Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

TANDA BAHAYA KEHAMILAN


Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Profesi Ners Stase Keperawatan
Maternitas

DISUSUN OLEH:
IIN ANDRIYANI

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TANGERANG
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


Bidang Studi : Profesi Ners Stase Keperawatan Maternitas
Topik
: Tanda Bahaya Kehamilan
Sasaran
: Ibu hamil dan Keluarga di ruang tunggu Poli Kebidanan RSU
Kabupaten Tangerang
Tempat
: Ruang tunggu poli kebidanan
Hari/Tanggal : Kamis, 24 November 2016

Waktu
Durasi

: 11.00 WIB s.d 11.15 WIB


: 15 menit

1. ANALISA SITUASIONAL
Penyuluh : Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ners.
Peserta

: Ibu hamil dan Keluarga di ruang tunggu Poli Kebidanan RSU


Kabupaten Tangerang

2. TUJUAN INSTRUKSIONAL
1) Tujuan Instruksional Umum
Untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan keluarga tentang tanda
dan bahaya kehamilan.
2) Tujuan Instruksional Khusus
Setelah dilakukan promosi kesehatan tentang tanda bahaya
kehamilan, peserta dapat :
1. Mengetahui dan memahami definisi tanda bahaya kehamilan
2. Mengetahui dan memahami tanda bahaya kehamilan
3. Mengetahui dan memahami sikap yang harus dilakukan keluarga/ibu
4. Mengetahui dan memahami cara mengatasi dan mengantisipasi
3. MATERI
1. Pengertian kehamilan resiko tinggi
2. Tanda bahaya kehamilan
3. Sikap yang harus dilakukan oleh keluarga/ibu
4. Cara mengatasi dan mengantisipasi.
4. METODE
1) Ceramah
2) Diskusi
5. ALAT DAN MEDIA
1) Leaflet
6. KEGIATAN PELATIHAN
N
O
1

KEGIATAN
TAHAP
Pembukaan
2 menit

Penyuluh
1) Menyampaikan salam pembuka
2) Memperkenalkan diri
3) Menyampaikan tujuan promosi
kesehatan dengan metode ceramah
dan demonstrasi
4) Kontrak waktu

Peserta

Petugas

1) Menjawab
salam
2) Mendengarkan
3) Memperhatikan
4) Menyepakati
kontrak
waktu

Pemateri

Pelaksanaan
, diskusi
berserta
Tanya
jawab
11 menit

Evaluasi
dan
Terminasi
2 menit

1) Tahap pertama: Orientasi


Menjelaskan tata cara jalannya
promosi kesehatan
2) Mengkaji pengetahuan klien dan
keluarga tentang tanda bahaya
kehamilan
3) Tahap kedua: Penyampaian materi
1. Pengertian
tanda
bahaya
kehamilan
2. Tanda bahaya kehamilan
3. Sikap yang harus dilakukan oleh
keluarga/ibu
4. Cara
mencegah
dan
mengantisipasi

1) Memperhatikan
dan
mendengarkan

1) Penyuluh memberikan pertanyaan

1) Mendengarkan
2) Menjawab
pertanyaan

singkat tentang tanda bahaya


kehamilan
2) Menyimpulkan kegiatan promosi
kesehatan
3) Mengucapkan terima kasih atas
peran serta peserta
4) Menyampaikan salam penutup

Pemateri

2) Menjawab
pertanyaan
pemateri
3) Memperhatikan
dan
mendengarkan

Pemateri

1) Evaluasi proses
(1) Kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan tujuan pembelajaran dapat
tercapai
(2) Peserta antusias terhadap materi yang disampaikan.
(3) Peserta mengikuti jalannya kegiatan sampai selesai.
(4) Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar.
2) Evaluasi Hasil
90% Peserta mampu memahami tanda bahaya kehamilan

MATERI PENYULUHAN
1. Definisi Tanda Bahaya Kehamilan
Tanda bahaya kehamilan adalah suatu kehamilan yang memiliki suatau tanda
bahaya atau risiko lebih besar dari biasanya (baik bagi ibu maupun bayinya),
akan terjadinya penyakit atau kematian sebelum maupun sesudah persalinan
(Tiran, 2007).

2. Tanda Bahaya Kehamilan


a. Perdarahan pada vagina
Letak plasenta yang tidak normal, tanda : darah berwarna merah segar,
banyak dan tidak terasa sakit Plasenta lepas.
tanda : darah bewarna kehitaman dan terasa nyeri.
b. Sakit kepala yang hebat
Bisa terjadi apabila ibu kurang istirahat atau menderita tekanan darah
tinggi.
c. Penglihatan kabur
Perubahan penglihatan disertai dengan sakit kepala, dicurigai ibu
memiliki tekanan darah tinggi.
d. Bengkak pada wajah dan jari tangan
Adanya penimbunan cairan dalam jaringan tubuh ibu dapat diketahui
dari kenaikan berat badan.

e. Keluar cairan pada vagina


Dapat menyebabkan terjadinya infeksi langsung pada janin.
f. Gerakan janin tidak teraba
Bila ibu hamil mengeluh tidak terasa gerakan janin, perut dan
payudara terasa mengecil dicurigai kematian janin.
g. Sakit perut yang hebat
Apabila perut ibu terasa sangat nyeri secara tiba-tiba dan terasa sangat
keras seperti papan serta disertai perdarahan pada vagina.
h. Demam tinggi
Adanya infeksi dan dapat menyebabkan keguguran dan lahir prematur.
2. Sikap Yang Harus Dilakukan Oleh Ibu/Keluarga
a. Jangan panik
b. Mencari dan mempersiapkan transportasi
c. Segera bawa ibu ke tempat bidan, puskesmas, RS atau pelayanan
kesehatan yang lain.
d. Siapkan donor darah bila diperlukan.
3. Cara Mencegah atau Mengantisipasi
a. ANC secara rutin
b. Mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang seperti : sayuran hijau,
lauk, buah, susu hamil / susu kedelai / kacang hijau
c. Istirahat cukup
d. Olahraga ringan misalnya : jalan-jalan
e. Dukungan dari keluarga
f. Hindari stres dengan tidak berfikir berat
g. Jangan melakukan pekerjaan yang terlalu barat atau beresiko dan
jangan capek
h. Bila timbul keluhan yang meresahkan, segera pergi ke tenaga
kesehatan atau tempat pelayanan kesehatan

DAFTAR PUSTAKA
Depkes RI. 1993. Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil Dalam Konteks Keluarga.
Pusdiknakes : Jakarta.
Difiori, judi. 2004. Pregnancy Fitness. Prestasi Pustaka Raya : Jakarta.