Anda di halaman 1dari 12

Soal Ujian UT PGSD PDGK4407 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan

Khusus Beserta Kunci Jawaban


Kami memposting lengkap kumpulan soal-soal ujian UT PGSD mulai dari semester 1 sampai dengan
semester 10. Tak hanya soal saja, namun kami juga membagikan contoh laporan UT dan hal lainnya
yang berkaitan dengan Universitas Terbuka. Nah untuk melihat semua daftar soal untuk jurusan S1
PGSD silahkan Anda menuju artikel kami Soal Ujian UT PGSD. Berikut ini kami bagikan pada
Anda Soal Ujian UT PGSD PDGK4407 Pengantar Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus lengkap
dengan kunci jawaban dan pembahasan soalnya.

Soal Ujian UT PGSD PDGK4407


1. Menurut PP 72 tahun 1991 penyandang tunagrahita terbagi menjadi tiga yaitu ringan IQ-nya 50 70, sedang IQ-nya 30 - 50, dan berat dan sangat berat IQ-nya kurang dari 30. Istilah yang digunakan
untuk anak berkebutuhan khusus menurut UU No 20/2003 tentang Sisdiknas adalah anak .........
A. kelaparan
B. yang mengalami gangguan pencernaan
C. Luar biasa
D. menderita karena penyakit kanker
Jawab:
C. Benar, sebab anak berkebutuhan khusus adalah anak luar biasa, dan pendidikan bagi anak-anak
ini disebut sebagai pendidikan luar biasa
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 1 tentang Definisi dan jenis
kebutuhan khusus
2. Sejak berlakunya UU No. 20/2003 tentang Sisdiknas, maka digunakan istilah pendidikan khusus,
pendidikan khusus dimaksudkan untuk peserta didik yang
A. nakal
B. sering membolos sekolah
C. tidak disiplin
D. memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa
Jawab:
D. benar, sebab pendidikan khusus diperuntukkan bagi anak-anak yang memiliki potensi kecerdasan
dan bakat istimewa
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 1 tentang Definisi dan jenis
kebutuhan khusus
3. Salah satu penyebab munculnya kebutuhan khusus bagi anak-anak tertentu adalah
A. memiliki kondisi fisik, emosional, mental, sosial, dan/atau kecerdasan atau bakat istimewa
B. adanya perbedaan antara siswa yang satu dengan lainnya
C. adanya kebutuhan umum < yang dimiliki oleh anak-anak D. kurangnya kasih sayang dari orang tua
dan lingkungan anak Jawab:
A. Benar, kondisi fisik, emosional, mental, sosial,dan/atau kecerdasan atau bakat istimewa
menyebabkan anak memerlukan kebutuhan khusus
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 1 tentang Penyebab dan dampak
munculnya kebutuhan khusus
4. Dampak kelainan anak yang menderita kebutuhan khusus jenis ini jauh lebih parah
dibandingkandengan jenis penderita kebutuhan khusus lainnya. Kebutuhan khusus yang dimaksud
adalah
A. tunanetra
B. tunarungu
C. tunawicara
D. tunagrahita
Jawab:

D. benar, sebab penderita tunaganda mengalami kelainan lebih dari satu aspek
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 2 tentang Penyebab dan dampak
munculnya kebut khusus
5. Tujuan mengapa guru harus memahami dan mengetahui kebutuhan anak yang berkelainan
(kebutuhan khusus) adalah ..
A. lebih menyayangi dan mengasihani anak-anak yang berkelainan
B. mampu memahami dan bahkan memberi layanan yang sesuai
C. mudah memberikan semua keperluan mereka
D. mudah memberikan hukuman kepada mereka
Jawab:
B. Benar, dengan memahami anak berkelainan guru akan mudah dalam memberikan layanan
bantuan bimbingan kepada mereka
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 2 tentang Kebutuhan serta Hak dan
Kewajiban ABK
6. Anak penyandang kelainan sama haknya dengan anak-anak normal lainnya dalam hal pendidikan.
Hal ini telah diatur dalam Bab IV Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional dalam pasal 6 ayat 5, yang berbunyi
A. setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu
B. Warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak
memperoleh pendidikan khusus
C. warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh
pendidikan khusus
D. Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat
Jawab:
D. Benar, sebab pernyataan D merupakan isi dari pasal 6 ayat 5
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 2 tentang Kebutuhan serta Hak dan
Kewajiban ABK
7. Selain memiliki hak, penyandang kelainan juga mempunyai kewajiban yang sama dengan orang
lain pada umumnya. Salah satu kewajiban mereka menurut Undang- undang No. 20/2003 tentang
Sisdiknas, Bab IV adalah
A. mendapatkan pelayanan kesehatan
B. mengikuti kegiatan keagamaan sesuai dengan agama yang mereka anut
C. mengikuti pendidikan dasar
D. memperoleh penghidupan yang layak
Jawab:
C. Benar, mengikuti pendidikan dasar merupakan hak dari penyandang kelainan
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 1 KB 3 tentang Kebutuhan serta Hak dan
Kewajiban ABK
8. Dari berbagai macam layanan yang diberikan pada anak yang berkelainan, layanan berikut ini
merupakan layanan yang paling dibutuhkan, yaitu
A. kesehatan
B. pendidikan
C. pemberian kebutuhan hidup
D. bidang keagamaan
Jawab:
B. Benar, layanan pendidikan mempunyai makna yang cukup besar dan merupakan pelayanan ekstra
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 1 tentang Pengertian pelayanan
9. Layanan pendidikan yang berkaitan dengan kebutuhan emosional sosial, seperti kebutuhan yang
berkaitan dengan konsep diri, penyesuaian diri dengan lingkungan/masyarakat sekitar, menghadapi
peristiwa penting dalam hidup, dan kebutuhan bersosialisasi, membutuhkan ahli dalam bidang

A. ahli terapi fisik


B. ahli pendidikan dari berbagai bidang
C. ahli geologi
D. para psikolog dan pekerja sosial
Jawab:
D. Benar, para psikolog dan pekerja sosial dibutuhkan oleh ABK dalam memenuhi kebutuhan sosial
emosional
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 1 tentang Pengertian pelayanan
pendidikan dan sejarah perkembangan pendidikan khusus di Indonesia
10. The Education of All Handicapped Children Act (Gerakan Pendidikan bagi Semua Anak
Penyandang Cacat) merupakan undang-undang yang memberikan jaminan kepada ABK dalam hal

A. bebas mendapatkan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma


B. bebas mendapatkan pendidikan sampai tingkat setinggi-tingginya
C. menjamin hak setiap ABK untuk mendapat pendidikan yang sesuai, bebas biaya, dan dilaksanakan
dalam lingkungan yang paling tidak terbatas
D. semua ABK berhak mendapatkan pendidikan dasar, dan layanan bimbingan
Jawab:
C. Benar, The Education of All Handicapped Children Act menjamin setiap penyandang kelainan
mempunyai hak untuk mendapat layanan pendidikan yang tidak terisolasi dan sesuai dengan
kondisinya
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 1 tentang Pengertian pelayanan
pendidikan dan sejarah perkembangan pendidikan khusus di Indonesia
11. Segresi berbeda dengan integrasi, hal tersebut dikarenakan segresi merupakan bentuk layanan
pendidikan bagi ABK yang bersifat
A. terpadu
B. terpisah
C. terpisah penuh
D. terpadu penuh
Jawab:
C. Benar, bentuk layanan pendidikan segresi terpisah secara penuh
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 2 Berbagai bentuk dan jenis
layanan pendidikan bagi ABK
12. Semua jenis layanan pendidikan memiliki kelebihan dan kekurangan, salah satu kekurangan dari
layanan pendidikan terintegrasi terhadap ABK, adalah ..
A. mendapat perlakuan/perhatian yang lebih intensif karena para guru memang disiapkan khusus
untuk melayani mereka.
B. dapat menghayati dunia yang sama dengan anak normal, demikian pula anak-normal akan
mendapat kesempatan untuk menghayati keanekaragaman dalam hidup
C. keinginan untuk bersaing mungkin lebih tinggi karena para ABK merasa mempunyai kemampuan
setara sehingga kesempatan untuk unggul akan semakin terbuka
D. setiap anak diakui sebagai bagian dari anak-anak lain yang ada dalam satu sekolah
Jawab:
B. Benar, sebab dengan layanan pendidikan integrasi, ABK dapat menghayati dunia yang sama
dengan anak normal
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB.2 Berbagai bentuk dan jenis
layanan pendidikan bagi ABK
13. Setiap anggota tim akan membahas kasus dari bidang keahliannya masing-masing, dan
berdasarkan pembahasan tersebut, tim akan mengambil keputusan yang akan ditindaklanjuti oleh
seluruh anggota tim. Pernyataan tersebut merupakan esensi dari pendekatan
A. kolaborasi
B. segregasi

C. integrasi
D. layanan terpadu
Jawab:
A. Benar, sebab esensi dari pendekatan kolaborasi terletak pada kekompakan tim dalam membantu
ABK
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2, KB 2 Berbagai bentuk dan jenis
layanan pendidikan bagi ABK
14. Adalah anak yang mempunyai kemampuan yang unggul dari anak rata-rata/normal baik dalam
kemampuan intelektual maupun nonintelektual sehingga mereka membutuhkan layanan pendidikan
secara khusus Pernyataan tersebut merupakan kesimpulan dari anak
A. tunarungu
B. tunawicara
C. tunagrahita
D. anak berbakat
Jawab:
D. Benar, kemampuan anak berbakat mempunyai kemampuan yang unggul dari anak ratarata/normal baik dalam kemampuan intelektual maupun nonintelektual
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 3 KB 1 Definisi dan Dampak Anak
Berbakat
15. Kebosanan terhadap pengajaran reguler, kesulitan hubungan sosial dalam kelompok seusia sulit
berkonformitas dalam kelompok, frustrasi karena harus menunggu kelompok, merupakan akibat dari
adanya
A. kecepatan perkembangan kognitif yang tidak sesuai dengan perkembangan dan kekuatan fisik
B. perkembangan kognitif anak berbakat yang lebih cepat dari teman sebaya
C. kemampuan kognitif yang tinggi diikuti oleh kekuatan imajinasi anak berbakat yang hebat
D. kemampuan anak berbakat untuk menyerap dan menghimpun informasi yang tidak diimbangi
dengan perkembangan emosi dan kesadaran
Jawab:
B. Benar,perkembangan kognitif anak berbakat yang lebih cepat dari teman sebaya, akan berakibat
menimbulkan kebosanan terhadap pengajaran reguler, kesulitan hubungan sosial dalam kelompok
seusia, sulit berkonformitas dalam kelompok, frustrasi karena harus menunggu kelompok
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 3 KB 1 Definisi dan Dampak Anak
Berbakat
16. Anak-anak pada umumnya sama-sama memiliki kebutuhan khusus dalam pendidikan, begitu pula
bagi anak berbakat, mereka juga memiliki kebutuhan pendidikan, diantaranya adalah .
A. kebutuhan sandang dan pangan
B. kebutuhan perlengkapan sekolah
C. peluang untuk dapat berinteraksi dengan anak-anak lainnya
D. peluang untuk melakukan kegiatan keagamaan
Jawab:
C. Benar, anak berbakat juga membutuhkan peluang untuk dapat berinteraksi dengan anak-anak
lainnya sehingga mereka tidak menjadi manusia yang memiliki superioritas intelektual saja
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 2 Kebutuhan pendidikan dan jenis
layanan bagi anak berbakat
17. Salah satu komponen pemberian layanan bagi anak berbakat adalah komponen sebagai
persiapan penentuan jenis layanan. Aspek yang termasuk dalam komponen tersebut adalah.....
A. ciri khas layanan yang sesuai dengan kebutuhan anak berbakat
B. strategi pembelajaran dan model layanan
C. layanan perkembangan kreativitas
D. pengidentifikasian anak berbakat
Jawab:
D. Benar, pengidentifikasian anak berbakat merupakan salah satu komponen sebagai persiapan

penentuan jenis layanan


Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 2 KB 2 Kebutuhan pendidikan dan jenis
layanan pendidikan dan jenis layanan bagi anak berbakat
18. Pengejawantahan dari kekhususan layanan pendidikan anak berbakat, hasil umpan balik untuk
keperluan tertentu, pemantauan tingkat kemantapan penguasaan suatu materi sesuai dengan sifat,
keterampilan, dan kemampuan maupun kecepatan belajar seseorang, merupakan acuan dari
A. belajar kelompok
B. belajar klasikal
C. belajar tuntas
D. sistem tutorial
Jawab:
C. Benar, belajar tuntas lebih mengutamakan pada ketuntasan belajar peserta didik
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 3 KB 2 Kebutuhan pendidikan dan jenis
layanan pendidikan dan jenis layanan bagi anak berbakat
19. Penyandang tunanetra dapat diklasifikasi atas beberapa kelompok, diantaranya adalah yang
mengalami butatotal, dan ada yang digolongkan sebagai low vision. Yang dimaksud low vision
adalah.....
A. penyandang yang tidak dapat melihat secara total
B. masih memiliki sisa penglihatan yang fungsional
C. penglihatannya dapat dicatat sebagai PL, LP, atau LPO
D. ketajamana penglihatannya 6/6 hingga 6/18
Jawab:
B. Benar, low vision adalah kelompok penyandang yang tergolong kurang awas
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 4 KB 1. Definisi, klasifikasi, penyebab,
dan cara pencegahan terjadinya ketunetraan
20. WHO mempunyai strategi yang terdiri dari beberapa langkah untuk memerangi kebutaan dan
kurang awas.Langkah langkah tersebut, salah satunya adalah.......
A. memperkuat program kesehatan dasar mata dan menghapuskan faktor-faktor penyebabnya yang
dapat dicegah
B. mendirikan banyak rumah sakit khusus mata
C. pelatihan personel untuk perawatan mata
D. membuka seluas-luasnya fakultas kedokteran bagian mata
Jawab:
A. Benar, salah satu langkah WHO dalam memerangi kebutaan dengan cara memperkuat program
kesehatan dasar mata dan menghapuskan faktor-faktor penyebabnya yang dapat dicegah
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 4 KB 1. Definisi, klasifikasi, penyebab,
dan cara pencegahan terjadinya ketunetraan
21. Seorang tunanetra dapat dilatih atau melatih dirinya untuk mengoptimalkan fungsi inderainderanya yang masih berfungsi. Tujuan dari pelatihan terhadap tunanetra tersebut, adalah .....
A. mengoptimalkan seluruh indera yang ada pada tunanetra
B. meminimalkan dampak negatif ketunanetraan mereka
C. memfungsikan seluruh indera termasuk indera penglihatan
D. membantu tunanetra agar dapat hidup mandiri
Jawab:
B. Benar, dengan meminimalkan dampak negatif ketunanetraan dapat mengurangi rasa stress dan
penyesalan yang berkepanjangan
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 4 KB 2 Dampak ketunanetraan terhadap
kehidupan seorang individu
22. Untuk dapat merumuskan program pendidikan yang tepat, yang dapat memenuhi kebutuhan
pendidikan khusus anak-anak tunanetra, perlu dilakukan asesmen yang tepat. Manfaat asesmen

yang tepat bagi anak-anak tunanetra adalah......


A. lebih paham mengenai layanan pendidikan khusus bagi siswa tunanetra
B. melakukan penyesuaian metode pengajaran secara tepat
C. memastikan agar anak tunanetra dapat mencapai tahap-tahap perkembangan secara benar
D. memberikan kesempatan kepada semua peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi
kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan
Jawab:
B. Benar, melalui asesmen yang tepat, guru dapat menyesuaikan metode pengajaran yang sesuai
bagi anak-anak tunanetra
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 4 KB 3 Pendidikan bagi siswa tunanetra
di sekolah umum dalam setting pendidikan inklusif
23. Siswa yang tergolong tunarungu ini mengalami kehilangan pendengaran antara 56-70 dB. Ia
hanya dapat mendengar suara dari jarak dekat, sehingga ia perlu menggunakan hearing aid.
Penyandang tunarungu yang dimaksud tergolong dalam
A. tunarungu ringan
B. tunarungu sedang
C. tunarungu agak berat
D. tunarungu berat
Jawab:
C. Benar, untuk tunarungu agak berat kehilangan pendengarannya< antara 56 70
dB Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5, KB 1 Definisi dan Klasifikasi,
penyebab,serta Cara Pencegahan Terjadinya Tunarungu dan Gangguan Komunikasi
24. Salah satu penyebab terjadinya tunarungu pada diri seseorang karena adanya
kerusakan/gangguan yang terjadi pada telinga tengah, yang dapat disebabkan antara lain oleh......
A. penyakit yang disebabkan oleh virus yang sering berbahaya dan sulit didiagnosa secara klinis
B. terjadinya peradangan pada lubang telinga luar (otitis externa)
C. meningitis, yaitu radang selaput otak yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang labyrinth
D. tympanisclerosis, yaitu adanya lapisan kalsium/zat kapur pada gendang dengar (membran timpani)
dan tulang pendengaran
Jawab:
D. Benar, tympanisclerosis, yaitu adanya lapisan kalsium/zat kapur pada gendang dengar (membran
timpani) dan tulang pendengaran yang diakibatkan oleh adanya kerusakan /gangguan yang terjadi
pada telinga tengah
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5 KB 1 Definisi dan Klasifikasi,
Penyebab, serta Cara Pencegahan Terjadinya Tunarungu dan Gangguan Komunikasi
25. Penyampaian informasi melalui bicara dan bahasa, tekanan, kecepatan, intonasi, kualitas suara,
pendengaran dan pemahaman, ekspresi muka, dan gerak-isyarat tangan, merupakan definisi dari ...
A. hubungan sosial
B. komunikasi
C. melakukan hubungan telepon
D. bercakap-cakap
Jawab:
B. Benar, komunikasi merupakan bentuk penyampaian informasi yang dapat dilakukan dengan
berbagai cara
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5, KB 1 Definisi dan Klasifikasi,
Penyebab, serta Cara Pencegahan Terjadinya Tunarungu dan Gangguan Komunikasi
26. Seseorang mengalami kesulitan dalam pembentukan bunyi-bunyi, suku kata, maupun kata-kata,
sehingga ucapannya sulit dipahami. Penderita seperti ini tergolong dalam gangguan
A. artikulasi
B. suara
C. kelancaran
D. kehilangan pendengaran

Jawab:
A. Benar, artikulasi merupakan jenis gangguan dalam pembentukan bunyi, suku kata/kata-kata
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5, KB 1 Definisi dan Klasifikasi,
Penyebab, serta Cara Pencegahan Terjadinya Tunarungu dan Gangguan Komunikasi
27. Salah satu dampak tunarungu bagi anak adalah munculnya sifat membeo, yaitu anak meniru
suara-suara yang dibuat orang lain, dan suara-suara yang ditiru tersebut masih belum mempunyai
arti. Fase yang dimaksud adalah
A. fase reflexive vocalization
B. fase babling/vocal play
C. fase lalling
D. fase echolalic
Jawab:
D. Benar, echolalic merupakan fase dimana anak sering membeo, karena bayi meniru suara-suara
yang dibuat orang lain, dan suara-suara yang diriru tersebut masih belum mempunyai arti.
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5,KB 2 Dampak tunarungu dan
gangguan komunikasi terhadap perkembangan anak
28. Berikut ini merupakan hal yang penting untuk diketahui berkaitan dengan saat terjadinya
ketunarunguan pada seseorang, yaitu .........
A. mengoptimalkan fungsi sisa pendengarannya
B. mempertimbangkan alat bantu dengar yang sesuai dengan anak
C. pemerolehan bahasa anak
D. memberikan bimbingan dalam menggunakan bahasa tubuh
Jawab:
C. Benar, pemerolehan bahasa anak, merupakan bentu dari saat terjadinya ketunarunguan
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5, KB 3 Kebutuhan Khusus dan Profil
Pendidikan bagi Anak Tunarungu dan Anak dengan Gangguan Komunikasi
29. Pendidikan yang memberikan kesempatan bagi siswa tunarungu untuk belajar bersama-sama
dengan siswa mendengar di sekolah biasa/regular, disebut pendidikan dengan sistem.......
A. Segregasi
B. kelas jauh/kelas kunjung
C. integrasi
D. pendidikan inklusif
Jawab:
D. Benar, pendidikan inklusif menuntut sekolah untuk melakukan penyesuaian baik dalam segi
kurikulum, sarana dan prasarana, maupun sistem pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan
siswa tunarungu
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 5, KB 3 Kebutuhan Khusus dan Profil
Pendidikan bagi Anak Tunarungu dan Anak dengan Gangguan Komunikasi
30. Klasifikasi penyandang tunagrahita yang menitikberatkan pada kebutuhannya, seperti:(1) bantuan
itu dibutuhkan secara berkala atau tidak selalu membutuhkan bantuan, (2) sering membutuhkan
bantuan, (3) yang membutuhkan bantuan dalam jangka lama dan bantuanya serius; dan (4)
kebutuhan bantuan sepanjang waktu. Klasifikasi tersebut dikelompokkan ..
A. oleh AAMR 1992
B. sesuai dengan PP 72 Tahun 1991
C. berdasarkan kelainan jasmani yang disebut tipe klinis
D. oleh American Asociation on Mental Deficiency
Jawab:
A. Benar, AAMR menitikberatkan penyandang tunagrahita pada empat kebutuhan seperti di atas
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 Kb1. Definisi, Klasifikasi, Penyebab
terjadinya, dan Cara Pencegahan

31. Tunagrahita pada diri seseorang bisa disebabkan oleh adanya penyakit Rubbela (campak
Jerman) pada janin. Selain itu adanya infeksi penyakit Syphilis. Faktor penyebab seperti ini
diakibatkan oleh ....
A. Genetik dan kromosom
B. Pada pra Kelahiran
C. Pada saat Kelahiran
D. Selama masa perkembangan anak-anak
Jawab:
B. Benar, penyakit rubella dan syphilis dapat tumbuh pada masa pra kelahiran
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 KB1 Definisi, Klasifikasi, Penyebab
terjadinya, dan Cara Pencegahan
32. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan dalam upaya pencegahan terjadinya tunagrahita pada
seorang anak, salah satunya adalah .
A. selama kehamilan, si ibu harus rajin beribadah kepada Tuhan YME
B. tidak ada rasa dendam kepada orang lain
C. setelah anak lahir, si ibu dilarang melakukan hubungan sex bebas
D. Sanitasi lingkungan
Jawab:
D. Benar, yaitu mengupayakan terciptanya lingkungan yang baik sehingga tidak menghambat
perkembangan bayi/anak
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 KB1 Definisi, Klasifikasi, Penyebab
terjadinya, dan Cara Pencegahan
33. Dari segi akademik, anak penyandang tunagrahita lebih menyukai terhadap mata pelajaran
A. matematika
B. kesenian dan olah raga
C. agama
D. IPA
Jawab:
B. Benar, sebab pembelajaran yang bersifat aplikatif seperti kesenian dan olahraga lebih
menyenangkan bagi mereka
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 Kb 2. Karakteristik Anak Tunagrahita
34. Tujuan pendidikan anak tunagrahita dikemukakan oleh Suhaeri HN (1980) terbagi atas tiga
bagian, yaitu tujuan pendidikan anak tunagrahita ringan tujuan pendidikan anak tunagrahita sedang ,
dan tujuan pendidikan anak tunagrahita berat. Salah satu tujuan pendidikan anak tunagrahita seperti
berikut ini adalah agar anak tunagrahita dapat .
A. bergaul di masyarakat
B. mengurus diri secara sederhana
C. mengerjakan sesuatu secara rutin dan sederhana
D. melakukan kesibukan yang bermanfaat
Jawab:
C. Benar, agar anak dapat mengerjakan sesuatu secara rutin dan sederhana merupakan tujuan
pendidikan bagi penyandang tunagrahita sedang
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 Kb 3. Kebutuhan dan Jenis Layanan
Pendidikan Anak Tunagrahita
35. Berikut merupakan strategi yang paling efektif diterapkan pada kelompok murid yang memiliki
kemampuan heterogen, adalah ..
A. pengajaran yang diindividualisasikan
B. modifikasi tingkah laku
C. kooperatif
D. belajar kelompok
Jawab:
C. Benar, kooperatif merupakan strategi yang relevan dengan kebutuhan anak tunagrahita di mana

kecepatan belajarnya tertinggal dari anak normal


Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 6 Kebutuhan dan jenis layanan
pendidikan anak tunagrahita
36. Anak tunadaksa yang dapat mengikuti pelajaran sama dengan anak normal, adalah ..
A. yang mengalami kelainan pada sistem otot dan rangka
B. yang mengalami kelainan persepsi
C. anak cerebral palsy yang kelainannya berat
D. anak yang mengalami gangguan pada simbolisasi
Jawab:
A. Benar, karena anak tunadaksa yang mengalami kelainan pada sistem otot dan rangka umumnya
mempunyai intelegensi normal
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7 KB 1 Klasifikasi, dan Dampak
tunadaksa
37. Umumnya masyarakat mengganggap anak berkelainan jenis ini tidak memiliki kemampuan untuk
melakukan sesuatu dan dianggap sebagai beban masyarakat serta lingkungannya. Maksud dari
pernyataan di atas adalah anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam .
A. keleluasaan gerak dan memposisikan diri
B. komunikasi
C. keterampilan memelihara diri
D. psikososial
Jawab:
D. Benar, bagi remaja dengan kelainan fisik, banyak yang mengalami tidak percaya diri dan harga
diri, sehingga mengakibatkan keterbatasan dalam bergaul
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7, KB 2 Kebutuhan Khusus dan Profil
Pendidikan Anak
38. Salah, satu isi dari KTSP dalam bentuk pendidikan segregasi (terpisah) untuk kurikulum anak
tunarungu, adalah pengembangan kemampuan dasar, pengembangan bahasa, daya pikir, daya cipta,
keterampilan dan pendidikan jasmani, merupakan materi dari kurikulum tingkat
A. TKLB (Taman Kanak-kanak Luar Biasa)
B. SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa)
C. SLTPLB (Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Luar Biasa)
D. SMLB (Sekolah Menengah Luar Biasa)
Jawab:
A. Benar, sebab isi dari KTSP TKLB adalah Kemampuan Dasar (Moral Pancasila, Agama, Disiplin,
Perasaan, Emosi, dan Kemampuan Bermasyarakat), Pengembangan Bahasa, Daya Pikir, Daya
Cipta, Keterampilan dan Pendidikan Jasmani.
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7 KB 2. Kebutuhan Khusus dan Profil
Pendidikan Anak Tunadaksa
39. Anak tunalaras adalah anak yang secara kondisi dan terus menerus menunjukkan penyimpangan
tingkah laku tingkat berat yang mempengaruhi proses belajar. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh

A. Kauffman (1977)
B. Nelson (1981)
C. Sechmid dan Mercer (1981)
D. Public Law 94-242
Jawab:
C. Benar, menurut Sechmid dan Mercer anak tunalaras adalah anak yang secara kondisi dan terus
menerus menunjukkan penyimpangan tingkah laku tingkat berat yang mempengaruhi proses belajar
meskipun telah menerima layanan belajar serta bimbingan, seperti anak lain
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7 KB 3 Definisi, Penyebab, Klasifikasi,
dan Dampak Tunalaras

40. Jelaskan akibat dari penggunaan metode dan teknik mengajar yang kurang mengaktifkan anak
tunalaras
A. menjadikan anak merasa bosan dan tidak betah berada di sekolah
B. membuat anak merasa tidak puas terhadap sekolah
C. membuat anak bosan dan merasa lelah
D. murid sering membolos berkeliaran di luar sekolah pada jam-jam belajar, kadang-kadang
digunakan untuk merokok, tawuran, dan lain-lain.
Jawab:
C. Benar, membuat anak bosan dan merasa lelah merupakan akibat dari penggunaan metode dan
teknik mengajar yang kurang mengaktifkan anak
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7 KB 4. Kebutuhan Khusus Anak
Tunalaras
41. Model ini menghendaki dalam memperbaiki problem perilaku agar mengupayakan interaksi yang
baik antara anak dengan lingkungannya. Model yang dimaksud adalah
A. biogenetic
B. behavioral (tingkah laku)
C. psikodinamika
D. ekologis
Jawab:
D. Benar, ekologis menganggap bahwa kehidupan ini terjadi karena adanya interaksi antara individu
dengan lingkungannya
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 7 KB 4. Kebutuhan Khusus Anak
Tunalaras
42. Kesulitan belajar pada gangguan jenis ini dialami anak terutama dalam pemahaman atau dalam
penggunaan bahasa, lisan atau tulisan, dimana (gangguannya) dimanifestasikan dalam ketidak
sempurnaan dalam mendengarkan, memikirkan, mengucapkan,membacakan, menuliskan, mengeja
atau perhitungan matematis. Kesulitan belajar yang dimaksud adalah
A. perceptual disabilities dan brain injury
B. Specific learning disabilitiy
C. learning problem
D. brain damage
Jawab:
B. Benar, penyebab dari Specific learning disabilitiy diakibatkan oleh gangguan yang dimanifestasikan
dalam ketidak sempurnaan dalam mendengarkan, memikirkan, mengucapkan, membacakan,
menuliskan, mengeja atau perhitungan matematis
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 8 KB 1 Definisi, penyebab, dan jenisjenis kesulitan belajar
43. Ayah dari Agus adalah seorang guru besar pada salah satu universitas ternama di Bandung,
sementara ibunya seorang dokter ahli penyakit dalam pada rumah sakit swasta ternama di kota yang
sama. Sejak kecil Agus tinggal bersama neneknya. Di sekolahnya Agus bukanlah anak yang cerdas,
bahkan di kelas 3, dia pernah tidak naik kelas. Jika dibandingkan dengan kedua orangtuanya, Agus
sangat jauh berbeda terutama dalam hal kecerdasannya. Kesulitan belajar yang dialami oleh Agus
diakibatkan oleh faktor
A. keturunan/genetik
B. teratogenik
C. pola asuh
D. medis
Jawab:
C. Benar, sebab pola asuh yang diterapkan oleh nenek Agus kurang menunjang aspek pendidikannya
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 8 KB 1 Definisi, penyebab, dan jenisjenis kesulitan belajar

44. Dampak dari anak berkesulitan belajar jenis ini adalah anak menjadi kurang percaya diri , merasa
cemas, dan takut melakukan kesalahan yang akan menjadi bahan cemoohan teman-temannya,
sehingga ia menjadi ragu-ragu dalam berinteraksi dengan lingkungannya atau mengasingkan diri.
Berkesulitan belajar yang dimaksud adalah
A. mengalami gangguan dalam masalah mengingat dan berpikir
B. gangguan dalam perhatian dan hiperaktif
C. masalah persepsi dan koordinasi
D. pemisahan pandangan laki-laki dengan perempuan
Jawab:
D. Benar, dampak dari kurang mampu menyesuaikan diri adalah anak menjadi kurang percaya diri ,
merasa cemas, dan takut melakukan kesalahan yang akan menjadi bahan cemoohan temantemannya
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 8 KB 2. Karakteristik anak berkesulitan
belajar
45. Tes ini terdiri dari 50 item dan setiap kartu berisi 10 item meliputi konsonan dan vokal. Tes yang
dimaksud adalah
A. pengenalan huruf
B. menganalisa kata
C. pengenalan kata
D. pemahaman kata
Jawab:
B. Benar, menganalisa kata merupakan bentuk tes yang mengukur kemampuan untuk
mengidentifikasi dan mengucapkan kata-kata yang tidak mempunyai arti dengan menerapkan bunyi
huruf dan menganalisis struktur bunyi huruf
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 8 KB 3. Intervensi Anak Berkesulitan
Belajar
46. Ada beberapa teknik yang digunakan dalam mengidentifikasi ABK, seperti teknik observasi,
wawancara, dan tes sederhana. Bagi guru ada cara lain yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi
ABK asal guru tersebut memiliki kemampuan
A. menguasai materi pelajaran dengan baik
B. telah lulus sertifikasi mengajar
C. mempunyai wawasan yang memadai tentang ABK, kepekaan dan perhatian akan perilaku anak
D. menguasai berbagai teknik dan metode mengajar
Jawab:
C. Benar, dengan mempunyai wawasan yang memadai tentang ABK, kepekaan dan perhatian akan
perilaku anak, guru akan mampu mengidentifikasi ABK
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 9 KB 1. Definisi, Penyebab, dan JenisJenis Kesulitan Belajar
47. Sekilas dilihat dari wajahnya, Neneng nampak begitu cantik, ia duduk di kelas 4 SD namun
hampir semua nilai mata pelajaran yang diperolehnya di bawah rata-rata, padahal orangtuanya sudah
memberinya les dengan memanggil guru khusus untuknya, namun tidak ada perubahan sehingga di
sekolah ia seringkali menjadi olok-olok temannya. Di samping itu Neneng lambat sekali dalam
menerima pelajaran yang diberikan gurunya maupun guru lesnya. Setelah dilakukan tes IQ, ternyata
IQ Neneng di bawah rata-rata, maka Neneng dikelompokkan ke dalam
A. tunagrahita ringan
B. tunanetra ringan
C. tunarungu ringan
D. tunadaksa
Jawab:
A. Benar, kemampuan mental yang berada di bawah normal dengan tolok ukurnya adalah tingkat
kecerdasan atau IQ. Anak yang secara signifikan mempunyai IQ di bawah normal dikelompokkan
sebagai anak tunagrahita
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 9 KB 1. Definisi, Penyebab,dan jenis-

JenisKesulitan Belajar
48. Dalam pembelajaran tematik, Ibud seringkali tidak dapat menemukan hubungan antara satu
materi pada satu pelajaran dengan materi dari pelajaran lain, sehingga apabila dia diminta gurunya
menyebutkan materi pelajaran yang sedang dipelajari, Ibud tidak dapat menjelaskannya. Bantuan
atau layanan khusus yang pantas diberikan kepada Ibud adalah
A. menjelaskan keterkaitan antara mata pelajaran satu dengan lainnya
B. memberikan contoh-contoh dari semua materi pelajaran
C. memperkenalkan tematik dan kaitannya dengan beberapa bidang studi yang sesuai
D. secara berkala selalu memberikan tugas untuk mencari kaitan/tema dari seluruh bidang studi yang
dipelajari
Jawab:
C. Benar, anak terlebih dahulu diperkenalkan dengan konsep tematik serta keterkaitan antara satu
tema pada bidang bantuan atau layanan khusus
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 9 KB 2. Tindak Lanjut Pelayanan
Pendidikan bagi ABK
49. Hasil asesmen yang dilakukan tim tidak akan berarti jika tidak ditindaklanjuti dengan
A. penanganan kasus ABK
B. secara berkala memberikan tugas
C. pengembangan program
D. memberikan layanan yang sesuai
Jawab:
C. Benar, pengembangan program bisa dilaksanakan setelah hasil asesmen ditafsirkan
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 9 KB 2 Tindak Lanjut Pelayanan
Pendidikan bagi ABK
50. Sebelum pelaksanaan program berbagai hal perlu dipersiapkan, antara lain .
A. sarana dan prasarana sekolah
B. soal-soal tes untuk evaluasi
C. jadwal pelaksanaan yang sesuai dengan rencana yang ada pada PPI
D. buku-buku pelajaran (buku paket)
Jawab:
C. Benar, jadwal pelaksanaan harus disiapkan sesuai dengan rencana pada PPI
Pembahasan:
Untuk dapat menjawab soal ini Anda dapat membaca Modul 9 KB 2. Tindak Lanjut Pelayanan
Pendidikan bagi ABK

Anda mungkin juga menyukai