Anda di halaman 1dari 1

PENATALAKSANAAN

SO
P

PEMERINTAH
KABUPATEN
MALANG

1. Pengertian

BUTA SENJA
No. Dokumen : SOP-Klinis-42
No. Revisi
: 00
Tanggal Terbit : 5 Januari 2016
Halaman
:1/5

dr. Widya Damayanti

PUSKESMAS DAU
dr. Widya Damayanti
NIP.197103092002122004

Buta senja/ rabun senja disebut juga nyctalopia atau hemarolopia


adalah ketidakmampuan untuk melihat dengan baik pada malam hari
atau pada keadaan gelap. Kondisi ini lebih merupakan gejala dari
kelainan yang mendasari. Hal ini terjadi karena kelainan sel batang

2. Tujuan
3. Kebijakan
4. Prosedur

retina untuk penglihatan gelap.


Menangani Buta Senja
Sebagai pedoman penanganan Buta Senja
1. Anamnesa
2. Pemeriksaanfisik
3. Penegakandiagnosa: Penanganan Buta Senja
4. Tatalaksana
a. Penatalaksanaan
Bila disebabkan oleh defisiensi vitamin A diberikan vitamin A
dosis tinggi.
b. Konseling dan Edukasi
Memberitahu keluarga adalah gejala dari suatu penyakit, antara
lain; defisiensi vitamin A sehingga harus dilakukan pemberian

5. Referensi

vitamin A dan cukup kebutuhan gizi.


Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan

6. Unit Terkait

Kesehatan Primer Edisi I tahun 2013


UGD, Rawat Jalan, Rawat Inap