaian
Tandailah bagian-bagian yang rusak untuk memastikan bahwa bagian-bagian yang rusak ini
tidak digunakan lagi. Ingatlah bahwa suatu kebocoran dalam rakitan ban tubless dapat
disebabkan oleh rim yang retak. Jangan memasang tube pada rakitan tubeless untuk menangani
masalah ini. Rim yang retak harus dimusnahkan guna menghindari penggunaan secara tidak
sengaja. Jangan mencoba mengelas atau dengan cara lain memperbaiki komponen-komponen
yang retak, bengkok, atau rusak.

APLTCL048
52

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Memasang Ban pada Rim

Gambar 71 Bersihkan semua komponen roda dan rim sebelum dipasang

Bersihkan semua karat, korosi, kotoran, dan benda asing lainnya dari semua permukaan logam
(Gambar 71). Hal ini terutama sekali penting untuk rim gutter dan tempat-tempat dudukan bead.
Periksalah permukaan side/lock ring dalam rakitan yang memiliki roda banyak.

Gambar 72 Mengecat rim

Cat rim dengan primer yang cepat kering untuk membantu mencegah terbentuknya karat
(Gambar 72). Keringkan cat terlebih dahulu sebelum memasang komponen-komponen.
Gunakan pelumas pada tempat kedudukan bead, bead ban, flap ban, dan permukaan rim
sebelum memasang ban. Gunakan hanya pelumas yang telah dianjurkan oleh pabrik pembuat
rim dan ban dan jangan menggunakan pelumas dari bahan petroleum, silicon, atau bahan
pelumas berbasis air. Bahan-bahan pelumas ini dapat merusak karet, menyebabkan karat, atau
menyebabkan ban mudah tergelincir pada rim.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


53

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Pengisian Angin pada Ban

Gambar 74 Menggunakan portable lock ring


guard

Gambar 73 Mengisi angin pada ban dalam


kerangkeng pengaman (safety cage)

Isilah angin pada ban selalu di dalam safety cage (Gambar 73) atau di dalam portable restraining
device (Gambar 74). Periksalah apakah tempat kedudukan komponen-komponen sudah benar
sebelum melepaskan cage atau restraint. Apabila prosedur ini tidak dilakukan saat mengisi angin
pada ban truk maka dapat mengakibatkan cidera serius.

Gambar 75 Menggunakan clip-on-chuck dengan remote in-line valve dan gauge saat mengisi angin

Gunakan clip-on air chuck dengan remote in-line valve dan gauge (Gambar 75). Hal ini untuk
memungkinkan Anda menjauh dari ban saat mengisi angin. Ketika ban sedang dalam keadaan
terisi angin sebagian (tanpa ditahan) pada sekeliling tube atau tempat dudukan side/lock ring,
tekanan tidak boleh lebih dari 3 psi. Jangan sekali-sekali mencoba membetulkan tempat dudukan
dengan memukul, menghantam, atau memaksa komponen-komponen masuk ke dalam
tempatnya sementara ban dalam keadaan terisi angin. Kempeskanlah ban dengan menggunakan
remote in-line valve, lepaskan valve core untuk memastikan bahwa ban sudah benar-benar
dalam keadaan kempes dan kemudian pasanglah kembali ban. Ketika menangani dan
memasang ban yang sedang dalam keadaan terisi angin, usahakanlah agar sedapat mungkin
menjauhkan diri Anda dari area trajectory (zona berbahaya) bagian-bagian yang dapat terpental.
PEMASANGAN BAN JENIS SPOKE
Ketika memasang rim/roda pada truk, gunakan mur, stud dan clamp dengan ukuran dan jenis
yang benar (hanya roda jenis spoke saja). Spoke wheel menggunakan rim stud. Rim stud dibuat
dengan ulir pada kedua ujungnya dimana di bagian tengah stud tidak berulir. Stud dilapisi dengan
senyawa pengunci anaerobic (anaerobic locking compound).
APLTCL048
54

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Mur rim clamp harus dipastikan agar tetap kencang dan diperiksa secara teratur. Pemeriksaan
terhadap kelurusan instalasi rim/roda adalah penting karena rim dapat tertarik dari alignment
apabila tidak dikencangkan dengan benar. Berikut adalah instruksi instalasi umum untuk roda
jenis cast spoke:
1. Masukkan bagian dalam ban belakang atau ban depan dan rakitan rim pada roda cast spoke
dan doronglah ke belakang ke posisi pada permukaan ganjalan yang tirus. Pastikan valve
stem menghadap keluar, berada di tengah antara kedua spoke, dan bersihkan disc brake
calliper (jika ada).
2. Masukkan spacer ring pada roda. Periksa spacer ring apakah berada di tengah dengan
memutar spacer ring di sekeliling roda cast spoke.
3. Masukkan bagian luar ban belakang dan rakitan rim pada roda, dengan memastikan bahwa
valve stem menghadap ke bagian dalam (inboad) dan terletak pada posisi yang relatif sama
dengan inner valve stem.
4. Pasang semua rim clam dan mur. Putar mur pada stud smpai setiap mur berada dalam
posisi rata dengan ujung masing-masing stud.

Gambar 76 Urutan pengencangan mur roda: (A) Enam lug, (C) Duabelas Lug, (D) Sepuluh lug

5. Putar mur atas (top nut) 1 sampai terpasang dengan pas (Gambar 76).
6. Putar roda dan rim sampai mur 2 berada di posisi atas dan terpasang dengan pas.
7. Putar roda dan rim sampai mur 3 berada di posisi atas dan terpasang dengan pas.
8. Putar roda dan rim sampai mur 4, 5, dan 6 masing-masing berada pada posisi atas dan
terpasang dengan pas. Karena seluruh bobot ban dan rakitan rim berada pada spoke bagian
atas, urutan berselang-seling akan memastikan adanya aplikasi kekuatan yang merata pada
semua titik rim, sehingga membuat rim tetap berada dalam kelurusan yang benar.
9. Ulangi urutan pengencangan mur sesuai dengan torsi yang dianjurkan oleh pabrik pembuat.
10. Setelah mengoperasikan kendaraan kira-kira 50 mil, periksa mur-mur pada stud apakah
sudah kencang dalam urutan yang sama. Inspeksi dan lakukan torsi ulang pada mur-mur
stud roda (wheel stud nuts) sekali seminggu.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


55

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Runout pada Spoke Wheel

Gambar 77 Memeriksa runbout ban dengan menggunakan


balok kayu (wood block) dan kapur (chalk)

Setiap kali wheel hub atau ban selesai dipasang, runout wheel & tyres harus diperiksa setelah
mur stud roda (wheel stud nut) ditorsi sesuai dengan spesikasi. Untuk memeriksa runout,
posisikan balok kayu kira-kira inci menjauh dari ban seperti yang diperlihatkan dalam Gambar
77. Putarlah dengan perlahan roda dan perhatikan perbedaan jarak antara ban dan balok. Jika
runout melebihi 1/8 inci, lakukan penyetelan.
Letakkan sebatang kapur pada balok kayu seperti yang diperlihatkan dan putar roda sehingga
kapur memberi tanda pada bagian tertinggi ban. Bagian-bagian yang tinggi dan rendah (tidak
bertanda) memperlihatkan stud-stud roda mana yang harus dilonggarkan dan yang mana yang
harus dikencangkan.
Longgarkan sedikit mur-mur yang mengencangkan rim (rim clamping nut) yang berada pada
0
posisi 180 di belakang yang bertanda kapur dan kencangkan mur-mur pada sisi yang bertanda
kapur. Jangan memutar (torque) mur terlalu banyak. Periksa ulang runout dan ulangi sampai
runout berada dalam spesifikasi 118 inci. Apabila runout tidak dapat dibetulkan dengan cara ini,
periksa apakah ada bagian yang rusak atau apakah terdapat kotoran di antara bagian-bagian
yang bersinggungan.
PEMASANGAN DISC WHEEL
Disc wheel dipasang pada wheel hub dengan stud dan mur yang berulir atau dengan stud roda
yang berkepala (headed wheel stud).

Gambar 78 Headed wheel stud untuk disc wheel

APLTCL048
56

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Stud roda berkepala memiliki bagian pinggir yang bergerigi (serration) pada stud body atau
bagian yang rata pada kepala stud untuk mencegah agar stud tidak berputar di dalam hub roda
(Gambar 78). Dalam beberapa sistem disc wheel, ujung stud yang menghadap menjauh dari
kendaraan diberi label dengan huruf L atau R yang menunjukkan bahwa yang digunakan
adalah ulir ke kiri atau ke kanan. Stud dengan huruf L dipasang pada sisi pengemudi
kendaraan, dan ulir ke kanan dipasang pada sisi penumpang. Hal ini untuk memastikan bahwa
rotasi roda truk tidak melonggarkan mur-mur. Sistem lainnya menggunakan hanya ulir ke kanan
saja. Apa pun kasusnya, pastikan bahwa semua perangkat keras berada dalam kondisi yang
baik. Pasanglah spacer band dengan benar pada rakitan spoke rim ganda.
Disc wheel dengan Mur Conical
Berikut adalah instruksi pemasangan umum untuk jenis sistem ini:
1. Masukkan bagian dalam/ban belakang atau depan dan roda dalam posisi pada stud dan
doronglah sejauh mungkin. Berhati-hatilah untuk menghindari kerusakan pada ulir stud dan
periksalah valve stem sesuai dengan calliper untuk clearance.
2. Pasanglah mur roda luar pada roda-roda depan dan mur roda bagian dalam pada roda-roda
ganda belakang (rear dual wheel). Putarlah mur-mur pada stud sampai mur-mur mulai
menyentuh roda. Putarlah roda setengah putaran untuk memungkinkan agar komponenkomponen masuk pada kedudukannya secara alami.

URUTAN PENGENCANGAN DISC WHEEL


(Tanda panah menggambarkan putaran untuk menempatkan komponen-komponen)
Gambar 79 Mengencangkan dan urutan torsi untuk disc wheel

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


57

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

3. Putarlah ke atas mur-mur stud secara berselang-seling mengikuti urutan (pola selang-seling)
seperti yang diilustrasikan dalam Gambar 79. Pada tahap ini, jangan mengencangkan murmur sampai penuh. Prosedur ini akan memungkinkan mur-mur berada pada posisinya secara
seragam dan memastikan terjadinya kontak antara roda dan hub secara merata pada
permukaan yang bersinggungan.
4. Lanjutkan dengan mengencangkan mur-mur sesuai dengan spesifikasi torsi dengan
menggunakan metode berselang-seling.
5. Pasanglah roda belakang luar dan ulangilah metode sebelumnya. Pastikan bahwa valve
stem ban bagian dalam dan luar dapat diakses.
6. Setelah mengoperasikan kendaraan kira-kira 50 mil, periksa mur-mur stud untuk memastikan
apakah sudah kencang. Beberapa tempat kedudukan (seating) mungkin ada yang
mengalami kelonggaran, dan mur-mur akan menjadi longgar. Kencangkan kembali semua
mur sesuai dengan torsi yang telah ditentukan.
Untuk memeriksa dan mengencangkan roda bagian dalam sesuai dengan torsi yang benar,
longgarkan terlebih dahulu mur-mur roda luar beberapa putaran dan kencangkan mur-mur bagian
dalam, kemudian kencangkan kembali mur-mur bagian luar.
Untuk mencegah agar tempat kedudukan roda bagian luar tidak hilang ketika memeriksa roda
bagian dalam, putar, longgarkan mur-mur luar secara berselang-seling, kencangkan mur-mur
bagian dalam, dan kemudian kencangkan kembali mur-mur bagian luar. Kemudian longgarkan
mur-mur bagian luar yang tersisa, kencangkan mur-mur bagian dalam, dan kemudian
kencangkan kembali mur-mur bagian luar. Periksalah dan lakukan torsi mur-mur stud roda
seminggu sekali.
Disc wheel dengan Flange nut

Gambar 80 Gambar penampang disc wheel dengan flange

Gambar 80 mengilustrasikan penampang bagian dalam pemasangan flange nut pada disc wheel.
1. Masukkan bagian dalam ban belakang atau depan dan roda dalam posisi pada stud dan
doronglah sejauh mungkin. Berhati-hatilah agar ulir pada stud tidak rusak.
2. Tempatkan bagian luar ban belakang dan roda di tempatnya pada stud dan doronglah sejauh
mungkin. Sekali lagi berhati-hatilah agar ulir pada stud tidak rusak.
APLTCL048
58

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

3. Putarlah mur pada stud sampai mur menyentuh roda. Putarlah rakitan roda setengah putaran
untuk memungkinkan agar komponen-komponen terpasang dengan benar.
4. Tariklah ke atas mur-mur secara berselang-seling mengikuti urutan (selang-seling) seperti
yang diilustrasikan dalam Gambar 79. Jangan mengencangkan mur-mur secara penuh pada
tahap ini. Hal ini akan memungkinkan mur-mur masuk dalam kedudukannya secara seragam
dan memastikan kontak yang merata di antara roda dan hub yang bersinggungan.
5. Teruskan dengan mengencangkan mur-mur sesuai dengan spesifikasi torsi dengan
menggunakan urutan selang-seling yang sama.
Ban Radial Jenis Tube
Gunakan hanya rim yang telah disetujui oleh pabrik pembuat rim untuk penggunaan ban radial.
Bersihkan secara menyeluruh semua komponen rim, bersihkan semua karat dan benda asing
lainnya. Pastikan bahwa bagian-bagian rim sesuai dan tidak melengkung atau rusak. Periksa
bagian dalam ban sebelum dipasang dan keringkan seluruhnya apabila terdapat air.

Gambar 81 Memasang ban radial jenis tube

Berikan pelumas sedikit pada bead ban dan permukaan tube/bagian rata dan rim dengan
pelumas yang telah disetujui untuk meminimalkan kemungkinan adanya cairan memasuki ban
(Gambar 23-40). Gunakan tube dan flap yang sesuai. Radial tube akan memiliki pita merah (red
band) pada valve stem, di bawah cap thread, atau akan memiliki kata Radial atau huruf R
yang dibentuk atau dicap pada valve stem atau pada ferrule yang yang dipasang secara
permanen pada valve stem. Fadial flap juga diidentifikasi dengan huruf R di tempatnya.
Tempatkan rakitan ban dalam safety cage dan isilah angin sesuai dengan tekanan operasi yang
dianjurkan, kempeskan seluruhnya, dan kemudian isilah kembali dengan angin sesuai dengan
tekanan yang benar. Hal ini akan memungkinkan tube, flap, dan ban berada pada posisinya yang
benar.
Periksalah secara visual slot dan side ring gap (pada rim dua bagian) untuk memastikan bahwa
bead sudah berada pada tempatnya. Pemeriksaan lebih lanjut harus dilakukan dengan
meletakkan ban pada posisi rata dan ukur jarak antara rim flange dan salah satu dari rim line
rings di sidewall bagian bawah. Ukurlah di sekeliling rim flange. Apabila jaraknya tidak rata,
kempeskan ban sepenuhnya dan kemudian bongkar, pasang kembali, dan isilah kembali dengan
angin.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


59

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Ban Radial Jenis Tubeless

Gambar 82 Prosedur memasang ban tubless pada disc wheel adalah sebagai berikut: (A) Mulailah
dengan ban pada roda, (B) Lumasi bead ban, (C) Keluarkan ban dari roda, (D) Mulailah dengan bead
kedua pada roda dengan menggunakan dua tools ban, (F) Pompalah dengan angin dalam safety
cage.

Pastikan untuk menggunakan hanya rim yang telah disetujui oleh pabrik pembuat untuk
penggunaan ban radial. Bersihkan rim secara menyeluruh, bersihkan semua karat dan bendabenda asing lainnya. Juga, lumasilah seluruh bead ban dan bead rim dengan pelumas karet yang
telah disetujui (Gambar 82).
Posisikan rakitan ban dalam safety cage dan pompalah sesuai dengan tekanan operasi yang
dianjurkan. Karena konstruksi ban radial adalah untuk truk, mungkin perlu menggunakan alat
bantu pompa (inflation aid) untuk membantu menempatkan bead-bead pada ban radial tubeless.
Dua jenis inflation aid berikut adalah jenis yang lazim tersedia:

APLTCL048
60

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Alat Bantu Pengisian Angin Cincin Logam

Gambar 83 Menggunakan alat bantu pengisian angin cincin logam

Seperti yang diperlihatkan dalam Gambar 83, alat ini menggunakan udara bertekanan untuk
menempatkan bead pada posisinya.
Alat Bantu Pengisian Angin Cincin Karet

Gambar 84 Memasang alat bantu pengisian angin cincin karet

Cincin (ring) (Gambar 84) memberikan seal antara bead ban dan tempat kedudukan bead rim,
sehingga memungkinkan bead ban untuk bergerak dan berada pada posisinya.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


61

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 85 Memasang ban radial jenis tubeless

Periksa tempat kedudukan bead dengan meletakkan ban di tempat yang rata dan ukur jarak
antara rim flange dan salah satu dari tiga rim line ring di sidewall bawah (Gambar 85). Ukurlah di
sekeliling lingkaran rim flange. Apabila jaraknya tidak rata, kempeskan ban seluruhnya dan
kemudian bongkar ban, pasang kembali, dan isilah dengan angin.
PENYESUAIAN BAN GANDA
Mencocokkan ban ganda adalah penting karena beberapa alasan. Usia pakai ban dapat
bertambah dengan sangat signifikan apabila diameter pola tread dan lingkaran ban benar-benar
sesuai satu sama lain. Ban-ban yang tidak cocok satu sama lain dapat menyebabkan masalah
mekanis yang harus dibayar mahal karena kegagalan differential carrier sebagai akibat adanya
gerakan differential yang secara konstan. Daya cengkeram yang tidak benar juga terjadi akibat
ban yang tidak saling bersesuaian dan dapat menyebabkan kegagalan fungsi pada kedua ban
dalam jangka waktu operasi yang sangat singkat.
Istilah ban yang saling bersesuaian pada dasarnya mengacu pada ban-ban yang ukurannya
sesuai. Penyesuaian pola-pola tread harus juga dipertimbangkan dalam penyesuaian ban.
Idealnya, kedua ban harus memiliki rancangan tread yang sama pula.
Sebelum mengganti wheel & tyres, pertimbangkanlah dampak yang mungkin dapat terjadi pada
Gross Vehicle Weight Rating (BVWR) kendaraan. Saat kendaraan diberikan sertifikasi, GVWR
dihitung dengan menambahkan Gross Axle Weight Ratings (GAWR) kendaraan: GVWR dan
setiap GAWR diperlihatkan pada label sertifikasi (traktor yang dibeli dari Amerika Serikat) atau
label Statement of Compliance (traktor yang dibeli dari Kanada) dipasang pada tiang pintu
belakang sebelah kiri.
Label ban dan rim menyatakan bahwa ban dan rim dipasang pada kendaraan untuk GAWR
tertentu. Setiap GAWR ditentukan dengan mempertimbangkan setiap komponen chassis,
termasuk suspensi rangka, as roda, roda, dan ban. Kapasitas komponen terendah adalah nilai
yang digunakan untuk peringkat. Oleh karena itu, ban dan rim yang dipasang pada kendaraan
saat kendaraan dibuat memiliki kapasitas muatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang
tertera pada sertifikasi label ban dan rim. Ban dan rim dengan kapasitas minimum dapat
dipasang tanpa mengganti batasan-batasan muatan. Jika ban dan rim dipasang dan memiliki
kapasitas muatan yang lebih rendah dibandingkan dengan yang diperlihatkan pada label ban
dan rim, maka ban dan rim menentukan batasan-batasan muatan (GAWR dan GVWR akan lebih
rendah).
Ketika memasangkan ban-ban dalam rakitan ganda, diameter ban tidak boleh berbeda lebih dari
inci atau garis lingkaran ban tidak boleh berbeda lebih dari inci. Total garis lingkaran ban
satu as roda belakang harus saling bersesuaian, sedekat mungkin, dengan total garis lingkaran
roda dari as roda belakang lainnya.

APLTCL048
62

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

PERHATIAN:
Semakin besar diameter ban, maka semakin besar kemungkinan ban tersebut akan menyamping
berlebihan dan kelebihan panas. Ban yang berdiameter lebih kecil, karena kurang kontak yang
semestinya dengan jalan, akan menjadi aus lebih cepat dan tidak merata. Terpisahnya tread atau
ply, rusaknya badan ban, dan ban dapat pecah karena ban ganda yang tidak saling bersesuaian.
Harus ada jarak yang cukup antara ban-ban ganda agar terdapat aliran udara dan mendinginkan
ban dan untuk mencegah agar ban tidak saling bergesekan terhadap satu sama lain. Ring dan
roda yang berukuran sama, tetapi terbuat dari merek dan jenis yang berbeda, dapat memiliki
keseimbangan (offset) yang berbeda, yang dapat mempengaruhi jarak ban ganda. Apabila
terdapat kontak sidewall antara ban-ban atau antara bagian dalam ban dan chassis, lihat katalog
pabrik pembuat ban untuk menentukan jarak minimum ban ganda. Lihat katalog pabrik pembuat
rim atau roda untuk menentukan keseimbangan (offset) yang benar.
Pemasangan sebuah ban baru dengan sebuah ban bekas atau ban yang sudah aus dianggap
pemasangan yang tidak sesuai (mismatching). Adalah penting juga untuk menggunakan ban-ban
dari konstruksi yang sama (bias atau radial) pada as roda penggerak.
Idealnya, ban ganda dipasangkan bersama agar ban-ban tersebut memiliki diameter (tinggi) yang
sama, tetapi ban yang memiliki diameter yang berbeda dengan selisih tidak lebih dari inci
umumnya dianggap dapat diterima. Apabila terdapat perbedaan diameter antara ban ganda,
posisikan ban yang lebih besar di bagian luar. Apabila kedua ban memiliki ukuran yang sama,
tetapi yang satu sedikit lebih aus daripada yang lainnya, tempatkan ban yang tidak terlalu aus di
bagian luar. Ban ganda harus juga diperiksa apakah memiliki jarak yang cukup. Pastikan bahwa
kedua ban tidak saling bersentuhan (kissing) khususnya pada posisi jam enam. Selalu pastikan
bahwa ban-ban dalam keadaan terisi angin sepenuhnya sesuai dengan tekanan yang telah
ditentukan; jika tidak akan mengakibatkan terjadinya pengukuran yang tidak akurat. Berikut
adalah beberapa metode untuk mengukur ukuran ban ganda:
Metode Siku-siku (Square Method)

Gambar 86 Menggunakan siku-siku untuk memeriksa kesesuaian ban ganda

Penggunaan siku-siku adalah metode standar untuk memeriksa apakah diameter ban ganda
bersesuaian antara satu dengan yang lainnya pada kendaraan (Gambar 86). Kaki siku-siku harus
ditempatkan sejajar dengan lantai untuk menghindari agar ban tidak menggelembung. Ukurlah
jarak (jika ada) antara tread ban dan lengan siku-siku dengan sebuah penggaris. Jarak tersebut
tidak boleh lebih dari inci.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


63

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Balok Lurus (Straightedge)

Mengukur jarak antara tread ban dan straightedge


Gambar 87 Sebuah straightedge yang ditempatkan
di atas ban akan mendeteksi perbedaan ukuran ban

Balok lurus dapat ditempatkan di atas empat ban dari sebuah as roda untuk membandingkan
diameter roda. Pengukuran diambil dari balok lurus ke tread ban dimana terdapat celah-celah
(Gambar 87). Pengukuran ini digandakan untuk memperoleh selisih diameter. Seutas tali tegang
dapat digunakan untuk mengganti balok lurus.
Meteran Ban

Gambar 88 Mengukur ban yang belum dipasang dengan menggunakan meteran ban

Sebuah meteran ban memeriksa ukuran satu ban ketika ban tersebut sedang tidak terpasang
pada kendaraan (Gambar 88).

APLTCL048
64

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Pita Pengukur (Tape Measure)

Gambar 89 Mengukur garis keliling dengan pita pengukur fleksibel

Sebuah pita pengukur yang fleksibel dapat digunakan untuk memeriksa garis keliling sebuah ban
yang belum dipasang pada kendaraan (Gambar 89). Pastikan bahwa pita pengukur tersebut
berada di tengah-tengah tread. Selisih garis keliling inci biasanya dapat diterima untuk ban-ban
yang harus sesuai.
JARAK GANDA (DUAL SPACING)

Gambar 90 Jarak ganda dengan rakitan roda

Jarak ban ganda untuk kendaraan yang menggunakan disc wheel ditentukan oleh jumlah offset
kedua roda yang digunakan (Gambar 90).

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


65

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 91 Jarak ganda dengan rakitan rim

Jarak ganda (dual spacing) untuk kendaraan dengan rim ditentukan oleh offset rim yang
digunakan dan lebar spacer band (Gambar 91).
Ada tiga jenis spacer band yang tersedia yaitu corrugated, channel, dan corrugated-channel.
Periksa spacer band apakah konsentris untuk memastikan bahwa band yang ada tidak
mengalami distorsi atau bengkok. Apabila spacer band harus diganti karena distorsi, tidak lurus
(misalignment), atau korosi, pastikan band yang diganti memiliki ukuran yang sama. Band yang
memiliki ukuran yang tidak benar dapat mengubah lebar kendaraan secara keseluruhan. Lebar
kendaraan mungkin dibatasi sesuai dengan undang-undang negara bagian atau federal.
PENYEIMBANGAN WHEEL & TYRES

Gambar 92 Pemberat yang dipasang pada rim flange dan brake drum
digunakan untuk menyeimbangkan rakitan roda
Keseimbangan roda adalah distribusi bobot yang sama dalam roda dengan ban yang dipasang
(Gambar 92). Ini adalah faktor penting yang mempengaruhi keausan ban dan kendali kendaraan.

APLTCL048
66

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Ban yang bergetar dan melengkung di bagian ujung depan kendaraan dengan pola-pola acak
dapat disebabkan oleh rakitan roda yang tidak seimbang (out of balance) atau tidak bundar (outof-round). Bahkan rakitan roda yang tidak seimbang beberapa ons saja dapat membuat
kendaraan yang dikemudikan menjadi tidak nyaman dan dapat menyebabkan keausan mekanis
terjadi lebih cepat.
Dorongan sentrifugal yang disebabkan oleh rakitan roda yang tidak seimbang tidak akan
berkurang dengan adanya muatan pada truk. Kondisi truk yang bermuatan akan memberikan
tekanan tambahan pada roda, ban, dan komponen-komponen suspensi, mengurangi harapan
usia pakainya.
Meskipun kelurusan yang benar pada roda depan diperlukan agar kendaraan dapat dikemudikan
dengan mudah dan untuk memaksimalkan usia pakai ban, penyebab kemudi yang tidak stabil
sering kali dikarenakan roda-roda depan tidak memiliki keseimbangan yang semestinya. Ban
yang divulkanisir, atau ban yang memiliki boot di dalamnya, dapat menyebabkan kondisi yang
tidak seimbang yang tidak dapat diperbaiki dengan melakukan penyeimbangan (balancing).
Apabila terjadi kasus-kasus seperti itu, ban harus diganti sebelum mencoba menyeimbangkan
rakitan.
Penyeimbangan Statis (Static Balancing)
Ban-ban radial truk lebih sensitif terhadap masalah keseimbangan dan kelurusan dibandingkan
dengan ban-ban jenis bias ply. Rakitan ban/roda yang tidak seimbang (out of balance) atau tidak
menggelinding dengan semestinya dapat menyebabkan keausan yang tidak merata pada tread
atau dapat menyebabkan terjadinya getaran. Apabila terjadi kasus-kasus demikian, periksalah:
Apakah tekanan bead benar
Apakah tempat kedudukan bead benar
Tempat kedudukan bead yang tidak benar dapat menyebabkan getaran, khususnya pada as
roda depan
Keseimbangan
Apabila ban tidak seimbang, ban dapat diseimbangkan pada roda. Akan tetapi, sejumlah
pabrik pembuat ban menyarankan agar kendaraan diseimbangkan
Penyetelan kelurusan yang benar
Kondisi-kondisi servis yang berbeda mungkin mengharuskan penyetelan yang berbeda.
Berkonsultasilah selalu dengan pabrik pembuat untuk mengetahui penyetelan khusus apabila
penyetelan kelurusan khusus dibutuhkan.
Kelurusan (Alignment)
Berikut adalah anjuran mengenai bagaimana memperoleh kelurusan yang benar pada kendaraan
berat
Lateral Runout atau Radial Runout yang Benar
Runout harus diperbaiki hingga 1/8 inci (3 mm) sebelum mencoba melakukan operasi
penyeimbangan. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu memasang ulang ban pada raktian
rim/roda.
Wheel Bearing dan Kingspin yang Longgar
Salah satu atau keduanya harus dibetulkan untuk memastikan agar operasi penyeimbangan
dapat dilakukan dengan baik.
Pemberat Roda (Wheel Weight)
Maksimum pemberat roda seberat 18 ons dapat digunakan untuk menyeimbangkan ban. Apabila
diperlukan berat yang lebih berat, disarankan agar ban dilepaskan dari rakitan rim/roda, dirotasi
0
180 dan dipasang ulang. Dalam banyak kasus, ini akan menjadikan rakitan berada dalam batas
yang dapat diterima.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


67

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Distribusi Pemberat Roda


Tambahkan pemberat dalam jumlah yang sama pada masing-masing sisi rim/roda ketika
melakukan penyeimbangan statis pada sebuah rakitan. Hal ini akan menghindari rakitan menjadi
tidak seimbang secara dinamis; sehingga, apabila berat 16 ons diperlukan, pasanglah pemberat
8 ons di masing-masing sisi rakitan rim/roda, langsung berlawanan terhadap satu sama lain.
Persiapan Rim/Roda
Pastikan semua pemberat (balance weight) lama, lumpur, kotoran, dan benda-benda asing
disingkirkan dari rakitan yang berputar sebelum mencoba melakukan operasi penyeimbangan.
Pengisian Angin
Pastikan tekanan ban benar
Inspeksi Rim/Roda
Lakukan inspeksi pada lubang-lubang side ring/lock ring pada rakitan rim. Celah tidak boleh
kurang dari 3/32 inci atau lebih besar dari 5/16 inci. Ukuran selain ukuran-ukuran ini dapat
menunjukkan bahwa rakitan lock ring tidak ditempatkan dengan benar.
Pemberat Roda yang Benar
Gunakan jenis pemberat penyeimbang yang benar untuk jenis rim/roda yang digunakan. Tidak
ada gunanya melakukan penyeimbangan apabila beratnya tidak akan terpasang/menempel
karena berat yang digunakan tidak benar.
Umumnya, keluhan-keluhan mengenai ketidakseimbangan ban dan roda biasanya terpusat pada
as roda kemudi depan. Maksimum usia pakai ban depan diperoleh ketika ban-ban ini
diseimbangkan, ketika tekanan angin dipertahankan sesuai dengan muatan, dan ketika kelurusan
as roda depan disetel sesuai dengan kondisi-kondisi yang ada. Meskipun dalam beberapa kasus,
kondisi ketidakseimbangan yang berlebihan pada roda-roda belakang dapat menyebabkan
ketidaknyamanan dalam mengendarai kendaraan, namun kebanyakan keluhan yang
disampaikan oleh pengemudi kendaraan disebabkan oleh ban-ban depan yang tidak seimbang.
Ban dan roda dipengaruhi oleh dua jenis ketidakseimbangan: ketidakseimbangan statis dan
dinamis. Ketidakseimbangan statis akan menyebabkan roda melambung ke atas dan ke bawah
saat berputar. Ketidakseimbangan dinamis akan menyebabkan roda bergoyang atau
bergoncang. Rakitan ban/roda yang telah diseimbangkan secara statis dengan benar biasanya
akan mengakibatkan adanya keseimbangan secara dinamis pada rakitan (meskipun tidak selalu
benar 100 persen).
Ada empat cara menyeimbangkan rakitan ban/roda:
1.
2.
3.
4.

Penyeimbangan dengan diputar (Spin balancing)


Penyeimbangan dinamis di luar kendaraan (off-the-vehicle dynamic balancing)
Penyeimbangan statis di luar kendaraan (off-the-vehicle static balancing)
Penggunaan cairan atau bahan penyeimbang di dalam rakitan ban yang dipasang.

APLTCL048
68

Caterpillar of Australia Pty Ltd

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

WHEEL HUB, BEARING DAN SEAL

Gambar 93 Tampilan penampang rakitan roda


disc dan spoke (konfigurasi roda tunggal)

Rakitan wheel hub (Gambar 93) terdiri dari komponen-komponen utama berikut (juga pada
Gambar 94).
Bantalan Roda yang Tirus (Tapered Wheel Bearing)
Rakitan tapered wheel bearing yang lazim terdiri dari cone, tapered roller, roller cage, dan
cup terpisah yang dipasang di dalam hub. Semua komponen menanggung beban terkecuali
cage, yang menjaga jarak antara roller di sekitar cone. Setiap hub memiliki serangkaian
rakitan tapered wheel bearing baik di bagian dalam dan luar. Bantalan dikunci di tempatnya
pada axle spindle oleh adjusting nut dan lock (jam) nut. Dalam kasus lain, split forge nut atau
castellated nut dan conter pin digunakan untuk mengamankan hub pada as roda. Wheel
bearing cup dalam dan luar dan wheel stud dipasang dalam hub. Spoke wheel
menggabungkan roda dan hub ke dalam satuunit. Pada disc wheel, hub adalah komponen
yang terpisah dalam rakitan. Pada as roda penggerak, hub juga merupakan titik penyambung
untuk as roda penggerak dan roda-roda
Seal
Wheel bearing dilumasi dengan menggunakan grease atau oli. Pelumas ditahan di dalam
hub dengan menggunakan oli khusus atau grease seal. Terdapat sedikit perbedaan dalam
menservis bantalan dan seal antara sistem yang dilumasi dengan grease dan oli dan as roda
depan dan penggerak.

APLTCL048
Caterpillar of Australia Pty Ltd

Validasi Oleh: Sonny Luntungan


69

WHEEL & TYRES KENDARAAN BERAT

Gambar 94 Komponen-komponen as roda depan


yang umum (yang dilumasi dengan oli)

Brake Drum
Untuk roda jenis spoke, brake drum dipasang pada sisi bagian dalam (inboard) roda/hub dan
ditahan di tempatnya dengan mur (Gambar 94). Servis terhadap inboard brake drum pada
spoke wheel mengharuskan roda/ hub tunggal atau ganda dan drum dilepaskan sebagai
rakitan tunggal.
Hal ini melibatkan pelepasan hub nut dan mengganggu komponen-komponen hub, sehingga
bearing dan seal perlu diservis. Untuk roda jenis disc, brake drum biasanya dipasang pada
sisi disc hub bagian luar (outboard) Gambar 94.
Drum dipasang pada wheel stud dan dikencangkan di antara roda dan hub. Ini berarti bahwa
roda dan drum dapat dilepaskan tanpa mengganggu hub nut. Outboard drum dapat diservis
tanpa harus menservis bearing dan seal.

APLTCL048
70

Caterpillar of Australia Pty Ltd