Anda di halaman 1dari 81

LAPORAN PRAKTIKUM

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN DASAR

Disusun Oleh :

NAMA

: ELISA

NPM

: 1614370064

KELAS

: 1-REGULER PAGI B

Universitas Pembangunan Panca Budi

Fakultas Ilmu Komputer

Medan

2016

Bahasa Pemrograman C++

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wataala, karena berkat rahmatNya dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan Laporan Praktikum ini yang membahas tentang
Algoritma dan Pemrograman Dasar. Tanpa pertolongan-Nya mungkin saya tidak akan sanggup
menyelesaikan tugas Laporan Praktikum ini. Laporan ini disusun untuk memenuhi tugas mata
kuliah Algoritma dan Pemrograman Dasar.
Tak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada Dosen Pengampu Bahasa Pemrograman
C++ saya yaitu Ibu Indri Suliastianingsih, S.Kom yang telah membimbing saya dalam mata
pelajaran tersebut.
Laporan Praktikum ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya mengharapkan
kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan ini.Semoga laporan
praktikum ini dapat berguna dan bermanfaat bagi pembaca .

Medan,10 Januari 2017

Elisa (1614370064)

Bahasa Pemrograman C++

DAFTAR ISI
Kata Pengantar .........................................................................................................................2
Daftar Isi

................................................................................................................................3

Bab I Pendahuluan
1.1

Latar Belakang ...........................................................................................................5

1.2

Tujuan ........................................................................................................................5

Bab II Landasan Teori tentang Algoritma dan Pemrograman yang telah dipelajari
2.1

Dasar-dasar ................................................................................................................6

2.2

Algoritma,Program dan Pemrograman .....................................................................14


2.2.1

Algoritma ......................................................................................................14

2.2.2

Program .........................................................................................................14

2.2.3

Pemrograman ................................................................................................15
2.2.3.1 Konsep Dasar Pemrograman .............................................................16
2.2.3.2 Data ..................................................................................................17
2.2.3.3 Prinsip Bahasa Pemrograman ............................................................19

2.2.4 Tipe Data,Variabel,dan Operator


2.2.4.1 Tipe Data ........................................................................................................20
2.2.4.2 Variabel ..........................................................................................................22
2.2.4.3 Operator ..........................................................................................................26
2.2.5 Class,Object dan Method
2.2.5.1 Class dan Object ............................................................................................31

Bahasa Pemrograman C++

2.2.5.2 Method ........................................................................................................37


2.2.6 Struktur Perulangan dan Percabangan
2.2.6.1 Struktur Perulangan .....................................................................................40
2.2.6.2 Struktur Percabangan ..................................................................................50
Bab III Analisa Hasil Percobaan / Praktikum (Latihan 2.6-11.5 pada modul)
3.1

Latihan 2.6 ...............................................................................................................59

3.2

Latihan 3.7 ...............................................................................................................61

3.3

Latihan 4.4 ...............................................................................................................65

3.4

Latihan 5.7 ...............................................................................................................70

3.5

Latihan 6.3 ...............................................................................................................73

3.6

Latihan 7.4 ...............................................................................................................76

3.7

Latihan 9.9 ...............................................................................................................77

3.8

Latihan 10.3 ..............................................................................................................78

3.9

Latihan 11.5 ..............................................................................................................79

Bab IV Penutup
Kesimpulan ...............................................................................................................80
Saran .......................................................................................................................80
Daftar Pustaka .. ...................................................................................................................81

Bahasa Pemrograman C++

Bab I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Dalam penulisan laporan praktikum ini, penulis akan memberikan beberapa pengertian
yang berhubungan dengan judul laporan, karena tanpa pengertian yang jelas akan menyebabkan
informasi yang disajikan tidak sesuai dengan hasil praktikum yang dipaparkan.Algoritma dan
pemrograman merupakan ilmu yang sangat esensial dalam membuat program. Dengan
pemrograman itu sendiri, sebuah program bisa disusun dibantu dengan algoritma. Algoritma
membantu

menyelesaikan

masalah

yang

ingin

dipecahkan

untuk

membuat

sebuah

program,kemudian program disusun oleh programmer dengan mengcompile source code seperti
bahasa mesin Boorland C++.
Tentunya ada faktor lain yang perlu diperhatikan dalam pemrograman,seperti efisiensi
dalam menuliskan source dan seberapa user friendlynya program tersebut. Semua itu tentunya
penting agar program yang dibuat lebih berdaya guna dan memudahkan pengguna komputer.
1.2 Tujuan Praktikum
Tujuan disusun laporan ini yaitu untuk menyelesaikan salah satu tugas mata pelajaran
yang khusunya mata pelajaran Algoritma & Pemrograman .Selain itu,penulis berharap dibuatnya
laporan ini bukan hanya untuk tugas yang diberikan semata,akan tetapi bisa membantu kita
semua dalam hal mempelajari ilmu Pemrograman C++ ini.
Harapan penulis yaitu semoga laporan ini tidak hanya bermanfaat bagi penulis,akan
tetapi sangat bermanfaat bagi pembaca untuk menambah wawasan.

Bahasa Pemrograman C++

BAB II

Landasan Teori tentang Algoritma dan Pemrograman yang telah dipelajari.

2.1 Dasar-dasar
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Jafar Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi,
ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr wal-muqabala (rules of restoration and reduction)
sekitar tahun 825 M.

Algoritma adalah urutan langkah logis tertentu untuk memecahkan suatu masalah.Hal ini
ditekankan adalah urutan langkah logis, yang berarti algoritma harus mengikuti suatu urutan
tertentu, tidak boleh melompat-lompat.

Alur pemikiran dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang dituangkan secara tertulis.
Hal pertama yang ditekankan adalah alur pikiran, sehingga algoritma seseorang dapat juga
berbeda dari algoritma orang lain. Sedangkan penekanan kedua adalah tertulis, yang artinya
dapat berupa kalimat, gambar, atau tabel tertentu.

Definisi Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah


yang disusun secara sistematis.

Bahasa Pemrograman C++

Contoh : Algoritma TUKAR ISI BEJANA

1.Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi
larutan berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi
larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.

DESKRIPSI :
Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.

Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak menghasilkan pertukaran yang benar.
Langkah di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi adalah percampuran kedua larutan
tersebut.

Untuk mempertukarkan isi dua bejana, diperlukan sebuah bejana tambahan sebagai
tempat penampungan sementara, misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan
pertukaran yang benar adalah sebagai berikut :

Algoritma Tukar Isi Bejana

Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B
berisi larutan berwarna biru. Pertukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A
berisi larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.

Bahasa Pemrograman C++

DESKRIPSI :

1. Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.


2. Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3. Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.

Ciri Penting Algoritma

Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas.

Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas).

Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan.

Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.

Algoritma harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam
waktu yang masuk akal).

Struktur Komputer

Bahasa Pemrograman C++

Dalam bidang komputer, algoritma sangat diperlukan dalam menyelesaikan berbagai


masalah pemrograman, terutama dalam komputasi numeris. Tanpa algoritma yang dirancang
dengan baik maka proses pemrograman akan menjadi salah, rusak, atau lambat dan tidak efisien.
Pelaksana algoritma adalah Komputer. Manusia dan komputer berkomunikasi dengan cara
manusia memberikan perintah-perintah kepada komputer berupa instruksi-instruksi yang disebut
program. Komputer adalah alat bantu untuk menyelesaikan masalah. Dalam menyelesaikan
masalah dengan komputer perlu merumuskan langkah langkah penyelesaian masalah dalam
sekumpulan instruksi. Sekumpulan instruksi yang dimengerti oleh komputer yang disebut
dengan program.

Alat yang digunakan untuk membuat program tersebut adalah bahasa pemrograman.
Bahasa pemrograman dapat dikategorikan dalam :

Bahasa tingkat tinggi [HLL] : PASCAL, C, Java, PHP, ASP

Bahasa tingkat menengah[MLL] : Assembly

Bahasa tingkat rendah [LLL] : Machine Code

Dari berbagai bahasa pemrograman cara memberikan instruksinya berbeda-beda namun


bertujuan menghasilkan output yang sama. Program yang ditulis dalam bahasa pemrograman
akan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin (biner) menggunakan penterjemah.

Interpreter : Menterjemahkan baris per baris instruksi [Bahasa Basic]

Compiler : Menterjemahkan setelah seluruh instruksi di tulis [Pascal, C].

Bahasa Pemrograman C++

Belajar memprogram adalah belajar tentang metodologi pemecahan masalah, kemudian


menuangkannya dalam suatu notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami. Belajar bahasa
pemrograman adalah belajar memakai suatu bahasa, aturan tata bahasanya, instruksiinstruksinya, tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam
bahasa itu saja.

Penulisan algoritma tidak tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer
yang mengeksekusinya. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat
diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman

NOTASI ALGORITMA NARASI

Contoh; Algoritma Kelulusan_mhs

Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka
mahasiswa tersebut dinyatakan lulus. jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.

10

Bahasa Pemrograman C++

DESKRIPSI :

Baca nama dan nilai mahasiswa.

Jika nilai >= 60 maka

Keterangan = lulus

Tetapi jika

keterangan = tidak lulus.

tulis nama dan keterangan

NOTASI ALGORITMA PSEUDOCODE

Contoh : Algoritma Kelulusan_mhs

{diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka
mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus}.

11

Bahasa Pemrograman C++

DEKLARASI :

Nama : string

Nilai : integer

Keterangan : string

DESKRIPSI :

read (nama, nilai)

if nilai >= 60 then


keterangan = lulus

else
keterangan = tidak lulus

write(nama, keterangan)

12

Bahasa Pemrograman C++

NOTASI ALGORITMA FLOWCHART

flowchart kelulusan_mhs

Aturan Penulisan Algoritma :

Judul algoritma : Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan
(spesifikasi)

tentang

algoritma

tersebut.

Nama

sebaiknya

singkat

dan

menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma tersebut.


-

Deklarasi : Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam


program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedur dan
fungsi.

Deskripsi : Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang


ditulis dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.

13

Bahasa Pemrograman C++

2.2 Algoritma, Program, dan Pemrograman

2.2.1 ALGORITMA

Algoritma adalah suatu urutan dari beberapa langkah yang logis guna menyelesaikan
masalah. Pada saat kita memiliki masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah
tersebut dengan menggunakan langkah-langkah yang logis. Contoh dari algoritma sederhana
dalam kehidupan nyata adalah pada saat memasak air. Hal-hal yang perlu dilakukan untuk
memasak air seperti berikut : siapkan panci, masukkan air secukupnya ke dalam panci, tutup
panci tersebut, letakkan panci tersebut di atas kompor, hidupkan kompor dengan api sedang,
apabila air sudah mendidih, matikan kompor, setelah itu angkat panci tersebut dari kompor.
Langkah-langkah untuk memasak air tersebut merupakan algoritma memasak air. Sehingga
memiliki urutan langkah-langkah yang logis.
2.2.2 PROGRAM
Program adalah kumpulan instruksi yang digunakan untuk mengatur komputer agar
menjalankan tindakan tertentu. Tanpa program, komputer sesungguhnya tidak dapat berbuat apaapa. Hanya seonggok mesin kosong tiada daya dan upaya .Program adalah salah satu bagian
dari beberapa aspek penting dari sebuah komputer. Mungkin ada orang yang berpendapat bahwa
komputer mencakup tiga aspek penting.

14

Bahasa Pemrograman C++

Komponen tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Perangkat Keras (Hardware)


2. Perangkat Lunak (Software) yang dalam hal ini berupa program.
3. Perangkat Akal (Brainware) atau orang yang berperan dalam operasi komputer maupun
pengembangan perangkat lunak (operator).

Dengan kata lain, Program adalah salah satu bagian penting pada komputer yang
mengatur komputer agar melakukan aksi yang dikendalikan oleh pengguna komputer. Orang
yang membuat program biasa disebut pemrogram, atau dalam bahasa kerennya disebut sebagai
programmer. Sedangkan aktivitasnya, aktivitas pembuatan program dinamakan pemrograman
atau programming.
2.2.3 PEMROGRAMAN
Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan
memelihara kode yang membangun sebuah program komputer (Kegiatan dari program).Kode ini
ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat
suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau pekerjaan sesuai dengan
keinginan si pemrogram (programmer). Untuk dapat melakukan pemrograman, diperlukan
keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan di banyak kasus, pengetahuanpengetahuan lain seperti matematika.

15

Bahasa Pemrograman C++

Pemrograman adalah sebuah seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang
saling berhubungan dengan menggunakan sebuah bahasa pemrograman tertentu sehingga
menjadi sebuah program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya
pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman.
2.2.3.1 Konsep Dasar Pemrograman
Pengertian Dasar Program adalah rangkaian instruksi-instruksi dalam bahasa komputer
yang disusun secara logika dan sistematis.
Pengertian Pemrograman adalah suatu kumpulan urutan perintah ke komputer untuk
mengerjakan sesuatu, dimana instruksi tersebut menggunakan bahasa yang dimengerti oleh
komputer atau dikenal dengan bahasa pemrograman.
Konsep Dasar Pemrograman pada umumnya adalah IPO (Input Proses Output), lalu
dikembangkan menjadi :
Originating -> input -> proses -> Output -> Distribution
||
Storage
Originating
Berhubungan dengan pengumpulan data yang biasanya merupakan pencatatan data
kedokumen dasar. Setelah dikumpulkan dilakukan proses input.

16

Bahasa Pemrograman C++

Input
Tahapan ini merupakan proses pemasukan data kedalam proses komputer melalui
peralatan input.
Proses
Tahap ini merupakan proses pengolahan data dari data yang sudah diinput berupa proses
menghitung membandingkan, mengurutkan, mengklasifikasikan, mengendalikan dan mencari di
storage.
Output
Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data
ke peralatan output berupa informasi (monitor, speaker, dsb)
Distribution
Tahap ini merupakan proses penyebaran informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan
membutuhkan informasi.
Storage
Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahan data storage yang nantinya dapat
dipergunakan untuk input proses selanjutnya.
2.2.3.2 DATA
Data adalah bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat
dipergunakan oleh user atau pemakai.

17

Bahasa Pemrograman C++

1. Tipe Data Dasar : Merupakan tipe data primitif yang tidak terstruktur yang didefinisikan oleh
bahasa pemrograman.
Tipe data dasar dibagi menjadi lima bagian yaitu :
a. Numerik, yaitu menyimpan data berupa angka
b. Enumerasi, yaitu suatu urutan list dari nilai-nilai yang berbeda.
c. Boolean, yaitu tipe data untuk merepresentasikan True atau False.
d. Character, yaitu tipe data untuk menyimpan rangkaian karakter.
e. Internationalization, disebut I18N
2. Tipe Data Terstruktur : Merupakan tipe data campuran dari berbagai tipe data dasar.
Contohnya array, record, string, list dan file.
3. Tipe Data didefinisikan oleh Pemakai : Tipe data ini biasanya disebut Enumerasi.
4. Tipe Data Penunjuk : Contoh tipe data penunjuk adalah pointer
Model Komputasi
Model Komputasi adalah suatu kumpulan dari nilai dan operasi-operasi. Ada 3 dasar model
komputasi :
1. Model Fungsional, yaitu model perhitungan yang fungsional terdiri dari satu set nilai-nilai,
fungsi dan operasi, aplikasi, fungsi dan komposisi fungsi.
2. Model Logika, yaitu logika model perhitungan terdiri dari suatu set nilai-nilai, definisi
hubungan dan kesimpulan logis.
3. Model Imperative, yaitu model perhitungan yang imperative terdiri dari satu set nilai-nilai
yang mencakup suatu status dan operasi tugas-tugas untuk memodifikasi status tersebut.

18

Bahasa Pemrograman C++

2.2.3.3 Prinsip Bahasa Pemrograman


Empat prinsip dasar perancangan bahasa pemrograman adalah:
1. Sintaks, menjelaskan bagaimana struktur program yang benar.
2.Tipe sistem dan semantik, menunjukkan tipe nilai yang dapat dimanipulasi oleh program dan
arti(semantik) dari program, mencakup juga aturan penamaan entitas
(variabel,fungsi,class,parameter,dll).
3. Manajemen memori, menunjuk kepada sekumpulan teknik yg membantu kita untuk
memahami pemetaan letak dari nilai, struktur data, dan struktur program di dalam memori.
4. Exception handling, mengenai penanganan exception (hal-hal yang tak terduga seperti
kesalahan input ketika menjalankan program).
Definisi Sintaks, Semantik, dan Pragmatik
Sintaks : Aturan gramatikal / komposisi suatu program yang mengatur tata cara penulisan
huruf, angka dan karakter lain.
Contoh : Pada pembuatan program Pascal antara 2 statement dipisahkan oleh ; (titik koma)
X:=1; X:=X+1;
Semantik : Mendefinisikan arti dari program yang benar secara sintaks dari bahasa
pemrograman tersebut.
Contoh : Pada pembuatan program C
int vector[10]
Arti semantiknya akan menyebabkan ruang sebanyak 10.

19

Bahasa Pemrograman C++

Pragmatik : Kemampuan pemakai dalam mengaitkan kalimat dengan kontek-kontek yang


sesuai bagi kalimat tersebut.
Contoh : (A+B)*(A-B)
2.2.4 Tipe Data,Variabel dan Operator
2.2.41 Tipe Data
Sebuah program akan dieksekusi apabila memiliki perintah atau data yang akan
diolah/proses. Data dalam bahasa C++ memiliki tipe data tersendiri yang mampu dibaca oleh
sistem komputer. Ada beberapa macam tipe data yang ada dalam bahasa C++ antara lain sebagai
berikut :
1.Tipe Data Char
Char merupakan tipe data berbentuk karakter tunggal(string tidak termasuk). Char
memiliki jumlah bit sebanyak 8 bit (1 byte). Pendeklarasian secara umum adalah char
nama_variabel[panjang_karakter]; .
2.Tipe Data Integer
Integer merupakan tipe data bilangan bulat. Integer memiliki jumlah bit sebanyak 16b bit
(2 byte). Pendeklarasian secara umum adalah int nama_variabel; .

3.Tipe Data Float


Float merupakan tipe data bilangan pecahan presisi tunggal. Float memiliki jumlah bit
sebanyak 32 bit (4 byte). Pendeklarasian secara umum adalah float nama_variabel; .

20

Bahasa Pemrograman C++

4.Tipe Data Double


Double merupakan tipe data bilangan pecahan presisi ganda. Double memiliki jumlah bit
sebanyak 64 bit (8 byte). Tipe data double lebih akurat dibandingkan dengan float apabila
terdapat banyak angka dibelakang tanda koma ( , ) .

5.Tipe Data Void


Void merupakan tipe data tidak bertipe dan memiliki jumlah bit sebanyak 0 bit. Biasanya
digunakan saat pendeklarasian fungsi.

Berikut ini adalah contoh kode program yang menggunakan beberapa tipe data.
A.
B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.
J.
K.
L.
M.
N.
O.
P.

21

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main(){
int a = 2;
int b = 4;
float c = 2.2;
char nama[30] = "Dodi Harsono";
int d;
float e;
d = a*b;
e = a*c;
cout<<"Tampil Nama : "<<nama<<endl;
cout<<"Tampil D : "<<d<<endl;
cout<<"Tampil E : "<<e<<endl;
getch();
}

Bahasa Pemrograman C++

2.2.4.2 Variabel
Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai
tertentu di dalam proses program. Berbeda dengan konstanta yang nilainya selalu tetap, nilai dari
suatu variable bisa diubah-ubah sesuai kebutuhan. Untuk memperoleh nilai dari suatu variable
digunakan pernyataan penugasan (assignment statement), yang mempunyai sintaks sebagai
berikut :

variable = ekspresi ;

Nama dari suatu variable dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai
berikut :

1. Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf.
Bahasa C ++ bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Jadi
antara nim, NIM dan Nim dianggap berbeda.
2. Tidak boleh mengandung spasi.
3. Tidak boleh mengandung symbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore).
Yang termasuk symbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *,
(, ), -, +, = dsb.
4. Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.

Contoh penamaan variabel yang benar : NIM, a, x, nama_mhs, f3098, f4, nilai, budi, dsb.

22

Bahasa Pemrograman C++

Contoh penamaan variable yang salah : %nilai_mahasiswa, 80mahasiswa, rata-rata, ada spasi,
penting!, dsb

DEKLARASI

Deklarasi diperlukan bila kita akan menggunakan pengenal (identifier) dalam program.
Identifier dapat berupa variable, konstanta dan fungsi.

DEKLARASI VARIABEL

Bentuk umum:

Nama_tipe nama_variabel ;

Contoh :

int x; // Deklarasi x bertipe integer

char y, huruf, nim[10]; // Deklarasi variable bertipe char

float nilai; // Deklarasi variable bertipe float

double beta; // Deklarasi variable bertipe double

int array[5][4]; // Deklarasi array bertipe integer

Contoh program:

# include <iostream.h>

void main ()

23

Bahasa Pemrograman C++

int n;

n=66;

// sama juga jika ditulis int n=66;

cout << n << endl; // n sebagai variabel


cout << n << endl // endl sebagai karakter

cin.get();

Output Program :

66

DEKLARASI KONSTANTA

1. Menggunakan keyword const

Contoh : const float PI = 3.14152965;

Berbeda dengan variable, konstanta bernama tidak dapat diubah jika telah diinisialisasi

2. Menggunakan #define

24

Bahasa Pemrograman C++

Contoh : #define PI 3.14152965

Keuntungan menggunakan #define apabila dibandingkan dengan const adalah kecepatan


kompilasi, karena sebelum kompilasi dilaksanakan, kompiler pertama kali mencari symbol
#define (oleh sebab itu mengapa # dikatakan prepocessor directive) dan mengganti semua Phi
dengan nilai 3.14152965.

Contoh :

# include <iostream.h>

void main ()

const float phi = 3.14;

float jari_jari, luas, keliling;

jari_jari = 7.0;

luas = 0.5*phi*jari+jari*jari_jari;

keliling = 2*phi*jari_jari;
cout << Luas lingkaran = << luas << endl;
cout << Keliling lingkaran = << keliling << endl;

25

Bahasa Pemrograman C++

cin.get();

2.2.4.3 Operator

Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk
melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti penjumlahan, pengurangan dan lain-lain.

Operator Aritmatika
Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator Binary adalah :
Operator

Keterangan

Contoh

Perkalian

4*5

Pembagian

8/2

Sisa Pembagian

5%2

Penjumlahan

7+2

Pengurangan

62

Operator yang tergolong sebagai operator Unary, adalah :


Operator

26

Keterangan

Contoh

Bahasa Pemrograman C++

Tanda Plus

Tanda Minus

+6

Operator Assignment
Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai ( assignment operator ) yaitu
tanda = . Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai :
A=A+1
Dari penulisan ekspresi diatas, Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi :
A += 1
A+ = 1 atau A = 1 ; masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A
Notasi ++ atau dapat diletakkan di depan atau di belakang variable.
Contoh A ++ atau ++ A / A atau A
Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda :

1. Jika diletakkan di depan variable, maka proses penambahan atau pengurangan akan
dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini sehingga nilai
variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan, sedangkan
2. Jika diletakkan di belakang variable, maka proses penambahan atau pengurangan akan
dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel tadi akan tetap pada saat
ekspresi ini ditemukan
Notasi += ini dikenal dengan operator majemuk. Ada beberapa operator pemberi nilai
aritmatika diantaranya :

27

Bahasa Pemrograman C++

Operator

Keterangan

*=

Perkalian

/=

Pembagian

%=

Sisa Pembagian

+=

Penjumlahan

-=

Pengurangan

Operator Penambah dan Pengurang


Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai, Borland C++ menyediakan operator
penambah dan pengurang. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai
penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang.
Operator

Keterangan

++

Penambahan

Pengurangan

Operator Relasi
Operator Relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasil perbandingan
operator ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 2 (False).

28

Operator

Keterangan

==

Sama Dengan ( bukan pemberi nilai )

!=

Tidak Sama dengan

>

Lebih Dari

Bahasa Pemrograman C++

<

Kurang Dari

>=

Lebih Dari sama dengan

<=

Kurang Dari sama dengan

Operator Logika

Operator

Keterangan

&&

Operator Logika AND

||

Operator Logika OR

Operator Logika NOT

Operator Logika AND

Operator logika AND digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi,
akan dianggap BENAR, bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR.

Operator Logika OR

Operator logika OR digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi,
akan dianggap BENAR, bila salah satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR dan
bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai SALAH, maka akan bernilai SALAH.

29

Operator Logika NOT

Bahasa Pemrograman C++

Operator logika NOT akan memberikan nilai kebalikkan dari ekspresi yang disebutkan.
Jika nilai yang disebutkan bernilai BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH, begitu pula
sebaliknya.
Operator Bitwise
Operator Bitwise digunakan untuk memanipulasi data dalam bentuk bit. Borland C++
menyedikan enam buah operator bitwise.

Operator

Keterangan

Bitwise NOT

<<

Bitwise Shift Left

>>

Bitwise Shift Right

&

Bitwise AND

Bitwise XOR

Bitwise OR

Operator Bitwise << (Shift Left)

Operator Bitwise Shift Left digunakan untuk menggeser sejumlah bit kekiri.

Operator Bitwise >> (Shift Right)

Operator Bitwise Shift Right digunakan untuk menggeser sejumlah bit kanan.

30

Operator Bitwise & (And)

Bahasa Pemrograman C++

Operator Bitwise & ( And ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan
bernilai benar (1) jika semua operand yang digabungkan bernilai benar (1).

Operator Bitwise | ( Or )

Operator Bitwise | ( Or ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan
bernilai benar jika ada salah satu operand yang digabungkan ada yang bernilai benar (1).

Operator Bitwise ^ ( eXclusive Or )

Operator Bitwise ^ ( XOr ) digunakan untuk membandingkan bit dari dua operand. Akan
bernilai benar (1) jika dari dua bit yang dibadingkan hanya sebuah bernilai benar (1).

Operator Bitwise ~ ( Not )

Operator Bitwise ~ ( Not ) digunakan membalik nilai bit dari suatu operand.

2.2.5 Class , Object dan Method

2.2.5.1 Class dan Object

Class merupakan suatu type data yang menggabungkan data dan fungsi untuk mengakses
data.Data dan fungsi yang berada dalam class disebut anggota.Secara khusus data yang berada
didalam class dinamakan anggota data dan fungsinya disebut metode.

Class juga dilengkapi dengan objek.Jadi dalam penggunaanya kita berorientasikan


terhadap objek.Selain itu class terbagi menjadi 2 yaitu class utama dan class turunan.fungsinya
sama cara penulisan saja yang membedakan.

31

Bahasa Pemrograman C++

Dalam class ada beberapa tingkat yang harus diketahui untuk pengaksesan data,yaitu;

1.Public : Class yang paling baik yang bebas siapa saja boleh akses,baik dari fungsi diluar atau
dalam class itu sendiri.

2.Private : Class yang sedikit ada pengaman dalam pengaksesannya,class ini hanya bisa diakses
oleh anggota class itu sendiri baik utama atau turunan.
3.Protect : Class yang paling sombong,hanya bisa diakses oleh diri dia sendiri.
Contoh Program Class Sederhana :
#include<iostream>
using namespace std;
class Ini Class {
public:
void FungsiAnggota (){
cout<<"Anak KC2 Belajar Class C++"<<endl;
}
};
int main()
{
IniClass IniObjek;
IniObjek.FungsiAnggota();
}

32

Bahasa Pemrograman C++

Outputnya :

Contoh Program Penjumlahan dengan Class :


#include<iostream>
#include<math.h>
using namespace std;
class IniClass {
public:
int A,B;
int FungsiAnggota(){
return (A+B);
}
};
int main ()
{
IniClass IniObjek;

33

Bahasa Pemrograman C++

cout<<"Masukkan Nilai A:";


cin>>IniObjek.A;
cout<<"Masukan Nilai B:";
cin>>IniObjek.B;
cout<<"Nilai "<<IniObjek.A<<"+"<<IniObjek.B<<"=";
cout<<IniObjek.FungsiAnggota()<<endl;
}

Outputnya :

Contoh Program Class Turunan :


#include<iostream>
using namespace std;
class baseclass{
public :

34

Bahasa Pemrograman C++

void info_basis(){
cout<<"Ini base class"<<endl;
}
};
class turunan:public baseclass{
public:
void info_turunan(){
cout<<"Ini turunan class"<<endl;
}
};
int main (){
turunan anak ;
anak.info_basis();
anak.info_turunan();
}
Outputnya :

35

Bahasa Pemrograman C++

Contoh Mencari Luas Segitiga Menggunakan Class :


#include<iostream>
using namespace std;
class bangundatar{
protected:
float x,y;
public:
void beri_nilai(float a , float b){
x=a;
y=b;
}
};
class segitiga :public bangundatar{
public:
float luas(){
return(x*y/2);
}
};
int main()
{
segitiga segitigaku;

36

Bahasa Pemrograman C++

segitigaku.beri_nilai(5,3);
cout<<"luas segitiga ="<<segitigaku.luas()<<endl;
}
Outputnya :

2.2.5.2 Method

Method adalah kumpulan program yang mempunyai nama. Program harus dibungkus
dalam method. Dengan method kita bisa memanggil kumpulan program hanya dengan
memanggil nama method, pekerjaan jadi lebih singkat dan tidak boros menuliskan program,
program menjadi lebih terstruktur, praktis, dan efisien.

Ada 2 jenis Method yaitu,

1. Method void, tidak mengembalikan nilai apapun pada pemanggilnya.


2. Method function, memberikan nilai kembalian pada pemanggilnya dengan
menggunakan statement return dan tipe data.

37

Bahasa Pemrograman C++

Contoh Method C++

1 #include <iostream>
2 using namespace std;
3 void Pertama(){
4

cout<<"PERHITUNGAN"<< endl;

5 }
6 void Kedua(){
7

cout<<"PERKALIAN"<< endl;

8 }
9 void Hasil(int a, int b, int c){
10

cout<<"Hasil dari " << a <<" x " << b <<"

= " << c;

11 }
12 int Input(){
13

int a;

14

cin>> a;

15

return a;

16 }
17 int Perkalian(int a, int b){
18

int c=a*b;

19

return c;

20 }
21 int main()

38

Bahasa Pemrograman C++

22 {
23

int x;

24

int y;

25

int z;

26

Pertama();

27

Kedua();

28

cout<< endl;

29

cout<<"Masukkan Nilai Pertama = ";

30

x=Input();

31

cout<<"Masukkan Nilai Kedua = ";

32

y=Input();

33

z=Perkalian(x,y);

34

Hasil(x,y,z);

35

cout<< endl;

36

return 0;

37 }

39

Bahasa Pemrograman C++

Hasil Method C++

2.2.6 Struktur Perulangan dan Percabangan


2.2.6.1 Struktur Perulangan
1. Perulangan For.Do

Digunakan untuk perulangan yang telah diketahui berapa kali akan diulang. Perulangan
For dapat berbentuk perulangan positif, perulangan negatif dan perulangan tersarang.

a. Perulangan Positif

Adalah perulangan dengan penghitung (counter) dari kecil ke besar atau pertambahannya
positif.

Bentuk Umum :

For variabel_kontrol := nilai_awal to nilai_akhir do

Statement ;

40

Bahasa Pemrograman C++

Contoh 1 :

Var

I : integer ;

Begin

For i:= 1 to 5 do
Write(Pascal );

Readln

End.

Contoh 2 :

Uses crt;

var

i : integer ;

Begin

For i := 1 to 5 do

Begin

41

Bahasa Pemrograman C++

Writeln(Pascal)

end;

readln

end.

Contoh 3 :

uses crt;

var

i : integer ;

begin

for i:= 1 to 5 do

begin

writeln (i);
writeln(Pascal);

end;

readln

42

Bahasa Pemrograman C++

end.

b. Perulangan Negatif

adalah perulangan dengan penghitung (counter) dari besar kecil atau pertambahannya
negatif.

Bentuk Umum :

For variabel_kontrol := nilai-awal down to nilai_akhir do

statement;

Contoh :

uses crt;

var

i : integer ;

begin

for i := 1 to 5 do
writeln (angka ke, i,Pascal);

readln

end.

43

Bahasa Pemrograman C++

c. Perulangan Tersarang (nested loop)

Adalah perulangan yang berada dalam perulanagan lainnya. perulangan yang lebih dalam
akan diproses terlebih dahulu sampai habis. kemudian perulangan yang luar baru bertambah,
mengerjakan perulangan yang lebih dalam lagi mulai dari awal dan seterusnya.

Contoh :

uses crt;

var

i, j : integer ;

begin

for i := 1 to 5 do

begin

for j := 1 to 5 do

write (i:8, j:5);

writeln;

end;

readln

44

Bahasa Pemrograman C++

end.
2. Perulangan While.Do

Digunakan untuk melaksanakan blok statement selama kondisinya benar dalam


perulangan ini sudah diketahui.

Bentuk Umum :

while ungkapan_logika Do

statement :

Contoh:

Uses crt;

Var

I:integer;

Begin

I := 0;

While i < 4 do

Begin
Writeln(Belajar);

45

Bahasa Pemrograman C++

I := i+1;

End;
Writeln(Pascal);

Readln

End.

a. Perulangan While-Do Tersarang

Adalah suatu perulangan While-Do yang ada didalam perulangan While _Do yang lain.

Contoh :

uses crt;

var

i, j : integer ;

begin

i := 1 ;

while i < 5 do

begin

46

Bahasa Pemrograman C++

j := 1 ;

while i < 2 do

begin

writeln (i:5, j:5);

j := j + 1 ;

end;

readln

end.

3. Perulangan REPEAT-UNTIL

Perulangan ini melakukan uji kondisi pada akhir perulangan artinya perulangan
dikerjakan terlebih dahulu, kemudian baru diuji. Proses akan diulang sampai suatu kondisi yang
diberikan bernilai benar.

Bentuk Umum :

Repeat

Statement ;

Until ungkapan_logika ;

47

Bahasa Pemrograman C++

Contoh:

Uses crt;

Var

I:integer;

Begin

I:=0;

Repeat

I:=i+1;

Writeln(i);

Until I = 5;

Readln

End.

Repeat-Until Tersarang

adalah suatu perulanagn Repeat-Until yang berada didalam perulangan repeat-Until yang
lain.

48

Bahasa Pemrograman C++

Contoh :

uses crt;

var

i, j : integer ;

begin

i := 1 ;

repeat

i := i + 1;

j := 0;

repeat

j := j + 1 ;

writeln (i:5, j:5);

unntil j = 3 ;

until j = 3 ;

readln

49

Bahasa Pemrograman C++

end.

2.2.6.2 Struktur Percabangan


Struktur percabangan atau Branching structure, merupakan salah satu point yang harus
dipelajari saat belajar bahasa pemorograman, di dalam percabangan dalam algoritma
pemrograman khususnya bahasa pemrograman C++ dikenal beberapa macam struktur
percabangan beberapa di antaranya adalah percabangan If, If Else, If Else If, dan Switch (Case ).
Percabangan ( Branching ) dalam algoritma C++
Percabangan (Branching) atau bisa juga disebut dengan dicision-making merupakan suatu
control flow pada algoritma pemrograman yang cara kerjanya melakukan pemilihan statement
pada kondisi dua pilihan atau lebih. Yang akan di eksekusi selanjutnya di mana pemilihan
tersebut di dasarkan atas kondisi (Condition) tertentu. Di dalam Bahasa Pemrograman C atau
C++ Percabangan dibagi menjadi 4 (empat) yaitu :
Macam - macam Struktur Percabangan dalam C++ :

If

If Else

If Else If

Switch

Struktur Percabangan If

Struktur If adalah Struktur Percabangan Algoritma Pemrograman yang mempunyai ciri


khas fungsi logika yaitu logika if atau dalam bahasa indonesia yaitu fungsi logika Jika. Suatu

50

Bahasa Pemrograman C++

Fungsi If akan mengeksekusi statement apabila (Jika dan Hanya Jika) kondisi tertentu terpenuhi.
Struktur percabangan if mempunya bentuk algoritma sebagai berikut :
Bentuk Umum Percabangan If
Berikut adalah bentuk umum dari percabangan If pada algoritma bahasa pemrograman
C++
if(condition){
statement
...
}
Pada Program di atas, dapat kita cermati, tertera Condition, Pada condition dapat kita isi
suatu kondisi percabangan yang ingin kita buat pada program.
Misalkan kita ingin membuat Sebuah Program nilai mahasiswa, apakah dia remidi atau
tidak, kita dapat menulis pada condition seperti if(nilai <= 60){ Dengan catatan bahwa nilai
untuk remidi adalah 60 atau dibawah nya, setelah itu kita dapat tambahkan statement cout
dibawahnya, untuk menampilkan teks "Remidi" pada layar
cout<<"Remidi"
Flowchart Percabangan If
Berikut adalah gambaran kecil dari model Flowchart percabangan If pada bahasa
pemrograman C++

51

Bahasa Pemrograman C++

Flowchart percabangan If

Struktur Percabangan If Else

Sama Halnya dengan percabangan If., Percabanngan If else merupakan Struktur


percabangan ( branching ) dalam Algoritma Pemrograman yang menggunakan Fungsi Logika
untuk penggunaannya, yang membedakan hanyalah adanya tambahan Fungsi Else dalam
penerapanya, Fungsi Else digunakan sebagai Statement pengganti apabila statement utama
tidak terpenuhi, Jadi ,program akan mengeksekusi Else apabila statement If tidak terpenuhi.
Misalkan kita ingin membuat logika apakah nilai dari bilangan adalah ganjil atau
Genap.Deklarasi akan seperti berikut.
if bilangan = Ganjil
cout ganjil
else
genap

52

Bahasa Pemrograman C++

Bentuk Umum Percabangan If Else


Berikut adalah bentuk umum dari percabangan If Else dalam algoritma bahasa
pemrograman C++ :
if(condition){
statement
...
} else {
statement_2
...
}
Pada Algoritma di atas kita dapati ada 2 (dua) buah statement, statement tersebut
mempunyai perannya masing - masing, kita ambil permisalan pertama yaitu Program nilai
mahasiswa, apabila kita implementasikan pada Bentuk umum tersebut, Statemen 1 di isi dengan
cout<<"Remidi"<<endl; dan statement 2 di isi dengan cout<<"Tidak Remidi"<<endl;
Seperti apa yang telah ketahui bahwa Else berperan sebagai Penolakan dari fungsi if.
Flowchart Percabangan If else
Berikut adalah bentuk flowchart dari percabangan If else

53

Bahasa Pemrograman C++

Flowchart Percabangan If else

Struktur Percabangan If Else If

Untuk If Else If, secara fungsi sama dengan If, dan If else. Jadi apa yang membedakan ?.
If Else If mempunyai keistimewaan tersendiri yaitu. Dengan If Else If, Kita tidak hanya dapat
membuat satu ataupun dua statement, melainkan kita juga dapat membuat banyak statement
sesuai dengan keinginan.
Bentuk Umum Percabangan if else if
Berikut merupakan bentuk umum dari algoritma percabangan if else if
if(condition){
statement
...
}else if{
statement_2
...
}else{
statement_3
...
}
Pada program di atas, Terdapat 3 (tiga) buah statement, sebenarnya statement dapat
ditambah lebih banyak lagi, kita tinggal menambahkan else if,

54

Bahasa Pemrograman C++

Flowchart Percabangan If else if


Berikut adalah bentuk umum dari Flowchart percabangan if else if dalam algoritma
bahasa pemrograman C++.

Flowchart Percabangan If else if

Struktur Percabangan Switch ( Case )

Struktur Percabangan Switch merupakan struktur percabangan fungsi logika yang


menggunakan banyak statement, untuk bentuk hampir sama dengan Struktur If else If. Tetapi
ada perbedaan tertentu dalam Penggunaannya. Untuk penggunaan struktur Switch lebih simpel
dan mudah, karena dengan menggunakan Switch, Code menjadi lebih sedikit dan mudah di
pahami. Agar lebih memahami, alangkah baiknya untuk melihat algoritma dari Struktur Switch
Dibawah :
Bentuk Umum Percabangan Switch dalam Algoritma C++
switch(variabel){
case value_1:
statement_1;
break;
55

Bahasa Pemrograman C++

case value_2:
statement_2;
break;
case value_13
statement_3;
break;
default:
statement_4;
break;
}
Pada program di atas terdapat perbedaan dari percabangan yang lain yaitu adanya
penggunaan "value", dan "break". pada program di atas juga terdapat perbedaan yaitu tidak
menggunakan condition melainkan menggunakan variabel, variabel di isi dengan variabel yang
digunakan sebagai variabel inputan. dan "value" digunakan untuk mengisi nilai pada variabel,
dan sedangkan "break" digunakan untuk menghentikan. hampir lupa tentang "default" disini
default digunakan sebagai penolakan apabila nilai yang dimasukan dalam inputan tidak
memenuhi apa yang ada pada "value"

56

Bahasa Pemrograman C++

Flowchart Percabangan Switch/Case

Flowchart Percabangan Switch/Case

Kesimpulan Percabangan dalam Algoritma Bahasa Pemrograman C++

IF dapat kita gunakan untuk membuat keputusan berdasarkan rentang Nilai Tertentu
atau Kondisi Tertentu.

Switch membuat meputusan hanya berdasarkan Nilai Unik Dari Tipe Integer atau
Karakter.

57

Selektor adalah Nilai Unik dari Tipe Integer atau Karakter.

Bahasa Pemrograman C++

BAB III

Hasil Percobaan / Praktikum (Latihan 2.6 11.5 pada Modul)

3.1. Latihan 2.6

1 . Menghitung nilai Rata-rata dari seorang siswa


LAYAR MASUKKAN :

58

Bahasa Pemrograman C++

LAYAR KELUARAN :

Pseudocode :
Start
Input Nilai,1,2,3
Input Nama
Proses>total = nilai1+nilai2+nilai3
End

59

Bahasa Pemrograman C++

2. Menghitung nilai akhir seorang siswa dari kursus yang diikuti nya :
LAYAR MASUKKAN :

LAYAR KELUARAN :

Pseudocode :
Start
Input nama,nilai1,2,3,4 ,nilai akhir,nilai aktif,nilai tugas,nilai ujian
Proses nilai aktif 20%,nilai tugas 30%,nilai ujian 50%
Nilai akhir = naktif+ntugas+nujian
End

60

Bahasa Pemrograman C++

3.2. Latihan 3.7


1 . Hasil numerik dari ekspresi relasi dan logika
HASIL :

2. Dari program dibawah ini, bagaimanakah hasil keluaran yang dihasilkan :


#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
int a = 21;
clrscr();
printf("\n Nilai a = %d",a);
printf("\n Nilai a++ = %d",a++);

61

Bahasa Pemrograman C++

printf("\n Nilai ++a = %d",++a);


printf("\n Nilai --a = %d",--a);
printf("\n Nilai a = %d",a);
a+=3;
printf("\n Nilai a = %d",a);
printf("\n Nilai ++a = %d",++a);
printf("\n Nilai a++ = %d",a++);
printf("\n Nilai --a = %d",--a);
printf("\n Nilai a-- = %d",a--);
getch ();
}
LAYAR KELUARAN :

62

Bahasa Pemrograman C++

Psedocode :
Start
Input Nilai
Proses a=nilai,a++=nilai,++a=nilai,--a=nilai,a+=3
Tampilkan
End

3. Dari program dibawah ini,bagaimanakah hasil keluaran yang dihasilkan :

63

Bahasa Pemrograman C++

HASIL :

Pseudocode :
Start
Input Nilai
Proses a=nilai,a++=nilai,++a=nilai,--a=nilai,a*=2
Tampilkan
End

64

Bahasa Pemrograman C++

3.3. Latihan 4.4

1.Menghitung nilai rata-rata seorang siswa :


LAYAR MASUKKAN :

65

Bahasa Pemrograman C++

LAYAR KELUARAN :

Psedocode :
Start
Input nama,nilai pertandingan 1,2,3
Proses total nilai1+nilai2+nilai3
Rata-rata=nil1+nil2+nil3/3
Jika >= 85 maka mendapat seperangkat komputer
Jika >= 70 maka mendapat uang tunai Rp.500.000
Jika nilai<= 70 maka mendapat hiburan lain
Tampilkan nilai
End
66

Bahasa Pemrograman C++

2. Menghitung nilai akhir seorang siswa dari kursus yang diikuti :


LAYAR MASUKKAN :

LAYAR KELUARAN :

67

Bahasa Pemrograman C++

Pseudocode :
Start
Input nama siswa,nilai aktif,nilai ujian,nilai tugas
Proses > Nilai aktif/20%
Nilai tugas/30%
Nilai ujian/50%
Nilai akhir=murni1+murni2+murni3
Jika nilai akhir >=80 maka mendapat grade A
Jika nilai akhir >=70 maka mendapat grade B
Jika nilai akhir >=56 maka mendapat grade C
Jika nilai akhir >=46 maka mendapat grade D
Jika nilai akhir <=46 maka mendapat grade E
Tampilkan grade
End

68

Bahasa Pemrograman C++

3. Menghitung total pembayaran dari sebuah penjualan agen susu :


LAYAR MASUKKAN :

69

Bahasa Pemrograman C++

LAYAR KELUARAN :

3.4. Latihan 5.7


1. Program Menghitung 10 deret bilangan genap dengan hasilnya :

2 + 4 + 6 + 8 + 10 + 12 + 14 + 16 + 18 + 20 =110
LAYAR KELUARAN :

2. Program untuk menghitung 10 deret bilangan ganjil dengan hasilnya :

1 + 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13+ 15 + 17 + 19 = 100
LAYAR KELUARAN :

70

Bahasa Pemrograman C++

2. Program untuk menghitung penjumlahan deret bilangan membentuk segitiga siku dengan
hasilnya :
Program :

3. Program untuk menghitung perkalian deret bilangan ganjil membentuk segitiga siku

dengan hasilnya :

71

Bahasa Pemrograman C++

HASIL :

72

Bahasa Pemrograman C++

3.5. Latihan 6.3

1. Program untuk menghitung panjang kata berikut ini :


Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika
HASIL :

2. Program untuk membalik kata berikut ini :


Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika

73

Bahasa Pemrograman C++

HASIL :

3. Program untuk menggabungkan dua buah string :


Kalimat 1 : Manajemen
Kalimat 2 : Informatika
Menjadi seperti berikut :
ManajemenInformatika
HASIL :

74

Bahasa Pemrograman C++

75

Bahasa Pemrograman C++

3.6. Latihan 7.4


1. Program perusahaan ayam goreng :
LAYAR MASUKKAN :

76

Bahasa Pemrograman C++

LAYAR KELUARAN :

3.7. Latihan 9.9

1.Program untuk menghitung besarnya diskon yang diberikan atas besarnya sejumlah pembelian
LAYAR KELUARAN :

2.Program untuk menghitung jumlah pembayaran pada perpustakaan kecil-kecilan :

77

Bahasa Pemrograman C++

LAYAR MASUKKAN :

LAYAR KELUARAN :

3.8.Latihan 10.3
1.Program menghitung pangkat dua serta pangkat tiga dari sebuah bilangan bulat dengan makro
LAYAR KELUARAN :

78

Bahasa Pemrograman C++

11.5. Latihan 11.5

LAYAR MASUKKAN :

LAYAR KELUARAN :

79

Bahasa Pemrograman C++

BAB IV PENUTUP
KESIMPULAN
Adapun beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalah :
1. Dalam bahasa C++ semua hal yang berhubungan dengan sintaks harus diperhatikan secara
seksama,hal ini dikarenakan sebuah program tidak akan bias running apabila salah satu
sintaks itu missing.
2. Dalam

membangun

program

kita

harus

memperhatikan

huruf

reverse

word,variable,konstanta,dan lain-lain karena program C++ bersifat case sensitive (huruf kecil
dan besar dianggap berbeda)
3. Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah yang disusun
secara sistematis
4. Data adalah bahan mentah yang akan diolah menjadi informasi sehingga dapat dipergunakan
oleh user atau pemakai.
SARAN
1. Semoga laporan ini menjadi sebuah titik pendorong bagi pemula yang ingin belajar bahasa
C++ secara mendalam.
2. Semoga laporan ini menjadi pegangan pembaca dalam memahami setiap sintaks umum yang
ada pada bahasa C++.
3. Diharapkan makalah ini berguna dan dapat menjadi sarana pembelajaran oleh pembaca dan
menjadi lebih paham mengenai program .

80

Bahasa Pemrograman C++

DAFTAR PUSTAKA
URL :
https://wistaprawista.wordpress.com/materi/algoritma-dan-struktur-data/perulangan-loopingpada-bahasa-c/
http://magezine123.blogspot.com/2014/08/jenis-jenis-operator-beserta-contohnya.html
http://firsayunita.blogspot.co.id/2012/04/1.html
http://root-session.blogspot.co.id/2015/12/tugas-2.html
http://mtiro.blogspot.co.id/2011/06/contoh-program-menghitung-total.html

81

Bahasa Pemrograman C++

Anda mungkin juga menyukai