Anda di halaman 1dari 2

Nama : Theodora Dolorosa, Yovita Indriana

DIARE PADA KEHAMILAN


Penyebab Terjadinya Diare pada Ibu Hamil
Penyakit diare disebabkan oleh usus yang tidak mampu untuk menyerap air yang terdapat dalam
kotoran sehingga menyebabkan terjadinya pengeluaran feses yang banyak hingga sampai > 3 kali
dalam sehari. Adapun faktor faktor yang menyebabkan diare pada wanita hamil antara lain
sebagai berikut:
1. Pola Makan : pola makan ibu hamil yang tidak sehat dan akibat ngidam makanan pedas,
terlalu asam dan dan makanan yang tidak higienis yang mengakibatkan ibu hamil
menderita diare.
2. Minum Susu : Minum susu yang berlebihan dan tidak mengandung laktosa atau sedikit
mengandung laktosa, maka tubuh akan sulit untuk mencernanya dan mengakibatkan usus
tidak dapat beradaptasi yang kemudian menyebabkan diare.
3. Infeksi Bakteri : Tubuh yang terinfeksi oleh bakteri parasit dan virus seperti bakteri E.
coli, salmonella, balantadium coli nentamoeba ritavirus dan adenovirus yang terdapat
dalam bahan makanan yang dikonsumsi oleh manusia, menyebabkan tubuh akan
mengalami diare.
4. Konsumsi Obat : Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat untuk mengatasi
sembelit dan obat penetral asam lambung akan dapat mengganggu keseimbangan usus
yang akhirnya menyebabkan diare pada wanita hamil
5. Perubahan Hormon : Meningkatnya produksi hormon yang pesat saat hamil akan
membuat produksi asam lambung menjadi tergangu dan sistem pencernaan tubuh secara
keseluruhan yang akan menjadi penyebab diare pada ibu hamil. Selain itu faktor diare
pada wanita hamil bisa dipengaruhi karena membesarnya ukuran rahim yang membuat
gerakan usus menjadi tersumbat, dan membuat bakteri dapat tumbuh dengan pesat dan
akhirnya menyebabkan diare.

Gejala dan Jenis Diare


Jika diare yang diderita belum mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh,
maka diare yang terjadi pada wanita hamil itu tergolong diare yang ringan dan hanya
memerlukan perawatan yang dapat dilakukan sendiri di rumah dengan memperhatikan konsumsi
air yang banyak. Ciri gejala diare ringan antara lain tidak menimbulkan demam, kulit tidak
mengering, denyut nadi masih normal dan air seni tidak berwarna keruh. Akibat yang
ditimbulkan oleh penyakit diare secara umum yaitu bisa membuat tubuh kekurangan cairan
sehingga tubuh akan mengalami dehidrasi. Tanda gejala diare yang serius antara lain seringnya
BAB, terjadi pendarahan pada feses, perut mual dan kram, muntah, demam, nyeri di kepala dan
jantung berdebar kencang serta urine berwarna keruh atau kuning gelap.
Cara Mengobati Diare pada Ibu Hamil
Langkah awal dalam melakukan pengobatan penyakit diare pada Ibu hamil sama saja seperti
pada umumnya yaitu dengan memberikan cairan oralit. Jika tidak memiliki cairan oralit, maka
dapat membuatnya sendiri dirumah dengan mencampurkan satu sendok garam dengan satu
sendok gula pasir kemudian larutkan pada satu gelas air hangat. Namun jika diare yang Anda
alami sudah masuk dalam kategori gejala yang serius maka Anda harus segera memeriksakannya
ke Dokter atau rumah sakit untuk segera mendapat penanganan yang serius.