Anda di halaman 1dari 9

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Dalam Proses

Belajar Mengajar.
Judul Program

: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Dalam


Proses Belajar Mengajar.

Standar Kompetensi :

Penerapan mengenai Model Pembelajaran Kooperatif Tipe

Time

Token,

mulai

dari

awal

pelajaran

hingga

mengakhiri

pelajaran.
Kompetensi Dasar : Dapat menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time
Token dalam proses belajar mengajar di kelas.
Indikator

:
1. Memahami Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token.
2. Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token.

Durasi

: 15 menit

Penulis Naskah

: Made Yogi Budi Astawa

A. LATAR BELAKANG
Pendekatan struktural merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif
yang pertama kali dikembangkan Spencer Kagen, dkk. Pada pendekatan ini lebih
memberikan penekanan pada penggunaan struktur tertentu yang dirancang untuk
mempengaruhi pola interaksi siswa (Ibrahim dkk, 2000). Jadi struktural itu lebih
mengarah kepada interaksi dan kerja sama dalam kelompok.
Pembelajaran kooperatif dengan pendekatan struktural tersusun atas
kelompok yang terdiri dari dua, tiga, empat, sampai enam orang dengan
kemampuan dan latar belakang berbeda. Struktur yang dikembangkan ini lebih
menghendaki

siswa

bekerja

saling

membantu

dalam

kelompok

kecil

dan

penghargaan yang diberikan secara kooperatif. Ada dua macam pengembangan


dalam pendekatan struktural yaitu untuk meningkatkan perolehan isi akademik
dan untuk mengajarkan keterampilan sosial dan keterampilan kelompok. Model
active

learning

dan

time

token

merupakan

dua

contoh

struktur

yang

dikembangkan untuk mengajarkan keterampilan sosial (Ibrahim dkk, 2000).


Model pembelajaran time token sangat tepat untuk pembelajaran struktur
yang dapat digunakan untuk mengajarkan dan menjamin peran serta yang
seimbang antara anggota kelompok. Model pembelajaran time token digunakan
untuk mengembangkan keterampilan sosial agar tidak mendominasi pembicaraan
atau diam sama sekali (Suyatno, 2009).
Jadi, dalam pembelajaran time token siswa diberi kesempatan yang sama
untuk menjawab pertanyaan atau mengungkapkan pendapat/ide/gagasan. Tidak
jauh berbeda dengan Suyatno, Ibrahim dkk (2000) menjelaskan pengertian time

token sebagai suatu kegiatan khusus yang dilakukan oleh seorang guru dalam
pembelajaran kooperatif untuk dapat membantu membagikan peran serta lebih
merata pada setiap siswa dengan menggunakan kupon berbicara untuk waktu
yang telah ditentukan, dengan nilai 10 atau 15 detik. Tentunya penerapan
pembelajaran time token dalam pembelajaran akan efektif bila dilakukan sesuai
dengan langkah-langkah yang telah ditentukan.
B. SASARAN ATAU AUDIENS
Program video pembelajaran ini ditujukan kepada guru-guru dan semua
siswa yang masih mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.
C. TUJUAN PROGRAM
Setelah menyaksikan dan menyimak program video pembelajaran ini,
diharapkan guru-guru dan semua siswa dapat:
1.

Mengerti dan memahami model pembelajaran kooperatif tipe time token.

2.

Menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe time token dalam proses


belajar mengajar.

D. POKOK BAHASAN
Pokok bahasan yang diangkat dalam video pembelajaran ini yaitu: Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token.
E. SUB POKOK BAHASAN
Terdiri dari:
1.

Pengertian model pembelajaran time token

2.

Manfaat model pembelajaran time token

3.

Sintaks model pembelajaran time token


a.

Menjelaskan tujuan pembelajaran/KD

b.

Membentuk kelompok

c.

Menyajikan informasi

d.

Pembagian kupon bicara

e.

Diskusi kelompok

f.

Penggunaan kupon bicara

g.

Penilaian

h.

Memberi penghargaan atau pengakuan

F. JUDUL PROGRAM
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Dalam Proses
Belajar Mengajar.
G. DURASI WAKTU
Durasi waktu video pembelajaran ini dibuat selama 20 menit.
H. PEMAIN/TALENT

1 orang guru, beberapa siswa (+ 30 orang) yang membentuk kelompok (1


kelompok terdiri dari 2-6 orang), dan 1 orang dubber wanita.
I.

FORMAT PROGRAM
Video ini dibuat dengan format video drama, dimana didalamnya disajikan
sebuah cerita yang menjelaskan kegiatan diskusi kelompok metode pembelajaran
time token.

J.

GARIS BESAR ISI PROGRAM


Video pembelajaran ini berisikan informasi tentang penerapan model
pembelajaran time token, seperti:
1.

Pengertian model pembelajaran time token

2.

Manfaat model pembelajaran time token

3.

Sintaks model pembelajaran time token

K. SINOPSIS
Program ini menampilkan sebuah video tentang model pembelajaran
kooperatif tipe time token dalam durasi waktu 20 menit. Tampilan awal dimulai
dengan intro atau pembukaan dengan menampilkan suasana di dalam kelas yang
terdapat seorang guru dan beberapa siswa yang membentuk kelompok, lalu diikuti
dengan judul dari video ini yaitu: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Time Token Dalam Proses Belajar Mengajar. Setelah itu bagian-bagian film dari
shot-shot dan sekuen-sekuen yang menceritakan tentang penerapan model
pembelajaran kooperatif tipe time token akan berjalan dalam bentuk cerita yang
digambarkan dalam suasana kegiatan belajar mengajar di kelas. Cerita akan
diawali dengan seorang guru yang akan memulai pelajaran di kelas. Di dalam
video ini akan disajikan juga musik-musik pengiring.
L. TREATMENT PROGRAM
1. Pada awal program ditampilkan tim pengembang dari video pembelajaran ini
yaitu: misalnya Teknologi Pendidikan VA yang diikuti dengan kalimat
mempersembahkan, kemudian dilanjutkan dengan gambar siswa yang sudah
membentuk kelompok dengan latar belakang tempat yaitu ruang kelas dan
dibimbing oleh seorang guru, yang diiringi dengan caption mempersembahkan
video

pembelajaran

kemudian

dilanjutkan

dengan

caption

judul

video

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Time Token Dalam Proses


Belajar Mengajar dan caption sasaran video untuk guru dan siswa, serta
caption selamat menyaksikan sebagai tanda bahwa film akan dimulai.
2. Selanjutnya memperlihatkan shot seorang guru membuka pelajaran dan
menjelaskan tujuan pembelajaran/KD kepada siswa dan guru menjelaskan
kegiatan belajar yang akan dilalui siswa. Selanjutnya guru akan menyuruh

siswanya membentuk kelompok belajar, masing-masing kelompok terdiri dari 26 orang.


3. Shot berikutnya guru menyajikan informasi kepada siswa dengan jalan
demonstrasi, ceramah, tanya jawab atau melalui bahan bacaan. Selanjutnya
guru membagikan sejumlah kupon berbicara dengan waktu + 10 atau 15 detik
hingga 30 detik per kupon pada tiap siswa. Guru mengkondisikan kelas untuk
melakukan diskusi.
4. Kupon yang diberikan oleh guru sudah dapat digunakan sebelum kegiatan
diskusi dimulai untuk merespon pertanyaan dari guru, guru meminta siswa
menyerahkan

kupon

terlebih

dahulu

sebelum

berbicara

atau

memberi

komentar. Setiap tampil berbicara siswa menyerahkan satu kupon. Siswa dapat
tampil lagi setelah bergiliran dengan dengan siswa lainnya. Siswa yang telah
habis kuponnya tak boleh bicara lagi, siswa yang masih memegang kupon harus
bicara sampai semua kuponnya habis. Demikian seterusnya hingga semua
siswa berbicara. Jika semua kupon habis, sedangkan tugas belum selesai,
kelompok boleh mengambil kesepakatan untuk membagi kupon lagi dan
mengulangi prosedurnya kembali.
5. Shot selanjutnya guru memberi sejumlah nilai sesuai dengan waktu yang
digunakan dan jumlah indikator yang muncul melalui penggunaan kupon.
Terakhir guru memberikan penghargaan atau pengakuan terhadap upaya
maupun hasil belajar siswa baik secara individu maupun kelompok.
6. Bagian

paling

akhir

menayangkan

kerabat

kerja

produksi

film

video

pembelajaran, yang diikuti dengan caption Sekian dan Terima Kasih.


M. SHOOTING SCRIPT
N
O
1.
2.

3.

4.

SKENARIO

VISUAL
FADE IN
CU: LOGO UNDIKSHA
FADE OUT
FADE IN
MS: TIM PENGEMBANG
CU
CAPTION
TEKNOLOGI
PENDIDIKAN VA
FADE OUT
FADE IN
CU CAPTION
MEMPERSEMBAHKAN
VIDEO
PEMBELAJARAN
FADE OUT
DISSOLVE
MS: SISWA YANG
SUDAH MEMBENTUK
KELOMPOK

AUDIO
MUSIK:
UNDER

UP-DOWN-

MUSIK:
UNDER

UP-DOWN-

MUSIK: DJ

MUSIK:
UNDER

UP-DOWN-

DURASI

FADE IN
CU: CAPTION JUDUL
PENERAPAN MODEL
PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TIPE TIME
TOKEN DALAM PROSES
BELAJAR MENGAJAR
5.

6.

7.

8.
9.

FADE IN
CU:
INDIKATOR
FADE OUT

OSV
CAPTION Setelah
menyaksikan video
ini diharapkan para
guru
dan
siswa
dapat:
Memahami model
pembelajaran
kooperatif tipe time
token
Menerapkan
model pembelajaran
kooperatif tipe time
token
FADE IN
MUSIK: UP-DOWNCU: CAPTION
UNDER
SELAMAT
MENYAKSIKAN
CUT
MUSIK: UP-NORMALDOWN-UNDER
CU: ANIMASI CAPTION
RUANGAN KELAS
CUT
MUSIK LATAR:
MS: GURU MEMBUKA
NORMAL-DOWNPELAJARAN
UNDER
CUT
LIVE
MS: GURU
MENJELASKAN TUJUAN Guru: Selamat pagi
PEMBELAJARAN DAN
anak-anak, sekarang
KEGIATAN BELAJAR
kita akan belajar
YANG AKAN DILALUI
dengan
SISWA
menggunakan
model pembelajaran
kooperatif tipe time
token. Sebelumnya
ada yang tahu
tentang model
pembelajaran
kooperatif tipe time
token?
Siswa: Belum bu
guru
Guru: Kalau belum
ada yang tahu, ibu
akan menjelaskan
terlebih dahulu apa
itu model

10
.

11
.

12
.

13
.

14
.

CUT
MS: GURU
MEMBENTUK
KELOMPOK BELAJAR

pembelajaran
kooperatif tipe time
token.
LIVE
Guru: Sekarang
kalian bentuk
kelompok, masingmasing kelompok
terdiri dari 2-6 orang
Siswa: Baik bu
guru
LIVE

CUT
MS: GURU MENYAJIKAN
INFORMASI KEPADA
Guru: Setelah
SISWA
kalian membentuk
kelompok, ibu akan
memberikan materi
mengenai mata
pelajaran hari ini
dan kalian harus
bisa memecahkan
permasalahanpermasalahan yang
kalian temukan.
CUT
LIVE
MS: GURU
MEMBAGIKAN
Guru: Sekarang ibu
SEJUMLAH KUPON
akan membagikan
BERBICARA KEPADA
kupon kepada kalian
SISWA
semua. Kupon ini
akan kalian gunakan
untuk berbicara
dengan waktu + 10
atau 15 detik hingga
30 detik. Jadi semua
siswa akan berhak
untuk berbicara, dan
tidak ada yang diam
sama sekali atau
bicara terus
menerus.
CUT
LIVE
MS: GURU
MENGKONDISIKAN
Guru: Silahkan
KELAS UNTUK
kalian berdiskusi
MELAKUKAN DISKUSI
sekarang dengan
anggota kelompok
kalian, dan jangan
ada yang bercanda.
Gunakan kupon
bicara kalian sebaikbaiknya.
CUT
OSV
CU:
CAPTION
MANFAAT
MODEL Manfaat model

15
.

16
.

17
.

18
.

PEMBELAJARAN
pembelajaran
KOOPERATIF TIPE TIME kooperatif tipe time
TOKEN
token yaitu
memberikan
kesempatan yang
sama kepada semua
siswa untuk
menjawab
pertanyaan atau
mengungkapkan
pendapat/ide/gagas
an, dan untuk
mengembangkan
keterampilan sosial
agar tidak
mendominasi
pembicaraan atau
diam sama sekali.
CUT
MUSIK: NORMAL
MS: PARA SISWA
MELAKUKAN DISKUSI
KELOMPOK DAN
MENGGUNAKAN
KUPON BERBICARA
CUT
LIVE
MS:
GURU
MEMBERIKAN NILAI
Guru: Setelah
kalian melakukan
diskusi, sekarang ibu
akan memberikan
nilai sesuai dengan
waktu yang kalian
gunakan dengan
menggunakan kupon
tersebut.
CUT
LIVE
MS:
GURU
MEMBERIKAN
Guru: Sekarang ibu
PENGHARGAAN
akan memberikan
penghargaan atau
pengakuan terhadap
upaya maupun hasil
belajar kalian baik
secara individu
maupun kelompok.
Siswa: Terima kasih
bu
CUT
LIVE
MS: GURU
MENGAKHIRI ATAU
Guru: Terakhir, ibu
MENUTUP PELAJARAN meminta kalian
semua membuat
kesan dan pesan
mengenai cara
belajar yang
barusan kalian

19
.

FADE IN
CU: DENGAN
MENERAPKAN MODEL
PEMBELAJARAN
KOOPERATIF TIPE TIME
TOKEN DAPAT
MENDORONG SISWA
UNTUK
MENINGKATKAN
INISIATIF DAN
PARTISIPASINYA BAIK
DALAM DISKUSI
KELOMPOK MAUPUN
DISKUSI KELAS DAN
SISWA TIDAK
MENDOMINASI
PEMBICARAAN ATAU
DIAM SAMA SEKALI
CUT
FADE IN: DUBBER
CU: ANIMASI CAPTION
TERIMA KASIH
KEPADA IDA SANG
HYANG WIDHI WASA
KETUA JURUSAN TP FIP
UNDIKSHA
DOSEN PENGAMPU
MATA KULIAH VIDEO
PEMBELAJARAN
Dr. I Made Tegeh,
M.Pd.
TEMAN-TEMAN
SEMESTER VA
CUT
CU: KERABAT KERJA
(PEMAIN, SUTRADARA,
PENULIS NASKAH,
PENATA MUSIK, JURU
KAMERA, DUBBER,
PENATA BUSANA,
PENATA RIAS, EDITOR,
PERLENGKAPAN)
CUT
CU: ANIMASI CAPTION
SEKIAN DAN TERIMA
KASIH

20
.

21
.

22
.

lakukan, kumpulkan
sekarang. Dan
sampai bertemu
kembali minggu
depan.
OSV
Dengan
menerapkan model
pembelajaran
kooperatif tipe time
token dapat
mendorong siswa
untuk meningkatkan
inisiatif dan
partisipasinya baik
dalam diskusi
kelompok maupun
diskusi kelas dan
siswa tidak
mendominasi
pembicaraan atau
diam sama sekali.
MUSIK: UP-NORMALDOWN-UNDER

MUSIK: NORMALUNDER

MUSIK: DOWNUNDER-OUT

KETERANGAN
OSV (Off Sreen Voice) yaitu teknis audio dimana suara terdengar, tetapi orang
sebagai sumber suara tidak nampak di layar.

Long Shot (LS) atau Full Shot (FS) adalah suatu jenis pengambilan gambar dari
jarak yang cukup jauh sehingga seluruh pemandangan.
Medium Long Shot (MLS) adalah suatu jenis pengambilan gambar dari lutut keatas.
Pengambilan gambar ini disebut juga Knee Shot (KS).
Medium Close-Up (MCU) atau Chest Shot atau Bush Shot adalah pengambilan
gambar yang menampakkan kepala, bahu, dan bagian atas dada orang sehingga
memenuhi bingkai (frame) gambar.
Close-Up (CU) adalah suatu pengambilan gambar dari dekat yang menonjolkan
bagian kepala dan bahu atau pandangan suatu objek dari dekat.
FF adalah pengambilan gambar yang mengikuti fokus objek.
Sumber: http://bayuindrayasa.blogspot.co.id/2015/10/tugas-naskah-mata-kuliahvideo.html