Anda di halaman 1dari 16

LAPORAN KASUS

Oleh:
Wella Rusni
03010277

Pembimbing:
dr.Ani Yuniar, Sp.A

Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti


Kepaniteraan Klinik Departemen Ilmu Kesehatan Anak
Rumah Sakit Umum Karawang

LAPORAN KASUS
BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TRISAKTI
1

RSUD KARWANG
Nama Mahasiswa
NIM

STATUS PASIEN KASUS


:Wella Rusni
Pembimbing : dr.Ani Yuniar , SpA
: 030.10.277
Tanda tangan :

IDENTITAS PASIEN
No medik
:00598168
Nama
:Fadhilah Ahmad
Jenis Kelamin : laki-laki
Umur
: 9 tahun 5 bulan
Suku Bangsa : jawa
Agama
: Islam
Pendidikan
: Pelajar
Alamat
: Jl.Teluk Ambulu , RT/RW 03/01Jaya Laksana, Bekasi
Orang tua / Wali
Ayah:
Nama : Kartono
Umur : 46 tahun
Alamat : Jl.Teluk Ambulu , RT/RW 03/01Jaya

Ibu :
Nama : Neli
Umur : 40 tahun
Alamat : Jl.Teluk Ambulu , RT/RW 03/01Jaya

Laksana, Bekasi
Laksana, Bekasi
Pekerjaan : Karyawan swasta
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Agama : Islam
Agama : Islam
Hubungan dengan orang tua : pasien merupakan anak kandung
I. ANAMNESIS
Dilakukan secara autoanamnesis dan alloanamnesis dengan (ibu kandung pasien)
Lokasi
: Bangsal Rawamerta lantai II , kamar 147
Tanggal / waktu
: 22 Juli 2015 pukul 11.00 WIB
Tanggal masuk
: 21 Juli 2015 pukul 18.10 WIB (di IGD)
Keluhan utama
: demam sejak 4 hari SMRS
Keluhan tambahan : mual, muntah, nyeri perut dan nafsu makan menurun.
A. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG :
Pasien datang ke IGD RSUD Karawang diantar oleh orangtuanya dengan keluhan
demam sejak 4 hari sebelum masuk rumah sakit (SMRS), demam timbul secara mendadak,
suhu tinggi dengan menggunakan perabaan tangan dan dirasakan terus menerus saat siang
dan malam. Demam disertai menggigil, tidak ada keringat dingin ataupun kejang .
Pasien juga merasa mual, muntah,

badan lemas, pegal-pegal, nyeri perut serta

penurunan nafsu makan yang timbul bersamaan dengan munculnya demam sehingga pasien
sedikit minum karena merasa tenggorokannya pahit. Selain itu keluar bercak kemerahan pada
tangan dan kaki .
3 hari sebelum masuk rumah sakit pasien telah diberi obat oleh ibunya dengan obat
penurun panas tapi setelah mengkonsumsi obat tersebut demam masih tetap tinggi. Selain

demam pasien juga mengeluh nyeri perut , badan lemas , pegal-pegal, serta penurunan nafsu
makan.
2 hari sebelum masuk rumah sakit pasien mengeluh panas tetap tinggi, sakit kepala,
nyeri perut, mual, muntah 3 x berisikan makanan, badan lemas , pegal-pegal dan nafsu makan
menurun. Kemudian pasien di bawa berobat ke bidan di beri infus, dan di beri obat penurun
panas dan obat agar tidak mual.
1 hari sebelum rumah sakit setelah mengkonsumsi obat dan di beri infus pasien tidak
muntah lagi dan panas sudah mulai turun.Oleh sebab itu infusan dicabut. Setelah infusan
dicabut keesokan sorenya panas mulai tinggi lagi dan pasien mual dan muntah saat diberi
makan dan minum. Pasien menyangkal adanya batuk, flu, mimisan ataupun gusi berdarah.
Tidak ada kejang. Pasien mengaku buang air besar dan buang air kecil normal.

B. RIWAYAT KEHAMILAN / KELAHIRAN


Morbiditas kehamilan

Tidak ada. Anemia (-), HT (-), DM (-),


penyakit jantung (-), penyakit paru (-),

KEHAMILAN
Perawatan antenatal

infeksi (-)
2 x kontrol ke tempat praktek bidan dan

sudah melakukan imunisasi TT 2x


Bidan
Bidan
Normal
Cara persalinan
Penyulit : Masa gestasi
Cukup Bulan (36-37 minggu)
Berat lahir : 3000 gram
KELAHIRAN Keadaan bayi
Panjang lahir : Lingkar kepala : tidak tahu
Langsung menangis (+)
Kemerahan (+)
Nilai APGAR : (tidak tahu)
Kelainan bawaan : Kesimpulan riwayat kehamilan / kelahiran : pasien lahir normal dengan tanpa penyulit
Tempat persalinan
Penolong persalinan

dan cukup bulan


3

C. RIWAYAT PERKEMBANGAN
Pertumbuhan gigi I : Umur 8 bulan
(Normal: 5-9 bulan)
Gangguan perkembangan mental : Tidak ada
Psikomotor
Tengkurap

: Umur 4 bulan

(Normal: 3-4 bulan)

Duduk

: Umur 8 bulan

(Normal: 6-9 bulan)

Berdiri

: Umur 10 bulan

(Normal: 9-12 bulan)

Berjalan

: Umur 14 bulan

(Normal: 12-18 bulan)

: Umur 11 bulan

(Normal: 9-12 bulan)

Pengucapan kata-kata

Kesimpulan riwayat pertumbuhan dan perkembangan : tidak terdapat kertelambatan


dalam pertumbuhan dan perkembangan pasien, baik sesuai usia.
D. RIWAYAT MAKANAN
Umur
(bulan)

ASI/PASI

Buah /
Biskuit

Bubur Susu

Nasi Tim

02

ASI

24

ASI

46

ASI

68

ASI

8 10

ASI + susu formula

10 -12

ASI + susu formula

12-24
susu formula
+
Kesimpulan riwayat makan : pada usia 1 tahun

Jenis Makanan
Frekuensi dan Jumlah
Nasi / Pengganti
Nasi /hari, sekali makan 1piring
Sayur
3x/minggu
Daging
1x/minggu
Telur
4x/minggu
Ikan
2x/minggu
Tahu
3x/ hari
Tempe
2x/ hari
Susu (merk / takaran)
Susu / 3 -4 kali /minggu
Lain lain
Biskuit/ wafer/ roti/ buah 1x/ hari.
Kesimpulan : kualitas makan baik dan kuantitas baik
Kesulitan makanan selama sakit, diakui asupan makanan pasien berkurang dikarenakan
nafsu makan yang menurun.

Kesimpulan riwayat makanan : Sejak lahir pasien mendapatkan ASI sampai usia 1 tahun.
Asupan makanan pasien sehari-hari cukup baik. Saat sakit ini didapatkan asupan makanan
yang berkurang.

E. RIWAYAT IMUNISASI
Vaksin
Hepatitis B
Polio

Dasar ( umur )
0 bulan 1 bulan
2 bulan

6 bulan
4 bulan

Ulangan ( umur )

BCG

2 bulan

DPT / PT
Campak

6 bulan
-

Kesimpulan riwayat imunisasi : Imunisasi dasar tidak lengkap dan sesuai jadwal. Tidak
dilakukan imunisasi tambahan.
F. RIWAYAT KELUARGA
a. Corak Reproduksi
No

Tanggal lahir

Jenis

(umur)

kelamin

1.

Hidup

Lahir
mati

Abortus

Mati

Keterangan

(sebab)

kesehatan

ya

Premature

2.

17 tahun

Perempuan

Ya

3.

11 tahun

Perempuan

Ya

Fadhillah Ahmad

Laki-laki

Ya

Pasien

b. Riwayat Pernikahan
Nama
Perkawinan keUmur saat menikah
Pendidikan terakhir
Agama
Suku bangsa
Keadaan kesehatan
Kosanguinitas
Penyakit, bila ada

Ayah / Wali
Tn.
1
26 tahun
Tamat SMA
Islam
Jawa
Sehat
-

Ibu / Wali
Ny.
1
23 tahun
Tamat SMP
Islam
Jawa
Sehat
5

c. Riwayat Penyakit Keluarga : Pada anggota keluarga pasien, tidak ada yang
menderita gejala atau penyakit yang sama seperti yang dialami oleh pasien.
d. Riwayat Kebiasaan Keluarga : Pada anggota keluarga ada yang memiliki kebiasaan
merokok. Pasien menyangkal adanya kebiasaan minum minuman beralkohol, dan
penggunaan obat-obatan terlarang.
Kesimpulan Riwayat Keluarga : tidak ada anggota keluarga yang mengalami gejala dan
penyakit yang serupa dengan pasien.
G. RIWAYAT PENYAKIT YANG PERNAH DIDERITA
Penyakit

Umur

Penyakit

Umur

Penyakit
Penyakit

Alergi

(-)

Difteria

(-)

Cacingan

(-)

Diare

(+) 1 tahun

Penyakit ginjal

(-)

DBD

(-)

Kejang

(-)

Radang paru

(-)

Otitis

(-)

Rubeola

(+) 6 tahun

TBC

(-)

Parotitis

(-)

Operasi

(-)

Lain-lain: -

jantung

Umur
(-)

Kesimpulan Riwayat Penyakit yang pernah diderita : Pasien belum pernah mengalami
penyakit yang sama sebelumnya.

H. RIWAYAT LINGKUNGAN PERUMAHAN


Menurut pengakuan ibu pasien keadaan lingkungan rumah tidak padat penduduk , di
kanan kiri rumah pasien banyak lahan kosong yg berisikan semak-semak dan dibelakang
rumah pasien terdapat sawah . Ventilasi dan pencahayaan baik tetapi pada malam hari
banyak nyamuk. Terdapat jentik nyamuk di aliran pembuangan air (got) . Ibu pasien
menyatakan dikampungnya ada yang mengalami sakit yang serupa dan dirawat dirumah sakit
tahun lalu . Didaerah tersebut belum pernah dilakukan fogging .

Kesimpulan Keadaan Lingkungan : Lingkungan rumah tidak padat penduduk, terdapat


jentik nyamuk di aliran pembuangan air (got) . Disekitar kampung pasien juga ada yang
mengalami sakit seperti pasien pada tahun lalu.
II. PEMERIKSAAN FISIK (Tanggal 25 Juli 2015 jam 18.24 WIB)
STATUS GENERALIS
Keadaan Umum
Kesan Sakit
: Tampak sakit sedang
Kesadaran
: Compos mentis
Kesan Gizi
: Gizi Kurang
Keadaan lain
: Pucat (-), ikterik (-), sesak (-), sianosis (-)
Data Antropometri
Berat Badan sekarang
: 33 kg
Tinggi Badan
: 125 cm
Status Gizi
BB / U = 28/29 x 100 % = 96.5 (gizi normal)
TB / U = 125/134 x 100 % = 93.2 (tinggi normal)
BB ideal 28 kg
BB / TB = 33/28 x 100 % = 117.5% (gizi normal)
Status gizi diatas berdasarkan kurva CDC 2000, pasien termasuk dalam kategori gizi
normal menurut CDC gizi normal BB/TB 90-120. Dari ketiga parameter yang digunakan
diatas didapatkan gizi

normal untuk parameter BB/U dan BB/TB, sedangkan untuk

parameter TB/U didapatkan tinggi normal.

Tanda Vital
Tekanan Darah: 100/80 mmHg
Nadi
: 92 x / menit, kuat, isi cukup, ekual kanan dan kiri, regular
Nafas
: 28 x / menit, tipe abdomina thoracol
Suhu
: 38.7C, axilla (diukur dengan termometer air raksa)
KEPALA
: Normosefali
RAMBUT
: Rambut hitam, lurus, lebat, distribusi merata dan tidak mudah dicabut
WAJAH
: Wajah simetris, tidak ada pembengkakan, luka atau jaringan parut
MATA:
Visus
Sklera ikterik
Konjungtiva anemis
Exophthalmus

: tidak dilakukan
: -/: -/: -/-

Ptosis
Lagofthalmus
Cekung
Kornea jernih

: -/: -/: -/: +/+

Enophtalmus

: -/-

Strabismus

: -/-

kornea jernih

: +/+

Nistagmus

: -/-

lensa jernih

: +/+

Pupil

: bulat, isokor

Refleks cahaya
: langsung +/+ , tidak langsung +/+
TELINGA :
Bentuk
: normotia
Tuli
: -/Nyeri tarik aurikula : -/Nyeri tekan tragus
: -/Liang telinga
: lapang
Membran timpani
: sulit dinilai
Serumen
: -/Refleks cahaya
: sulit dinilai
Cairan
: -/Ruam merah
: -/HIDUNG :
Bentuk
: simetris
Napas cuping hidung
: -/Sekret
: -/Deviasi septum
:Mukosa hiperemis
: -/BIBIR
: mukosa berwarna merah muda, kering (+), sianosis (-), pucat (-)
MULUT
: trismus (-), oral hygiene cukup baik, halitosis (-),mukosa gusi berwarna
merah muda, mukosa pipi berwarna merah muda, arcus palatum simetris
LIDAH

dengan mukosa palatum berwarna merah muda


: Normoglosia, mukosa berwarna merah muda, hiperemis (-), atrofi papil (-),

tremor (-), lidah kotor (-)


TENGGOROKAN : dinding posterior faring tidak hiperemis, uvula terletak di tengah,
ukuran tonsil T1/T1 tidak hiperemis, kripta tidak melebar, tidak ada detritus
LEHER

: Bentuk tidak tampak kelainan, edema (-), massa (-), tidak tampak dan tidak
teraba pembesaran tiroid maupun KGB, trakea tampak dan teraba di tengah

THORAKS :
Jantung
Inspeksi
Palpasi
Perkusi

Auskultasi
Paru
Inspeksi

: ictus cordis terlihat pada ICS V linea midklavikularis sinistra


: ictus cordis teraba pada ICS V linea midklavikularis sinistra
: batas kiri jantung : ICS V linea midklavikularis sinistra
Batas kanan jantung : ICS III-V linea sternalis dextra
Batas atas jantung : ICS III linea parasternalis sinistra
: BJ I-II regular, murmur (-) , gallop (-)
: bentuk thoraks simetris pada saat statis dan dinamis, tidak ada
pernafasan yang tertinggal, pernafasan abdominal - thoracal , pada sela
iga tidak terlihat adanya retraksi, pembesaran KGB aksila -/-, bagian

Palpasi
Perkusi

dada terdapat ruam merah (-)


: nyeri tekan (-), benjolan (-), gerak napas simetris kanan dan kiri,
vocal fremitus sama kuat kanan dan kiri.
: sonor dikedua lapang paru.
Batas paru-lambung : ICS VII linea axillaris anterior
Batas paru-hepar
: ICS VI linea midklavikularis dextra
8

Auskultasi

: suara napas vesikuler, regular, ronkhi -/-, wheezing -/-

ABDOMEN :
Inspeksi : warna kulit sawo matang,ruam merah (-), kulit keriput (-), umbilicus

normal, gerak dinding perut saat pernapasan simetris, gerakan peristaltik (-)
Auskultasi : bising usus (+), frekuensi 4x / menit
Perkusi : timpani pada seluruh lapang perut, shifting dullness (-)
Palpasi : supel, nyeri tekan (+) pada epigastrium , hepar tidak teraba membesar, lien
tidak teraba membesar.

GENITALIA : jenis kelamin laki-laki


KELENJAR GETAH BENING:
Preaurikuler
: tidak teraba membesar
Postaurikuler
: tidak teraba membesar
Submandibula
: tidak teraba membesar
Supraclavicula
: tidak teraba membesar
Axilla
: tidak teraba membesar
Inguinal
: tidak teraba membesar
EKSTREMITAS :
Simetris, tidak terdapat kelainan pada bentuk tulang, posisi tangan dan kaki, serta
sikap badan, tidak terdapat keterbatasan gerak sendi, akral hangat pada keempat
ekstremitas, terdapat ruam merah/petekie pada kedua ekstremitas atas dan bawah,
sianosis (-), edema (-), capillary refill time < 2 detik. Rumple Leed (+)
KULIT : warna sawo matang merata, tidak ikterik, tidak sianosis,lembab, terdapat bercak
kemerahan yang tidak hilang dengan penekanan atau petechie (+) pada tangan dan
kedua tungkai bawah , capillary refill time < 2 detik

III. PEMERIKSAAN PENUNJANG


(Lab. Dari IGD pada tanggal 25 Juli 2015 pukul 19:11)
Hematologi
Leukosit

Hasil

Nilai Normal

2.92 ribu/ L

4.5 13.5
9

Hemoglobin

13.6 g/ dL

11.5 13.5

Hematokrit

39 %

35 45

Trombosit

134 ribu / L ()

150 440

Basofil
Eosinofil
Netrofil
Limposit
Monosit

0
0
58
36
6

0-1
1-3
40-70
20-40
2-8

MCV

78 fL

75 95

MCH

27 pg

25 33

35 g/dL

31 37

88 mg/dL

<140

+
-

MCHC
Glukosa Darah Sewaktu
IgG
IgM
Imunologi
S. Thyposa H
S. Paratyphi A
S. Paratyphi B
S. Paratyphi C
S. Thyposa O
S. O Paratyphi A
S. O Paratyphi B
S. O Paratyphi C

Hasil
-

Nilai Normal
-

+(1/160)

IV. RESUME
Pasien laki-laki berusia 9 tahun 5 bulan, datang ke IGD RSUD Karawang diantar
oleh orangtuanya ke IGD RSUD Karawang dengan keluhan demam sejak 4 hari SMRS.
Demam timbul secara mendadak , suhu tinggi terjadi secara terus-menerus. Demam disertai
menggigil, tidak ada keringat dingin ataupun kejang . Pasien juga merasa mual, muntah,
badan lemas, pegal-pegal, nyeri perut serta penurunan nafsu makan. Selain itu keluar bercak
10

kemerahan pada tangan dan kaki . Pasien menyangkal adanya batuk, flu, mimisan ataupun
gusi berdarah. Tidak ada kejang. Pasien mengaku buang air besar dan buang air kecil normal.
Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran pasien compos mentis, kesan sakit yaitu
sakit sedang

dan kesan gizi normal .Tidak tampak adanya pucat, ikterik, sianosis dan

dispnea. Dari tanda vital didapatkan tekanan darah 100/80, HR 92 x/menit,reguler,kuat,isi


cukup ekual, RR 28 x/menit ,reguler tipe abdominal thoracal dan suhu pasien 38,7oC Rumple
leed (+)
Dari status generalis mulai dari kepala dbn, mata dbn, telinga dbn, hidung : epistaksis
(-), gusi berdarah (-) ,lidah kotor (-), tenggorokan dbn. Leher tidak teraba pembesaran tiroid
ataupun KGB, pemeriksaan thoraks tidak ditemukan kelainan, pemeriksaan BU (+) perut
supel terdapat nyeri perut daerah epigastrium, pemeriksaan ekstremitas akral hangat ,terdapat
ptechie di keempat ekstremirtas dan rumple leed (+).
Pada pemeriksaan laboratorium hematologi didapatkan leukopenia, trombositopenia,
igG (+) , S.O Parathypi + 1/160.

V. DIAGNOSIS BANDING
-

Demam thypoid
Demam Chikungunyak

VI. DIAGNOSIS KERJA


Demam Berdarah Dengue derajat I

VII. PEMERIKSAAN ANJURAN


Hematologi rutin ulang
IgM & IgG Dengue blot
NS-1
VIII. PENATALAKSANAAN
Non medika Mentosa
1. Tirah baring
11

2.
3.
4.
5.
6.

Observasi tanda-tanda vital


Banyak minum (1-2 liter/hari)
Periksa darah rutin tiap 12 jam
Kompres air hangat bila perlu
Komunikasi, informasi, dan edukasi orang tua pasien tentang penyakit pasien

Medika Mentosa
- IVFD RL 30 tpm
- Syr Paracetamol 3x II cth

IX. PROGNOSIS
Ad Vitam
Ad Functionam
Ad Sanationam

: Ad Bonam
: Ad Bonam
: Ad Bonam

12

FOLLOW-UP
Tanggal
26/7/15
Perawatn
hari 1

BB = 33kg
-

27/7/15
Perawatn
hari 2

BB = 33kg
-

S
Demam (+) hari ke 5
Mual (+)
Nyeri perut(+)
Badan lemas , pegalpegal (+)
Nafsu makan menurun
dan minum sulit
BAB 6 x cair kuning
ampas (+)
BAK kuning

O
A
Tampak sakit sedang, compos mentis
Demam Dengue
TTV :
TD 100/70 mmHg
N 100x/m
R 26x/m
S 39,30C
Kepala: normosefali
Mata : CA -/-, SI -/THT : dbn, sekret (-)
Leher : KGB ttm
Tho : SN vesikuler, rh -/-, wh -/-, BJ I-II
reguler, m (-), g (-)
Abd : BU (+) 4x/menit, NT(+),turgor baik
Ext : akral hangat ++/++
Ptekiae : ++/++
Rumple lead (+)
Demam (-) hari ke 6
Tampak sakit sedang, compos mentis
Demam Dengue
Mual (+)
TTV :
Nyeri perut, ulu hati (+) TD 100/70 mmHg
Badan lemas , pegal- N 88x/m
R 20x/m
pegal (+)
S 36,60C
Nafsu makan menurun
BAB 3 x cair kuning Kepala: normosefali
Mata : CA -/-, SI -/ampas (+)
THT : dbn, sekret (-)
BAK kuning
Leher : KGB ttm
Tho : SN vesikuler, rh -/-, wh -/-, BJ I-II
reguler, m (-), g (-)
Abd : BU (+) 4x/menit, NT(+) pada aderah

P
-IVFD RL 30 tpm
- Syr Paracetamol 3x II cth
-

Antasid 3x I cth

Cek H2TL/12 jam

IVFD RL 30 tpm
Syr Paracetamol 3x II cth
Antasid 3x I cth
Cek H2TL/12 jam

13

28/7/15
Perawatn
hari 1

BB = 33kg -

29/7/15
Perawatn
hari 1

BB = 33kg -

Demam (-) hari ke 7


Nyeri epigastrium(+)
Badan lemas , pegalpegal (+)
Nafsu makan membaik
BAB 1 x cair kuning
ampas (+)
BAK kuning

Demam (+) hari ke 8


Nyeri ulu hati (+)
Badan lemas , pegalpegal (+)
Nafsu
makan
membaik(-)
BAB 6 x cair kuning
ampas (+)
BAK kuning

epigastrium dan umbilicus.


Ext : akral hangat ++/++
Ptekiae : ++/++
Rumple lead (-)
Tampak sakit ringan, compos mentis
TTV :
TD 110/70 mmHg
N 93 x/m
R 19 x/m
S 36,50C
Kepala: normsefali
Mata : CA -/-, SI -/THT : dbn, sekret (-)
Leher : KGB ttm
Tho : SN vesikuler, rh -/-, wh -/-, BJ I-II
reguler, m (-), g (-)
Abd : BU (+) 4x/menit, NT(-),.
Ext : akral hangat ++/++
Ptekiae : ++/++
Rumple lead (-)
Tampak sakit ringan, compos mentis
TTV :
TD 100/80 mmHg
N 80x/m
R 24x/m
S 36,30C
Kepala: normosefali
Mata : CA -/-, SI -/THT : dbn, sekret (-)
Leher : KGB ttm
Tho : SN vesikuler, rh -/-, wh -/-, BJ I-II
reguler, m (-), g (-)

Demam Dengue

IVFD RL 30 tpm
Syr Paracetamol 3x II cth
Antasid 3x I cth
Cek H2TL/12 jam

IVFD 2A 10 tpm
Syr Paracetamol 3x II cth
Antasid 3x I cth
Amoxicilin 3 x 1 gram

Demam Dengue

14

Abd : BU (+) 4x/menit, NT(-),.


Ext : akral hangat ++/++
Ptekiae : Rumple lead (-)
Pasien di pulangkan dan datang
kembali ke poli anak untuk
kontrol pada tgl 4 agustus

FOLLOW UP LABORATORIUM ( tgl : 26- 28 /07/2015)


Pemeriksaan

Leukosit

Normal

4.50- 13.50 x
103/uL

26/7/15
Pukul
06:46
3,93

26/7/15
Pukul
19:43
3,9

27/7/15
Pukul
13:15
4,32

27/7/15
Pukul
19:16
3,67

27/7/15
Pukul
02:44
4,14

28/7/15
Pukul 12:55
6,4

15

Hemoglobin
(Hb)

11,5 15,5 g/dL

13,9

14,8

13,9

14,1

15,1

15

Hematokrit
(Ht)
Trombosit

35 45%

40,2

42,5

38,2

38,7

43,8

41,7

150-440 x 103/uL

106

83

56

49

67

56

Dengue IgG

Negatif

Dengue IgM

Negatif

16