Anda di halaman 1dari 7

KERANGKA ACUAN KEGIATAN (TERM OF REFERENCE)

Kementerian Negara/ Lembaga :


Kementerian Riset, Teknologi dan
Pendidikan Tinggi
Unit Eselon I
: Universitas Brawijaya
Program
: Layanan Tridharma Perguruan Tinggi
Hasil
: (5742.994) Layanan Perkantoran
Unit Eselon II/ Satker
: Rumah Sakit Universitas Brawijaya
Kegiatan
: Pengadaan
Peningkatan
dan
Sarana
Prasarana
Rumah Sakit
Indikator Kinerja
: Dokumen Pengadaan Barang
Satuan Ukur dan Jenis Keluaran :
Jumlah Unit dan Prosentase (%)
1. LATAR BELAKANG (why)
a. Dasar Hukum
1) Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan

2010

tentang

2) JO Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 Tentang


Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010
Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
3) Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem
Pendidikan Nasional (Pasal 60 dan 61)
4) Undang Undang RI nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan
Dosen (Pasal 47)
5) Peraturan Pemerintahan RI Nomor 19 Tahun 2005 Tentang
Standar Pendidikan Nasional (Pasal 86, 87 dan 88)
6) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 28 Tahun 2005
Tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi
7) SK Rektor Nomor 478/SK/2012 Tentang Penetapan Struktur
Organisasi Universitas Brawijaya Sebagai Instansi Pemerintah
Yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
(PK-BLU)
8) Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 Tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
9) Rencana Strategis Universitas Brawijaya Tahun 2015 2019
b. Gambaran Umum Singkat

Ketetapan Peraturan Menteri Keuangan nomor 55 tahun 2008,


tanggal 28 Oktober 2008 yang menyatakan saat ini UB telah berstatus
PPK BLU (Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum) adalah
langkah awal yang diperlukan untuk implementasi Entrepreneurial
University. Pengembangan entrepreneurial university
dilakukan
sejalan dengan program kerja dan rencana strategis 2014 2018
bahwa peningkatan kualitas pembelajaran (teaching quality) ditujukan
untuk mengakselerasi kinerja penelitian, yang mendukung proses
pembelajaran dan pengembangan Entrepreneurial University serta
peringkat UB secara nyata dalam World Class University. Salah satu
poin penting adalah meningkatkan relevansi penelitian dengan
kualitas pembelajaran dan pengabdian masyarakat.
Keberadaan Rumah Sakit Universitas Brawijaya sebagai pusat
penelitian mahasiswa kedokteran dengan perannya menciptakan
kualitas hasil penelitian untuk selanjutnya diimplementasikan kepada
masyarakat melalui pelayanan yang bersifat pendidikan untuk
kemudian dikembangkan menjadi professional.
c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan
Pembangunan RSUB yang telah selesai pada pembangunan IGD
telah memasuki pada perencanaan tahap pembangunan dimana
mengarah pada pembangunan secara bertahap dengan mengintegrasi
dan mengoptimalkan aset aset fisik yang dimiliki pada saat ini.
Proses pembangunan fasilitas fisik dilaksanakan bersamaan dengan
penyelarasan rencana utama proses perijinan operasional RSUB. Hal
ini meliputi pemenuhan kebutuhan masing masing fungsi ruang dan
bangunan untuk peruntukan rumah sakit tipe D serta dijalankan tanpa
mengganggu berjalannya aktifitas dan fungsi rumah sakit yaitu
pelayanan Poliklinik UB serta proses pendidikan Program Studi
Kedokteran Gigi yang telah berjalan.
Penyelenggaraan rencana anggaran belanja dalam rangka
persiapan ijin operasional dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan
fungsi ruang dan bangunan rumah sakit tipe D. Dengan diperolehnya
legalitas dalam operasionalnya pemanfaatan fungsi aset bangunan
akan segera memberi manfaat untuk memenuhi pelayanan kesehatan
bagi masyarakat dan pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa.
2. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN (what)
a. Uraian Kegiatan
1. Menyusun organisasi dan manajemen sistem, time table

2. Menyusun organisasi dan manajemen sistem, time table


pelaksanaan dan budgeting sarana dan prasarana sebagai
persyaratan perolehan ijin operasional
3. Menyusun rencana anggaran.
4. Penyiapan site location persyaratan klasifikasi rumah sakit.
5. Pelaksanaan rekrutmen dalam rangka pemenuhan SDM sebagai
persyaratan klasifikasi rumah sakit.
6. Penentuan user/ SDM pengguna sarana dan prasaran tersebut
yang meliputi tenaga medis, penunjang medis dan non medis
dan terintegrasi dengan Fakultas Kedokteran sebagai penyedia
mahasiswa pengguna wahana pendidikan rumah sakit.
7. Pelaksanaan dan eksekusi sarana dan prasarana rumah sakit
yang dapat berupa alat kesehatan, meubelair dan lain lain
baik melaui proses pelelangan atau penunjukan langsung.
8. Sosialisasi, menyusun kegiatan, menyusun dokumen dan
pengecekan akhir persyaratan klasifikasi rumah sakit.
9. Visitasi/ kunjungan sebagai persyaratan pemenuhan ijin
operasional
b. Batasan Kegiatan
Kegiatan

Sumber Biaya

1. Menyusun Rencana Anggaran Belanja


2. Pelaksanaan rekrutmen dalam rangka
pemenuhan SDM
3. Sosialisasi, menyusun kegiatan, menyusun PNBP dan BOPTN
dokumen
dan
pengecekan
akhir
persyaratan klasifikasi rumah sakit
4. Visitasi/ kunjungan sebagai persyaratan
pemenuhan ijin operasional

3. MAKSUD DAN TUJUAN (why)


a. Memberikan jaminan bahwa institusi perguruan tinggi memiliki alat
perlengkapan layanan perkantoran dengan mutu yang sesuai
standar klasifikasi rumah sakit tipe D
b. Mempersiapan operasional dan memenuhi perijinan klasifikasi
rumah sakit tipe D
c. Memenuhi kebutuhan pengadaan peralatan mesin, alat kesehatan
dan fisik lainnya untuk pemenuhan klasifikasi rumah sakit tipe D
yang menunjang konsep pelayanan masyarakat di Rumah Sakit
Universitas Brawijaya

4. PELAKSANAAN DAN PENANGGUNG


PENERIMA MANFAAT (who)

JAWAB

KEGIATAN

DAN

a. Pelaksanaan Kegiatan
Sesuai Perpres 70 Tahun 2012, kegiatan dilakukan oleh struktur
pengadaan barang dan jasa mulai dari KPA, PPK, Pokja pengadaan
ULP/Pejabat Pengadaan, Pejabat Pemeriksa dan Penerima Hasil
serta Rekanan yang terpilih

b. Penanggung Jawab Kegiatan


Penanggung jawab kegiatan pengadaan adalah Pokja Pengadaan
ULP/Pejabat Pengadaan, Penanggung Jawab Pekerjaan adalah PPK
Rumah Sakit Universitas Brawijaya
c. Penerima Manfaat
Adapun penerima manfaat kegiatan Pengadaan pendukung
layanan perkantoran dan fisik lainnya adalah Tenaga Pendidik,
Tenaga Kependidikan, Mahasiswa, Orang Tua Mahasiswa,
Pemangku Kepentingan (Stakeholder) dan memenuhi pelayanan
kesehatan bagi masyarakat.
5. INDIKATOR KELUARAN
a. Indikator Keluaran (kualitatif)
Kepuasan pelanggan dan terlaksananya JKN (Jaminan Kesehatan
Nasional)
b. Indikator Keluaran (kuantitatif)
Terpenuhinya Ijin Operasional Rumah Sakit tipe D dengan fasilitas
dan layanan :
1. Pelayanan Rawat Darurat :
a.Gawat darurat umum.
b.Kebidanan.
c. Ruang observasi sehari (one day care).
2. Pelayanan rawat jalan :
a. Poliklinik bedah.
b. Poliklinik penyakit dalam.
c. Poliklinik kebidanan dan kandungan.
d. Poliklinik gigi dan mulut.
e. Poliklinik ilmu kesehatan anak.
f. Poliklinik konsultasi gizi/psikologi
3. Pelayanan rawat inap.
4. Pelayanan Radiologi.
5. Pelayanan laboratorium patologi klinik.
6. Pelayanan farmasi.
7. Pelayanan gizi.
8. Pelayanan pemulasaraan jenazah.
9. Pelayanan ambulans/mobil jenazah.
10. Pelayanan laundry.
11. Pelayanan rekam medis.
12. Pengelolaan limbah.
13. Pelayanan pemeliharaan sarana rumah sakit.
14. Pelayanan administrasi manajemen.

6. WAKTU PENCAPAIAN KELUARAN (when)


Waktu pencapaian keluaran ditempuh dalam 1 (satu) tahun (2
semester)
7. TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN (where)
Kegiatan dilaksanakan di Rumah Sakit Universitas Brawijaya dan
Kantor Pusat Universitas Brawijaya
8. STRATEGI PENCAPAIAN KELUARAN (how)
a. Metode Pelaksanaan
1. Menyusun organisasi dan manajemen sistem, time table
pelaksanaan dan budgeting rapat
2. Menyusun organisasi dan manajemen sistem, time table
pelaksanaan dan budgeting sarana dan prasarana sebagai
persyaratan perolehan ijin operasional
3. Menyusun rencana anggaran.
4. Penyiapan site location persyaratan klasifikasi rumah sakit.
5. Pelaksanaan rekrutmen dalam rangka pemenuhan SDM sebagai
persyaratan klasifikasi rumah sakit.
6. Penentuan user/ SDM pengguna sarana dan prasaran tersebut
yang meliputi tenaga medis, penunjang medis dan non medis
dan terintegrasi dengan Fakultas Kedokteran sebagai penyedia
mahasiswa pengguna wahana pendidikan rumah sakit.
b. Tahapan Keluaran
1. Proses pengadaan oleh LPSE dan ULP Universitas Brawijaya
2. Pelaksanaan dan eksekusi sarana dan prasarana rumah sakit
yang dapat berupa alat kesehatan, meubelair dan lain lain baik
melaui proses pelelangan atau penunjukan langsung.
9. BIAYA (how much)
Biaya pengadaan peralatan menggunakan dana PAGU PNBP sebesar
Rp. 10.000.000.000,- (Sepuluh Milyar Rupiah)
(Bagian ini bisa disisi dengan rincian anggaran, meliputi biaya
operasional pelatihan, honorarium, konsumsi, dsb)