Anda di halaman 1dari 10

BAB IV

METODLOGI PENELITIAN

Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan metode survei
analitik dengan menggunakan desain cross sectional untuk mengidentifikasi
hubungan Pengetahuan dan Sikap Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat
pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang 2016.
Survey cross sectional merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika
korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek dengan cara pendekatan,
observasi, atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time
approach) (Notoatmodjo, 2012). Dalam penelitian ini variabel independen yang
diamati adalah Pengetahuan keluarga dan Sikap keluarga, variabel dependen
yaitu Kepatuahn Minum Obat Pasien Skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit
Ernaldi Bahar Palembang 2016.

B Tempat/ Lokasi dan Waktu Penelitian


1 Tempat/ lokasi penelitian
Penelitian ini dilakukan di Poli Rawat Jalan Ernaldi Bahar Palembang.
2 Waktu penelitian
Penelitian dilaksanakan pada tanggal 20 22 April tahun 2016.
Populasi dan Sampel
1 Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari objek yang diteliti atau yang
diselidiki (Notoadmojo, 2012). Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga
yang mendampingi pasien berobat ke poliklinik jiwa Rumah Sakit Ernaldi
Bahar Palembang, Populasi di ambil pada 3 bulan
70

terakhir dari bulan

71

November sampai bulan januari 2016 dengan total kunjungan sebanyak 4637
2

kunjungan.
Sampel
Sampel penelitian adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan
objek yang diteliti dan dianggap mewakili keseluruhan populasi (Arikunto,
2013). Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling , pengambilan
sampel yang didasarkan pada suatu kriteria tertentu yang dibuat oleh peneliti
sendiri, berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui
sebelumnya.
Kriteria inklusi pada penelitian ini sebagai berikut:
1 Keluarga yang bersedia menjadi responden
2 Keluarga yang mengantar atau mendampingi pasien saat datang ke poli
klinik RS Ernaldi Bahar Palembang
3 Keluarga yang tinggal satu rumah dengan pasien
Kriteria Eksklusi pada bersedia menjadi responden:
1 Keluarga yang bersedia tetapi tiba-tiba anaknya mengalami kekambuhan
2 Keluarga yang bukan mengantar Pasien Skizofrenia
N
n=
1+ N (d)
Keterangan:
n = Besar sampel
N = Besar populasi
d = Tingkat Kepercayaan dan ketepatan yang diinginkan (0,1)
(Nursalam, 2013).
4637
1+ 4637(0.1)
4637
n=
1+ 4637(0.1)
n=

72

n=

4637
47.37

= 97.88= 98 Responden
Jadi, sampel yang diteliti berjumlah 98 responden.

D Teknik pengumpulan data


Pengumpulan data adalah suatu proses pendekatan kepada subjek atau
responden dan proses pengumpulan karakteristik responden yang diperlukan
dalam suatu penelitian (Nursalam, 2013).

Data primer
Data primer yaitu data yang diperoleh melalui kuesioner dengan cara
wawancara kepada anggota keluarga yang memiliki keluarga yang mengalami
skizofrenia di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.
Kuesioner ini digunakan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap keluarga
dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Poliklinik Rumah Sakit
Ernaldi Bahar Palembang. Kuesioner berjumlah 30 soal, yaitu 10 soal untuk
pertanyaan pengetahuan ,10 soal untuk pertanyaan sikap dan 10 soal untuk

pertanyaan kepatuhan minum obat.


Data sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber-sumber yang telah
ada. Data sekunder penelitian ini diperoleh dari catatan rekam medis Rumah
Sakit Ernaldi Bahar Palembang, berupa jumlah pasien Skizofrenia yang
berobat jalan di Poli Rawat Jalan di Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.

73

Prosedur penelitian
a Peneliti meminta izin kepada keluarga untuk melakukan penelitian dan
b

menjelaskan maksud dan tujuan dari penelitian.


Pada penelitian ini peneliti dibantu oleh 3 orang teman, sebelum peneliti
melakukan penelitian kepada responden peneliti telah melakukan
persamaan persepsi terlebih dahulu terhadap teman-teman yang akan
membantu

proses

penelitian

dan

peneliti

memberikan

panduan

wanwancara kepada teman yang akan membantu proses penelitian.


Peneliti memberikan Surat Informed Consent kepada keluarga pada tanggal
20 22 April 2016 lalu setelah keluarga setujua dan menandatangani

informed consent peneliti baru memulai mewawancarai keluarga.


Pada hari pertama yaitu tanggal 20 April 2016 peneliti mendapatkan

responden sebanyak 36 orang.


Pada hari kedua tanggal 21 April 2016 peneliti mendapatkan responden

sebanyak 32 orang keluarga.


Pada hari ketiga tanggal 22 April 2016 peneliti mendapatkan responden
sebanyak 30 orang.

E Alat pengumpulan data


Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pertanyaan tertutup
kepada responden melalui wawancara yang manggunakan alat ukur kuesioner.
Kuesioner ini berupa beberapa pertanyaan dan pertanyaan yang digunakan yaitu
untuk mengukur pengetahuan dan sikap keluarga dengan kepatuhan minum obat
pasien skizofrenia di Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang.

74

Pada penelitian ini peneliti meneliti tentang hubungan pengetahuan dan sikap
keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia menggunakan
kuesioner yang terdiri dari 30 pertanyaan, Untuk data pengetahuan 10 pertanyaan
dengan jawaban ya/tidak dimana bernilai 1 untuk jawabaan ya dan 0 apabila
Tidak jika pertanyaaan negatif 1 untuk jawabaan Tidak dan 0 apabila Ya, Untuk
kuisioner sikap keluarga 10 pertanyaan dengan jawaban SS, S, R, TS, STS
dimana bernilai untuk pertanyaan positif SS : 5, S : 4, R : 3, TS : 2, STS : 1 dan
pertnyaan negatif diberi nilai SS : 1, S : 2, R : 3, TS : 4, STS : 5 dan untuk
kuisioner kepatuhan minum obat 10 pertanyaan dengan jawaban ya/tidak dimana
untuk pertanyaan positif bernilai 1 untuk jawabaan ya dan 0 apabila Tidak, jika
pertanyaaan negatif 1 untuk jawabaan Tidak dan 0 apabila Ya.
F Uji Validitas dan Reliabilitas
1 Uji Validitas
Uji Validitas pada penelitian ini dilakukan di Poliklinik Rumah Sakit
Ernaldi Bahar pada tanggal 13 April 2016 dengan jumlah 20 responden.
Dalam uji valid r hitung harus lebih 0,46 yang artinya pertanyaan tersebut
valid. Pada uji Validitas ini terdapat 30 pertanyaan yang diajukan masingmasing terdiri dari 10 pertanyaan sikap, 10 pertanyaan Pengetahuan dan 10
pertanyaan Kepatuhan minum obat. Setelah dilakukan uji valid untuk variabel
pengetahuan dari 10 pertanyann ada 1 pertanyaan yang tidak valid yaitu
pertanyaan no 4 didapatkan r hitung sebesar 0,415 < 0,46 , dan untuk variabel
sikap dengan jumlah pertanyann 10 ada dua pertanyaan yang tidak valid yaitu

75

pertanyaan no 4 dengan nilai r hitung 0,318 < 0,46 dan no 9 r hitung 0,436 <
0,46 dan untuk variabel kepatuhan minum obat ada dua pertanyaan yang tidak
valid yaitu pertanyaan no 9 dengan r hitung 0,364 < 0,46 dan no 10 dengan r
hitung 0,221 < 0,46 , lalu peneliti memodivikasi pertanyaan yang tidak valid
menjadi lebih sederhana atau pertanyaan di buat operasional dan peneliti
melakukan uji valid kembali pada tanggal 14 April 2016 di poliklinik Rumah
Sakit Ernaldi Bahar setelah dilakukan uji valid kembali di Poliklinik Rumah
Sakit Ernaldi Bahar dan data diolah hasilnya semua pertanyaan valid dengan r
hitung > 0,46 sehingga pertanyaan layak untuk dijadikan sebagai alat ukur
penelitia dan jumlah pertanyaan yang digunakan untuk penelitian berjumlah
2

30 pertanyaan.
Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dilakukan terhadap seluruh pertanyaan dari variabel yang
telah valid, bila nilai Cronbachs alpha (0,6) berarti variabel dinyaatakan
reliable. Dari pertanyaan yang diajukan, didapatkan hasil untuk pengetahuan
nilai Cronbachs alpha r : 0,878 , untuk variabel sikap nilai Cronbachs alpha
r : 0,938 dan untuk variabel kepatuhan minum obat nilai Cronbachs alpha r :
0,938 sehingga dapat disimpulkan seluruh pertanyaan reliabel.

G Tehnik Analisa Data


Tehnik Pengeolahan data menurut Notoadmojo (2012), dalam proses
pengolahan data terdapat langkah-langkah yang harus ditempu, diantaranya :
a Editing
Editing dilakukan oleh peneliti setelah peneliti selesai mewawancarai
responden, peneliti memeriksa kembali kuisioner yang telah dijawab oleh

76

responden kuesioner terdiri dari 3 macam yaitu kuisioner Sikap keuarga,


b

kuisioner Pengetahuan Keuarga dan kuisioner Kepatuhan Minum Obat.


Coding
Setelah semua kuesioner diedit atau disunting, selanjutnya dilakukan
peng kodean atau coding, yakni mengubah data berbentuk kalimat
atau huruf menjadi data angka atau bilangan.
Untuk variabel pengetahuan peneliti menggunakan kode 1 Baik jika
reponden menjawab benar lebih dari 5 pertanyaan, untuk kode 2 sebagai
kurang baik jika responden menjawab salah kurang dari 6 pertanyaan dari
10 pertanyaan, Untuk Variabel sikap kode 1 Positif jika jawaban
responden benar lebih dari 5 pertanyaan dari 10 pertanyaan , untuk kode 2
Negatif jika responden menjawab salah kurang dari 6 pertanyaan dan
Untuk variabel kepatuhan minum obat diberikan kode 1 Baik jika
responden menjawab benar lebih dari 5 pertanyaan, untuk kode 2 Kurang

Baik jika responden menjawab salah kurang dari 6 pertanyaan.


Memasukkan data (Data Entry)
Jawaban-jawaban dari masing-masing responden yang dalam bentuk
kode (angka) dimasukkan ke dalam program atau Software computer.
Pada saat memasukan data pada computer peneliti harus berhati-hati dan

teliti, agar tidak terjadi kesalahan meskipun hanya memasukan data.


Membersihkan data (Cleaning)
Apabila semua data dari setiap sumber data atau responden selesai
dimasukkan, maka perlu dicetak kembali untuk melihat kemungkinankemungkinan adanya kesalahan-kesalahan kode, ketidak lengkapan, dan

77

sebagainya. Setelah dilakukan cleaning datandan tidak terdapat kesalahan


maka data siap diolah dan dianalisis
H

Tehnik Analisa Data


Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 macam analisa
data yaitu: analisa univariat dan analisa bivariat.
a Analisa Univariat
Analisa uniariat adalah yang analisis dilakukan pada tiap-tiap variabel
dari hasil penelitian yang bertujuan menjelaskan atau mendeskripsikan
karakteristik setiap variabel penelitian.Bentuk analisa univariat tergantung
dari jenis datanya. Pada uumnya analisis ini hanya menghasilkan distribusi
frekuensi tiap variabel ( Notoadmojo,2012). Analisis univariat dilakukan
untuk setiap variabel yaitu Pengetahuan Keluarga dan Sikap Keluarga dan
Kepatuhan minum Obat pasien Skizofrenia. Data yang diperoleh dari
responden dikumpulkan dan di klasifikasikan kedalam tabel dan
dipersentasikan.
b Analisis Bivariat
Apabila telah dilakukan analisa univariat akan diketahui karakteristik
atau distribusi setiap variabel dan dapat dilanjutkan ke analisa bivariat.
Analisa bivariat yang dilakukan terhadap dua variabel yang diduga
berhubungan atau berkorelasi ( Notoadmodjo, 2012).
Dalam penelitian ini analisa bivariat menggunakan uji Chi-square (X2)
yang bertujuan untuk menguji hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan
Minum Obat pasien Skizofrenia dan didapatkan p value = 0,013 dan Sikap
keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat pasien Skizofrenia didapatkan p

78

value = 0,008 . Uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan () 0,05 dimana


X2 hitung > X2 tabel berarti Ha diterima yang menunjukan terdapat
hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dan sikap keluarga dengan
kepatuhan minum obat.
I

Bagan/waktu Penelitian
Jadwal pelasanaan penelitian ini dilaksanakan pada Tahun 2016, dari
studi pendahualan ke Rumah Sakit Ernaldi Bahar pada tanggal 5 februari 2016,
ujian Proposal 19 Maret 2016, uji coba kuisioner pada tanggal 13 April 2016
kemuadian kuisioner yang tidak valid di modivikasi oleh peneliti dan diujikan
kembali pada tanggal 14 April 2016. Pengumpulan kuisioner, pengamatan, dan
pengumpulan data dilokasi penelitian pada tanggal 20-22 April 2016. Analisa data
dan interpretasi data pada minggu kedua bulan mei dan pengajuan ujian skripsi
pada tanggal 13 juni 2016 . Ujian Skripsi pada tanggal 16 juni 2016, perbaikan
hasil ujian skripsi pada minggu ketiga bulan juni 2016.

Etika Penelitian
1 Informed consent
Sebelum peneliti melakukan penelitian, peneliti menjelaskan terlebih
dahulu maksud dan tujuan penelitian ini kepada keluarga pasien skizofrenia,
setelah responden memahami maksud dan tujuan barulah peneliti memberikan
lembar informed consent dan meminta responden untuk menandatangani

79

persetujuan menjadi responden, disini peneliti tidak memaksa keluarga untuk


menjadi responden.
2 Anomnity (tanpa nama)
Untuk menjaga

kerahasiaan

responden

maka

peneliti

tidak

mencantumkan nama responden akan tetapi pada lembar tersebut hanya diberi
kode atau reponden cukup menuliskan nama inisial saja dilembar kuisioner.
3 Kerahasian (confidentiality)
Peneliti tidak boleh membeberkan informasi mengenai responden baik
untuk kepentingan pribadi ataupun orang lain, Peneliti menjamin tidak
menyebarluaskan identitas responden. Hanya kelompok data tertentu yang
4

akan dilaporkan sebagai hasil penelitian.


Kejujuran
Disini peneliti harus Jujur dalam pembuatan skripsi ini dari pengumpulan
data, pelaksanaan metode penelitian, prosedur penelitian dan publikasi hasil.
Semua data hasil penelitian ini diperoleh langsung dari responden dan tidak di
rekayasa oleh peneliti, Peneliti Jujur pada kekurangan atau kegagalan metode

yang dilakukan peneliti buat dan dijelaskan di keterbatasan penelitian.


Keadilan
Pada penelitian ini peneliti bertindak adil kepada responden tidak
membeda-bedakan responden baik dari ras, suku, agama, kaya, dan miskin,
disini peneliti juga harus adil dalam menjelskan maksud dan tujuan dari
penelitian ini dan seluruh responden harus mendapatkan penjelasaan dari
peneliti.