Anda di halaman 1dari 18

RuangTani.Com – Jambu bol adalah Tanaman buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jambu air. Mungkin sebagian orang tidak begitu suka dengan buah yang satu ini, Namun jambu bol sangat banyak khasiatnya bagi kesehatan. Harganya juga tidak kalah menarik dari buah lainya. Peluang bisnis budidaya jambu bol ini masih terbuka lebar.

RuangTani.Com – Jambu bol adalah Tanaman buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang

10 Panduan Lengkap Cara Budidaya Jambu Bol Berpeluang Bisnis

Syarat Tumbuh

Iklim

Tanaman jambu bol dapat tumbuh baik di daerah dengan curah hujan 500-3000 mm/tahun.

 

Pertumbuhan tanaman jambu bol memerlukan intensitas cahaya 40-80%.

 

Suhu ideal untuk pertumbuhan tanaman jambu bol adalah 18-28 ° C.

 

Kelembaban udara antara 50-80%.

 
 

Media Tanam

 

Lahan yang cocok adalah tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik.

Tanah Inceptisol sangat baik untuk tanaman ini, sedangkan tanah tidak terlalu subur sebagai Ultisol dan Oksisol (Podsolik Merah Kuning) masih baik untuk budidaya jambu bol setelah diberi pupuk dan kapur.

Keasaman tanah (pH) antara 5,5-7,5 sangat cocok untuk pertumbuhannya.

Ketinggian Tempat

Tanaman jambu bol mempunyai daya adaptasi yang besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai 1.200 m dpl.

Teknik Budidaya Jambu Bol

Pembibitan

Persyaratan Benih

Benih yang berasal dari varietas unggul, berusia lebih dari 15 tahun, produksi produktif dan stabil. Biji berasal dari buah masak dipohon, ukuran normal dan halus. Biji dikeringkan selama 1-3 hari di tempat teduh. Benih yang memenuhi syarat yang relatif besar, ukuran seragam, bernas dan tidak cacat.

Pembuatan Persemaian

Persemaian dapat dilakukan di dalam bedengan atau polybag.

Bedengan

Olah tanah sedalam 30-40 cm dengan cangkul, keringanginkan 15-30 hari. Buat bedengan lebar 100-120 cm, tinggi 30-40 cm, panjang sesuai lahan dan jarak antar bedengan 60 cm.

Campurkan 2kg/m2 pupuk kandang dengan tanah bedengan.

Buat sungkup bedengan berbentuk setengah lingkaran dengan tinggi pusat lingkaran minimal 50 cm.

Naungi sungkup dengan plastik bening.

Teknik Penyemaian Biji

Bedengan

Siram tanah bedengan.

Buat lubang semai pada jarak 15 x 10 cm.

Semai biji di lubang sedalam 3-5 cm dan tutup dengan tanah tipis, siram kembali.

Polybag

Siram media di dalam polybag.

Semaikan satu biji sedalam 3-5 cm, tutup dengan tanah dan siram secukupnya.

Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian

Penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari, terutama jika kemarau.

Penyiangan dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma.

Pemupukan setiap 3 bulan dengan urea, SP-36 dan KCl (2:1:1) sebanyak 50- 100 g/m2 atau 4 g/polibag.

Penyemprotan pestisida dengan konsentrasi 30-50% dari dosis anjuran.

Membuka sungkup jika cuaca cerah secara berangsur-angsur agar tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan kebun.

Pemindahan Bibit

Bibit di bedengan dipindahkan ke polybag setelah berumur 6 bulan. Pindah tanam ke lapangan dilakukan setelah bibit berumur 10-12 bulan di persemaian.

Bibit Enten(Grafting)

Model sambungan yang terbaik adalah sambungan celah. Batang bawah yang berasal dari bibit diperbanyak dengan biji berusia 10-12 bulan sedangkan tunas yang diambil dari pohon induk yang unggul. Setelah disambung, bibit dipelihara selama 2-3 bulan.

Bibit Cangkok

Cabang yang akan dicangkokkan pada tanaman unggul dan produktif. Cabang yang dipilih tidak terlalu tua/muda, hijau keabu-abuan/kecoklat-coklatan dengan diameter minimal 1,5 cm. Setelah 2-2,5 bulan (sudah berakar), langsung dipotong dan ditanam dalam polybag dengan tanah campuran media pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Bibit dirawat selama 1 bulan.

Pengolahan Media Tanam

Persiapan

Lahan hanya diolah di lubang tanam dan dilaksanakan 15-30 mhari sebelum tanam. Jarak tanam jambu bol adalah 8 x 8 m dengan lubang tanam berukuran 60 x 60 x 50 cm.

Pembukaan Lahan Tanam

Menggali lubang tanam sedalam 25 cm untuk membentuk lubang dangkal 60 x 60 x 25 cm Tempatkan tanah galian di satu sisi. Menggali kembali ke kedalaman 50 cm dan menempatkan tambang di sisi lain. Keringanginkan 15-30 hari. Masukkan tanah galian lapisan bawah. Campur 20-40 kg/ha pupuk kandang dengan tanah digali dan masukkan ke dalam lubang. Sementara itu, pilih dan mempersiapkan bibit berkualitas dan sehat, benih/hektar adalah 156 batang.

Teknik Penanaman

Pembuatan Lubang Taman

Lubang tanam dibuat dengan menggali lahan berukuran 30 x 30 x 30 cm.

Cara Penanaman

Bibit ditanam di awal musim hujan kecuali jika air selalu berlimpah.

Taburkan insektisida 100 gram Furadan 3 G dan 100-150 gram campuran urea, SP-36 dan KCl (2:1:1) ke dalam lubang tanam.

Siram media polybag, sobek polybag, keluarkan bibit beserta tanahnya dan tanamkan di lubang. Siram secukupnya.

Timbun dengan tanah sampai pangkal batang dan padatkan tanah di sekitar batang.

Pasang tiang penyangga di sisi kiri/kanan dan ikat tanaman ke tiang penyangga.

Pemeliharaan Tanaman

Penyulaman

Dilakukan sebelum tanaman berumur 1 bulan. Bibit yang tidak tumbuh diganti dengan bibit baru yang ditanam pada lubang tanam yang sama.

Perempalan/Pemangkasan

Pemangkasan

bertujuan

untuk

membentuk

pohon

dan

sekaligus

meningkatkan

produktifitas.

Pemangkasan I

 

Tanaman berumur kurang dari 1 tahun

 

Memotong ujung batang sampai ketinggian 70-100 cm dari tanah

 

Setelah cabang primer terbentuk, dipilih dua atau tiga cabang primer terbaik dan dibiarkan tumbuh sampai 50 cm.

Pemangkasan II

Memotong ujung batang cabang primer yang sudah berukuran panjang 50 cm.

Cabang primer dipotong sampai 30 cm dari pangkalnya. Setelah cabang sekunder terbentuk, dipilih 3 cabang sekunder terbaik.

Pemangkasan III

Memotong cabang sekunder sampai 30-50 cm dari pangkalnya.

 

Setelah cabang tersier terbentuk, pelihara 3 cabang tersier.

 

Pemangkasan dihentikan.

 
 

Pemupukan

Jenis pupuk dan dosis (gram/pohon/tahun) yang digunakan adalah sebagai berikut :

Umur tanaman 1 Tahun : Urea : 200, SP-36 : 100, KCl : 100, Frekuensi pemupukan :

4x.

Umur tanaman 2 Tahun : Urea : 200, SP-36 : 100, KCl : 100, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 3 Tahun : Urea : 250, SP-36 : 125, KCl : 125, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 4 Tahun : Urea : 300, SP-36 : 150, KCl : 150, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 5 Tahun : Urea : 400, SP-36 : 200, KCl : 200, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 6 Tahun : Urea : 200, SP-36 : 400, KCl : 200, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 7 Tahun : Urea : 250, SP-36 : 500, KCl : 250, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 8 Tahun : Urea : 250, SP-36 : 500, KCl : 250, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 9 Tahun : Urea : 250, SP-36 : 500, KCl : 250, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur tanaman 10 Tahun : Urea : 250, SP-36 : 500, KCl : 250, Frekuensi pemupukan :

3x.

Umur

tanaman

>10

Tahun

:Urea

:

250, SP-36

:

500, KCl

:

250, Frekuensi

pemupukan : 3x.

 

Pengairan dan Penyiraman

Ketika masih muda, tanaman diairi 1-2 kali sehari. Jika sudah cukup besar dan perakarannya dalam, tanaman disirami 10-2 kali sebulan. Pemberian air dilakukan dengan cara disiram di sekeliling tajuk.

Pemulsaan

Mulsa jerami kering dihamparkan setelah tanam di sekeliling tajuk tanaman dengan ketebalam 3-5 cm.

Pembungkusan Buah

Buah dibungkus 7-10 hari sebelum panen untuk mencegah serangan lalat buah dan mendapatkan warna kulit bagus. Pembungkusan buah menggunakan ijuk yang membungkus rangkaian buah. Ijuk diikat di kedua ujung rangkaian buah.

Hama

Ulat parasa/ulat bajra (Parasa lepida Cr.)

Ciri : ulat berwarna kuning kehijauan dengan garis biru di punggung, berukuran 20- 25 cm dan berbulu yang menyebabkan rasa gatal.

Gejala : (daun robek atau bolong tidak teratur.

Pengendalian : kimia dengan insektisida Decis 2,5 EC/Curacron 500 EC.

Ulat trabola (Trabala pallida)

Ciri : tubuh ulat bagian kiri dan kanan berbulu lebat, dengan kepala merah bergaris kuning.

 

Gejala : menyerang daun dan pada serangan berat dapat menyebabkan tanaman gundul.

 

Pengendalian : insektisida Decis 2,5 EC atau Curacron 500 EC.

 
 

Penyakit

 
 

Antraknose

Penyebab : jamur Colletotrichum gloeosporoides.

Gejala : daun menjadi keriting di daerah tepi dan ujung daun mati, tunas mengering dan mati, buah matang berbercak-bercak coklat tua sampai hitam. Pengendalian

dengan

sanitasi

kebun,

memangkas

buah/daun

yang

terserang

dan

mengurangi

kelembaban kebun.

Pengendalian : dengan fungisida berbahan aktif tembaga Kasumin 5/75 WP atau Cupravit OB 21.

Bercak Daun

Penyebab : jamur Cercospora sp.

Gejala : daun berbercak-bercak merah kecoklatan dan di tengahnya berwarna putih.

Pengendalian : dengan sanitasikebun, memangkas daun yang terserang dan fungisida Antracol 70-WP atau Dithane M-45.

Ciri dan Umur Panen

Tanaman yang berasal dari biji berbuah pada umur 4-5 tahun, dari enten pada umur 3-4 tahun dan bila berasal dari cangkok pada umur 1-2 tahun. Pohon berbuah bulan Mei- Juni dan buah dipanen di bulan Agustus-September. Karakteristik buah yang dapat dipanen sudah ukuran maksimum, usia 80 hari setelah berbunga, merah seragam warna kulit, bergaris merah/putih (tergantung pada spesies) dan buah sedikit lembut dan sedikit wangi.

Sumber : bantulkab.go.id

Demikian Pembahasan Tentang 10 Panduan Lengkap Cara Budidaya Jambu Bol Berpeluang Bisnis Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pembaca RuangTani.Com Aminnn …

Masalah bibit tanaman buah sebelumnya sudah saya posting bagaimana cara menaman jeruk nipis, atau jeruk limau, atau cara menanam pohon jeruk purut, dan juga bagaimana cara menanam mangga, ditambah dengan cara menanam lengkeng dengan berbagai jenis lengkeng misalnya puangrai, lengkeng diamond, lengkeh aroma duren dan lain sebagainya. Posting kali ini akan saya bahas adalah cara menanam jambu bol jamaika dengan teknik yang sederhana. berikut adalah cara menanam pohon jambu bol jamaika:

Namun sebelumnya kita harus mengetahui dulu bagaimana sifat dan syarat untuk menanam jambu bol jamaika. Menurut sentra informasi ilmu pengetahuan dan teknologi Syarat untuk tanaman jambu bol adalah sebagai berikut:

Iklim

Tanaman jambu bol dapat tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki curah hujan 500–

  • 3.000 mm/tahun.

Tanaman Jambu bol jamika memerlukan intensitas cahaya matahari sebesar 40-80%, jadi tanamlah di area yang banyak sinar matahari. Temperatur yang ideal untuk pertumbuhan tanaman jambu bol adalah 18–28°C dengan Kelembaban udara antara 50–80%.

Media Tanam Tanah yang cocok untuk menanam jambu bol jamika adalah tanah yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik. Tanah Inseptisol sangat baik, sedangkan tanah yang tidak terlalu subur seperti Ultisol dan Oksisol (Podsolik Merah Kuning) masih baik untuk budidaya jambu bol setelah diberi pupuk dan kapur. Tanah untuk tanaman jambu bol dengan keasaman (pH) antara 5,5-7,5 sangat cocok untuk pertumbuhannya.

Ketinggian Tempat Tanaman jambu bol bisa ditanamn di berbagai tempat karena mempunyai daya adaptasi yang

sangat besar di lingkungan tropis dari dataran rendah sampai tinggi yang mencapai ketinggian

  • 1.200 m dpl.

Setelah mengetahui sifat dan syarat jambu bol, kini saatnya mengetahui bagaimana teknik penanaman jambu bol jamaika:

  • 1. Siapkan bibt tanaman jambu bol jamaika, jika belum punya segera beli di tukang bibit tanaman, atau biar gampang beli saja dari saya he

silahkan hubungi saya di

... www.anakciremai.biz nanti akan saya kirim, masalah harga jambu bol sih bisa diatur.

  • 2. Setelah tanaman bibit jambu bol didapatkan saatnya menggali tanah untuk Pembuatan Lubang Tanam. Lubang tanam dibuat dengan menggali lahan berukuran 50x50x50 cm

  • 3. Taburkan insektisida 100 gram Furadan 3 G dan 100-150 gram campuran urea, SP-36 dan KCl (2:1:1) ke dalam lubang tanam. Kalau tidak ada pakai pupuk kandang saja yaitu memasukan kotoran kambing ke dalam lubang.

5.

keluarkan bibit beserta tanahnya dan tanamkan pada lubang.

  • 6. Siram secukupnya

  • 7. Timbun dengan tanah sampai pangkal batang.

  • 8. Padatkan tanah di sekitar batang.

  • 9. Pasang tiang penyangga di sisi kiri/kanan dan ikat tanaman jambu bol jamaika ke tiang penyangga.

    • 10. Siram jambu jamaika setiap pagi dan sore selama 1 bulan

    • 11. Setelah 1 bulan siram sehari sekali

    • 12. Setelah 2 bulan siram 2 kali sehari

    • 13. Berikan pupuk dan semprot dengan pembasmi hama, dan perangsang daun.

    • 14. Setelah 3 bulan lebih siram dan kasih pupuk secukupnya.

    • 15. Bersihkan di area pangkal pohon dari rumput dan kotoran lainnya.

5. keluarkan bibit beserta tanahnya dan tanamkan pada lubang. 6. Siram secukupnya 7. Timbun dengan tanahjambu jamaika setiap pagi dan sore selama 1 bulan 11. Setelah 1 bulan siram sehari sekali 12. Setelah 2 bulan siram 2 kali sehari 13. Berikan pupuk dan semprot dengan pembasmi hama, dan perangsang daun. 14. Setelah 3 bulan lebih siram dan kasih pupuk secukupnya. 15. Bersihkan di area pangkal pohon dari rumput dan kotoran lainnya. CARA MENANAM BIBIT JAMBU JAMAIKA " id="pdf-obj-8-31" src="pdf-obj-8-31.jpg">

CARA MENANAM BIBIT JAMBU JAMAIKA

ingin membeli bibit jambu jamaika hub.efendi di 085311196747 sebelumnya anda harus tau profil cara perawatan danperawatan dan membuahkan jambu jamaika sebenarnya hampir sama dengan posting saya menanam buah alpukat mentega Siapkan bibt tanaman jambu bol jamaika, jika belum punya segera beli di tukang bibit tanaman, atau biar gampang beli saja dari saya he silahkan hubungi saya di NO TLP ... 085311196747 nanti akan saya kirim, masalah harga jambu bol sih bisa diatur. Setelah tanaman bibit jambu JAMAIKA didapatkan saatnya menggali tanah untuk Pembuatan Lubang Tanam. Lubang tanam dibuat dengan menggali lahan berukuran 50x50x50 cm Taburkan insektisida 100 gram Furadan 3 G dan 100-150 gram campuran urea, SP-36 dan KCl (2:1:1) ke dalam lubang tanam. Kalau tidak ada pakai pupuk kandang saja yaitu memasukan kotoran kambing ke dalam lubang. Sobek polybag keluarkan bibit beserta tanahnya dan tanamkan pada lubang. Siram secukupnya Timbun dengan tanah sampai pangkal batang. Padatkan tanah di sekitar batang. Pasang tiang penyangga di sisi kiri/kanan dan ikat tanaman jambu bol jamaika ke tiang penyangga. Siram jambu jamaika setiap pagi dan sore selama 1 bulan Setelah 1 bulan siram sehari sekali Setelah 2 bulan siram 2 kali sehari Berikan pupuk dan semprot dengan pembasmi hama, dan perangsang daun. Setelah 3 bulan lebih siram dan kasih pupuk secukupnya. Bersihkan di area pangkal pohon dari rumput dan kotoran lainn Demikian cara menanam jambu jamaika dengan baik smoga bermanfaat berminAT membeli bibit jambu jamaika harga cuma 20000/batang " id="pdf-obj-9-2" src="pdf-obj-9-2.jpg">

ingin membeli bibit jambu jamaika hub.efendi di 085311196747 sebelumnya anda harus tau profil cara perawatan dan cara membuahkan jambu jamaika baca di: perawatan dan membuahkan jambu jamaika

sebenarnya hampir sama dengan posting saya menanam buah alpukat mentega Siapkan bibt tanaman jambu bol jamaika, jika belum punya segera beli di tukang bibit

tanaman, atau biar gampang beli saja dari saya he

silahkan hubungi saya di NO TLP

... 085311196747 nanti akan saya kirim, masalah harga jambu bol sih bisa diatur. Setelah tanaman bibit jambu JAMAIKA didapatkan saatnya menggali tanah untuk Pembuatan Lubang Tanam. Lubang tanam dibuat dengan menggali lahan berukuran 50x50x50 cm Taburkan insektisida 100 gram Furadan 3 G dan 100-150 gram campuran urea, SP-36 dan KCl (2:1:1) ke dalam lubang tanam. Kalau tidak ada pakai pupuk kandang saja yaitu memasukan kotoran kambing ke dalam lubang. Sobek polybag keluarkan bibit beserta tanahnya dan tanamkan pada lubang. Siram secukupnya Timbun dengan tanah sampai pangkal batang. Padatkan tanah di sekitar batang. Pasang tiang penyangga di sisi kiri/kanan dan ikat tanaman jambu bol jamaika ke tiang penyangga. Siram jambu jamaika setiap pagi dan sore selama 1 bulan Setelah 1 bulan siram sehari sekali Setelah 2 bulan siram 2 kali sehari Berikan pupuk dan semprot dengan pembasmi hama, dan perangsang daun. Setelah 3 bulan lebih siram dan kasih pupuk secukupnya. Bersihkan di area pangkal pohon dari rumput dan kotoran lainn Demikian cara menanam jambu jamaika dengan baik smoga bermanfaat berminAT membeli bibit jambu jamaika harga cuma 20000/batang

hub efendi di 085311196747 atau via e-mail fendi_piay@live.com

Agar Jambu Air Cepat Berbuah Lebat

Selamat datang kembali di blog lintangsore, tempat berbagi dan belajar bersama seputar berkebun dan bercocok tanam. Kali ini akan saya bagikan pengalaman tentang tehnik dan cara agar tanaman buah jambu air cepat berbuah dan lebat.

Untuk menghasilkan buah jambu air yang segar, manis, lebat, dan warnanya bagus ada beberapa faktor yang mempengaruhi dan bisa dikategorikan ke dua macam, yakni faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal diantaranya adalah iklim/cuaca/musim, kondisi geografis tempat menanam buah jambu air, curah hujan, angin dan lain sebagainya. Sedangkan faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan dan hasil buah jambu air diantaranya adalah perlakuan kita terhadap tanaman, termasuk di dalamnya adalah penyiraman, pemupukan, perontokan, penyiangan hama, penyemprotan dan lain sebagainya.

Untuk faktor eksternal tentunya kita tidak perlu mengubahnya, tetapi menyikapinya sesuai dengan kondisi yang terjadi. Semisal pada saat musim penghujan maka tidak perlu kiranya menyirami tiap hari tetapi bisa dua atau tiga kali sehari saja.

Dalam usaha agar buah jambu air berbuah seperti yang diharapkan maka tidak bisa lepas dari proses awal pertama kali menyiapkan bibit buah jambu air, menyiapkan media tanam sampai ke tehnik penanaman buah jambu air. Pastikan dulu anda paham dengan jenis pohon jambu air yang akan anda tanam, baik itu jambu air citra, jambu air kingrose, jambu air madu deli hijau, atau apapun, memerlukan perlakuan dan perawatan yang berbeda-beda. Silakan dibaca : Jenis-jenis jambu air unggulan

Entah menanam apapun, untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dan maksimal itu tidak cuma asal-asalan; asal nandur,

Entah menanam apapun, untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dan maksimal itu tidak cuma asal-asalan; asal nandur, asal bibit, asal uwoh. Semua butuh proses dan dalam proses itu ada ilmunya. Mengaca pada petani buah di thailand / taiwan, kalau mereka gagal 1 atau 3 kali, malah semakin bersemangat dan akan terus berusaha mencari solusinya bagaimana supaya tidak gagal lagi. Sehingga mereka semakin menguasai teknologinya.

Baiklah, itu sedikit gambaran sebagai perbandingan. Berikutnya langsung saja akan kita bahas tehnik atau cara agar buah jambu air bisa berbuah cepat dan lebat.

1. Pemupukan buah jambu air

Pemupukan jambu air dilakukan kurang lebih tiga bulan setelah masa tanam. Setelah itu tiga bulan kemudian

Pemupukan

jambu

air

dilakukan

kurang lebih tiga bulan setelah masa tanam. Setelah itu tiga bulan kemudian perlu diadakan pemupukan lagi. Pada saat pemupukan kedua ini pemupukan berupa pupuk kandang seperti kotoran kambing sebanyak 15 kg, ditambah dengan TS sebanyak 100-150 gram. Takaran ini diberikan lagi 3-4 bulan berikutnya, dan diatahkan bagi satu pohon saja atau satu pot.

Cara pemberian pupuk kandang

Pupuk kandang yang telah disiapkan kemudian dibenamkan dalam media tanam di dalam pot secara merata. Pupuk TS dibenamkan juga tetapi cukup di bagian pinggiran dalam pot. Setelah pemberian pupuk, pot langsung disiram sampai merata basahnya. Lantas penyiraman rutin dilakukan setiap pagi hari kalau kebetulan waktu itu tidak turun hujan.

Meski media tanam menggunakan pupuk kandang, pupuk organik masih tetap diperlukan dalam menanam bibit tanaman. Sampai umur 2 tahun, setiap 4 bulan, tambahkan NPK (15:15:15) sebanyak 25 gram per drum. Sejak umur 3 tahun dan seterusnya, setiap drum diberi 100 gram NPK (15:15:15). Caranya, benamkan pupuk NPK sedalam 10 cm, lalu siram hingga cukup basah.

2. Penyiraman dan Penggemburan Media Tanam

Secara spesifik, merawat tanaman buah jambu air terutama yang menggunakan media pot harus memerhatikan beberapa faktor. Pertama, untuk penyiraman di musim kemarau sangat diperlukan. Minimal sekali dalam sehari agar pohon jambu air tidak dehidrasi. Jika penyiraman menggunakan air PAM, yang biasanya mengandung kaporit, sebaiknya endapkan dulu semalam dan esoknya baru disiramkan.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya, usahakan benar-benar jangan sampai air siraman menggenang lebih dari 12 jam. Genangan air bisa merangsang timbulnya penyakit busuk akar. Penyiramannya juga tergantung musim, saatnya

musim panas minimal sehari sekali, begitu juga sebaliknya. Waktu penyiraman pagi bisa dilakukan sebelum pukul 09.00 dan sore sesudah pukul 16.00.

Kemudian masalah yang kedua adalah penggemburan. Usahakan media tanam bibit tanamantidak memadat. Pemadatan media biasanya terjadi karena penyiraman yang berlebihan. Setelah itu, lakukan penggemburan menggunakan sekop kecil. Hati-hati, jangan sampai Anda merusak akarnya.

Berikutnya penggantian tanah. Mengganti media tanah tanaman setahun sekali sudah cukup. Namun,akan lebih baik lagi jika dilakukan dua kali dalam setahun. Terlebih jika akarnya sudah jebol, media pot harus segera diganti.

3. Mengurangi Daun jambu Air

musim panas minimal sehari sekali, begitu juga sebaliknya. Waktu penyiraman pagi bisa dilakukan sebelum pukul 09.00

Perontokan

daun

dilakukan

setelah

tanaman jambu airnya berumur 6-8 bulan, atau 3-4 bulan setelah pemupukan awal, atau sekitar sebulan sesudah pemupukan di atas dilakukan.

Cara perontokan ialah dengan membuang daun pada tiap ranting pohon. Daun yang disisakan hanya 4 lembar saja yang berada di pucuk -pucuknya. Pekerjaan ini dilakukan pada saat kondisi tanaman sedang sehat dan subur. Untuk itu perlu diperhatikan bahwa perontokan daun dilakukan setelah pemupukan. Kondisi lingkungan juga perlu menjadi pertimbangan saat akan merontokkan daun jambu air. Jika cuaca panas sekali perontokan harus ditunda. Perontokan ini berfungsi untuk merangsang pohon jambu berbuah.

Selain perontokan daun juga bisa diterapkan tehnik pemangkasan. Tujuan pemangkasan di sini adalah di samping untuk membentuk habitus (kanopi) tanaman agar tampak pendek, juga agar cabang dan pertumbuhannya seimbang. Pemangkasan perdana dilakukan saat tanaman berumur kurang dari setahun, atau tinggi batang sekitar 75-100 cm dari permukaan drum.

Cara pemangkasan adalah untuk pemangkasan perdana, pilih 3 cabang primer. Bila panjang cabang primer mencapai 50 cm, pangkas ujungnya hingga tumbuh cabang-cabang sekunder.

Pilih hanya tiga cabang sekunder per cabang primer. Selanjutnya, pangkas ujung cabang sekunder sampai tumbuh cabang tersier, dan pilih hanya tiga cabang

tersier. Dari

ketiga

cabang

tersier

inilah

akan terjadi pembungaan dan

pembuahan.

Silahkan dibaca: Cara menanam buah jambu air.

4. Penyemprotan ZPT

Cara pemangkasan adalah untuk pemangkasan perdana, pilih 3 cabang primer. Bila panjang cabang primer mencapai 50Cara menanam buah jambu air . 4. Penyemprotan ZPT ZPT adalah zat pengatur tumbuh. Penyemprotan dilakukan setelah tanamnya kuat dan sehat. Penyemprotan ZPT dilakukan setelah pemupukan lanjutan pertama. Saat penyemprotan sebaiknya dilakukan saat udara tidak panas. Penyemprotan itu dilakukan selang 2 minggu sekali kalau udara dan kesehatan pohon memungkinkan, dengan takaran 1 cc Atonik per 1-2 liter air. Disamping itu tanaman sudah tentu tidak lupa disiram air kecuali kalau hujan turun. Selain disemprotkan Atonik, jambu air disemprot insektisida pembasmi serangga, takaran 2 cc per liter air. Pada umur setahun, sejak ditanam, jambu air biasanya sudah dapat berbuah. Penyemprotan menggunakan pupuk anorganik bisa juga diterapkan, salah satu jenis yang cukup bagus adalah pupuk “Farmpion”. Pupuk majemuk lengkap “Farmpion” mempunyai kandungan hara makro yang bersifat instant water soluble (100% larut dalam air) serta bebas kandungan C1 (free of Cholorine), sedangkan unsur mikro dalam bentuk chelated (siap serap dan tidak diikat oleh tanah). Ramah lingkungan, karena tidak akan menyebabkan tanah menjadi asam, sangat efektif sebab anjuran aplikasi Farmpion fertilizer " id="pdf-obj-14-33" src="pdf-obj-14-33.jpg">

ZPT adalah zat pengatur tumbuh. Penyemprotan dilakukan setelah tanamnya kuat dan sehat. Penyemprotan ZPT dilakukan setelah pemupukan lanjutan pertama. Saat penyemprotan sebaiknya dilakukan saat udara tidak panas.

Penyemprotan itu dilakukan selang 2 minggu sekali kalau udara dan kesehatan pohon memungkinkan, dengan takaran 1 cc Atonik per 1-2 liter air. Disamping itu tanaman sudah tentu tidak lupa disiram air kecuali kalau hujan turun.

Selain disemprotkan Atonik, jambu air disemprot insektisida pembasmi serangga, takaran 2 cc per liter air. Pada umur setahun, sejak ditanam, jambu air biasanya sudah dapat berbuah.

Penyemprotan menggunakan pupuk anorganik bisa juga diterapkan, salah satu jenis yang cukup bagus adalah pupuk “Farmpion”.

Pupuk majemuk lengkap “Farmpion” mempunyai kandungan hara makro yang bersifat instant water soluble (100% larut dalam air) serta bebas kandungan C1 (free of Cholorine), sedangkan unsur mikro dalam bentuk chelated (siap serap dan tidak diikat oleh tanah). Ramah lingkungan, karena tidak akan menyebabkan tanah menjadi asam, sangat efektif sebab anjuran aplikasi Farmpion fertilizer

dengan spray / semprot, sehingga kehilangan akibat tercuci, menguap dan infiltrasi sangat kecil, dan penyerapan unsur hara tanaman dapat langsung tersuplai melalui daun, batang, dan akar yang terkena cairan semprot pupuk. Unsur makro (N-P-K) semua dalam bentuk tersedia. Nitrogen (N) dalam bentuk nitrat (NO3), Phasphate (P) dalam bentuk P2O5 Kalium (K) dalam bentuk K2O.

Unsur second makro (Ca, Mg, dan S) dan unsur hara mikro (B, Mn, Fe, Zn, Mo,

dan Cu) sudah tersedia

dalam satu kali aplikasi,

sehingga kebutuhan hara

tanaman dapat tersedia dalam waktu yang bersamaan, semua unsur yang

terkandung dalam pupuk majemuk lengkap.

Wah, ternyata banyak juga ya yang harus dilakukan agar jambu air dapat berbuah bagus. Memang kalau hobi berkebun itu, termasuk usaha tabulampot, tetap harus memerlukan perawatan agar hasil yang diinginkan juga maksimal dan tanaman yang dirawat produktif. Bukankah tanaman makhluk hidup juga yang butuh dirawat dengan kasih sayang.

Teknik Menanam Jambu Air Dalam Pot Manis

Selain populer,tanaman tabulampot jambu air juga banyak di sukai banyak kalangan masyarakat untuk di budidayakan dalam pot.selain memperindah halaman rumah,buah yang di hasilkan juga tergolong banyak dan manis.

Sangat mudah teknik menanam jambu air dalam pot manis,selain hanya menyeduakan bibit jambu air yang berkualitas,Arti dari berkualitas yang saya maksud adalah bibit jelas asal- usulnya,baik secara cangkokan maupun bibit dari biji.namun untuk tanaman buah jambu air yang paling bagus bisa menggunakan bibit asal cangkokan.

Advertisement

Selain akan cepat berbuah,ia juga tidak memerlukan banyak perawatan,cukup lakukan pemupukan,penyiraman,perawatan serta mencegah hama penyakit datang menyerang tanaman tersebut.

Biasanya tanaman buah jambu air yang kita tanam dalam pot,akan bisa berbuah hanya dengan kurun waktu 2 tahun saja.asal,bibit tersebut dari cangkokan,stek atau

sambungan,Bukan dari Biji.

Dalam menanam jambu air dalam pot,perhatikan juga media tanam yang akan kita gunakan,karena media tanam akan berperan penting menentukan nasib dari jambu air tersebut.jika media tanam tidak sesuai dengan habitat kehidupan aslinya,maka bisa do pastikan jika tanaman jambu air tersebut kurang sempurna pertumbuhan batang,daun dan buahnya.

Advertisement

Media tanam yang bisa kita gunakan adalah dengan memilih tanah yang gembur subur banyak mengandung unsur organik dan memiliki keasaman tanah 6 Ph.

Pemilihan bibit juga perlu kita lakukan seleksi dan mengetahui kualitas bibit tersebut.ingat bibit bagus,buah yang di hasilkan juga memuaskan.sebaiknya dalam memilih bibit jambu air pot,gunakan bibit yang berasal dari okulasi.

Okulasi sendiri adalah bibit yang di hasilkan dari cara sambungan batang dan bibit telah cukup umur minimal 4 bulan yang kira-kira memiliki tinggi 40 Cm serta daunya sudah 7 sampai 10 lembar.dan yang terpenting,pastikan bibit tersebut bebas dari hama serta penyakit.

Cara menanam jambu air dalam pot mungkin semua pembaca sudah mengetahuinya,jadi akan saya berikan sedikit tips saja yang penting yang mungkin saja selama ini anda lupakan.

sebelum memasukan media tanam,bawah pot lapisi menggunakan pecahan genteng atau batu bata kecil-kecil dan memiliki tinggi 5 Cm.untuk media tanam yang bisa kita gunakan adalah campuran Sekam-Pupuk kandang- Tanah dengan komposisi 2:2:1.

Padatakan setelah media tanam di masukan dalam pot agar nantinya bibit yang kita tanam tidak goyang saat tertiup angin.saat ingin melakukan penanam bibit,lakukan pada sore hari.akan lebih bagus jika kita lakukan di musim penghujan tiba.

Jangan lupa juga,berikan penyangga atau ajir di sebelah batang bibit jambu tersebut agar bisa untuk membantu supaya kuat tidak goyang.selain itu agar proses pengakaran lebih cepat.

Todak ada teknik kusus untuk menanam tanaman jambu air dalam pot.yang perlu di perhatikan adalah media tanam,kualitas bibit dan cara kita melakukan perawatan.itu saja.semoga bermanfaat ..